2. Judul Tesis Pasca Sarjana


JUDUL TESIS PASCA SARJANA

EKONOMI

1 PROSPEK PENGEMBANGAN BUDIDAYA IKAN KERAPI UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT NELAYAN DI DAERAH PANTAI PACITAN/2004
2 PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH (STUDI KASUS DI KABUPATEN PURWOREJO)/2002
3 HUBUNGAN BELANJA PEMERINTAH DAN JUMLAH TENAGA KERJA TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) DI KOTA BANDA ACEH/2004
4 UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH MELALUI RETRIBUSI KEBERSIHAN KOTA PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH KOTAMADYA DAERAH TINGKAT II SURAKARTA/1998
5 EVALUASI KINERJA BALAI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA (BPMD) BANDAR LAMPUNG/2004
6 ANALISIS POTENSI PENERIMAAN RETRIBUSI KEBERSIHAN DAN SUMBANGANNYA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA SORONG/2004
7 DAMPAK PROYEK KREDIT MIKRO TERHADAP PENDAPATAN USAHA KECIL BATIK KAYU (STUDI KASUS PKM DI DESA KEREBET KELURAHAN SENDANG SARI KECAMATAN BANGUNJIWO KABUPATEN BANTUL)/2005
8 POTENSI PENERIMAAN RETRIBUSI PASAR TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KOTA DEPOK/2002
9 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEMISKINAN 2000-2004 *SK : PROP. NTB)/2006
10 DAMPAK KEBIJAKSANAAN TATA NIAGA JERUK TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI JERUK DI KAB. DAERAH TINGKAT II SAMBAS/1997
11 KEBUTUHAN INVESTASI SEKTOR PERTANIAN DI PROPINSI JAMBI DALAM RANGKA MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH/2002
12 ANALISIS CASH BUDGET DAN PEMANFAATAN IDLE CASH DALAM MENDUKUNG MANAJEMEN KAS DAERAH DI KOTA GORONTALO/2007
13 POTENSI PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (PKB) DI PROPINSI KALIMANTAN TENGAH
14 PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KETIMPANGAN PDRB ANTAR KECAMATAN DI KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR PROVINSI KALIMANTAN TENGAH, 1997-2002
15 KESENJANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI ANTAR DAERAH TINGKAT II DI PROPINSI MALUKU TAHUN 1984-1998
16 EVALUASI KINERJA PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KOTA PALU PROPINSI SULAWESI TENGAH ( 1996 – 2000)
17 KINERJA ORGANISASI BKD KABUPATEN LAHAT DAN FAKTOR -FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA
18 PENGARUH PENGAMBILAN BAHAN GALIAN GOLONGAN C TERHADAP NILAI LINGKUNGAN DI PROPINSI KALIMANTAN SELATAN
19 STUDI KESESUAIAN LAHAN BAGI ALTERNATIF PENGEMBANGAN KAWASAN KOTA BARU DRIYOREJO JAWA TIMUR
20 RENCANA PENGEMBANGAN PARIWISATA DENGAN MODEL WISATA PEDESAAN DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH
21 EVALUASI PROSES PENYUSUNAN DAN PENGALOKASIAN ANGGARAN BELANJA KABUPATEN ACEH TENGGARA
22 EVALUASI KINERJA PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN KUTAI KALIMANTAN TIMUR
23 ANALISIS SISTEM PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN ALOR PROPINSI NUSA TENGGARA TIMUR
24 KINERJA PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN INDRAGIRI HULU SEBELUM DAN SESUDAH PEMEKARAN WILAYAH
25 EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS SISTEM PENGELOLAAN KEUANGAN DI PROPINSI DKI JAKARTA
26 PENGARUH PEMBANGUNAN SEKTOR KEUANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN TABUNGAN DOMESTIK: STUDI PENDEKATAN ERROR CORECTION MODEL SIMULTAN
27 ANALISA PERTUMBUHAN EKONOMI ANTAR DAERAH DI PROPINSI BENGKULU
28 PERAN INVESTASI SWASTA, INVESTASI PEMERINTAH DAN ANGKATAN KERJA TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO DI PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
29 ANALISIS TINGKAT KEPENTINGAN (IMPORTANCE) DAN KUALITAS (PERFORMANCE) PENGELOLAAN ASET BANGUNAN PEMERINTAH KABUPATEN BULUNGAN ( KASUS BANGUNAN MILIK PEMERINTAH KABUPATEN BULUNGAN)
30 PENGARUH KONSENTRASI PERTOKOAN TERHADAP NILAI TANAH
31 KAJIAN PENGARUH AKSESIBILITAS DAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP NILAI TANAH DI KOTAMADYA YOGYAKARTA
32 UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA BENGKULU
33 PENGARUH PERKEMBANGAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP STRUKTUR LAHAN TATA RUANG KOTA CIREBON
34 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEMISKINAN 2000-2004 *SK : PROP. NTB)/2006
35 STUDI PERKEMBANGAN KAWASAN PERDAGANGAN KOTA KASUS KOTA PURWOREJO KABUPATEN DAERAH TINGKAT II BANYUMAS PROPINSI JAWA TENGAH
36 PENGARUH KEPUASAN GAJI, KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASIONAL TERHADAP INTENSI KELUAR
37 PENGARUH PEMBANGUNAN PERUMAHAN TERHADAP PERKEMBANGAN KOTA PURWOKERTO
38 EVALUASI ALOKASI KOMPONEN BELANJA RUTIN DAN BELANJA PEMBANGUNAN DALAM PERBANDINGANNYA TERHADAP REPETADA KABUPATEN TANAH LAUT
39 PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KECAMATAN DAN KELUHARAN DI KECAMATAN POASIA KOTA KENDARI
40 KEMAMPUAN KABUPATEN LOMBOK BARAT DALAM MELAKUKAN PINJAMAN DAERAH

1 SPATIAL CONCENTRATION ANALYSIS ON TOURISM INDUSTRY AND THE BALI BOMBING 2002 IMPACT IN DI YOGYAKARTA 2000-2004, 08
2 THE ANALYSIS OF FACTORS AFFECTING IMPORTS OF RICE OF INDONESIA (1982 – 2004), 07
3 THE ANALYSIS OF FACTORS AFFECTING INDONESIA’S TOBACCO EXPORTS TO THE UNITED STATES: A PARTIAL ADJUSTMENT MODEL (1981- 2001), 06
4 THE ANALYSIS OF FACTORS AFFECTING INDONESIAN TEA EXPORTS TO THE UNITED KINGDOM DURING 1985-2002, 06
5 TINGKAT EFISIENSI INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN, TEMBAKAU, TEKSTIL DAN KULIT DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2000-2004, 07
6 THE ABLITY OF EARNINGS AND CASH FLOW IN PREDICTING THE CORPORATE LIQUIDITY, 06
7 STUDI TENTANG KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DAN PENGARUHNYA PADA PERTUMBUHAN EKONOMI TINGKAT PROPINSI DI INDONESIA,04
8 DAYA SAING KOMPARATIF USAHA TANI TEBU DENGAN PENDEKATAN ANALISIS MATRIK KEBIJAKAN,05
9 TINJAUAN TERHADAP RETRIBUSI TERMINAL SEBAGAI SUMBER PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KOTA BEKASI,06
10 ANALISIS HUBUNGAN DINAMIS ANTARA ARUS MODAL ASING, PERUBAHAN NILAI TUKAR DAN PERGERAKAN INDEKS LQ 45 (PENDEKATAN VAR),06
11 ANALISIS SUMBER-SUMBER PERTUMBUHAN PRODUKSI SUSU SEGAR PETERNAKAN SAPI PERAH DI INDONESIA,06
12 SUMBER PERTUMBUHAN KAKAO INDONESIA (STUDI KASUS 3 PROVINSI DI PULAU SULAWESI),06
13 SUMBER-SUMBER PERTUMBUHAN EKONOMI REGIONAL: STUDI EMPIRIS ANTAR PROPINSI DI INDONESIA 1984-2000,04
14 DAMPAK PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR, HUMAN CAPITAL DAN KETERBUKAAN PERDAGANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI REGIONAL,06
15 ANALISIS PENGARUH PENGELUARAN BIDANG KESEHATAN DAN PENDIDIKAN PEMERINTAH PROPINSI-PRORINSI DI INDONESIA TERHADAP INFANT MORTALITY RATE DAN NET ENROLLMENT RATIO PRIMARY SCHOOL PROPINSI-PROPINSI DI INDONESIA,03
16 PENGARUH INVESTASI MODAL FISIK DAN MODAL MANUSIA SERTA BEBERAPA VARIABEL DEMOGRAFI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA SELAMA 1987-1995,01
17 ANALISIS SUMBER PERTUMBUHAN INDUSTRI MANUFAKTUR INDONESIA: INTERNAL DAN EXTERNAL ECONOMIES,00

1 EFEKTIVITAS KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN SLEMAN DAN PEMERINTAH DESA BANGUNKERTO DALAM PEMBANGUNAN OBYEK WISTA ARGO SALAK PONDOH DI KABUPATEN SLEMAN
2 ANALISIS KEPUASAN PESERTA DIKLAT TERHADAP PELAYANAN DIKLAT DI LPMP YOGYAKARTA
3 PENGARUH KEBIJAKAN PROMOSI EKONOMI ANGGOTA DAN FAKTOR LAINNYA TERHADAP KESEJAHTERAAN ANGGOTA USAHA SMPAN PINJAM KOPERASI DI BALI, 00

AKUNTANSI

PENGARUH TANGGUNG JAWAB AKUNTAN DALAM PENDETEKSIAN DAN PENGUNGKAPAN PENYELEWENGAN TERHADAP PERMINTAAN JASA AUDIT DI INDONESIA
2. PENGARUH PENERAPAN INFORMASI AKUNTANSI MANAJEMEN TERHADAP PRESTASI EKONOMIS PERUSAHAAN INDUSTRI DASAR DI SUMSEL
3. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELAMBATAN PENERBITAN LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN PUBLIK DI INDONESIA
4. PERSEPSI PARA AKUNTAN TERHADAP PENGETAHUAN TEKNOLOGI INFORMASI YANG HARUS DI KUASAI OLEH AKUNTAN
5. FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH PADA TINDAKAN PERATAAN LABA PADA PERUSAHAAN GO PUBLLIK DI INDONESIA
6. PERSEPSI AKUNTAN TERHADAP PROMOSI DAN ADVERTENSI AKUNTAN PUBLIK
7. KOMUNIKASI ANTARA AUDITOR PENDAHULU DENGAN PENGGANTI STUDI EMPIRIS DI INDONESIA
8. DAMPAK GAYA KEPEMIMPINAN, KETIDAKPASTIAN LINGKUNGAN, DAN INFORMASI JOB RELEVENT TERHADAP KEGUNAAN YANG DIRASAKAN DARI SISTEM PENGANGGARAN
9. PERILAKU REAKSI HARGA DAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM TERHADAP PENGUMUMAN DEVIDEN
10. ANALISIS LAPORAN KEUANGAN SEBAGAI ALAT PREDIKSI KEBANGKRUTAN BANK
11. HUBUNGAN KOMPENSASI MANAJERIAL DENGAN KINERJA ORGANISASIONAL, KAJIAN EMPIRIS PADA PERUSAHAAN BERTIPOLOGI PROSPEKTOR DAN DEFENDER
12. UPAYA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN SLEMAN UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DALAM RANGKA OTONOMI 1 JANUARI 2001
13. PENGARUH INFORMASI AKUNTANSI DAN NON AKUNTASI TERHADAP PERSEDIAAN PEMBERIAN KREDIT OLEH BANK DI WILAYAH DKI JAKARTA
14. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN DAYOUT RATIO PADA INDUSTRI MANUFAKTUR DAN JASA DI BURSA EFEK JAKARTA
15. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI UNDERPRICING HARGA SAHAM PERDANA PERIODE 1994-1997 DI BEJ
16. KOMPENSASI TOP MANAJEMEN, KINERJA PERUSAHAAN DAN STRUKTUR MODAL
17. KEMAHIRAN INVESTOR DAN POLA TRETURN SAHAM SETELAH PENGUMUMAN LABA: STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEJ
18. UPAYA PEMERINTAH DAERAH KAB. SLEMAN UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DALAM RANGKA OTONOM 1 JANUARI 2001
19. RANCANGAN ORGANISASI SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH DAERAH: DALAM KERANGKA OTONOM DAERAH
20. PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN KARAKTERISTIK PERSONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA
21. HUBUNGAN ANTARA PERILAKU PENGURUS DENGAN PARTISIPASI ANGGOTA KUD DI KAB. SLEMAN PROPINSI D.I YOGYAKARTA
22. DAMPAK REFORMASI PAJAK TAHUN 2000 PADA STRUKTUR BIAYA, PENGELUARAN MODAL DAN PROFITABILITAS PERUSAHAAN (STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEJ)
23. PENGARUH HARI LIBUR NASIONAL TERHADAP RETURN SAHAM HARIAN DI BEJ
24. FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (PBB) DI PROPINSI DAERAH TINGKAT I JAWA TENGAH
25. PENGARUH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN, PERCEVED ENVIROMENTAL UNCERTINTY DAN DESENTRALISASI TERHADAP KINERJA MANAJERIAL: THREE WAY INTERACTION
26. PENGARUH ATRIBUT LINGKUNGAN TERHADAP ATRIBUT STRUKTUR ORGANISASI PENETRASIAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI SEBAGAI MODERATING VARIABLE
27. PENGARUH PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN, KOMITMEN ORGANISASI,KETERLIBATAN KERJA, DAN KETIDAKPASTIAN LINGKUNGAN TERHADAP SENJANGAN ANGGARAN (STUDI EMPIRIS PADA INDUSTRI MANUFAKTUR DAN NON MANUFAKTUR DI JAWA TENGAH)
28. PERSEPSI AUDITOR TERHADAP KESETARAAN PRINSIP AKUNTASI BERLAKU UMUM DENGAN AKUNTANSI KEUANGAN
29. TRANSFER INFORMASI INTRA INDUSTRI ATAS PENGUMUMAN PERUBAHAN DIVIDEN SERTA PENGARUH BEBERAPA FAKTOR TERHADAP BESARNYA TRANSFER INFORMASI PADA PERUSAHAAN-PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEJ
30. PENGARUH KETIDAKPASTIAN TUGAS DAN KETIDAKPASTIAN LINGKUNGAN YANG DIPERSEPSIK TERHADAP HUBUNGAN INFORMASI AKUNTANSI DENGAN KINERJA MANAJER
31. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA SISTEM INFORMASI AKUNTAN (STUDI EMPIRIS PADA MANUFAKTUR SKALA MENENGAH DAN BESAR DI KABUPATEN DAN KOTA)
32. PENGUJIAN EFISIENSI PASAR BENTUK SETENGAH KUAT SECARA KEPUTUSAN: ANALISIS PENGUMUMAN DIVIDEN MENINGKAT
33. PERILAKU LABA (TAHUNAN) PERUSAHAAN DI BEJ
34. FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KETETAPAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN: STUDI EMPIRIS DI BEJ
35. ANALISIS KINERJA ORGANISASI BANK-BANK PD. BPR, BKK DI JATENG

1 ANALISIS PENGARUH KEBIJAKAN PEMBELANJAAN PEMERINTAH TERHADAP PDRB KABUPATEN MERAUKE PROVINSI PAPUA
2 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DIVIDEND PAYOUT RATION PADA INDUSTRI MANUFAKTUR DAN JASA DI BURSA EFEK JAKARTA, 99

1 THE VALUE RELEVANCE OF CASH FLOW AND ACCRUALS: THE ROLE OF INVESTMENT OPPORTUNITIES, 06
2 ANALYSIS AN ASSET STRUCTURE, ROE AND R/E INFLUENCE ON CAPITAL STRUCTURE AND ITS INFLUENCE TOWARD EPS, 05
3 EVALUATING THE PERFORMANCE OF STATE OWNED BANKS AND PRIVATE FOREIGN BANKS IN INDONESIA DURING 2000- OCTOBER 2005, 06
4 MARKET PSYCHOLOGY: USING “HARI PASARAN JAWA” (JAVANESE CALENDAR) AS A TOOL FOR ANALYSING STOCK RETURNS ON THE JAKARTA STOCK EXCHANGE (JZX), 07
5 COST BEHAVIOR ANALYSIS: THE STICKINESS OF SELING, GENERAL, AND ADMINISTRATIVE COST. AND EMPIRIAL STUDY ON INDENESIAN MANUFACTURING COMPANIES LISTED IN JAKARTA STOCK EXCHANGE, 06
6 THE EFFECT OF PRICE EARNING RATIO (PER), RETURN ON EQUITY (ROE), NET PROFIT MARGIN (NPM), AND RETURN ON ASSETS (ROA) TO THE PROPORTION OF FOREIGN OWNERSHIP IN JAKARTA STOCK EXCHANGE, 07
7 kosong
8 PENERAPAN THE BALANCED SCORECARD SEBAGAI TOLOK UKUR KINERJA PT. X DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING DI ERA YANG TURBULEN, 99
9 ANALISIS RANCANGAN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT DENGAN ORIENTASI OBJEK MENGGUNAKAN UNIFIED MODELING LANGUAGE STUDI KASUS RUMAH SAKIT “X” ,04
10 EVALUASI KINERJA MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA PT. INDONESIA NATIONAL AIRSERVICES DENGAN HUMAN RESOURCES SCORECARD, 05
11 PENGUKURAN RETURN DAN RISIKO PORTOFOLIO SAHAM SYARIAH DARI BERBAGAI KRITERIA PEMILIHAN SAHAM DI JAKARTA ISLAMIC INDEK (JII),07

1 PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MODERATING DALAM HUBUNGAN PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN TERHADAP KINERJA APARAT PEMERINTAH DAERAH DI SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH KABUPATEN KARANGANYAR, 09 (PDF)
2 PENGARUH PENGETAHUAN PEGAWAI PEMERINTAH DAERAH TENTANG ANGGARAN, PARTISIPASI MASYARAKAT DAN TRANSPARANSI KEBIJAKAN PUBLIK TERHADAP PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN, 09 (PDF)
3 FLYPAPER EFFECT PADA DANA ALOKASI UMUM (DAU) DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP BELANJA DAERAH SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA TENGAH, 09 (PDF)
4 ANALISIS PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, PERTUMBUHAN, PROFITABILITAS, DAN LEVERAGE TERHADAP KUALITAS LABA SEBELUM, SELAMA, DAN SETELAH KRISIS MONETER, 09 (PDF)
5 PENGARUH KARAKTERISTIK TUJUAN ANGGARAN TERHADAP KINERJA APARAT PEMERINTAH DAERAH (Studi Empiris pada Pemerintah Kabupaten Temanggung), 09 (PDF)
6 PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MODERATING DALAM HUBUNGAN PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN TERHADAP KINERJA APARAT PEMERINTAH DAERAH DI SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH KABUPATEN KARANGANYAR, 09 (PDF)
7 NILAI RELEVAN INFORMASI LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DI INDONESIA,09 (PDF)
8 PENGARUH PENGETAHUAN PEGAWAI PEMERINTAH DAERAH TENTANG ANGGARAN, PARTISIPASI MASYARAKAT DAN TRANSPARANSI KEBIJAKAN PUBLIK TERHADAP PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN, 09 (PDF)
9 FLYPAPER EFFECT PADA DANA ALOKASI UMUM (DAU) DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP BELANJA DAERAH SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA TENGAH, 09 (PDF)

1 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ETNIS CHINA NON-MUSLIM MENJADI NASABAH BANK SYARI’AH (STUDI KASUS : PT. BANK SYARI’AH MEGA INDONESIA, 07 (Ms. Word)

SDM

1 PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN PADA CABANG DPU BINA MARGA PROP DATI I JATENG PATI UTARA/2000
2 PENGARUH IKLIM ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN STUDI KASUS DI PT. TASPEN (PERSERO) CABANG YOGYAKARTA/2001
3 PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI HOTEL MELIA PUROSANI YOGYAKARTA/2000
4 HUBUNGAN PERILAKU SUKARELA DAN ETOS KERJA (STUDI KASUS GURU SLTP BOPKRI 2 WATES)/2004
5 PENGARUH KEPEMIMPINAN, KOMUNIKASI REWARD, DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI UNIT PELAYANAN PENDAPATAN DAERAH KOTA YOGYAKARTA/2004
6 PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN PENGAWASAN DAERAH KAB. KLATEN/2002
7 PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KENERJA PEGAWAI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN PALALAWAN
8 STUDI KELAYAKAN PENGGANTIAN MESIN TENUN PT. KARYAMATEK II BANDUNG

1. HUB. GAYA KEPEMIMPINAN DENGAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN DI RSU PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG KEBUMEN (1996)
2. PERSEPSI PEGAWAI PELIMPAHAN DAN ASAL TERHADAP LINGKUNGAN KERJA DAN PENGARUHNYA PADA KINERJA INDIVIDUAL [STUDI KASUS PEMDA KODYA DATI II SEMARANG] (1999)
3. PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN PADA CABANG DPU BINA MARGA PROP. DATI I JATENG PATI UTARA (2000)
4. HUB. GAYA KEPEMIMPINAN MOTIVASI DAN KUALITAS KOMUNIKASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DINAS KEBERSIHAN KOTAMADYA SEMARANG (1999)
5. EVALUASI PROSES PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PADA AKADEMI KESEHATAN LINGKUNGAN DEPKES RI DI BANDA ACEH (1999)
6. PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP SEMANGAT PEGAWAI DI SEKDA
7. HUB. DI ANTARA MANAJEMEN IMPRESI KE ATAS PERTUKARAN PEMIMPIN ANGGOTA DAN PENILAIAN KINERJA BAWAHAN
8. ANALISIS PERANAN PELATIHAN DALAM MENINGKATKAN MUTU SUMBER DAYA MANUSIA PADA PT. GOYA MOTOR (1998)
9. PERSEPSI PEJABAT STRUKTURAL DAN FUNGSIONAL TERHADAP PELAKSANAAN STRATEGI UMUM MANAJEMEN DAN KINERJA DI RSUP PERSAHABATAN (1998)
10. ANALISIS KINERJA SAHAM SETELAH PENAWARAN PERDANA (IPO) STUDI EMPIRIS PADA BURSA EFEK JAKARTA (2002)
11. ANALISIS MOTIVASI DAN KOMITMEN KERJA PARA PANDU DI PT. (PERSERO) PELABUHAN INDONESIA (2001)
12. PENINGKATAN SERTIFIKAT TENAGA TEKNIK KHUSUS KARYAWAN INDUSTRI MIGAS DALAM RANGKA MENINGKATKAN KESELAMATAN KERJA (1997)
13. PEMANFAATAN ANGAKATAN KERJA DAN MOBILITAS PEKERJAAN DI PROP. KALTIM [ANALISIS DAA SAKERNAS 1998] (2000)
14. ANALISIS KERJA KEUANGAN BANK SWASTA NASIONAL SEBELUM DAN PADA MASA KRISIS EKONOMI (1998)
15. ANALISIS KERJA KEUANGAN BANK SWASTA NASIONAL SEBELUM DAN PADA MASA KRISIS EKONOMI (2001)
16. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PERUSAHAAN DILIHAT DARI ASPEK PRICE EARNING RATIO [STUDI PADA PERUSAHAAN PROPERTI YANG GO PUBLIK DI BEJ] (1998)
17. EVALUASI PELAKSANAAN GUGUS KENDALI MUTU DALAM UPAYA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA [STUDI KASUS PELAKSANAAN GUGUS KENDALI MUTU PT. IKA MUDA SEAFOODS INTERNATIONAL UNIT USAHA PEKALONGAN] (1998)
18. UPAYA MENINGKATKAN KINERJA PELAYANAN SERTIFIKASI TANAH PADA KANTOR PERTANAHAN KAB. PASURUAN (1998)
19. STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI PT. (PERSERO) PELABUHAN INDONESIA MEDA (2001)
20. KINERJA PERGURUAN TINGGI DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS JUMLAH LULUSAN [DARI 608 ORANG TAHUN 1997/1998 MENJADI 1209 ORANG TAHUN 2002/2003 STUDI KASUS DI STPMD YK] (1998)
21. RENCANA PENINGKATAN KINERJA UNIT FIRE FROUN PT. MIGAS CEPU SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEMBINAAN SDM MIGAS BIDANG KESELAMATAN KERJA DAN LINDUNGAN LINGKUNGAN (1998)
22. PENILAIAN KINERJA DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORE CARD KHUSUSNYA PADA BADAN USAHA KREDIT PEDESAAN [STUDI KASUS PADA BADAN USAHA KREDIT PEDESAAN WILAYAH A KABUPATEN KULON PROGO YK]
23. PENGARUH DIMENSI-DIMENSI KUALITAS TERHADAP KINERJA ORGANISASIONAL (2000)
24. INDUSTRI GENTENG DAN PENYERAPAN TENAGA KERJA DI GODEAN (1986)
25. BEBERAPA FAKTOR PENENTUAN LOKASI : PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA KANTOR CABANG BANGKA [STUDI KASUS PADA CABANG BRI DI KANWIL BRI JATENG DIY] (1999)
26. PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP SEMANGAT KERJA PEGAWAI DI SEKRETARIAT DAERAH PROPINSI SULTRA (1999)
27. HUB. GAYA KEPEMIMPINAN DAN SUPERVISI KEPALA PUSKESMAS DENGAN KINERJA BIDAN DESA KAB. KOTA WARINGIN TIMUR (1998)
28. HUB. SUBTITUSI KEPEMIMPINAN DAN PERSEPSI KEPEMIMPINAN [INSTRUMENTAL DAN SUPORTIF] DENGAN KINERJA PETUGAS PUSKESMAS SENTANI KABUPATEN JAYAPURA (1998)
29. HUB. DENGAN KOMITMEN ORGANISASIONAL KARYAWAN PUSKESMAS DI KAB. MUSI WARAS (1998)
30. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA PERAWAT DI RS TELOGO REJO SEMARANG (1998)
31. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN PERAWATAN KESEHATAN MASYARAKAT DI PUSKESMAS DI KAB. DATI II SEMARANG (1999)
32. ANALISIS PERUBAHAN KESEMPATAN KERJA DI PROPINSI DIY 1990-1997 (1999)
33. PENGARUH PERSEPSI SISTEM REWARD YANG DITERIMA TERHADAP MOTIVASI KERJA (1999)
34. PENGARUH FOKUS OF CONTROL DAN BUDAYA PATERNALISTIK TERHADAP KEEFEKTIFAN PENGANGGURAN PARTISIPATIF DALAM KINERJA MANAJERIAL (1999)
35. ANALISIS KINERJA PT. SEMEN KUPANG (PERSERO) DI KUPANG PENGAMATAN 1989-1995 (1999)
36. HUB. ANTARA PERSEPSI STRUKTUR ORGANISASI DAN KEPUASAN KARYAWAN DI RS DIRGAHAYU SAMARINDA KALTIM (1999)
37. PERILAKU PEKERJA DI INDUSTRI TEMPE DAN TAHU BERSAMA PRIMKOPTI UNIT KERJA NGOTO KOTA YK (2001)
38. PENGARUH PELATIHAN TERHADAP KOMPETENSI SUPERVISI KEPALA RUANGAN DAN KINERJA KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RSUD LABUANG BAJI MAKASAR (2002)
39. HUB. PERILAKU PEMIMPIN KOMITMEN ORGANISASI DAN MOTIVASI PERAWAT DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RSUD KENDARI SULTENG (2001)
40. KAJIAN TENTANG PENGGUNAAN INDIKATOR KINERJA DI BERBAGAI ORGANISASI PELAYANAN KESEHATAN PEMERINTAH (2000)
41. DAMPAK PERUBAHAN PRODUKSI TERHADAP KESEMPATAN KERJA DI PROP. MALUKU TH 1990-1998 (2001)
42. ANALISIS KINERJA PUSKESMAS RENGAS DENGKLOK KAB. KARAWANG DENGAN PENDEKATAN BALANCE SCORE CARD (2001)
43. EVALUASI KINERJA PENGELOLAAN KEUNGAN DAERAH KAB. KUTAI KALTIM (2001)
44. KINERJA RSUD KAB. JEPARA (2002)
45. KINERJA INSTANSI PEMERINTAH KOTA JAMBI [STUDI KASUS DINSAR] (2002)
46. EVALUASI KINERJA DAN STRATEGI PEMBANGUNAN BUMD [STUDI PADA PDAM TIRTA DHARMA KOTA CIREBON] (2002)
47. PENGARUH PENYERTAAN MODAL PEMERINTAH DAERAH TERHADAP KINERJA PT. BPD PROP. SULSEL (2001)
48. ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA KESEHATAN DINKES KOTA PALU PROP. SULTENG (2001)
49. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA PELAYANAN MATERIAL DALAM PENATALAKSANAAN KEGAWADARURATAN OBSTETRI PADA PUSKESMAS PERAWATAN DI KAB. SLEMAN (2001)
50. PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP IKLIM ORGANISASI DAN MOTIVASI KERJA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN [STUDI KASUS PADA RSU PROF. DR. W. Z. JOHANES KUPANG NTT] (1995)
51. KEBIJAKAN BANTUAN TENAGA DOSEN PEGAWAI NEGERI SIPIL UNTUK PERGURUAN TINGGI SWASTA DI INDONESIA (1997)
52. STRATEGI PENINGKATAN KINERJA BADAN USAHA MILIK DAERAH [BUMD] STUDI KASUS PADA PDAM KAB. KULON PROGO (2000)
53. ANALISIS SISTEM KOMPENSASI INSENTIF TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN [STUDI KASUS PT. PATRADOK DUMAI] (2000)
54. PENGARUH MITEASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI HOTEL PUROSANI YK (2000)
55. ANALISIS HUB. MOTIVASI KERJA DAN KINERJA PADA PERUM PEGADAIAN DI WILAYAH DIY [LAPORAN INTENSIF] (1996)
56. BUDAYA ORGANISASIONAL KOMITMEN ORGANISASIONAL, KEPUASAN KERJA, DAN KOHESI KELOMPOK KERJA [STUDI PADA LEMBAGA PTS] PTS DI YK (2000)
57. STRATEGI BISNIS KOMPENSASI MANAJER PUNCAK DAN KINERJA PERUSAHAAN [STUDI KASUS PADA INDUSTRI PERHOTELAN] (1998)
58. HUB. ANTARA BUDAYA PERUSAHAAN PANGAN KEPUASAN KERJA PADA PT. (PERSERO) (2002)
59. PENGARUH PERILAKU KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA BAWAHAN DENGAN LOCUS OF CONTROL SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI [STUDI PADA RUMAH SAKIT MILIK PEMERINTAH DAN SWASTA DI DIY] (1998)
60. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMOTIVASI MANAJER PERUSAHAAN SWASTA DAN BUMD DI SURAKARTA (1998)
61. PENGARUH KEPUASAN GAJI, KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP INTENSI KELUAR (2001)
62. ANALISIS PERBEDAAN KOMITMEN ORGANISASIONAL PADA BERBAGAI TAHAP KARIR (2002)
63. PENGARUH BUDAYA PERUSAHAAN DAN ROTASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PADA KARYAWAN LEMBAGA PENDIDIKAN PRIMAGAMA DI JATENG DAN DIY (1999)
64. GAYA KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI PADA USAHA KECIL BATIK D I Y (1997)
65. ANALISIS PRIVATISASI DAN DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN PT. TERMINAL PETI KEMAS SURABAYA (2001)
66. HUB. FAKTOR-FAKTOR MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA BANK-BANK BPR DI JATENG (2001)
67. ANALISIS STRATEGI KUALITAS PELAYANAN PADA KINERJA BANK-BANK BPR DI JATENG (2001)
68. ANALISIS PENGARUH QUALITY OF WORK LIFE TERHADAP KARYAWAN [STUDI KASUS PADA DEVISI PROPERTI PT. PELABUHAN INDONESIA III CABANG TANJUNG PRIOK (2003)
69. PENGARUH PERSEPSI REWARD SISTEM KARYAWAN TERHADAP MOTIVASI KERJA [STUDI KASUS PADA PT. BERLIAN JASA TERMINAL INDONESIA SURABAYA] (2003)
70. KINERJA JASA SEBAGAI PENGUKUR KUALITAS JASA (1997)
71. PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN KARAKTERISTIK PERSONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA (2000)
72. PENGARUH FAKTOR-FAKTOR MOTIVASI TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN [STUDI KASUS PT. BERLIAN JASA TERMINAL INDONESIA] (2003)
73. PENGARUH BUDAYA PERUSAHAAN DAN ROTASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PADA KARYAWAN LEMBAGA PENDIDIKAN PRIMAGAMA DI JATENG DAN DIY (1999)
74. ANALISIS KERJA PUSAT KOPERASI KREDIT BHAKTI KITA JAWA TENGAH DI SEMARANG TH. 1993-1995 (1996)
75. PENGARUH IKLIM ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN [STUDI KASUS DI PT. TASPEN/PERSERO/CABANG YK] (2001)
76. PENGARUH PERSEPSI GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN (2000)
77. KOSONG
78. PERSEPSI KARYAWAN TENTANG NILAI-NILAI BUDAYA PERUSAHAAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEPUASAN KERJA (2003)
79. PENGARUH MUTASI DAN PROMOSI TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI KERJA KARYAWAN DI PEMERINTAH DAERAH KAB. DATI II GUNUNG KIDUL (1999)
80. KECENDERUNGAN KINERJA KEUANGAN RUMAH SAKIT PROF. DR. MARGONO SOEKARTO PURWOKERTO SESUDAH MENJADI SWADANA TAHUN 2000-2001 (2002)
81. PENGARUH PERSEPSI SISTEM REWARD YANG DITERIMA TERHADAP MOTIVASI KERJA (1999)
82. PENGARUH PERUBAHAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN DI PT. DELTA JAKARTA (2000)
83. ANALISIS KINERJA PDAM KAB. BIMA (2004)
84. IKLIM ORGANISASI DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA PEGAWAI BANK BPD DIY CABANG SLEMAN (2003)
85. IMPLIKASI RESTRUKTURISASI KELEMBAGAAN TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU KARYAWAN DAN IKLIM ORGANISASI [STUDI KASUS PADA BADAN KESATUAN DAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT PROP. DIY] (2003)
86. ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN DAERAH BANK KREDIT KEC. KAB. PATI PERIODE 1995-1999 (2003)
87. PENGARUH KEPEMIMPINAN KOMUNIKASI REWARD, DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI UNIT PELAYANAN PENDAPATAN DAERAH KOTA MAGELANG (2004)
88. PERSEPSI KARYAWAN TERHADAP GAYA KEPEMIMPINAN DAN EFEKTIVITAS KEPEMIMPINAN MANAGER-MANAGER CABANG BMT AMRATANI GROUP YK (2003)
89. KINERJA KEUANGAN BPD SEBELUM DAN SESUDAH OTODA (2002)
90. PERAN KEPEMIMPINAN DALAM MENINGKATKAN KOMPENTI SDM UNTUK MENDUKUNG STRATEGI BERSAING PT. KEDAULATAN RAKYAT (2004)
91. PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI HOTEL MELIA PUROSANI YK
92. PENGARUH PERSEPSI KARYAWAN ATAS JALUR KARIR TERHADAP PERENCANAAN KARIR KARYAWAN DIVISI SERVICED DI PT. NEW RATNA MOTOR (2003)
93. UPAYA PENINGKATAN KUALITAS SDM GUNA MEMANTAPKAN FUNGSI KOORDINASI DALAM RANGKA PELAKSANAAN PROGRAM BIMAS INTENSIFIKASI PERTANIAN PADA SEKRETARIAT SATUAN PEMBINA BIMAS PROP. JATIM (2000)
94. KINERJA KEUANGAN BPD SEBELUM DAN SESUDAH OTODA (2003)
95. ETOS KERJA PENDUDUK LANJUT USIA ‘STUDI TENTANG KEBIASAAN BEKERJA KERAS PADA PENDUDUK LANJUT USIA DI DESA KALISARI JATENG’ (2002)
96. PENGARUH FAKTOR-FAKTOR MOTIVASI DITINJAU DARI SISI FINANSIAL PSIKOLOGI DAN SOSIAL TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN “STUDI KASUS PADA PT. BERLIAN JASA TERMINAL INDONESIA” (2003)
97. HUB. ANTARA PELATIHAN DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PADA KARYAWAN JASA KONSTRUKSI ANGGOTA GAPENSI JATENG SUB BIDANG PENGAIRAN (1998)
98. ANALISIS KINERJA PERAWAT DITINJAU DARI BEBAN KERJA DAN KARAKTERISTIK INDIVIDU DI IRNA RSD RADEN MAATTAHER JAMBI (2006)
99. KARYAWAN LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN MENGENAI PERILAKU KEPEMIMPINAN TRANSAKSIONAL – TRANSFORMATIONAL PADA BRI (PERSERO) TBK DAN BANK BUKOPIN DI JAKARTA (2004)
100. DAMPAK BURNOUT PADA KARYAWAN DITINJAU DARI SISTEM KOMPENSASI DAN JENIS KELAMIN
101. PENGARUH KEYAKINAN POSITIF TENTANG PENTINGNYA PENILAIAN KINERJA KEYAKINAN IRASIONAL DAN KEENGGANAN BERKOMUNIKASI TERHADAP KETIDAKNYAMANAN PENILAIAN KINERJA (2004)
102. ANALISIS ASPEK-ASPEK KEPUASAN KERJA PNS [STUDI PADA DEPAG KOTA JAKBAR] (2003)
103. KUALITAS KEHIDUPAN KERJA DITINJAU DARI PERSEPSI TERHADAP KOMPENSASI KERJA (2004)
104. PENGARUH PENILAIAN KEADILAN TERHADAP SIKAP KERJA PNS PADA KANTOR DEPDIKBUD KAB. BANTUL YK (2004)
105. PENGARUH HUB. KOMPETENSI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN GENDER SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI (2005)
106. PENGARUH FAKTOR-FAKTOR MOTIVASI TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN [STUDI KASUS PT BERLIAN JASA TERMINAL INDONESIA] (2003)
107. MODEL STRATEGIK MANAJEMEN SDM MENGGUNAKAN ORGANISASI YANG UNGGUL BERSAING DI MASA DEPAN [STUDI KASUS PADA PT. BANK NIAGA TBK] (2004)
108. ANALISIS TERHADAP FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PENGUNDURAN DIRI KARYAWAN PT. BIMA DANATAMA FINANCE TBK DI PERTENGAHAN TAHUN 2006 (2006)
109. PENGARUH PERSEPSI GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI PADA PT. (PERSERO) PELABUHAN INDONESIA III CABANG TANJUNG WANG (2002)
110. PENGARUH PERSEPSI TENTANG BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PELAYANAN PUBLIK DI PEMDA KAB. SLEMAN (2004)
111. PENGARUH FAKTOR-FAKTOR KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. SOUTH PASICIF VISCOLE (2005)
112. PERSEPSI KARYAWAN ATAS IMPLEMENTASI STRATEGI MANAJEMEN SDM [STUDI BANK NIAGA TBK CABANG BANDUNG]
113. ANALISIS PENGARUH IKLIM ORGANISASIONAL DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN [ANALISIS PADA DIVISI HOLDING PT. NFI PASCA RESTRUKTURISASI] (2005)
114. PENGARUH MOTIVASI TERHADAP PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN PERUSAHAAN [PT. INDOSONO MOTOR GEMILANG SOLO] (2004)
115. PENGARUH PERUBAHAN FORMAT ORGANISASI DAN KOMITMEN PEGAWAI TERHADAP KINERJA PADA KANTOR SEKRETARIAT DAERAH PEMERINTAH KAB. SIAK (2004)
116. ANALISIS PERSEPSI KEADILAN KOMPENSASI TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA PT. SUMBER BAHTERA DEALER YK (2004)
117. ANALISIS HUB. JOB EMBERDEADNESS KONFLIK KELUARGA-KEPUASAN KERJA, KEPUASAN KELUARGA DAN KEPUASAN HIDUP (2005)
118. PENGARUH JENJANG KARIR, KEJELASAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB TERHADAP KEPUASAN KERJA PEJABAT FUNGSIONAL AUDITOR (PEA) DI LINGKUNGAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN [BPKP] (2004)
119. ANALISA PELAKSANAAN PENGEMBANGAN PEGAWAI MELALUI POLA BASIC CAREER DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA PEGAWAI [STUDI PADA PT. BANK NEGARA INDONESIA (PERESERO) TBK KANTOR CABANG MAGELANG] (2005)
120. PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA ORGANISASI BERLIS MALCOLM BALDRIGO NATIONAL QUALITY CRITERIA DI PERTAMINA DAOP HULU [DAERAH OPERASI HULU : SUMBANGSEL, JAWA BAGIAN BARAT, SUMBARTENG, DAN JAWA BAGIAN TIMUR] (2005)
121. PENGARUH KECERDASAN EMOSI TERHADAP KINERJA PERAWAT PADA RUMAH SAKIT PANTI RAPIH YK (2005)
122. PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KEPUASAN PELAKSANAAN PENILAIAN KINERJA PEGAWAI BAPPEDA KAB. SLEMAN DITINJAU DARI KEPERCAYAAN KEPADA PIMPINAN SEBAGAI MODERATOR (2005)
123. HUB. POLITIK ORGANISASIONAL STRES KERJA DAN PERILAKU AGRESIF (2004)
124. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PENENTUAN PESERTA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEPEMIMPINAN [DIKLATPIM] TINGKAT III DAN IV “STUDI KASUS UNIVERSITAS PATIMURA AMBON” (2007)
125. PENGARUH BUDAYA PERUSAHAAN DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN “STUDI KASUS DI PT. BANK BTN (PERSERO) CAVBANG BOGOR” (2004)
126. PENGARUH KEPUASAN KOMPENSASI TERHADAP INTENSI KELUAR KANTOR PUSAT PDAM KAB. SORONG (2005)
127. PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN PADA PT. AMICO ART AND CORIO SEMARANG (2005)
128. TRANSPARASI REKRUTMEN PNS [STUDI KASUS BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROPINSI SUMBAR] (2007)
129. PENGARUH POLA KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA PERUSAHAAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN DI PT. WONOKOYO JAYA CORPORINDO SURABAYA (2004)

SDM/MAP 1 STRATEGI PENINGKATAN KERJA DISPENDA ”SUATU STUDI KASUS DISPENDA TINGKAT II KAPUAS HULU KALBAR” (1996)
SDM/MAP 3 STRATEGI PENINGKATAN KINERJA DIREKTORAT SARANA PENDIDIKAN DALAM UPAYA PENUNTASAN PROGRAM WAJIB BELAJAR PENDIDIKAN 9 THN (1999)
SDM/MEP 13 PENGARUH KEPEMIMPINAN & BUDAYA ORGANISASI TERHADAP EFEKTIVITAS ORGANISASI LSM DIAN DESA YK (2000)
SDM/MAP 18 IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BANTUAN TENAGA PENGAJAR PNS DI PEKERJAAN DI PTS ”STUDI DI KOPERLIS YK” (1993)
SDM/MAP 19 HUB. MOTIVASI & PRESTASI DENGAN KEEFEKTIFAN KERJA PEGAWAI ”STUDI KASUS DI SEKWILDA KAB. DATI II NGANJUK” (1994)
SDM/MAP 22 KEBIJAKAN PENGEMBANGAN SDM DI LINGKUNGAN SEKDA KENDARI PROP. SULTENG ’STRATEGI MENGHADAPI OTODA” (2001)
SDM/MAP 33 STUDI EFEKTIVITAS KERJA ORGANISASI HIMPUNAN WANITA KARYA [HWK] ”STUDI KASUS KAB. SORONG” (2002)
SDM/MAP 36 KINERJA DISPENDA KAB. FLORES TIMUR ”STUDI DENGAN PENDEKATAN MANAJEMEN STRATEGI” (2002)
SDM/MAP 37 STRATEGI PENINGKATAN KINERJA BUMD ”ANALISIS SWOT TERHADAP P.D HOTEL SWARNODWIPA” (2002)
SDM/MAP 43 PENGEMBANGAN SUMBER DAYA APARATUR EFISIENSI PROGRAM DIKLAT PROP DATI I KALBAR (1992)
SDM/MAP 45 STUDI IMPELEMENTASI KEBIJAKAN DIKLAT APARATUR PEMERINTAH DAERAH ”KASUS PROGRAM DIKLAT PERJENJANGAN SPADA & SPALA DI PROP DATI I KALBAR” (1995)
SDM/MAP 64 ANALISIS KINERJA PELAYANAN PDAM KOTA PALANGKARAYA (2002)
SDM/MAP 66 ANALISIS FAKTOR SDM & PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA BAPPEDA ”STUDI KASUS DI BAPPEDA DATI II KENDAL” (1996)
SDM/MAP 70 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFEKTIVITAS KINERJA PERENCANAAN BAPPEDA (1995)
SDM/MAP 71 MANAJEMEN SDM ”STUDI KASUS DI SEKDA PROP MALUKU UTARA” (2002)
SDM/MAP 72 PENGARUH BUDAYA BIROKRASI TERHADAP KINERJA PEMERINTAH DAERAH DALAM PEMBANGUNAN PARIWISATA ”STUDI DI KAB. BANDUNG-BALI” (2000)
SDM/MAP 73 STUDI KINERJA ORGANISASI SEKDA PROP MALUKU UTARA (2003)
SDM/MAP 76 KINERJA ORGANISASI PDAM KAB. MERAUKE (2003)
SDM/MAP 89 EVALUASI KINERJA PROGRAM PENGEMBANGAN KAWASAN PARIWISATA TERPADU DI PULAU BINTAN KEP. RIAU (2003)
SDM/MAP 92 EFEKTIVITAS PEKERJA SOSIAL KECAMATAN KAB. GUNUNG KIDUL ERA UU NO. 22 TH. 99 TENTANG PEMDA (2002)
SDM/MAP 102 EVALUASI KINERJA KEBIJAKAN PELAYANAN UMUM SATU PINTU TERHADAP PENINGKATAN MUTU PELAYANAN “STUDI KASUS DI KANTOR KECAMATAN DEPOK SLEMAN YK” (2002)
SDM/MAP 103 KINERJA PELAYANAN PUBLIK “STUDI KASUS IJIN MENDIRIKAN BANGUNAN DI KOTA JAYAPURA” (2002)
SDM/MAP 112 PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN IKLIM ORGANISASI & MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA SEKDA KAB. KEP. RIAU (2004)
SDM/MAP 136 PERANAN KINERJA SDM PADA PROGRAM PENGEMBANGAN WILAYAN BENGKULU (2002)
SDM/MAP 138 KINERJA PROYEK AIR BERSIH & PENYULUHAN LINGKUNGAN UNTUK MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH (WS LK II) ”STUDI KASUS DI KAB. SOLOK” (2004)
SDM/MAP 170 STRATEGI PENINGKATAN KINERJA KEJAKSAAN DALAM PENYELESAIAN PREKARA TINDAK PIDANA KORUPSI (2002)
SDM/MAP 171 RENDAHNYA KINERJA DPRD KAB. MANGGARAI NTT DALAM APLIKASI FUNGSI LEGISLASI ANGGARAN DAN PENGAWASAN (2003)
SDM/MAP 173 KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DALAM MENUMBUHKAN DEMOKRASI DESA ”STUDI DI DESA PENJAJAB DESA HARAPAN & DESA PERAPAKAN KEC. PEMANKAT KAB. SAMBAS PROP KALBAR” (2004)
SDM/MAP 176 PENGARUH ANALISIS JABATAN TERHADAP KINERJA APARAT PADA BADAN PENGAWAS DAERAH KAB. KULON PROGO (2005)
SDM/MAP 191 KINERJA ORGANISASI DINAS KEPENDUDUKAN CATATAN SIPIL & KELUARGA BERENCANA KOTA BATAM DALAM PELAKSANAAN KEBIJAKSANAAN PENGENDALIAN PENDUDUK DI KOTA BATAM (2005)
SDM/MAP 267 MOBILITAS SEKULER PEKERJA ANAK & IMPLIKASINYA TERHADAP EKONOMI KELUARGA (2006)
SDM/MAP 208 KINERJA APARAT DI PENGADILAN AGAMA ARGA MAKMUR KAB. BENGKULU UTARA (2006)
SDM/MAP 216 KINERJA BADAN DIKLAT PADA TAHUN 2004 ”PENELITIAN DI BADAN DIKLAT PROP KALTENG” (2005)
SDM/MAP 234 MIGRASI, PELUANG KERJA & JARINGAN SOSIAL (2007)
SDM/MAP 241 STRATEGI PENINGKATAN KINERJA DISPENDA ”SUATU STUDI KASUS DISPENDA TINGKAT II KAPUAS HULU KALBAR” 1996)
SDM/MM 230 HUBUNGAN POLA KEPEMIMPINAN TRANSAKSI ONAL DAN TRANSFORMASIONAL DENGAN IKLIM ORGANISASI (STUSI EMPIRIK DI PT BANK NIAGA TBK). UGM 04
SDM/MM 273 TEORI SIGNALING DAN KINERJA SAHAM JANGKA PANJANG PADA PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN PENAWARAN PERDANA (IPO), UGM 06
SDM/MM 279 PENGARUH KOMPENSASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN, UMY 07
SDM 130 HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN MOTIVASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) KARYAWAN DENGAN PENERAPAN MANAJEMEN K3 PADA HOTEL BERBINTANG 5 DI KOTA KENDARI, UGM 08
SDM 131 IMPLEMENTASI TUNJANGAN KINERJA DAEARAH (TKD) DALAM MENINGKATKAN KINERJA (STUDI KASUS PADA PEGAWAI DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN KAB. , UGM 08
SDM/MAP 287 SISTEM REKRUITMEN SARJANA PENGGERAK PEMBANGUNAN DI PEDESAAN (SEBUAH MODEL PEMBANGUNAN SDMPADA KANTOR DINAS PEMUDA DAN OLAH RAGA PROV. PAPUA). UGM 05

1 ANALISIS KINERJA PERAWAT DITINJAU DARI BEBAN KERJA DAN KARAKTERISTIK INDIVIDU DI INSTALASI RAWAT INAP RSD RADEN MATTAHER JAMBI
2 PENGARUH DIMENSI-DIMENSI KUALITAS TERHADAP KINERJA ORGANISASIONAL
3 PENGARUH MOTIVASI, KEPEMIMPINAN, KOMPETENSI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN RUMAH SAKIT LNG BADAK BONTANG
4 PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNG KERJA TERHADAP SEMANGAT KERJA PENGAWAI DI SEKRETARIATAN DAERAH PROPINSI SULAWESI UTARA
5 PENGARUH KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA PT. CHEIL JEDANG INDONESIA DI JOMBANG JAWA TIMUR, 03

1 BUDAYA KERJA, KEMAMPUAN DAN KOMITMEN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI BIRO KEPEGAWAIAN SEKRETGARIAT DAERAH PROPINSI JAWA TIMUR
2 KEBIJAKAN PENGEMBANGAN MARIKULTUR DI KABUPATEN ADMINISTRASI KEPULAUAN SERIBU PROPINSI DKI JAKARTA,05
3 KOMITMEN ORGANISASI POLITIK PADA PARTISIPASI PEREMPUAN DI TINGKAT JAWA TIMUR
4 FUNGSI MAJELIS EKONOMIMUHAMMADIYAH DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI UMAT DI KOTA METRO
5 PENGEMBANGAN MODEL PENILAIAN KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA KANTOR BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DAN DINAS DI LINGKUP PERTANIAN KABUPATEN SAMPANG (Tinjauan berdasarkan Metode Analisis Fungsi Statistik)
6 PENGEMBANGAN MODEL PELATIHAN BIMBINGAN IBADAH HAJI DI KABUPATEN GRESIK
7 PENGARUH PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) DARI ASPEK PENERIMAAN PENDIDIKAN DAN LATIHAN (PELATIHAN) TERHADAP PENERIMAAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KOTA MANADO
8 PENGEMBANGAN MODEL PEMBINAAN ANAK JALANAN MELALUI RUMAH SINGGAH DI JAWA TIMUR
9 PEMBERDAYAAN PENYANDANG CACAT MELALUI PROGRAM REHABILITAS BERSUMBERDAYA MASYARAKAT
10 PENGARUH PROGRAM BUSINESS DEVELOPMENT SERVICES (BDS) TERHADAP KINERJA PENGELOLA USAHA KECIL MENENGAH (UKM) DI JAWA TIMUR
11 DAMPAK PROGRAM YAYASAN DAMANDIRI TERHADAP PEMENUHAN PENDIDIKAN ANAK DI KOTA SURABAYA (Analisis Pada Keluarga Binaan Dengan Skim Pundi Kencana)
12 PENGARUH WIRAUSAHA TERHADAP PENGEMBANGAN KARIR INDIVIDU PADA DISTRIBUTOR MULTI LEVEL MARKETING
13 PENGARUH PENGEMBANGAN PEGAWAI DALAM KONTEKS IMPLEMENTASI ONLJNE SYSTEM TERHADAP KEPUASAN KERJA, KOMITMEN, DAN KINERJA PEGAWAI PADA PT. BANK JATIM DI SURABAYA
14 PENGEMBANGAN MODEL REMUNERASI BERBASIS KOMPETENSI DI PT. PAL INDONESIA
15 PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEKERJA SOSIAL PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS SOSIAL PROPINSI JAWA TIMUR
16 MODEL PENGEMBANGAN POLA KARIR PEGAWAI DI PT. TELKOM DIVRE V JAWA TIMUR
17 PENGEMBANGAN DESAIN MATERI PELATIHAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI KARYAWAN TEKNIS DIVISI PERTANIAN PT. NUSA INDO AGROMADANI SURABAYA
18 PENGARUH KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA PT. CHEIL JEDANG INDONESIA DI JOMBANG JAWA TIMUR
19 ANALISIS PENGARUH KEPEMILIKAN SAHAM PERUSAHAAN BAGI KARYAWAN TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DI PT TELKOM TBK KANTOR DIVRE V (BIDANG PERFORMANSI DAN SUMBER DAYA MANUSIA) SURABAYA
20 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SEKITAR KAWASAN HUTAN LINDUNG JOMPI KABUPATEN MUNA , PROVINSI SULAWESI TENGGARA
21 ANALISIS HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN FAKTOR KETURUNAN DAN GAJI YANG DITERIMA OLEH TENAGA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN LUMAJANG
22 PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI DAN JOB INSECURITY KARYAWAN TERHADAP INTENSI TURNOVER
23 PENGEMBANGAN MODEL PELATIHAN BAGI MASYARKAT PETANI PENGGARAP LAHAN PERHUTANI DALAM BERALIH KOMODITAS DI KAMPUNG PASIR ANGLING DESA SUNTENJAYA
24 ANALISIS KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN KARAKTERISTIK ORGANISASI TERHADAP PENGEMBANGAN KARIR PEGAWAI (Studi Kasus Pada Kanwil VII Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Surabaya)
25 PENGARUH IMPLEMENTASI TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) TERHADAP BUDAYA KUALITAS (Studi Pada PT. Hari Terang Industry – Surabaya )
26 FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KEPALA DESA DALAM PELAKSANAAN TUGAS PEMERINTAHAN DESA DI KABUPATEN KATINGAN PROPINSI KALIMANTAN TENGAH
27 PENGEMBANGAN MODEL DATABASE SEBAGAI PENENTUAN INSENTIF BERBASIS PRESTASI KERJA STAF ADMINISTRASI DI LINGKUNGAN REKTORAT INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA
28 PEMANFAATAN DANA INPRES DESA TERTINGGAL PASCA PROGRAM STUDI DI DESA KOPEN KECAMATAN TERAS KABUPATEN BOYOLALI
29 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMANDIRIAN ORANG LANJUT USIA (Studi Kasus di Kelurahan Jambangan)
30 ANALISIS DIMENSI PENILAIAN PRESTASI KERJA KARYAWAN BANK SYARIAH MANDIRI DI WILAYAH JAWA TIMUR
31 PENGARUH KEJELASAN PERAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP EFEKTIFITAS PELAKSANAAN TUGAS JABATAN KEPALA SUB BAGIAN DI LINGKUNGAN SEKRETARIAT DAERAH PROPINSI JAWA TIMUR
32 PENGEMBANGAN MODEL PELAYANAN HAJI DEPARTEMEN AGAMA BERDASARKAN PRINSIP REINVENTING GOVERMENT YANG BERORIENTASI PADA PELANGGANDI KABUPATEN GRESIK
33 PENGARUH STRES KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA DAN KINERJA KARYAWANB PT.H.M. SAMPOERNA Tbk SURABAYA
34 KEPEMIMPINAN DAN LAPISAN TENGGER DI DAERAH BROMO (STUDI TENTANG KOMPETENSI KEPEMIMPINAN TRADISIONAL DAN PEMERINTAHAN DESA NGADISARI KECAMATAN SUKAPURA KABUPATEN PROBOLINGGO)
35 ANALISIS SIKAP IKLIM ORGANISASI, ETOS KERJA DAN DISIPLIN KERJA DALAM MENENTUKAN EFEKTIVITAS KINERJA ORGANISASI DI GARNISUN TETAP III SURABAYA
36 MENGEMBANGKAN MANUSIA PARIWISATA DENGAN METODE ANALISIS SITUASIONAL SEBAGAI MODEL KOMPETENSI SDM DI DISPARINKOM KABUPATEN GRESIK
37 PENGARUH TINGKAT KECERDASAN EMOSI DAN SIKAP PADA BUDAYA ORGANISASI TERHADAP ORGANIZATION CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) PAGAWAI PT. (PERSERO) PELABUHAN INDONESIA III
38 PENGARUH locus of control, ORIENTASI TUJUAN PEMBELAJARAN DAN KARAKTERISTIK LINGKUNGAN KERJA TERHADAP self efficacy DAN TRANSFER PELATIHAN KARYAWAN PADAPT. TELKOM KANDATEL SURABAYA TIMUR
39 PENGARUH PENDAMPINGAN TUTOR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR WARGA BELAJAR PKBM TAMAN BELAJAR KECAMATAN KENJERAN SURABAYA
40 NALISIS PERMINTAAN ANAK PADA WANITA PASANGAN USIA MUDA DI KOTA MAKASAN TAHUN 2003
41 PENGARUH RESISTENSI PERUBAHAN DAN KECERDASAN EMOSI DOSEN TERHADAP SIKAP DOSEN MENGENAI PERUBAHAN ITS DARI PTN MENUJU PT BHMN
42 ANALISIS POLA KONSUMSI KELUARGA DI KECAMATAN TALLO KOTA MAKASAR
43 FAKTOR-FAKTOR DETERMINAN YANG MEMPENGARUHI PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA PADA PROGRAM GERDU TASKIN KA KABUPATEN JOMBANG
44 PERSEPSI ANGGOTA TENTANG PERAN PEMIMPIN KELOMPOK PADA MASYARAKAT MISKIN KOTA DI KECAMATAN BOGOR TIMUR, KOTA BOGOR
45 PENGARUH SISTEM PENYAMPAIAN JASA TERHADAP CITRA RUMAH SAKIT DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEPERCAYAAN PELANGGAN PADA RUMAH SAKIT UMUM DI SUMATRA BARAT
46 PEMERATAAN KESEMPATAN, PENINGKATAN RELEVANSI PENDIDIKAN DAN PEMBANGUNAN, PENINGKATAN KUALITAS SERTA EFISIENSI PENDIDIKAN
47 HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN BERBAHASA INGGRIS DENGAN KINERJA KARYAWAN PT. ELANG EXPRESS SURABAYA
48 ANALISIS PELAKSANAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PADA KANTOR DIKLAT PROVINSI KALIMANTAN TIMUR, 00
49 ANALISIS KEPUASAN KERJA KARYAWAN DI PT. SUMMARECON AGUNG TBK. BERDASARKAN TEORI DUA FAKTOR HEZBERG, 01
50 PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM RANGKA HUBUNGAN INDUSTRIAL YANG AMAN DAN HARMONIS PADA JAKARTA HILTON INTERNATIONAL, 01
51 ANALISIS KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA APARATUR PEMERINTAH DAERAH KOTA MAKASAR, 00
52 ANALISIS HUBUNGAN PELATIHAN DAN KOMPENSASI TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI DINAS PENGAWASAN PEMBANGUNAN KOTA PROPINSI DKI JAKARTA, 01
53 ANALISIS PERAN STRATEGIK MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA (MSDM)PADA; PERUSAHAAN DI JAKARTA: MENGGUNAKAN PENDEKATAN MODEL DAVE ULRICH, 03
54 ANALISIS HUBUNGAN KARAKTERISTIK PEKERJAAN, KEPUASAN KERJA, PEMBERDAYAAN PEGAWAI DENGAN KEMATANGAN PEGAWAI PADA BIRO UMUM LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL (LAPAN), 03
55 ANALISIS PERENCANAAN SUMBER DAYA APARATUR PADA DINAS KEBERSIHAN PROVINSI DKI JAKARTA, 03
56 PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KINERJA DOSEN POLITEKNIK NEGERI JAKARTA, 01
57 ANALISIS HUBUNGAN ANTARA KEPEMIMPINAN, IKLIM ORGANISASI DAN LINGKUNGAN KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN PT (PERSERO) KAWASAN BERIKAT NUSANTARA, 03
58 PENGARUH PEMBERIAN MOTIVASI DAN PELATIHAN TERHADAP ORIENTASI KUALITAS PELAYANAN KENAIKAN PANGKAT PEGAWAI NEGERI SIPIL (SUATU ANALISIS STUDI KASUS PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PADA DIREKTORAT KEPANGKATAN DAN PENGGAJIAN BAKN), 99
59 PERSEPSI TERHADAP UPAYA TRANSFORMASI PERAN SDM MENJADI MULTIPLE ROLE MODEL, 03
60 ANALISIS TINGKAT PENERAPAN MANAJEMEN PENGETAHUAN DALAM UPAYA MEMBANGUN ORGANISASI BERBASIS PENGETAHUAN PADA DIREKTORAT SUMBER DAYA MANUSIA BANK INDONESIA KANTOR PUSAT JAKARTA,04
61 ANALISIS HUBUNGAN PRAKTEK-PRAKTEK SUMBER DAYA MANUSIA DENGAN KEPUASAN PELANGGAN DI PT. GARUDA INDONESIA,04
62 ANALISIS TINGKAT PENERAPAN “MULTIPLE ROLE MODEL” DALAM RANGKA PENCAPAIAN PERAN STRATEGI DIREKTORaT SUMBER DAYA MANUSIA DI BANK INDOESIA,04
63 ANALISIS PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMPETENSI SDM TERHADAP KINERJA ORGANISASI PADA KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS SOEKARNO-HATTA BANDAR UDARA INTERNASIONAL JAKARTA TAHUN 2004,04
64 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRODUKTIVITAS PEGAWAI DI BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DEPARTEMEN DALAM NEGERI,99
65 PERANAN MUTU MODAL MANUSIA DALAM PEMBANGUNAN DI PEDESAAN JAWA,95
66 ANALISIS KONDISI SUMBER DAYA MANUSIA PADA DEPARTEMEN PERMUKINAN DAN PRASARAN WILAYAH ,04
67 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PEGAWAI BADAN DAN PENGEMBANGAN HAK ASASI MANUSIA DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA RI,06
68 HUBUNGAN KEPUASAN KERJA DAN KEPEMIMPINAN DENGAN MOTIVASI KERJA PEGAWAI PADA DIVISI PELAYANAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA KANWIL DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA DKI JAKARTA,06
69 HUBUNGAN BUDAYA ORGANISASI, GAYA KEPEMIMPINAN DENGAN KEPUASAN KERJA PEJABAT IMIGRASI PADA DIREKTORAT JENDRAL IMIGRASI ,06
70 KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA TINGKAT KABUPATEN DI WILAYAH KALIMANTAN (ANALISIS DATA SURVEI SOSIAL EKONOMI NASIONAL 2000),02
71 FUNGSI DAN KOMPETENSI PRAKTISI SUMBERDAYA MANUSIA (STUDI MENGENAI PRAKTISI SDM DI JABOTABEK),01
72 PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM UPAYA MENINGKATKAN PELAYANAN (ANALISIS TERHADAP PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA SEKRETARIAT JENDRAL DPR DALAM MENDUKUNG PELAKSANAAN FUNGSI, TUGAS DAN WEWENANGA DPR),00
73 BUDAYA ORGANISASI PADA INSPEKTORAT JENDERAL DEPARTEMEN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA,02
74 ANALISIS PENGARUH TRAINING DAN MOTIVASI TERHADAP PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI (SUATU STUDI KASUS PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI LINGKUNGAN BANK),99
75 DIAGNOSIS SUMBER DAYA MANUSIA TEKNOLOGI INFORMASI STUDI KASUS PELAKU TEKNOLOGI INFORMASI DI PUSAT PENGOLAHAN DATA KEPEGAWAIAN BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA,99
76 ANALISIS KEPUASAN KERJA KARYAWAN DI PT. SUMMARECORN AGUNG Tbk. BERDASARKAN TEORI DUA FAKTOR HERZBERG, 01
77 ANALISIS HUBUNGAN PELATIHAN DAN KOMPENSASI TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI DINAS PENGAWAS PEMBANGUNAN KOTA PROPINSI DKI JAKARTA, 01
78 ANALISIS HUBUNGAN KARAKTERISTIK PEKERJAAN, KEPUASAN KERJA, PEMBERDAYAAN PEGAWAI DENGAN KEMATANGAN PEGAWAI PADA BIRO UMUM LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL (LAPAN), 03
79 DAERAH MALANG SELATAN PADA MASA PERANG KEMERDEKAAN 1947-1949, 04
80 ANALISIS HUBUNGAN ANTARA KEPEMIMPINAN, IKLIM ORGANISASI DAN LINGKUNGAN KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN PT (PERSERO) KAWASAN BERIKAT NUSANTARA, 03
81 PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KINERJA DOSEN POLITEKNIK NEGERI JAKARTA, 01
82 HUBUNGAN KEPUASAN KERJA DAN KEPEMIMPINAN DENGAN MOTIVASI PEGAWAI PADA DIVISI PELAYANAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA KANWIL DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA DKI JAKARTA, 08
83 HUBUNGAN BUDAYA ORGANISASI, GAYA KEPEMIMPINAN DENGAN KEPUASAN KERJA PEJABAT IMIGRASI PADA DIREKTORAT JENDERAL IMIGRASI, 06
84 PENGARUH MODEL KEPEMIMPINAN DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR IMIGRASI JAKARTA SELATAN, 06
85 HUBUNGAN KOMUNIKASI DAN KARAKTERISTIK INDIVIDU TERHADAP KEPUASAN KERJA (STUDI TERHADAP KATYAWAN BAGIAN MEKANIK PT. HEXINDO ADIPERKASA Tbk.), 01
86 STUDI PERBANDINGAN METODE DAMPAK PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP PASAR TENAGA KERJA, 97

1 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN PENGEMBANGAN SDM PERTANIAN DI SPP-SPMA TANJUNGSARI, JAWA BARAT, 09 (PDF)
2 HUBUNGAN ANTARA KEDISIPLINAN DAN PELATIHAN DENGAN KINERJA GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN NGADIROJO KABUPATEN WONOGIRI, 09 (PDF)

MM/STRATEGI

1 FORMULASI STRATEGI BISNIS DALAM MENINGKATKAN KEUNGGULAN BERSAING HOTEL BATIK YOGYAKARTA/2006
2 ANALISIS BAURAN PEMASARAN PT. PRIMADONA MOBIL JEMBER/2002
3 MEMBANGUN KEPUASAN PELANGGAN MELALUI KUALITAS PELAYANAN DI METRODATA YOGYAKARTA/2003
4 ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN HARGA TIKET TERHADAP KEPUASAN PENUMPANG JASA PENERBANGAN GARUDA INDONESIA/2002
5 PENGARUH MOTIVASI DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN SEKRETARIAT PEMERINTAH KOTA SEMARANG/2001
6 kosong
7 PENGARUH MASA KERJA DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL WILAYAH KERJA KANTOR PEMBATU BUPATI JUMAPOLO KABUPATEN KARANG ANYAR
8 PERILAKU BERPINDAH MEREK (BRAND SWITCHING) PADA PASAR SEPEDA MOTOR
9 IMPLEMENTASI KIOS INFORMATIKA BERBASIS MULTIMEDIA PADA MUSEUM PUSAT TNI-AU DIRGANTARA MANDALA YOGYAKARTA
10 ANALISIS HUBUNGAN KEPUASAN TERHADAP PELAYANAN DENGAN LOYALITAS KONSUMEN JASA KURIR POS EKPRESS
11 UPAYA MENJADIKAN SMU NEGERI 9 SURABAYA SEBAGI SEKOLAH PILIHAN UTAMA (FAVORIT ) DI KOTAMADYA SURABAYA
12 PENGARUH PERUBAHAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN DI PT DELTA JAKARTA
13 OPTIMALISASI RETRIBUSI PENGUJIAN KENDARAAAN BERMOTOR DAN RETRIBUSI TRAYEK PADA SUB DINAS LALU LINTAS ANGKUTAN JALAN KBUPATEN KARANGANYAR
14 ANALISIS VARIABEL-VARIABEL YANG MEMPENGARUHI STRUKTUR PENDANAAN DAN PENGARUHNYA BERSAMA BEBAN BUNGA RETURN ON ASSET TERHADAP RENTABILITAS MODAL SENDIRI
15 ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PENERBANGAN GARUDA INDONESIA MENURUT KEPUASAN PENUMPANG
16 PENGARUH MUTASI DAN PROMOSI TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI KERJA KARYAWAN DI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN DATI II GUNUNGKIDUL
17 PENGARUH MOTIVASI DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA GURU PADA SLTPN 18 PEKAN BARU
18 ANALISIS PERAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI PT PUPUK SRIWIJAYA
19 DIVERSIFIKASI USAHA PENGELOLAHAN BUNKER DI PELABUHAN BELAWAN
20 PENGARUH KEADILAN DISTRIBUTIF, KEADILAN PROSEDURAL DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR
21 PENGARUH PERILAKU KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA BAWAHAN DENGAN LOCUS OF CONTROL SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI
22 ANALISIS STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN KERTAS PT KERTAS LECES (PERSERO) PROBOLINGGO
23 ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMADIYAH YOGTAKARTA
24 PENGARUH PENERAPAN PROGRAM KESEHATAN KESELAMATAN KEAMANAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELALUI MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL MODERATING STUDI KASUS PT. MEGA ANDALAN KALASAN YOGYAKARTA
25 ANALISIS PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN PERBANDINGAN ANTARA JASA YANG DIHARAPKAN DAN JASA YANG DIRASAKAN
26 PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KINERJA BADAN PENGAWAS DAERAH KABUPATEN KLATEN
27 THE RELATIONSHIP BETWEEN EMPLOYEES TRUST TO SUPERVISORS WITH EMPOWERMWNT OF ACCOUNT MANAGERSAT TELKOM DIVRE V
28 APLIKASI QUALITY CONTROL DALAM TINGKAT EFISIENSI PERUSAHAAN KAYU LAPIS DI PT. KODECO BATULICIN PLYWOOD, KALIMANTAN SELATAN
29 PENGARUH KOMPETENSI BIDANG MANUFAKTUR DAN STRATEGI BISNIS TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI INDONESIA, 03
30 DAMPAK PROSES INOVASI REENGINEERING TERHADAP KEUNGGULAN BERSAING SUSTAINABE SEBUAH STUDI TERAPAN DALAM ORGANISASI PENDIDIKAN PROGRAM PASCASARJANA MAGISTER MANAJEMEN UNIVERSITAS DIPONEGORO, 03
31 TUGAS INDIVIDU : MANAJEMEN USAHA KECIL MENENGAH (PERUSAHAAN KELUARGA : PERAN KELUARGA DALAM KEPUTUSAN SUKSESI DAN KINERJA), 05
32 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DICIDEND PAYOUT RATIO PADA INDUSTRI MANUFAKTUR DAN JASA DI BURSA EFEK JAKARTA, 99

1 PERAN DANA KUKESRA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN USAHA ANGGOTA KELOMPOK UPPKS DI DESA TAWANGSARI KECAMATAN TERAS KABUPATEN BOYOLALI
2 ANALISIS TIPE STRATEGI INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH DI KAWASAN SARBAGITA, BALI
3 ANALISIS HUBUNGAN ANTARA PERENCANAAN SUMBAR DAYA MANUSIA (SDM), KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANSASI DENGAN REVITALISASI SDM PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KOTA PEKALONGAN, 01
4 KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI PREDIKTOR DARI SIKAP TERHADAP PERUBAHAN ORGANISASI PENELITIAN PADA PT.BANK X,06
5 PENGARUH ROLE STRESSOR DAN PERSEPSI MENGENAI DUKUNGAN ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ASISTEN DOSEN DI FEUI,06
6 STRATEGI PEMBENTUKAN PORTOFOLIO OPTIMUM DENGAN MARKOWITZ DAN DENGAN MENGGUNAKAN NILAI EVA/MVA SEBAGAI KRITERIA PEMILIHAN SAHAM,06
7 TELKOMSEL: TANTANGAN INOVASI BAGI PEMIMPIN PASAR,06
8 ANALISIS KEPUASAN KERJA KARYAWAN PENGEMUDI PERUSAHAAN JASA PENYEWAAN MOBIL INDORENT,06
9 KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI PREDIKTOR DARI SIKAP TERHADAP PERUBAHAN ORGANISASI PENELITIAN PADA PT BANK X, 06
10 PENGARUH ROLE STRESSOR DAN PERSEPSI MENGENAI DUKUNGAN ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ASISTEN DOSEN DI FEUI, 06
11 ANALISIS KEPUASAN KERJA KARYAWAN PENGEMUDI PERUSAHAAN JASA PENYEWAAN MOBIL INDORENT, 06
12 ANALISIS KUALITAS PELATIHAN PERBANKAN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN LIMA TAHUN YANG AKAN DATANG (STUDI KASUS PT (PERSERO) BANK BUMI DAYA),95
13 PERBAIKAN PROSES SUPPLY CHAIN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DAYA SAING PERUSAHAAN STUDI KASUS PADA PT. PGA, 06

1 HUBUNGAN KEMAMPUAN PIMPINAN DAN PEMBINAAN DENGAN SEMANGAT KERJA PEGAWAI
2 ANALISIS KEPUASAN PESERTA DIKLAT TERHADAP PELAYANAN DIKLAT DI LPMP SEMARANG
3 PENGARUH MOTIVASI BERPRESTASI DAN SIKAP TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIKLATPIM TINGKAT III DI BADAN DIKLAT PROPINSI DIY
4 PENGARUH PERSEPSI KELOMPOK SWADAYA MASYARAKAT (KSM) DAN KINERJA BADAN KESWADAYAAN MASYARAKAT (BKM) TERHADAP KEBERHASILAN PROGRAM PROYEK PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI PERKOTAAN (P2KP) DI KABUPATEN SLEMAN
5 PERHITUNGAN BIAYA PRODUK DENGAN ACTIVITY-BASED COSTING UNTUK MENENTUKAN BAURAN PENJUALAN YANG OPTIMAL DI PERUSAHAAN X
6 “ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMADIYAH
SURAKARTA”
7 STRATEGI PEMASARAN DITINJAU DARI VOLUME EKSPOR PADA CV. PANDANUS YOGYAKARTA
8 STATEGI PEMASARAN DI TINJAU DARI VOLUME EKSPOR PADA CV. PANDANUS YOGYAKARTA
9 KEPUASAN PESERTA DIKLAT TERHADAP PELAYANAN DIKLAT DI LPMP YOGYAKARTA
10 PELELANGAN PENGADAAN BARANG DAN JASA YANG DILAKUKAN OLEH BADAN USAHA MILIK NEGARA
11 PENGARUH KEMAMPUANG KERJA, MOTIVASI KERJA, DAN KOMUNIKASI KANTOR TERHADAP EFISIENSI KERJA PEGAWAI PEMDA KABUPATEN SLEMAN YOGYAKARTA
12 ANALISIS IMPLEMENTASI MULTI PERAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA PADA BADAN DIKLAT PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
13 PENGARUH MOTIVASI DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN SEKRETARIAT PEMERINTAH KOTA SEMARANG, 01
14 ANALISIS PENGARUH PERILAKU PIMPINAN, MOTIVASI DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA ( Studi Kasus pada PT. Djarum, Kudus ), 07
15 PENGARUH MASA KERJA DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN BAGI PNS DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN KARANGANYAR JAWA TENGAH, 98
16 PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN PDA CABANG DPU BINA MARGA PROPINSI DATI I JATENG PATI UTARA, 00
17 STRATEGI MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR NEGERI RONDO KUNING II KECAMANTAN KRAKSAAN KABUPATEN PROBOLINGGO, 00
18 ANALISIS UPAYA PEMASARAN SEKOLAH TINGGI ILMU SYARI’AH YOGYAKARTA DALAM RANGKA PENINGKATAN JUMLAH MAHASISWA BARU TAHUN 2001, 01
19 STRATEGI PENINGKATAN KINERJA BADAN PENGAWAS DAERAH PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA MELALUI KUALITAS HASIL AUDIT KINERJA, 03
20 PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN PADA CABANG DPU BINA MARGA PROP. DATI JATENG PATI UTARA,00
21 PENGARUH KEPEMIMPINAN, KOMUNIKASI REWARD, DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI UNIT PELAYANAN PENDAPATAN DAERAH KOTA MAGELANG, 04
22 ANALISIS PENGARUH PERILAKU PIMPINAN, MOTIVASI DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA ( Studi Kasus pada PT. Djarum, Kudus ), 07
23 STRATEGI PENINGKATAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN BERBASIS PERSEPSI PASIEN RAWAT INAP DI RSU DOKTER SOEDARSO PONTIANAK, 04
24 HUBUNGAN PARTISIPASI ANGGARAN DENGAN INFORMASI JOB RELEVAN, SERTA PENGARUHNYA TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KINERJA MANAJERIAL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH (PEMDA) (Studi Empiris Pada Pemda Kota Dan Kabupaten Di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta), 04
25 PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN PALALAWAN
26 PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KEPUASAN PELAKSANAAN PENILAIAN KINERJA PEGAWAI BAPPEDA KABUPATEN SLEMAN DITINJAU DARI KEPERCAYAAN KEPADA PIMPINAN SEBAGAI MODERATOR, 05
27 PENGARUH PERUBAHAN FORMAT ORGANISASI DAN KOMITMEN PEGAWAI TERHADAP KINERJA PADA KANTOR SEKRETARIAT DAERAH PEMERINTAHAN KABUPATEN SIAK, 04
28 ANALISIS PENGARUH STRUKTUR MODAL TERHADAP LIKUIDITAS, RENTABILITAS MODAL SENDIRI, DAN EARNING PER SHARE PADA KONDISI NORMAL DAN KONDISI KRISIS (Studi Kasus Industri Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar (Listed) Di BEJ), 00
29 PENTINGNYA PENILAIAN KINERJA, KEYAKINAN IRASIONAL DAN KEENGGANAN BERKOMUNIKASI TERHADAP KETIDAKNYAMANAN PENILAIAN KINERJA, 04

1 PENGARUH VARIABEL KEUANGAN DAN NON KEUANGAN TERHADAP UNDERPRICING PADA PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN INITIAL PUBLIC OFFERING (IPO) DI BURSA EFEK INDONESIA, 09 (PDF)
2 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINDAKAN PERATAAN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA, 09 (PDF)
3 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINDAKAN PERATAAN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA, 09 (PDF)

1 ANALISIS STRUKTUR MODAL TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN OBAT-OBATAN TERBUKA DI BURSA EFEK JAKARTA,06 (PDF)
2 ANALISIS PERANAN PERKEMBANGAN JUMLAH GIRO, TABUNGAN DAN DEPOSITO MASYARAKAT TERHADAP PERKEMBANGAN JUMLAH KREDIT DAN PERKEMBANGAN JUMLAH SERTIFIKAT BANK INDONESIA, 04 (Ms. Word)
3 ANALISIS PERANAN PERKEMBANGAN JUMLAH GIRO, TABUNGAN DAN DEPOSITO MASYARAKAT TERHADAP PERKEMBANGAN JUMLAH KREDIT DAN PERKEMBANGAN JUMLAH SERTIFIKAT BANK INDONESIA (STUDI KASUS PADA 10 BANK UMUM DEVISA NASIONAL), 04 (PDF)
4 PERBANDINGAN MARKET PERFORMANCE DAN KARAKTERISTIK KEUANGAN PERUSAHAAN SEKTOR ANEKA INDUSTRI DENGAN SEKTOR PROPERTI – REAL ESTAT, 06 (PDF)

MAP

1 PENGEMBANGAN KARIR PEGAWAI DI SEKRETARIAT PEMERINTAH DAERAH KAB. KONAWE/2005
2 EFEKTIVITAS PEKERJA SOSIAL KEC. KAB. GUNUNG KIDUL ERA UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 1999 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH/2002
3 KUALITAS PELAYANAN DINAS PENDAPATAN TINGKAT II SINTANG KEPADA MASYARAKAT SEBAGAI WAJIB PAJAK/WAJIB RETRIBUSI/1997
4 KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR PELAYANAN TERPADU (KPT) KOTA PEKAN BARU
5 PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP SEMANGAT KERJA PEGAWAI DI SEKRETARIAT DAERAH PROPINSI SULAWESI UTARA
6 STRATEGI PENINGKATAN KINERJA ORGANISASI
7 PENGEMBANGAN KARIER PEGAWAI DI SEKRETARIAT PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN KONAWE
8 ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN JOMBANG DALAM PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH
9 ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN SUB SEKTOR PERKEBUNAN DI KABUPATEN MUARO JAMBI
10 PENGARUH KEPEMIMPINAN, IKLIM ORGANISASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KEPULAUAN RIAU
11 KINERJA ORGANISASI DINAS SOSIAL KABUPATEN PIDIE
12 KINERJA KECAMATAN DALAM PELAYANAN (STUDI DI KECAMATAN MAGELANG UTARA KOTA MAGELANG)
13 MOBILITAS SIRKULER PEKERJA ANAK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETAHANAN EKONOMI KELUARGA
14 ANALISIS PENGADAAN BARANG /JASA BERDASARKAN KEPPRES NOMOR 18 TAHUN 2000 DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN SIAK
15 KINERJA PELAYANAN PUBLIK DI KOTA PALEMBANG (STUDI PELAYANAN KK DAN KTP SIMDUK ON LINE)
16 PELAKSANAAN UJI COBA STANDAR PELAYANAN MINIMAL UNTUK KESEHATAN DASAR PUSKESMAS DI KABUPATEN SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA, 04
17 PENANGANAN MASALAH KAKI LIMA ( STUDI KASUS IMPLEMENTASI KETERTIBAN UMUM WILAYAH DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA, DI KECAMATAN TANAH ABANG), 03
18 EFEKTIVITAS PENGAWASAN BADAN PENGAWAS DAERAH KABUPATEN FAKFAK, 04
19 PENGARUH DIMENSI-DIMENSI KUALITAS TERHADAP KINERJA ORGANISASIONAL, 00
20 ANALISIS KEBIJAKAN PENINGKATAN KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH DALAM PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH (STUDI KASUS PADA KABUPATEN PADANG PARIAMAN), 01
21 PENYUSUNAN ANGGARAN DAN PENDAPATAN BELANJA DAERAH (STUDI KASUS PEMERINTAH KABUPATEN KOLAKA DALAM PENERAPAN PRINSIP PARTISIPASI, TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS), 06
22 ANALISIS KEBUTUHAN PEGAWAI DAN PENGARUHNYA TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI DI SEKRETARIAT DAERAH KOTA KENDARI, 06

1. ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN SUB SEKTOR PERKEBUNAN DI KABUPATEN MUARO JAMBI (STUDI KASUS PADA PIR – BUN KES KARET DILOKASI KECAMATAN JAMBI DILUAR KOTA KABUPATEN MUARO JAMBI) (,04)
2. REFORMASI BIROKRASI LOKAL (STUDI KASUS DI SEKRETARIAT DAERAH TIMUR TENGAH SELATAN (,01)
3. IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROMOSI JABATAN STRUKTURAL DIKANTOR BAPEDA KABUPATEN BENGKALIS (,02)
4. PENERAPAN PRINSIP KEWIRAUSAHAAN DALAM KEBIJAKAN KEUANGAN DAERAH DIKABUPATEN TIMUR TENGAH SELATAN (,04)
5. PERANAN ORANG KUAT DALAM POLITIK LOKAL DI EKS SWARAJA MOLLO KABUPATEN TIMUR TENGAH SELATAN (,04)
6. PENANGANAN MASALAH KAKI LIMA (STUDI KASUS IMPLEMENTASI KETERTIBAN UMUM WILAYAH DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DI KECAMATAN TANAH ABANG) (,03)
7. REKONSTRUKSISASI ORGANISASI PEMERINTAH DAERAH (STUDI KASUS PADA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KULON PROGO PROVING DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA) (,03)
8. ANALISIS KEBIJAKAN PENANGGULANGAN PELANGGARAN DIBIDANG PELANGGARAN DIBIDANG HUKUM MEREK (ANALISIS EFEKTIFITAS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN UNDANG-UNDANG NO 15 TAHUN 01 TENTANG MERK) (,04)
9. ANALISIS KEBIJAKAN PENINGKATAN KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH DALAM PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH (,02)
10. KOSONG
11. PENGATURAN POLITIK LOKAL DI INDONESIA (4) DESA DAN BERBAGAI NAMA LAINNYA DALAM PERKEMBANGAN POLITIK INDONESIA (,04)
12. EFEKTIFITAS PENGAWASAN BADAN PENGAWAS DAERAH KABUPATEN FAK FA (,04)
13. E-GOVERNMENT (KAJIAN TENTANG EFEKTIFITAS INTERNET DAN SMS DALAM MEWUJUDKAN DEMOKRATIS E-GOVERMENACE DI YOGYAKARTA) (,04)
14. ANALISIS EFEKTIFITAS ORGANISASI PASCA PENGGABUNGAN KANWIL DENGAN DINAS (STUDI PADA DINAS SOSIAL PROPINSI NAGGROS ACEH DARUSALAM) (,05)
15. PELAKSANAAN UJI COBA STANDAR PELAYANAN MINIMAL UNTUK KESEHATAN DASAR PUSKESMAS DIKABUPATEN SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (,05)
16. IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KREDIT USAHA TANI (KUT) DIKABUPATEN INDRA GIRI (,03)
17. ADAPTIBILITAS BUDAYA ORGANISASI TERHADAP PRODUKTIFITAS KERJA APARATUR PADA SEKRETARIAT DAERAH KOTA TANJUNG BALAI (,03)
18. EFEKTIFITAS PENGELOLAAN KEBERSIHAN DI PROPINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA (,03)
19. IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REHABILITASI HUTAN DAN LAHAN PADA WILAYAH DAS JANABERANG (STUDI KELEMBAGAAN GERAKAN NASIONAL REHABILITASI HUTAN DAN LAHAN DIKABUPATEN GOWA) (,05)
20. PENGARUH LATIHAN TERHADAP PROFESIONALISME APARATUR PEMERINTAH DAERAH DIKABUPATEN KEPULAUAN RIAU (,05)
21. PENGARUH LATIHAN TERHADAP PROFESIONALISME APARATUR PEMERINTAH DAERAH DIKABUPATEN KEPULAUAN RIAU (,05)
22. STRATEGI PENINGKATAN KINERJA ORGANISASI (STUDI KASUS PADA SEKRETARIAT DAERAH KOTA PALANGKARAYA) (,02)
23. POLITIK ETNISITAS DALAM PEMEKARAN WILAYAH KABUPATEN MINAHASA PROPINSI SULAWESI UTARA (,05)
24. PROSES PEMEKARAN KECAMATAN SIANTAR (,04)
25. GAYA KEPEMIMPINAN BUPATI KONAWE PERIODE 2003-2008 DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAERAH 9STUDI PADA KANTOR SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KONAWE (,05)
26. EFEKTIFITAS ORGANISASI DINAS PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN KONAWE (,03)
27. PENGARUH KEBIJAKAN MONETER TERHADAP HUBUNGAN ANTARA BETAME DENGAN RETUN SAHAM (,04)
28. ANALISIS KESTABILAN FAKTOR PENENTU HARGA SAHAM BLUE CIP DI INDONESIA (,02)
29. PENERAPAN SOAL GOVERNANCE DITINGKAT DAERAH (STUDI KASUS DIKABUPATEN BENGKULU SELATAN PROP BENGKULU)(,02)
30. RETRUKTURISASI BIROKRASI DAN PENGEMBANGAN GOOD GOVERNANCE (ASPEK KOMPETISI ADMINISTRASI, TRANPARASI BIROKRASI PEMERINTAH KABUPATEN TABALONG) (,02)
31. ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN JOMBANG DALAM PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH (,01)
32. STRATEGI PENINGKATAN KINERJA KEJAKSAAN DALAM PENYELESAIAN PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI (,02)
33. STUDI KINERJA ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH PROPINSI MALUKU UTARA (,04)
34. DEMOKRASI DALAM ORGANISASI MAPULUS DIMINAHASA (STUDI KASUS DIDESA TUMALUTUNG KECAMATAN DAERAH KAB MINAHASA SELATAN (,04)
35. KEBIJAKAN PERBURUHAN PHILIPINA DALAM MELINDUNGI BURUH MIGRAN (,05)
36. PROSES KEBIJAKAN PENATAAN KELEMBAGAAN PEMERINTAH PROPINSI SULAWESI SELATAN (STUDI TENTANG PEMBUATAN KEBIJAKAN PENATAAN KELEMBAGAAN PEMERINTAH PROPINSI SULAWESI SELATAN PADA AWAL PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH (,05)
37. IMPLEMENTASI KEBIJAKAN RESSTTLEMENT TERHADAP WARGA TIMUR-TIMUR DIKABUPATEN BELU PROPINSI NTT (,04)
38. PENGARUH ANALISIS JABATAN TERHADAP KINERJA APARATUR PADA BADAN PENGAWASAN DAERAH KAB KULON PROGO (,05)
39. PERILAKU VOLING MASYARAKAT ATONI METO (ANALISIS TERHADAP PERILAKU VOLING MASYARAKAT ATONI METO DI KECAMATAN MOLLO SELATAN, MOLLO UTARA DAN FALIUMNASI KABUPATEN TIMUR TENGAH SELATAN PROP NTT PADA PEMILU 1997, 1999, DAN 2004 (,05)
40. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DIKAB REMBANG (,04)
41. PERUMUSAN KEBIJAKAN PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA MAGELANG DALAM MELAKSANAKAN OTONOMI DAERAH (,02)
42. KETIMPANG PELAKSANAAN KEBIJAKAN HUTAN LINDUNG NONA DIKOTA AMBON PASKA KONFLIK SOSIAL (,04)
43. ASEAN SECURITY COMMUNITY MOTIF DAN PROSPEK (,04)
44. PARSIPASI POLITIK PEREMPUAN STUDI TENTANG FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI POLITIK ANGGOTA LEGISLATIF PEREMPUAN DINUSA TENGGARA TIMUR (,02)
45. PERAN ORGANISASI DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DURI (STUDI KASUS PT CALTES PASIFIF INDONESIA) (,05)
46. ANALISIS PENGADAAN BARANG/JASA BERDASARKAN KEPRES NOMER 18 TAHUN 2000 DILINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN SIAK (,05)
47. EFEKTIFITAS PEKERJA SOSIAL KECAMATAN KABUPATEN GUNUNG KIDUL ERA UNDANG-UNDANG NOMER TAHUN 1999 TENTANG PEMERINTAH DAERAH (,02)
48. STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA DIKABUPATEN SOLOK PROPINSI SUMATERA BARAT (STUDI KASUS PADA DINAS PARIWISATA KABUPATEN SOLOK DALAM PENGEMBANGAN OBYEK WISATA DANAU DIATAS DANAU DIBAWAH DAN DANAU TALANG TASWALANG) (,02)
49. PENGARUH PERISTIWA 1965 ‘TERHADAP PERUBAHAN IDENTITAS KORBAN’ (STUDI KASUS DESA RANDUSARI, KECAMATAN TERAS BOYOLALI) (, 04)
50. MANAJEMEN PELUCUTAN SENJATA YANG MELIBATKAN MASYARAKAT- MASYARAKAT BELAJAR DARI PENGALAMAN REKUNSTRUKSI DAN REHABILITASI MALUKU PASCA KONFLIK (,05)
51. KINERJA ORGANISASI DINAS KEPENDUDUKAN CATATAN SIPIL DAN KELUARGA BERENCANA KOTA BATAM DALAM PELAKSANAAN KEBIJAKAN PENGENDALIAN PENDUDUK KOTA DIKOTA BATAM (,05)
52. RELOKASI PEDAGANG KAKI LIMA DIKAWASAN PASAR HILIR KEPASAR RETAIL JAKBARING PALEMBANG (,05)
53. REFORMASI DIINDONESIA STUDI ATAS PEMIKIRAN POLITIK PARTAI RAKYAT DEMOKRATIK (PGRI) 1998-2000 (,01)
54. IMPLEMENTASI PP NO 8 TAHUN 2003 DALAM RANGKA MENDUKUNG PELAKSANAAN UU NO 45 TH 1999 DI PROPINSI IRIAN JAYA BARAT 9,05)
55. UPAYA PENINGKATAN KINERJA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KAB LAHAT (, )
56. EVALUASI KINERJA PROGRAM PENGEMBANGAN KAWASAN TERPADU DIPULAU BINTAN KABUPATEN KEPULAUAN RIAU (,03)
57. EFEKTIFITAS PELAKSANAAN FUNGSI BAPPEDA TINGKAT II DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (STUDI KASUS PADA BAPPEDA TINGAT II SINTAN) (,96)
58. HUBUNGAN PUSAT DAERAH DALAM IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGUKUHAN HUTAN PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI JENEBERANG PROPINSI SULAWESI SELATAN (,05)
59. REVIEW KEBIJAKAN PENGUKUHAN DAN PENGELOLAAN TAMAN NASIONAL KERINCI SEBLAT (STUDI TAMAN NASIONAL KERINCI SEBLAT KABUPATEN KERINCI PROPINSI JAMBI) (,06)
60. ROMO MANGUN WIJAYA DAN PERLAWANAN NIR KEKERASAN STUDI ATAS PERJUANGAN SEORANG ROHANIAWAN MEMBELA KAUM MARGINAL (,03)
61. OTONOMI DESA DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN PERAN MASYARAKAT DAN BIROKRASI DESA DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DIDESA SUNGAI BAKAU KECAMATAN KURAU KAB TANAH LAUT PROPINSI KALIMANTAN SELATAN (,05)
62. ANALISIS FRAMING TERHADAP PEMBERITAAN KOMPAS DAN REPUBLIK SELAMA ENAM BULAN DARURAT MILITER DI NAD (19 MEI – 19 NOVEMBER 03) (,05)
63. KONFLIK BATAS MARITIM DAN PULAU-PULAU ANTARA REPUBLIK INDONESIA DAN MALAYSIA DILAUT SULAWESI SEBAGAI DAMPAK SITERTIFKANNYA PETA LAUT 1979 OLEH PEMERINTAH MALAYSIA (,06)
64. EVALUASI KINERJA IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM PENGEMBANGAN WILAYAH TERPADU (PPWT) STUDI KASUS DIKABUPATEN GUNUNG KIDUL (,01)
65. ANALISIS KINERJA ORGANISASI BADAN PENGAWASAN PROPINSI MALUKU DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DAERAH MALUKU (,04)
66. KINERJA ORGANISASI DINAS SOSIAL KABUPATEN PIDLE (,06)
67. PEMILU PASKA ORBA KUDA TROYA REOLIGAR KISME (STUDI KASUS PILKADAL, KABUPATEN SLEMAN) (,05)
68. BISNIS MILITER DAN DINAMIKA KONFLIK DIKOTA AMBON 1999-2000 (,05)
69. KINERJA ORGANISASI DINAS SOSIAL KABUPATEN PIDLE (,06)
70. KINERJA KECAMATAN DALAM PELAYANAN (STUDI DIKECAMATAN MAGELANG UTARA KOTA MAGELANG) (,05)
71. KINERJA PELAYANAN PUBLIK DIKOTA PALEMBANG (STUDI PELAYANAN KK DAN KTP SINDUK SISTEM ONLINE) (,06)
72. ANALISIS ALTERNATIF KEBIJAKAN PERIKANAN KABUPATEN BENGKALIS UNTUK MENINGKATKAN PADA DALAM RANGKA PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH (,02)
73. REFORMASI BIROKRASI PERIZINAN USAHA (STUDI PADA KABUPATEN LAMPUNG TENGAH-LAMPUNG) (,05)
74. KEPUASAN PENGGUNA LAYANAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN (SIUP) PADA KANTOR PELAYANAN PERIZINAN DAN INVESTASI (KPPI) KABUPATEN PURBALINGGA (,05)
75. KUALITATIF PELAYANAN PUBLIK DIKANTOR PELAYANAN TRPADU (KPT) KOTA PAKAN BARU
76. EFEKTIFITAS ORGANISASI DINAS PMD, INFORMASI, KOMUNIKASI DAN PARIWISATA KABUPATEN KAPUAS PROPINSI KALIMANTAN TENGAH (,04)
77. KINERJA KECAMATAN DALAM PELAYANAN (STUDI DIKECAMATAN MAGELANG UTARA KOTA MAGELANG) (,05)
78. ANALISIS KEBUTUHAN PEGAWAI DAN PENGARUHNYA TERHADAP EFEKTIFITAS KERJA PEGAWAI DISEKRETARIAT DAERAH KOTA KENDARI (,06)
79. KINERJA ORGANISASI BADAN PEMBERDAYAAN DAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT PROPINSI RIAU (,06)
80. KINERJA ORGANISASI PELAYANAN PUBLIK PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTA MARTA KOTAMADYA YOGYAKARTA (,98)
81. PROGRAM PROMOSI PARIWISATA DALAM MENINGKATKAN PADA PENDAPATAN MASYARAKAT, PERLUASAN USAHA DAN KESEMPATAN KERJA DI PROPINSI BENGKULU
82. PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, IKLIM ORGANISASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA SEKRETARIAT DAERAH KAB KEPULAUAN RIAU (,04)
83. PENGARUH KEBIJAKAN 5 HARI KERJA TERHADAP EFEKTIFITAS ORGANISASI DILINGKUNGAN SEKRETARIAT DAERAH PROPINSI RIAU (,06)
84. PENCEGAHAN KONFLIK KEKERASAN DALAM HUBUNGAN MUSLIM-KRISTEN DIKOTA PALU (,06)
85. THANK’S POLICES AND KONFLIET ESCALATION IN THE TREE SOUTHERMOST PROVINCES OF THAILAND PATTANI, YALA AND NARATHIWAT (, )
86. DAMPAK MAKNA GANDA YANG DIHASILKAN DARI PEMOTONGAN SEBAGIAN OBYEK FOTO IKLAN TERHADAP EVALUASI PRODUK (,97)
87. KOSONG
88. KINERJA APARAT DI PENGADILAN AGAMA ARGA MAKMUR KAB BENGKULU UTARA (,06)
89. KEBIJAKAN PEMBERDAYAAN PEMERINTAH KAMPUNG KABUPATEN JAYAPURA DI DISTIK SENTANI TIMUR TAHUN 2004 (,06)

1 AKSES PUBLIK UMKM TERHADAP FASILITAS KREDIT DARI PERBANKAN (STUDI KASUS BRI UNIT)
2 PENGARUH DAN BAGAIMANA PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP SEMANGAT KERJA PEGAWAI DI SEKRETARIAT DAERAH PROPINSI SULAWESI UTARA
3 PENGARUH DIMENSI-DIMENSI KUALITAS TERHADAP KINERJA ORGANISASIONAL
4 PERAN DEWAN SEKOLAH SMP NEGERI 1 PIYUNGAN DI KABUPATEN BANTUL
5 POTENSI KONFLIK PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM PAPUA (Studi tentang Pengoperasian PT. BP LNG TANGGUH di Daerah Kepala Burung Propinsi Papua)
6 PROFESIONALISME APARATUR PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA (Suatu Tinjauan Analisis mengenai Profesionalisme Aparatur Pemerintah Kabubaten Kutai Kartanegara)
7 UPAYA PENINGKATAN PAJAK DAN RETRIBUSI DAERAH DALAM KONTEKS PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
8 IMPLEMENTASI RENCANA INDUK PENGEMBANGAN PARIWISATA DAERAH (RIPPDA) PROVINSI PAPUA
9 ANALISIS PERAN PEMDA KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA DALAM PENYELESAIAN KONFLIK ANTAR DESA NAIOLA DAN OETALUS DI PROPINSI NUSA TENGGARA TIMUR
10 EFEKTIVITAS PERJANJIAN MALINO II TERHADAP PERDAMAIAN DI MALUKU
11 EFEKTIVITAS PENGAWASAN BADAN PENGAWAS DAERAH KABUPATEN FAKFAK
12 IMPLEMTASI KEBIJAKAN PROMOSI JABATAN STRUKTURAL DI KANTOR BAPPEDA KABUPATEN JAYAWIJAYA, 01
13 KINERJA KECAMATAN DALAM PELAYANAAN (Studi di kecamatan Magelang Utara Kota Magelang), 05
14 KINERJA ORGANISASI DINAS SOSIAL KABUPATEN PIDIE, 06
15 EFEKTIVITAS ORGANISASI DINAS PERHUBUNGAN KAB.MERAUKE
16 ANALISIS KEBUTUHAN PEGAWAI DAN PENGARUHNYA TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI DI SEKRETARIAT DAERAH KOTA KENDARI, 06

1 PINJAMAN LUAR NEGERI SEBAGAI SALAH SATU SUMBER PENDANAAN BAGI PEMBANGUNAN DAERAH (KAJIAN TERHADAP BERBAGAI KETENTUAN PEMERINTAH DALAM MENINGKATKAN KAPASITAS KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH LEWAT DANA PINJAMAN),01
2 PENGARUH RUMAH SUSUN SEDERHANA TERHADAP PENINGKATAN KEHIDUPAN SOSIAL DAN EKONOMI PENGHUNINYA (sTUDI KASUS RUMAH SUSUN DI KELURAHAN PENJARINGAN KOTAMADYA JAKARTA UTARA PROPINSI DKI JAKARTA),01
3 ANALISIS DAYA SAING BUAH-BUAHAN INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL, 00
4 PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KERJA MELALUI MOTIVASI PEGAWAI SEBAGAI UPAYA UNTUK MENCIPTAKAN PELAYANAN YANG BERKUALITAS PADA KANTOR WALIKOTAMADYA JAKARTA BARAT, 00
5 PEMETAAN DAYA SAING PUSAT PENGUJIAN MUTU BARANG (PPMB) DEPPERINDAG RI. (STUDI PERBANDINGAN KEPUSTAKAAN TERHADAP SUCOFINDO), 00
6 PENGARUH MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KUALITAS PELAYANAN POLRI DI DITERTORAT RESERSE POLDA JAYA, 01
7 STRATEGI PEMBERDAYAAN SDM APARATUR MELALUI PENDEKATAN LEARNING ORGANIZATION (STUDI KASUS PADA BALAI LATIHAN KERJA INDUSTRI PASAR REBO JAKARTA), 02
8 STRATEGI PENINGKATAN KEUNGGULAN DAYA SAING MINYAK ATSIRI INDONESIA, 00
9 PENINGKATAN DAYA SAING KOMODITI KAYU LAPIS INDONESIA DI PASAR GLOBAL, 00
10 ANALISIS DAYA SAING KAKAO DAN KAKAO OLAHAN INDONESIA, 00
11 PENGARUH IKLIM ORGANISASI DAN KOMPENSASI TERHADAP KEPUASAN KERJA PERAWAT RSUD PASAR REBO, 03
12 STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING KACA LEMBARAN INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL, 03
13 UPAYA PENINGKATAN MUTU PELAYANAN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RS SUMBER WARAS MELALUI SURVEI TINGKAT KEPUASAN PASIEN/KELUARGANYA, 03
14 PENERAPAN ELEMEN-ELEMEN LEARNING ORGANIZATION PADA DIVISI SDM BANK BNI JAKARTA, 00
15 PENGARUH SUMBERDAYA MANUSIA, ALOKASI DANA, DAN INFRASTRUKTUR TERHADAP KINERJA UNIVERSITAS MERCU BUANA, 02
16 ANALISIS HUBUNGAN ANTARA KEBIJAKAN PEMERINTAH, PERILAKU PERUSAHAAN DAN KINERJA EKSPOR, 02
17 ANALISIS HUBUNGAN ANTARA IKLIM ORGANISASI DAN KOMPENSASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PT. PRO-INTERCONTENENTAL TERMINALS INDONESIA, 03
18 STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING INDUSTRI UBIN KERAMIK INDONESIA, 03
19 STATEGI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PADA PT TELKOM KANDATEL JAKARTA PUSAT, 03
20 PENGARUH KEBIJAKAN ALOKASI ANGGARAN DAN KUALITAS SUMBER DAYA APARATUR TERHADAP PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN BIDANG EKONOMI (STUDI TENTANG KEBIJAKAN KEUANGAN PUBLIK DAN KORELASINYA DENGAN KEGIATAN BISNIS DI KOTA DEPOK), 03
21 STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING INDUSTRI KARUNG PLASTIK NASIONAL DI PASAR GLOBAL, 03
22 STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING INDUSTRI PURIFIED TEREPHTHALIC ACID (PTA) INDONESIA, 03
23 ANALISIS KUALITAS SUMBERDAYA MANUSIA DALAM MENDUKUNG KINERJA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN ACEH SELATAN, 99
24 PENGARUH DANA BAGI HASIL SUMBER DAYA ALAM MINYAK BUMI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN DISPARITAS PENDAPATAN REGIONAL RIAU, 03
25 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA SUMBERDAYA MANUSIA PADA INSPEKTORAT WILAYAH PROPINSI DKI JAKARTA, 98
26 PENGARUH PENERAPAN SISTEM MANAJEM MUTU ISO 9002 TERHADAP KEUNGGULAN DAYA SAING (STUDI KASUS DI AMP PT. JAYA KONSTRUKSI MP),98
27 REVITALISASI SUMBERDAYA MANUSIA DI LINGKUNGAN BADAN MILIK DAERAH (BUMD) DKI JAKARTA DALAM MENGHADAPI ERA PERDAGANGAN BEBAS, 98
28 KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA APARATUR PELAKSANA PENGADAAN BARANG DAN JASA DALAM OPRASIONALISASI KEPRES NO: 16 TAHUN 1994 (KASUS DIREKTORAT JENDRAL CIPTA KARYA DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM),98
29 EVALUASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI SEKTOR PARIWISATA (STUDI KASUS PADA SUBSEKTOR PERHOTELAN), 98
30 PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN PENINGKATAN KUALITAS PRODUK (sTUDI KASUS PT.X), 97
31 UPAYA MENINGKATKAN DAYA SAING PD PEMBANGUNAN SARANA JAYA MELALUI PENYESUAIAN ORGANISASI, 97
32 PENGEMBANGAN PERGURUAN TINGGI ILMU KEPOLISIAN SEBAGI LEMBAGA PEMBENTUKAN SUMBER DAYA MANUSIA POLRI, 97
33 STRATEGI PEMASARAN TABUNGAN DALAM SEBAGAI SALAH SATU UPAYA DALAM MENINGKATKAN SUMBER DAYA (sTUDI KASUS PT. BANK RAHASTAMA),97
34 STUDI PERBANDINGAN ATAS DAYA SAING 6 (ENAM) PENERBITAN SURAT KABAR DI JAKARTA (ANALISA UMUM DAYA SAING ORGANISASI PENERBITAN), 97
35 KEBIJAKAN PUBLIK PENEDIAAN SUMBER DAYA DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI PROPINSI DKI JAKARTA, 04
36 HUBUNGAN ANTARA KOMPENTENSI SUMBER DAYA MANUSIA DAN PEMBINAAN NARAPIDANA DENGAN KINERJA LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS 1 SEMARANG, 04
37 PERAN PEMIMPIN DALAM PEMBENTUKAN BUDAYA PERUSAHAAN (HASIL STUDI PADA SUATU BANK UMUM SWASTA NASIONAL), 96
38 PENGARUH KOMPENSASI, KEPUASAN KERJA DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KINERJA PEGAWAI BIRO KEUANGAN SEKRETARIS JENDERAL DEPARTEMEN KEHAKIMAN DAN HAM REPUBLIK INDONESIA, 04
39 HUBUNGAN ANTARA PELATIHAN DAN PENGALAMAN KERJA DENGAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA PERANCANG PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN PADA DITJEN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN,03
40 OPTIMASI PENGELOLAAN SUMBER DAYA DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA BANK DKI JAKARTA,96
41 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA POLRI DALAM RANGKA EFEKTIVITAS PELAKSANAAN TUGAS POKOK POLRI,96
42 IMPLEMENTASI KEBIJAKSANAAN PUBLIK DALAM PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN PENGAMBILAN AIR BAWAH TANAH DALAM RANGKA PELESTARIAN SUMBER DAYA AIR DI WILAYAH BANDUNG,95
43 ANALISIS HUBUNGAN KEPUASAN PELANGGAN, NILAI PELAYANAN DAN KEPUASAN KERJA PEGAWAI DI PT. GARUDA INDONESIA,04
44 ANALISIS KEPUASAN KERJA PEGWAI BERDASARKAN TEORI DUA FAKTOR HERBERG DI SEKRETARIAT NEGARA,04
45 ANALISIS PELAKSANAAN PEMERIKSAAN PAJAK KRITERIA SELEKSI,04
46 ANALISIS KRITERIA BANTUAN KEUANGAN PEMERINTAH PUSAT KEPADA DAERAH OTONOM DI INDONESIA (STUDI KASUS DI DAERAH TK.I JAWA BARAN DAN LAMPUNG),95
47 PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA (TENAGA PENGAJAR/DOSEN) STMIK BUDI LUHUR,95
48 PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DI LINGKUNGAN SEKRETARIAT JENDERAL DPR-RI DALAM RANGKA UPAYA OPTIMALISASI DUKUNGAN TERHADAP PELAKSANAAN TUGAS DAN WEWENANG DEWAN (sTUDI IMPLEMENTASI),95
49 SUMBER DAYA MANUSIA PADA PONDOK PESANTREN DARUNNAJAH, DARUSSALAM GONTOR DAN NURUL HUDA,95
50 PENGEMBANGAN KEMAMPUAN SUMBER DAYA APARATUR DALAM MANAJEMEN PEMERINTAH DAERAH TINGKAT II (SUATU STUDI DI KOTAMADYA DAERAH TINGKAT II SUKABUMI),95
51 ANALISIS KINERJA EKSPOR DAN DAYA SAING INDUSTRI ELEKTRONIKA INDONESIA,05
52 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA DI LINGKUNGAN SEKETARIAT JENDERAL DEPARTEMEN DALAM NEGERI,07
53 STRATEGI PENINGKATAN KEUNGGULAN DAYA SAING AGROINDUSTRI PENGALENGAN IKAN INDONESIA,99
54 ANALISIS SENGKETA KEWENANGAN PENGELOLAAN KEPELABUHANAN DI KOTA CILEGON DALAM PERSPEKTIF GOOD GOVERNANCE: STUDI KASUS SENGKETA KEWENANGAN ANTARA PEMRERINTAHAN PUSAT CQ PT PELINDO II (PERSERO) DENGAN PEMERINTAH DAERAH KOTA CILEGON,06
55 PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KOMPENSASI, DAN PERENCANAAN KARIER TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI DI SEKRETARIAT NEGARA,01
56 HUBUNGAN KUALITAS SUMBERDAYA MANUSIA DAN SISTEM INFORMASI DENGAN PROSES PENYUSUNAN ANGGARAN BERBASIS KINERJA PADA DIREKTORAT JENDERAL PERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA,04
57 KAJIAN PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM UPAYA PENGEMBANGAN KARIR (STUDI KASUS PADA SEKRETARIS JENDERAL DEPARTEMEN KEHAKIMAN DAN HAK ASASI MANUSIA),04
58 PENGARUH KEPUASAN KERJA PEGAWAI TERHADAP KUALITAS PELAYANAN MUSEUM SENI RUPA DAN KERAMIK,04
59 ANALISIS TINGKAT PEMBELAJARAN DAN PERAN MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA (HRD) DI PT. BANK BUKOPIN,04
60 ANALISIS SUMBER PERUBAHAN OUTPUT SEKTORAL PEREKONOMIAN INDONESIA 1975-2003 (SUATU PENDEKATAN DEKOMPOSISI OUTPUT),06
61 ANALISIS KUALITAS PELAYANAN IJIN MASUK BEBAS VISA KUNJUNGAN SINGKAT PADA KANTOR IMIGRASI SOEKARNO-HATTA,03
62 DAYA SAING MANUFAKTUR INDONESIA DI UNI EROPA,99
63 STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING UDANG INDONESIA DI PASAR JEPANG,00
64 HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DAN KOMPENSASI DENGAN KOMITMEN ORGANISASI PEGAWAI DI KANTOR PELAYANAN PAJAK JAKARTA GROGOL PETAMBURAN,06
65 PERUBAHAN PERANAN PEMERINTAH DAN KEUNGGULAN DAYA SAING SEKTOR TELEKOMUNIKASI DI INDONESIA: STUDI KASUS PT.INDOSAT,06
66 STRATEGI PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) APARATUR MELALUI PENDEKATAN LEARNING ORGANIZATION PADA SEKRETARIS BADAN NARKOTIKA NASIONAL,05
67 KAJIAN KOMPETENSI PEJABAT STRUKTURAL DI LINGKUNGAN SEKRETARIAT JENDERAL DEPARTEMEN KEHAKIMAN DAN HAK ASASI MANUSIA,03
68 PENGARUH KRITERIA SELEKSI PENJALURAN DAN AUDIT KEPABEANAN TERHADAP KEPATUHAN PEMENUHAN KEWAJIBAN PABEAN (STUDI KASUS PADA KANTOR PELAYAAN BEA DAN CUKAI TANJUNG PRIOK I,II,DAN III),06
69 HUBUNGAN ANTARA BUDAYA ORGANISASI DAN KEPUTUSAN KERJA DENGAN KEMITMEN ORGANISASI APARAT PAJAK DI KANTOR PELAYAN PAJAK JAKARTA TAMANSARI DUA,06
70 PETA KOMPETENSI PEGAWAI DAN KEBUTUHAN PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SDM BERDASARKAN PERSEPSI PEGAWAI (STUDI PADA SEKRETARIS BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN),05
71 HUBUNGAN KOMUNIKASI, SUMBER DAYA, SIKAP, DAN STRUKTUR BIROKRASI DENGAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA MENURUT PERSEPSI CIVITAS AKADEMIKA UNIVERSITAS TRISAKTI,05
72 PENGARUH MODEL KEPEMIMPINAN DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR IMIGRASI JAKARTA SELATAN,06
73 ANALISIS TINGKAT PENERAPAN MODEL LEARNING ORGANIZATION PADA AKADEMI PIMPINAN PERUSAHAAN,05
74 ANALISIS HUBUNGAN ANTARA FAKTOR MOTIVASI DAN KEMAMPUAN KERJA DENGAN KINERJA PEGAWAI DI BAGIAN VERIFIKASI DAN AKUNTANSI BIRO KEUANGAN DAN PERLENGKAPAN DEPARTEMEN PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN,05
75 PENGARUH SISTEM ADMINISTRASI PERPAJAKAN MODERN TERHADAP KINERJA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK MENUJU ORGANISASI MODERN (STUDI KASUS PADA KANTOR WILAYAH DIREKTORAT JENDERAL PAJAK JAKARTA KHUSUS),06
76 GAMBARAN KUALITAS PELAYANAN DAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK WAJIB PAJAK BESAR DUA,06
77 PRINSIP KEADILAN DALAM PENGENAAN PAJAK PENGHASILAN BAGI WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI PENGUSAHA TERTENTU PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK JAKARTA KELAPA GADING (TINJAUAN TENTANG KEBIJAKAN PENGAWASAN PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK ORNG PRIBADI PENGUSAHA TERTENTU),06
78 UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIFITAS KERJA SUMBER DAYA MANUSIA DI BIRU KEPEGAWAIAN PROPINSI DKI JAKARTA,01
79 ZAKAT ATAS PENGHASILAN SEBAGAI PENGURANGAN PENGHASILAN KENA PAJAK,02
80 PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PELAYANAN PUBLIK (STUDI KASUS DI PT. POS INDONESIA PERSERO WILAYAH IV KANTOR POS JAKARTA PUSAT),01
81 FAKTOR-FOKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA JASA, STUDI KASUS PADA UNIT PELAYANAN INFORMASI WILAYAH PERTIMBANGAN DIREKTORAT JENDERAL GEOLOGI DAN SUMBER DAYA MINERAL,01
82 ANALISIS KEBUTUHAN INVESTASI DAN ALOKASI SUMBER PEMBIAYAAN KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUAN 2002-2005,02
83 KOMPETENSI SUMBER DAYA APARATUR PEMERINTAH DAERAH: PERSEPSI PEJABAT ESELON II PEMERINTAH DAERAH TENTANG KOMPETENSI KEPEMIMPINAN PEJABAT ESELON II PEMERINTAH DAERAH DAN KETERKAITANNYA DENGAN MATERI DIKLATPIM TINGKAT II,03
84 ANALISIS DAYA SAING PRODUK ALAS KAKI INDONESIA DI PASAR AMERIKA SERIKAT,00
85 STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING INDUSTRI ALAT DAN MESIN PERTANIAN INDONESIA,00
86 PERSEPSI PEGAWAI KONTRAK DAN PEGAWAI TETAP TERHADAP PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA (STUDI KASUS TENTANG KEBIJAKAN KONTRAK KERJA),01
87 ANALISIS STATEGI TEKNOLOGI UNTUK MENENTUKAN DAYA SAING SATELIT INDONESIA DI PASAR ASIA,01
88 PENGARUH PENGENAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI TERHADAP HARGA HASIL PERTANIAN DAN DAYA SAING DI PASARAN EKSPOR,02
89 STRATEGI PENINGKATAN KEUNGGULAN DAYA SAING INDUSTRI PENGOLAHAN ROTAN INDONESIA,00
90 HUBUNGAN KOMUNIKASI DAN KARAKTERISTIK INDIVIDU TERHADAP KEPUASAN KERJA (STUDI TERHADAP KARYAWAN BAGIAN MEKANIK PT HEXINDO ADIPERKASA Tbk.),01
91 STRATEGI PENGEMBANGAN KUALITAS SDM PADA PERUSAHAN DAERAH “X”,00
92 ANALISIS PENGARUH PELATIHAN DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN P.Y. SEPATU BATA TBK.(STUDI KASUS DI PARKIR SEPATU KULIT JAKARTA),00
93 ANALISIS KETERKAITAN ANTARA MOTIF INVESTASI, BUDAYA PERUSAHAAN DAN PROFIL KARYAWAN DENGAN PENURUNAN TEGANA KERJA ASING,02
94 PELAYANAN JASA TEKNOLOGI SEBAGAI SUMBER PERDANAAN RISET (STUDI KASUS PADA BADAN PENGKAJIAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI),02
95 PERSEPSI TERHADAP ORGANISASI YANG ADAPTIF DITINJAU DARI FAKTOR ORGANISASI,SUMBER DAYA MANUSIA, KEPEMIMPINAN (STUDI KASUS DI ORGANISASI PENDIDIKAN AKADEMI SEKRETARI/LEMBAGA PENDIDIKAN KEJURUAN TARAKANITA JAKARTA),99
96 PERUBAHAN STRUKTUR DAN SUMBER-SUMBER PERTUMBUHAN EKONOMI PROPINSI JAWA TENGAH TAHUN 1988-2000: ANALISIS INPUT-OUTPUT,03
97 PENGARUH IKLIM ORGANISASI DAN KOMPENSASI TERHADAP KEPUASAN KERJA PERAWAT RSUD PASAR REBO, 03
98 ANALISIS HUBUNGAN ANTARA IKLIM ORGANISASI DAN KOMPENSASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PT. PRO-INTERCONTINENTAL TERMINALS INDONESIA,03
99 PENGARUH KOMPENSASI, KEPUASAN KERJA DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KINERJA PEGAWAI BIRO KEUANGAN SEKRETARIS JENDERAL DEPARTEMEN KEHAKIMAN DAN HAM REPUBLIK INDONESIA,04
100 ANALISIS KEPUASAN KERJA PEGAWAI BERDASARKAN TEORI DUA FAKTOR HERZBERG DI SEKRETARIAT NEGARA, 04
101 ANALISIS HUBUNGAN KEPUASAN PELANGGAN, NILAI PELAYANAN DAN KEPUASAN KERJA PEGAWAI DI PT.GARUDA INDONESIA, 04
102 PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KOMPENSASI, DAN PERENCANAAN KARIER TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI DI SEKRETARIAT NEGARA, 01
103 PENGARUH KEPUASAN KERJA PEGAWAI TERHADAP KUALITAS PELAYANAN MUSEUM SENI RUPA DAN KERAMIK, 04
104 HUBUNGAN ANTARA BUDAYA ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA DENGAN KOMITMEN ORGANISASI APARAT PAJAK DI KANTOR PELAYANAN PAJAK JAKARTA TAMANSARI DUA, 06
105 ANALISIS HUBUNGAN ANTARA FAKTOR MOTIVASI DAN KEMAMPUAN KERJA DENGAN KINERJA PEGAWAI DI BAGIAN VERIFIKASI DAN AKUNTANSI BIRO KEUANGAN DAN PERLENGKAPAN DEPARTEMEN PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANAGAN, 05
106 PENGARUH SISTEM ADMINISTRASI PERPAJAKAN MODERN TERHADAP KINERJA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK MENUJU ORGANISASI MODERN (STUDI KASUS PADA KANTOR WILAYAH DIREKTORAT JENDRERAL PAJAK JAKARTA KHUSUS), 06
107 GAMBARAN KUALITAS PELAYANAN DAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK WAJIB PAJAK BESAR DUA, 06
108 PRINSIP KEADILAN DALAM PENGENANAAN PAJAK PENGHASILAN BAGI WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI PENGUSAHA TERTENTU PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK JAKARTA KELAPA GADING (TINJAUAN TENTANG KEBIJAKAN PENGAWASAN PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI PENGUSAHA TERTENTU), 06
109 ZAKAT ATAS PENGHASILAN SEBAGAI PENGURANG PENGHASILAN KENA PAJAK,02
110 ANALISIS TINGKAT PENERAPAN MODEL LEARNING ORGANIZATION PADA AKADEMI PIMPINAN PERUSAHAAN , 05
111 ANALISIS PENGARUH PELATIHAN DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN P.T. SEPATU BATA TBK. (STUDI KASUS DI PABRIK SEPATU KULIT JAKARTA) , 00
112 KEMAMPUAN KOPERASI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA (STUDI KASUS KOPERASI DI DAERAH KOTAMADYA DAN KABUPATEN MALANG), 91
113 ANALISIS PEMETAAN HUBUNGAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN CALL CENTER 24 JAM BANK “X” TERHADAP KOMPENSASI DAN IKLIM ORGANISASI, 04
114 KEBIJAKAN PEMUNGUTAN PPN ATAS PRODUK REKAMAN SUARA, 04
115 ANALISIS PEMETAAN HUBUNGAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN CALL CENTER 24 JAM BANK “X” TERHADAP KOMPENSASI DAN IKLIM ORGANISASI, 04
116 BUDAYA ORGANISASI PERUSAHAAN KELUARGA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI PT. AIR MANCUR WONOGIRI JAWA TENGAH, 95
117 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA PEMERIKSA WILAYAH VI INSPEKTORAT JENDERAL DEPARTEMEN DALAM NEGERI (UNTUK PEMERIKSAAN REGULER BIDANG SOSIAL POLITIK),96
118 STRATEGI PENGEMBANGAN DAYA SAING ALAM/LNG INDONESIA DALAM PASAR INTERNASIONAL, 04
119 KEBIJAKAN PEMAJAKAN ATAS PENGHASILAN DARI BENTUK USAHA TETAP PENGUSAHAAN SUMBER DAYA PANAS BUMI PADA KONTRAKTOR KONTRAK OPERASI BERSAMA: SUATU TINJAUAN ASPEK KEADILAN DAN PENINGKATAN PENRIMAAN NEGARA, 98
120 MANAJEMEN STRATEGIS DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA: HUBUNGAN ORIENTASI STRAEGIK PERUSAHAAN DENGAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA (STUDI KASUS HADJI KALLA GROUP),96
121 PERANAN GURU MATA PELAJARAN SEKOLAH MENENGAH UMUM DALAM PENERAPAN LINK & MATCH (KAJIAN STRATEGIS PENDIDIKAN SEKOLAH SEBAGAI UPAYA PEMBANGUNAN SUMBER DAYA MANUSIA INDONESIA YANG BERKUALITAS), 97
122 ANALISIS KEBUTUHAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEIMAIGRASIAN TERHADAP EFEKTIVITAS PENGAWASAN ORANG ASING DI INDONESIA (KASUS DI WILAYAH HUKUM KANTOR IMIGRASI BANDUNG), 98
123 STRATEGI PENINGKATAN KEUNGGULAN DAYA SAING SEKTOR PARIWISATA INDONESIA (PENDEKATAN MODEL “DIAMOND” MICHAEL E. POTTER),97
124 KAJIAN ATAS STRATEGI PEMBIAYAAN DALAM INVESTASI DAN PENGEMBANGAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN DAYA SAING PERUSAHAAN PERTAMBANGAN BATUBARA INDONESIA, 97

1 POTENSI MALADMINISTRASI DALAM PROSES LELANG PENGADAAN BARANG/JASA DI UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA TAHUN 2008, 09 (PDF)

PENGARUH VARIABEL-VARIABEL PENDIDIKAN TERHADAP PDRB PERKAPITA PROP. KALBAR – 04
2. KINERJA PEMERINTAH DAERAH DALAM MENINGKATKAN PAJAK DAERAH DI KAB. REMBANG – 02
3. PERHITUNGAN POTENSI PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN SEKTOR PEDESAAN DAN PERKOTAAN DI KAB. KOLAKA – 04
4. DAMPAK BANTUAN PEMBANGUNAN DESA TERHADAP SWADAYA MASYARAKAT DI KEC. MERAUKE – 04
5. ANALISIS POTENSI PENERIMAAN RETRIBUSI KEBERSIHAN DAN yup
SUMBANGANNYA TERHADAP PAD KOTA SORONG – 04
6. PERGESERAN STRUKTUR EKONOMI DAN NOENTIFIKASI SEKTOR- SUBSEKTOR EKONOMI UNGGULAN KOTA PALEMBANG – 03
7. FAKTOR-FAKOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PEKERJA PADA SEKTOR NON FARM DI PEDESAAN JAWA EKSLONSI DATA SAKERTI 2000 – 04
8. PENGUKURAN NILAI TANAH DENGAN MELIHAT DATA TRANSAKSI JUAL BELI [STUDI KASUS DI KOTA ADMINISTRATIF KLATEN] – 97
9. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN RUMAH SEDERHANA [STUDI KASUS KOTA MATARAM NTB] – 05
10. POTENSI EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (PKB) DIKOTA MATARAM NTB – 05
11. POTENSI DAN PROSPEK PAJAK HOTEL DAN RESTORAN DI KAB. TANA TORAJA TH 1991-2000 – 01
12. REKONSTRUKSI ANGGARAN BELANJA PEMBANGUNAN KAB. PONTIANAK DALAM SUATU MODEL AKUNTANSI BIAYA SEKTOR PUBLIK – 02
13. POTENSI PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN SEKTOR PEDESAAN DAN PERKOTAAN DI KAB. INDRAMAYU – 02
14. PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH (STUDI KASUS DI KAB. PURWAREJA) – 02
15. STANDAR ANALISIS BELANJA PENGELUARAN PEMERINTAH KAB. KERINCI (STUDI KASUS PADA KANTOR KEBERSIHAN PEMADAM KEBAKARAN DAN PERTAMANAN PEMAKAMAN) – 02
16. KINERJA INSTANSI PEMERINTAH KOTA JAMBI [STUDI KASUS DINAS PASAR] – 02
17. ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAERAH KABUPATEN KOTABARU PROP. KALSEL – 02
18. PENGARUH PENYERTAAN MODAL PEMERINTAH DAERAH TERHADAP KINERJA PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH PROP. SUMSEL – 01
19. KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH DALAM MELAKUKAN PINJAMAN MENURUT UNDANG-UNDANG NO. 25 TH 1999 DI PROP. JAMBI – 01
20. ANALISIS KINERJA PUSKESMAS RENGAS DENGKLOK KAB. KARAWANG DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD – 01
21. TINGKAT KEMANDIRIAN KOTA KUPANG DITINJAU DARI ASPEK KEUANGAN DALAM MELAKSANAKAN OTODA 1997/1998-2001 – 02
22. POTENSI PENERIMAAN RETRIBUSI PASAR TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KOTA DEPOK – 02
23. EVALUASI PROSES PENYUSUNAN DAN ALOKASI ANGGARAN BELANJA DAERAH KAB. KAPUAS TH ANGGARAN 1995/1996-2000 –M02
24. EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS SISTEM PENGELOLAAN KEUANGAN DI PROP. DKI JAKARTA – 01
25. KOSONG
26. EVALUASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KAB. SIKKA – 01
27. ANALISIS SISTEM PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH KAB. ALOR PROP NTT – 01
28. EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS SISTEM PENGELOLAAN KEUANGAN DI PROP. DKI JAKARTA – 01
29. DAMPAK PENGEMBANGAN SEKTOR LAPANGAN USAHA SEKUNDER TERHADAP PEREKONOMIAN SUMBAR (ANALISIS INPUT OUTPUT 1999) – 02
30. KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH KAB. KAPUAS DALAM RANGKA PELAKSANAAN OTODA – 02
31. ANALISIS STRUKTUR EKONOMI KAB. LAMPUNG UTARA – 02
32. PENGARUH DANA MENGALIR SUBSIDI BBM TERHADAP KEGIATAN USAHA SIMPAN PINJAM KOPERASI DI KAB. LOMBOK BARAT 2001-2004 – 05
33. EVALUASI KESESUAIAN ANTARA PENGELUARAN PEMBANGUNAN DENGAN RESTRA KAB. KUATAN SINGINGI PROP. RIAU 2000-2003 – 05
34. EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KEBERSIHAN DI PROP DKI JAKARTA – 03
35. DAMPAK PROYEK KREDIT MIKRO TERHADAP PENDAPATAN USAHA KECIL BATIK KAYU [STUDI KASUS PKM DI DESA KAREBET KEL. GONDANG SARAI KEC. BANYUJIWA KAB. BANTUL] – 05
36. SEKTOR POTENSIAL YANG DAPAT DIKEMBANGKAN DI KAB. MANOKWARI – 04
37. ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH DALAM MENDUKUNG PELAKSANAAN OTODA [STUDI KASUS KAB. FAL-FAL] – 02
38. EVALUASI KAWASAN PENGEMBANGAN EKONOMI TERPADU [KAPET] SERAM – 04
39. PENERIMAAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR [PKB] DI PROP PAPUA – 04
40. KEPARAHAN KEMISIKINAN DI INDONESIA 1999-2001 – 03
41. KINERJA PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH KAB. INDRAGIRI HULU SEBELUM DAN SESUDAH PEMEKARAN WILAYAH – 03
42. KOPERASI BAITUL MALWATAMWIL SEBAGAI FORMAT LEMBAGA EKONOMI USAHA KECIL – 97
43. KINERJA KEUANGAN DAERAH KAB. ACEH SELATAN – 02006
44. STUDI KELAYAKAN INVESTASI ALAT PENGERING JAGUNG DI KEC. PENIPATAN KAB. TANAH LAUT – 06
45. PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP LABA PERUSAHAAN DAERAH BALI TH 1990-2005 – 06
46. EVALUASI ANGGARAN BELANJA DAN KINERJA UNIT KERJA DALAM MEMPERISAPKAN PELAKSANAAN OTODA DI KOTA PONTIANAK – 00
47. DAMPAK KEBIJAKSANAAN TTA NIAGA JERUK TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI JERUK DI KAB. TINGKAT II SAMBAS – 97
48. OPERASI FISKAL PEMERINTAH DAN PENGARUHNYA TERHADAP EKSPOR IMPOR INDONESIA 1970-1997 – 06
49. PERANAN INVESTASI SWASTA, INVESTASI PEMERINTAH DAN ANGKATAN KERJA TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO DI PROP. DIY – 03
50. EVALUASI SISA LEBIH PERHITUNGAN ANGGARAN PERHITUNGAN APBD KAB. BALITUNG TH ANGGARAN 1992-2000 – 01
51. EVALUASI BELANJA DAERAH DITINJAU DARI PROSES PENYUSUNAN DAN PENGALOKASIAN DI KAB. BATANGHARI (NASKAH PUBLIKASI) – 01
52. IMPLEMENTASI MODEL STANDAR ANALISA BELANJA DALAM PENYUSUNAN ANGGARAN BELANJA DAERAH PADA UNIT KERJA BAPPEDA KAB. BANJAR PROP. KALSEL (NASKAH PUBLIKASI) – 02
53. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMERINTAH KAB. SORONG
54. EVALUASI ALOKASI KOMPONEN BELANJA RUTIN DAN BELANJA PEMBANGUNAN DALAM PERBANDINGANNYA TERHADAP REPETDA KAB. TANAH LAUT PROP. KALSEL 1994-1995-2000 (NASKAH PUBLIKASI)
55. PENGELOLAAN KAS DAERAH MELALUI DEPOSITO DI KAB. NUNUKAN
56. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEMISKINAN DI KOTA PANGKAL PINANG 1985-2004
57. IDENTIFIKASI KECAMATAN SEBAGAI PUSAT PERTUMBUHAN WILAYAH DI KAB. ACEH SELATAN
58. KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH DALAM MELAKUKAN PINJAMAN DAERAH DI KAB. TEGAL
59. IMPLEMENTASI STRATEGI PENGELOLAAN PENDAPATAN PEMERINTAH DAERAH PADA KAWASAN KHUSUS PARIWISATA DI KAB. RINTANG (STUDI DI BINTANG RESORT CAKRAWALA)
60. PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH (STUDI DI KAB. PURWOREJO)

MEP

1. LABA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM DELTA TIRA DALAM OTONOMI DAERAH DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA (STUDI KASUS KAB. SIDOREJO)
2. EVALUASI IMPLEMENTASI STRATEGI BISNIS PARIWISATA DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENDAPATAN DAERAH (STUDI KASUS D.I.Y)
3. PELUANG INVESTASI DI PROPINSI DATI I LAMPUNG DALAM RANGKA MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH
4. KEBUTUHAN INVESTASI SEKTOR PERTANIAN DI PROPINSI JAMBI DALAM RANGKA MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH
5. ANALISIS PERUBAHAN KESEMPATAN KERJA DI PROPINSI D.I.Y TAHUN 1990-1997
6. TINJAUAN PENGARUH HARGA SEWA RUMAH TERHADAP NJOP PERUMAHAN (STUDI KASUS DI KOTAMADYA DATI II YOGYAKARTA DAN KEC. DEPOK KAB. DATI II SLEMAN)
7. DAMPAK PERUBAHAN PRODUKSI TERHADAP KESEMPATAN KERJA DI PROPINSI MALUKU TAHUN 1990-1992
8. KENDALA-KENDALA YANG DIHADAPI DALAM MENINGKATKAN RETRIBUSI DAERAH (STUDI KASUS PADA KANTOR-KANTOR DISPENDA KAB. SORONG)
9. POTENSI DAN PROSPEK RETRIBUSI PASAR KOTA PEKAN BARU PROP. RIAU
10. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN DI KOTA YOGYAKARTA
11. ANALISIS MANFAAT DAN BIAYA PROYEK IRIGASI RIAMKANAN DI KAB. BANJAR KALSEL.
12. EVALUASI KINERJA PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KOTA PALU PROP. SULTENG TAHUN 1996-2000
13. EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN IMPRES DAERAH TINGKAT II DI JATIM SELAMA PEITA IV DAN PELITA V (STUDI KASUS DI KAB. MALANG, PASURUAN DAN SIDOREJO)
14. PERKEMBANGAN INDUSTRI PARIWISATA TERHADAP PERLUASAN KESEMPATAN KERJA SERTA PENDAPATAN ASLI DAERAH DI PROP. KALTIM
15. EFISIENSI PUNGUTAN RETRIBUSI PASAR DI KAB. GARUT
16. KESENJANGAN PEMBANGUN EKONOMI ANTAR DAERAH TINGKAT II DI PROP. MALUKU TAHUN 1993-1994
17. UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH MELALUI RETRIBUSI KEBERSIHAN KOTA PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH KOTAMADYA DATI II SURAKARTA
18. ANALISIS PERTUMBUHAN EKONOMI ANTAR DAERAH DI PROP. BENGKULU
19. KEMANDIRIAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH DALAM MENYONGSONG OTONOMI DAERAH DI KAB. SLEMAN
20. POTENSI DAN PROSPEK PAJAK PENGAMBILAN DAN PENGOLAHAN BAHAN GALIAN GOLONGAN (DI KAB. TRENGGALEK)
21. ANALISIS PERUBAHAN STRUKTUR DALAM EKONOMI DAERAH PROP. JAMBI
22. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI POTENSI PAJAK PENGAMBILAN DAN PENGOLAHAN BAHAN GALIAN GOLONGAN C DI KAB. LOMBOK TIMUR
23. EVALUASI SISA LEBIH PERHITUNGAN ANGGARAN PADA PERHITUNGAN APBD KAB. BELITUNG TAHUN ANGGARAN 1991/1992-2000
24. SISTEM DAN PROSEDUR AUDIT AKTIVA TETAP DAN PERSEDIAAN (STUDI KASUS DI PROP. BENGKULU)
25. ANALISIS KINERJA PUSKESMAS RENGASDENGKLOK KAB. KARAWANG DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORE CARD
26. KINERJA INSTANSI PEMERINTAH KOTA JAMBI (STUDI KASUS DINAS PASAR)
27. EVALUASI KINERJA PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH KAB. KALTIM
28. KINERJA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) KAB. JEMBRANA
29. EVALUASI PROSES PENYUSUNAN DAN PENGALOKASIAN ANGGARAN BELANJA KAB. ACEH TENGGARA
30. PENGARUH PENYERTAAN MODAL PEMERINTAH DAERAH TERHADAP KINERJA PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH PROP. SUMSEL
31. ANALISIS SISTEM PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH KAB. ALOR PROP. NTT
32. EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS SISTEM PENGELOLAAN KEUANGAN DI PROP. DKI JAKARTA
33. KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH DALAM MELAKUKAN PINJAMAN MENURUT UNDANG-UNDANG NO. 25 TAHUN 1999 DI PROP. JAMBI
34. EVALUASI KINERJA DAN STRATEGI PENGEMBANGAAN BUMD (STUDI PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM TIRTA DHARMA KOTA CIREBON)
35. EVALUASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KAB. SIKKA
36. TINGKAT KEMANDIRIAN KOTA KUKPANG DITINJAU DARI SEGI ASPEK KEUANGAN DALAM MELAKSANAKAN OTONOMI DAERAH 1997/1998-2001
37. STANDAR ANALISIS BELANJA PENGELUARAN PEMERINTAH KAB. KERINCI (STUDI KASUS PADA KANTOR KEBERSIHAN PEMADAM KEBAKARAN DAN PERTANAMAN PEMAKAMAN 2001)
38. EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS SISTEM PENGELOLAAN KEUANGAN DI PROP. DKI JAKARTA
39. POTENSI PENERIMAAN RETRIBUSI PASAR TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KOTA DEPOK
40. DAMPAK PENGEMBANGAN SEKTOR LAPANGAN USAHA SEKUNDER TERHADAP PEREKONOMIAN SUMBAR (ANALISIS INPUT OUTPUT 1999)
41. POTENSI PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN SEKTOR PEDESAAN DAN PERKOTAAN DI KAB. INDRAMAYU
42. IDENTIFIKASI JENIS PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH SERTA POTENSINYA DI KOTA DUMAI
43. EVALUASI ALOKASI KOMPONEN BELANJA RUTIN DAN BELANJA PEMBANGUNAN DALAM PERBANDINGANNYA TERHADAP REPERTADA KAB. TANAH LAUT
44. POTENSI DAN PROSPEK PAJAK HOTEL DAN RESTORAN DI KAB. TANAH TORAJA TAHUN 1991-2000
45. EVALUASI KINERJA PERUSAHAAN DAERAH BANK PERKREDITAN LUMBUNG KREDIT PERDESAAN (PD BPR LKP)
46. REKONSTRUKSI ANGGARAN BELANJA PEMBANGUNAN KAB.PONTIANAK DALAM SUATU MODEL AKUNTANSI BIAYA SEKTOR PUBLIK
47. PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH (STUDI KASUS DI KAB.PURWOREJO)
48. UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH MELALUI RETRIBUSI KEBERSIHAN KOTAMADYA DAERAH TINGKAT II SURAKARTA
49. ANALISIS KESIAPAN FUNGSI PASAR TRNYEMAN KOTA SLAWI DALAM UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH PEMERINTAH KBA. DAERAH TINGKAT II TEGAL
50. UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH MELALUI RETRIBUSI PASAR PADA DINAS PENGELOLAAN PASAR KOTAMADYA DAERAH TINGKAT II SURAKARTA
51. UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH MELALUI RETRIBUSI TERMINAL TIRTONADI PADA DINAS PENDAPATAN KOTAMADYA SURAKARTA
52. ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAERAH KAB. KOTA BARU PROP. KALSEL
53. EVALUASI KINERJA DAN STRATEGI PENGEMBANGAN BUMD (STUDI PADA PDAM TIRTA DHARMA KOTA BENGKULU)
54. ANALISIS STRUKTUR EKONOMI KAB. LAMPUNG UTARA
55. IDENTIFIKASI SEKTOR UNGGULAN DALAM RANGKA MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI KAB. ACEH TENGGARA
56. DAMPAK PROGRAM PENGEMBANGAN WILAYAH TERPADU TERHADAP PENDAPATAN KELOMPOK MASYARAKAT YANG MEMPEROLEH BANTUAN NUSA TENGGARA AGRICULTURAL AREA POROJECT (NTAADP)
57. POTENSI DAN PROSPEK RETRIBUSI PASAR KOTA PEKANBARU PROP. RIAU
58. KELAYAKAN FINANSIAL PROYEK JAMBU METE RAKYAT DI KEC. KUPANG TENGAH DI KAB. KUPANG
59. FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PENERIMAAN PAJAK PEMBANGUNAN I DI KAB. DAERAH TINGKAT II BANJAR
60. FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KAB. DAERAH TINGKAT II BANJAR
61. EVALUASI KINERJA PDAM TIRTA AMERTA JATI DI KAB. JEMBRANA
62. EVALUASI PELAKSANAAN ANGGARANN PENDAPATAN DAN BELANJA KAB.BENGKULU SELATAN
63. PROSPEK OTONOMI DAERAH KAB. TANAH LAUT DITINJAU DARI ASPEK KEUANGAN (KOMPONEN PENERIMAAN)
64. EVALUASI PROSES PENYUSUTAN DAN ALOKASI ANGGARAN BELANJA DAERAH KAB. KAPUAS TA. 1995/1996-2000
65. KESIAPAN KEUANGAN DAERAH DALAM
66. KEMANDIRIAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH DALAM MENYONGSONG OTONOMI DAERAH DI KAB. SLEMAN
67. EVALUASI TARIP AKOMODASI RAWAT INAP BERDASARKAN UNIT KOS…..
68. STRUKTUR DAN KONTRIBUSI SEKTORAL PEREKONOMIAN KOTA BANJAR BARU PERIODE 1995-2000
69.KOSONG
70. INDEKS CUACA DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PERTANIAN TANAMAN PANGAN KOMODITAS PADI DI INDONESIA
71. KINERJA PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH KAB. ANDRA GIRI HULU SEBELUM DAN SESUDAH PEMEKARAN WILAYAH
72. PERGESERAN STRUKTUR EKONOMI DAN IDENTIFIKASI SEKTOR SUB SEKTOR EKONOMI UNGGULAN KOTA PALEMBANG
73. PENERIMAAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (PKB) DI PROP. PAPUA
74. KEPARAHAN KEMISKINAN DI INDONESIA 1999-2000
75. PENENTUAN SUB SEKTOR UNGGULAN UNTUK PEMBANGUNAN EKONOMI KOTA PEKANBARU
76. PENGARUH VARIABEL- VARIABEL PENIDIKAN TERHADAP PDRB PERKAPITA PROP. KALBAR
77. ALOKASI PENGELUARAN ANGGARAN PENDAPATANDAN BELANJA DAERAH (APBD) SEBAGAI IMPLEMENTASI REPETADA DI KAB. ACEH SELATAN
78. PERANAN TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA DAN PENGELUARAN PEMERINTAH DALAM PERTUMBUHAN EKONOMI REGIONAL DI PROP.MALUKU
79. PERHITUNGAN POTENSI PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN SEKTOR PEDESAAN DAN PERKOTAANDI KAB. KOLAKA
80. IDENTIFIKASI KECAMATAN SEBAGAI PERTUMBUHAN EKONOMI DI KAB. LAHAT SUMSEL
81. EVALUASI KESESUAIAN ANTARA PENGELUARAN PEMBANGUNAN DENGAN RENSTRA KAB. UANTAN SINGIGI PROP. RIAU 2000-2003
82. PENGRUH DANA BERGULIR SUBSIDI ABM TERHADAP KEGIATAN USAHA SIMPAN PINJAM KOPERASI DI KAB. LOMBOK BARAT 2001-2004
83. HUBUNGAN BELANJA PEMERINTAH DAN JUMLAH TENAGA KERJA TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) DI KOTA BANDA ACEH
84. DAMPAK PROYEK KREDIT MIKROTERHADAP PENDAPAAN USAHA KECIL BATIK KASU (STUDI KASUS PKM DI DESA KEREBET KEL. SENDANG SARI KEC. BANGUNJIWO KAB. BANTUL)
85. ANALISIS KINERJA PUSKESMAS RENGSDENGKLOK KAB. KARAWANG DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD
86. PERTUMBUHAN EKONOMI DANKETIMPANGAN PDRB ANTAR KECAMATAN DI KAB. WARINGI TIMUR PROP. KALTENG 1997-2002
87. DAMPAK PROYEK KREDIT MIKRO TERHADAP PENDAPATAN USAHA KECIL BATIK KAYU (STUDI KASUS PKM DI DESA KEREBET KELURAHAN SENDANGSARI KEC. BANGUNJIWO KAB. BANTUL
88. EVALUASI KOMPARATIF METODE PENDEKATAN DAN IMPLEMENTASI PROGRAM KREDIT KARYA USAHA MANDIRI DENGAN IDT (DI KEC. LEUWILANG KAB. BOGOR JAWA BARAT)
89. PERSAINGAN PENGGUNAAN LAHAN ANTARA POLOWIJO DENGAN TEMBAKAU DI KAB. LOMBOK TIMUR
90. POTENSI PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (PKB) DI PROP. KALTENG
91. ANALISIS KEUANGAN DAERAH DALAM MENDUKUNG OTONOMI DI KAB. SAWALUNTO/SIJUNJUNG
92. PERKEMBANGAN PENDAPTAN PETANI PADI DAN UPAYA PENBETASI KEMISKINAN DI KAB. BOLANG MOGGONNDOWO
93. ANALISIS POTENSI DESA KAB. LEMBAT
94. IDENTIFIKASI KECAMATAN SEBAGAI PUSAT PERTUMBUHAN EKONOMI DI KAB. LAHAT SUMSEL
95. DISPARITAS PERTUMBUHAN EKONOMI ANTAR KECAMATAN DI KAB. DAIRI PROP. SUMUT 1999-2003
96. PELUANG PENERIMAAN RETRIBUSI PEMANFAATAN RUANG DALAM MENUNJANG PAD KAB. SORONG
97. ANALISIS MANFAAT DAN BIAYA PROYEK IRIGASI RIAM KANAN DI KAB. BANJAR KALSEL
98. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERHADAP PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KAB. DATI II BANJAR
99. DESENTRALISASI KEUANGAN DAERAH TK II SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PAD UNTUK MENDUKUNG PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH (STUDI KASUS PEMERINTAH KODYA DATI II BANDAR LAMPUNG)
100. STRUKTUR EKONOMI REGIONAL DAN KESEMPATAN KERJA DI PROP. TIMOR-TIMOR
101. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI TANAH PEMUKINMAN DI PERKOTAAN (STUDI KASUS DI KAB. SLEMAN)
102. KINERJA DAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PENERIMAAN PAJAK PEMBANGUNAN I DI KAB. DATI II TAPANULI UTARA
103. KINERJA RUMAH SAKIT UMUM DATI II BONDOWOSO JATIM SELAMA KURUN WAKTU 1990/1991-1994-1995
104. KINERJA DAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PENERIMAAN PAJAK PEMBANGUNAN I DI KAB. DATI II TAPANULI UTARA
105. ANALISIS PROSPEK PENERIMAAN PAJAK DAERAH PRO. IRIAN JAYA
106. PENGARUH FAKTOR TENADA KERJA DAN MODAL PENDAPATAN USAHA TERNAK AYAM PEDAGING DI KAB. SORONG
107. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN DAGING SAPI DI KAB. JIMOR TENGAH SELATAN
108. ANALISIS MODEL-MODEL EKONOMETRI PERMINTAAN ULANG KUASI DI INDONESIA TAHUN 1965-1994
109. ANALISIS EFISIENSI, EFEKTIVITAS DAN PROSPEK PUNGUTAN RETRIBUSI PASAR DI KAB. SORONG
110. PELUANG PENERIMAAN RETRIBUSI PEMANFAATAN RUANG DALAM MENUNJANG PAD KAB. SORONG
111. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN KOTA DI PROP. IRIAN JAYA
112. KESIAPAN MIMIKA MENJADI DAERAH OTONOM DITINJAU DARI ASPEK KEUANGAN
113. PENINGKATAN KINERJA PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN SEKTOR PEDESAAN DAN SEKTOR PERKOTAAN DI KAB. SORONG
114. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEMAMPUAN KEUANGAN DALAM RANGKA PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH KAB. DATI II SARKO
115. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN PAJAK PEMBANGUNAN I DI KOTAMADYA DATI II MANADO
116. ANALISIS KONFLIK INDONESIA JERPANG DI DALAM PASAR OTOMOTIF PENERAPAN ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (AHP) DAN GAME TEORY
117. PENGARUH PEMBANGUNAN SEKTOR KEUANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN TABUNGAN DOMESTIK DI INDONESIA: STUDI PENDEKATAN ERROR CORECTIONS MODEL SIMULTAN
118. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEMISKINAN 2000-2004 (STUDI KASUS PADA PROP. NTB)
119. KEDUDUKAN KECAMATAN SEBAGAI PUSAT PERTUMBUHAN EKONOMI DALAM MENDUKUNG PENETAPAN LOKASI IBUKOTA KAB. SERAM BAGIAN BARAT
120. ANALISIS KEBIJAKAN PENGELOLAAN KEGIATAN TAMBANG INKONVENSIONAL (TI) DI PROP. KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
121. PERANAN RETRIBUSI PASAR DALAM OTONOMI DAERAH DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA (KASUS DI BANYUMAS)
122. EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI PADI DI KEC. KERAMBILAN KAB. TABANAN (STUDI KASUS MUSIM TANAM JANUARI 2006)
123. PENERAPAN BALANCED SCORECARD STUDI KASUS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PRO. RIAU
124. PENGARUH LOKASI DAN KARAKTERISTIK FISIK TANAH TERHADAP HARGA JUAL TANAH KOMPLEK PERUMAHAN (STUDI KASUS KOMPLEK PERUMAHAN DI KAB. SUMBAWA)
125. PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP LABA PERUSAHAAN DAERAH BALI TAHUN 1990-2005
126. PELUANG PENERIMAAN RETRIBUSI PEMANFAATAN RUANG DALAM MENUNJANG PAD KAB. SORONG
127. PENERAPAN BALANCED SCORECARD [STUDI KASUS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PROP. RIAU]
128. DAMPAK BANTUAN MODAL USAHA EKONOMI PRODUKTIF PROGRAM PENGEMBANGAN KECAMATAN (PAK) TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI KEC. RAMBAH KAB. ROKAN HULU
129. ANALISIS KLUSTER DAN PERTUMBUHAN TENAGA KERJA INDUSTRI KECIL RUMAH TANGGA “IKRT” SULTENG 1999-2002
130. ANALISIS KLUSTER DAN PERTUMBUHAN TENAGA KERJA INDUSTRI KECIL RUMAH TANGGA “IKRT” SULTENG 1999-2003
131. ANALISIS EFISIENSI PADA BANK DI INDONESIA TAHUN 2002 (DENGAN PENDEKATAN METODE DEA)
132. KEMAMPUAN KAB. LOMBOK BARAT DALAM MELAKUKAN PINJAMAN DAERAH
133. MODEL PENILAIAN TANAH RUMAH TUNGGAL (STUDI KASUS DI KEC. SUKABUMI KOTA BANDAR LAMPUNG)/ 2007
134. ANALISIS TINGKAT KEPENTINGAN (IMPORTANCE) DAN KUALITAS (PERFORMANCE PENGELOLAAN ASET BANGUNAN PEMERINTAH KAB. BULUNGAN) KASUS BANGUNAN MILIK PEMERINTAH KAB. BULUNGAN/ / 2006
135. ESTIMASI MODEL PENILAIAN TANAH RUMAH TINGGAL (STUDI KASUS DI KEC. SUKABUMI KOTA BANDAR LAMPUNG 2006)
136. PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA INDUSTRI KECIL (STUDI KASUS INDUSTRI KECIL BARANG KULIT DI MANDING KAB. BANTUL YOGYAKARTA) / 1990
137. EVALUASI KAWASAN PENGEMBANGAN EKONOMI TERPADU (KAPET) SERAM/ 2004
138. ANALISIS STANDAR BELANJA (ASB) DI DINAS KESEHATAN KAB. MALUKU TENGAH (STUDI DI BIDANG PENCEGAHAN, PEMBERANTASAN PENYAKIT DAN PENYEHATAN LINGKUNGAN (P3 – PL) TAHUN 2006
139. DAMPAK PROYEK KREDIT MIKRO TERHADAP PENDAPATAN USAHA KECIL BATIK KAYU STUDI KASUS PKM DI DESA KEREBET KEL. SENDANGSARI KEC. BANGUNJIWO KAB. BANTUL) / 2005
140. ANALISIS CASH BUDGET DAN PEMANFAATAN IDLE CASH DALAM MENDUKUNG MANAJEMEN KAS DAERAH DI KOTA GORONTALO/ 2007
141. PENGELOLAAN KAS DAERAH MELALUI DEPOSITO DI KAB. NUNUKAN/2006
142. EVALUASI PROGRAM PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR MELALUI PROYEK PENYEDIAAN KAPAL IKAN KAB. FLORES TIMUR (STUDI KASUS KELOMPOK NELAYAN)2007
143. KETERKAITAN DESENTRALISASI FISKAL DENGAN PELAYANAN PUBLIK (SUATU KABUPATEN/KOTA DI SUMUT TAHUN 2001-2004)
144. PENGARUH KONSENTRASI PERTOKOAN TERHADAP NILAI TANAH (STUDI KASUS DI KEC. JATINEGARA JAKTIM) / 1997
145.KAJIAN PENGARUH AKSESBILITAS DAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP NILAI TANAH DI KODYA YOGYAKARTA/ 1999

1 SKALA PRIORITAS OTONOMI DAERAH DITINJAU DARI SISI EKONOMI DAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DI JAWA BARAT, 01
2 PERENCANAAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PADA BANK MUAMALAT INDONESIA, 01
3 LEMBAGA PENDIDIKAN PESANTREN (STUDI TENTANG MODAL SOSIAL DI PESANTREN ALHAMIDIYAH DAN PESANTREN DARUL ARQOM DEPOK), 02

1 DAMPAK PROYEK KREDIT MIKRO TERHADAP PENDAPATAN USAHA KECIL BATIKKAYU (Studi Kasus PKM Di Desa Kerebet Kelurahan Sendangsari Kecamatan Bangunjiwo Kabupaten Bantul)
2 EVALUASI PROSES PENYUSUNAN DAN PENGALOKASIAN ANGGARAN BELANJA KABUPATEN ACEH TENGGARA
3 ANALISIS STRUKTUR EKONOMI KABUPATEN LAMPUNG UTARA, 02

FINANCE/AKT

1 ANALISIS PENGARUH STRUKTUR MODAL TERHADAP LIKUIDITAS, RENTABILITAS MODAL SENDIRI, DAN EARNING PER SHARE PADA KONDISI NORMAL DAN KONDISI KRISIS/2000
2 ANALISIS PENINGKATAN PENERIMAAN PENDAPATAN JASA PENDIDIKAN PADA PUSAT PENGEMBANGAN TENAGA PERMINYAKAN DAN GAS BUMI CEPU/1997
3 PENGARUH PENGALAMAN AKUNTAN PEMERIKSA TERHADAP PENGETAHUAN DAN PENGGUNAAN INTUISINYA MENGENAI KEKELIRUAN/
4 PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN, KOMITMEN ORGANISASI, KETERLIBATAN KERJA, KETIDAKPASTIAN LINGKUNGAN, JENIS INDUSTRI, DAN SENJANGAN ANGGARAN.
5 PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN KARAKTERISTIK PERSONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA
6 FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (PBB) DI PROPINSI DAERAH TINGKAT I JAWA TENGAH

MPKD

ANALISIS TRANSFORMASI SPASIAL KOTA KUDUS, 02
2. STUDI PERKEMBANGAN KAWASAN PERDAGANGAN KOTA: KASUS KOTA PURWOKERTO, KABUPATEN DAERAH TINGKAT II BANYUMAS, PROINSI JAWA TENGAH, 00
3. PENGARUH PERKEMBANGAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP STRUKTUR TATA RUANG KOTA CIREBON,00
4. KAJIAN FAKTOR-FAKTOR YANG MENENTUKAN PILIHAN LOKASI LAHAN/TANAH. (STUDI KASUS DI RING ROAD UTARA KOTA YOGYAKARTA), 01
5. INTERAKSI ANTARA TRANSPORTASI DARAT DENGAN PERUBAHAN GUNA LAHAN KOTA. (STUDI KASUS KOTA MAGELANG), 01
6. PERKEMBANGAN FISIK KOTA PURWOKERTO TAHUN 1990 – 2000, 00
7. KAJIAN PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN KOTA (STUDI KASUS KAWASAN SUKARNO HATTA DAN BERINGIN KOTA MADYA MAGELANG), 96
8. PENGARUH PEMBANGUNAN PERUMAHAN TERHADAP PERKEMBANGAN KOTA PURWOKERTO, 01
9. PENGARUH PERKEMBANGAN PENGGUNAN LAHAN TERHADAP STRUKTUT TATA RUANG KOTA CIREBON, 00
10. PENGARUH PEMBANGUNAN PERUMAHAN RS/RSS TERHADAP STRUKTUR RUANG KOTA PALANGKARAYA, 02
11. KAJIAN EMPIRIK RUANG TERBUKA HIJAU KOTA YOGYAKARTA (STUDI KASUS KAMPUS UGM YOGYAKARTA), 02
12. KAJIAN PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI SEKITAR JALAN ARTERI LINGKAR BARAT PALEMBANG, 01
13. EVALUASI KINERJA PEMERINTAH KECAMATAN DALAM KOORDINASI PENYUSUNAN USULAN PROGRAM DAN PROYEK PEMBANGUNAN (STUDI KASUS PELAKSANAAN FORUM DISKUSI UDKP KECAMATAN FAK-FAK DAN TELUK ARGUNI KABUPATEN DAERAH TINGKAT II FAK-FAK, 00
14. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERHADAP KUALITAS RENCANA PEMBANGUNAN TAHUNAN DAERAH (STUDI KASUS KABUPATEN DAERAH TINGKAT II BONE DAN MAROS, 96
15. PERILAKU PEMILIHAN LOKASI PARKIR STUDI KASUS KAWASAN MALIOBORO YOGYAKARTA, 97
16. FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KUALITAS RENCANA PEMBANGAUNAN TAHUNAN DAERAH (STUDI KASUS KABUPATEN DAERAH TINGKAT II BONE DAN MAROS), 96
17. PENGARUH PARIWISATA TERHADAP POLA TATA RUANG PERUMAHAN TRADISIONAL BALI (STUDI KASUS KAWASAN WISATA KUTA), 88
18. PROPOSAL PENGARUH INTERAKSI DESA KOTA TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KABUPATEN KUTAI KERTANEGARA,
19. INSTITUSI ADAT DALAM PENGELOLAAN EKOSISTEM SUMBER DAYA ALAM WILAYAH PESISIR, LAUT DAN PULAU-PULAU KECIL, 03
20. PERAN KOTA KECIL TERHADAP PERKEMBANGAN DAERAH BELAKANGNYA (HINTERLAND). STUDI KASUS DI KABUPATEN KARANGANYAR, 04
21. KAJIAN DUKUNGAN PEMERINTAH DAERAH TERHADAP KERJA SAMA PENGELOLAAN SARANA PRASARANA, 04
22. KETERKAITAN ANTARA PENGEMBANGAN OBYEK WISAT PULAU KUMALA KABUPATEN KERTANEGARA DENGAN MASYARAKAT SEKITAR, 04
23. ANALISIS PERAN STAKEHOLDERS DALAM MODEL PERENCANAAN MPBM DI KOTA MATARAM, 03
24. ANALISIS PERGERAKAN SPATIAL PENDUDUK (KASUS DESA TRANSMIGRASI BATU SIBUNG DAN DESA NON TRANSMIGRASI TANGKUM BATUAH KABUPATEN BARITO TIMUR, 04
25. ANALISIS BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN FISIK KOTA SLEMAN, 96
26. PEMANFAATAN TANAH KAS DESA (STUDI KASUS DESA CATUR TUNGGAL KECAMATAN DEPOK KABUPATEN SLEMAN), 03
27. PERANAN STAKEHOLDERS DALAM PROSES PENYUSUNAN RENCANA TATA RUANG KAWASAN IBU KOTA KABUPATEN SOLOK, 03
28. STUDI PROSES PENYUSUNAN RENCANA STRATEGIS DAN PERSEPSI STAKEHOLDERS (KASUS PROSES PENYUSUNAN RENCANA STRATEGIS KABUPATEN BENGKULU SELATAN TAHUN 2001 – 2005),
29. ANALISIS POLA PERGERAKAN SPATIAL PENDUDUK (KASUS DESA TRANSMIGRASI BATU SIBUNG DAN DESA NON TRANSMIGRASI TANGKUM BATUAH KABUPATEN BARITO TIMUR)
30. PERANAN STAKEHOLDERS DALAM PROSES PENYUSUNAN RENCANA TATA RUANG KAWASAN IBU KOTA KABUPATEN SOLOK
31. PENGARUH FAKTOR SOSIAL KULTURAL MASYARAKAT TERHADAP PERKEMBANGAN RUANG KOTA (KASUS KOTA KECAMATAN KABUPATEN MUSI RANCUASAM 1990-2000)
32. PROSPEK PENGEMBANGAN KOTA BUNTOK SEBAGAI IBUKOTA KABUPATEN DATI II BARITO SELATAN
33. KARAKTERISTIK PEMUKIMAN PERAMBAH KAWASAN HUTAN DI KECAMATAN LEMPUNG KABUPATEN OGAN KOMERING LOR
34. ANALISIS SPASIAL DAN EKONOMI PELAYANAN PASAR SENTRAL RAH TERHADAP WILAYAH SEKITARNYA
35. PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KECAMATAN DAN KELURAHAN DI KECAMATAN PO DAN KENDARI
36. EFEKTIVITAS KINERJA BADAN KESWADAYAAN MASYARAKAT (BKM) SEBAGAI INSTITUSI PERENCANAAN DALAM P2 DI KABUPATEN SLEMAN
37. PERSPEKSI STAKEHOLDERS TERHADAP RENCANA STRATEGIS KABUPATEN OKH 2001-2005
38. EVALUASI KEBIJAKAN KAPET STUDI TENTANG PENETAPAN PELUANG DAN TANTANGAN KAWASAN ANDALAN BIAH
39. PENGARUH KAWASAN PERUMAHAN TERHADAP WILAYAH DI SEKITARNYA (STUDI KASUS PERUMNAS DAN PERUMAHAN IDAMAN PERMAI AIR BANG KOTA CURUP)
40. EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA PADA PROYEK INPRES PENINGKATAN JALAN DI KABUPATEN BANJAR
41. STUDI PERBANDINGAN ANTARA KOTA PADANG PANJANG DAN KOTA ADMINISTRATIF KLATEN DARI PERSPEKTIF PENENTUAN STATUS (STUDI KASUS KOTA PADANG PANJANG DI SUMBAR DAN KOTA KLATEN DI JATENG)
42. PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM BERBASIS MASYARAKAT LOKAL DI KAMPUNG YOTA TEPI DANAU SENTANI
43. STUDI PEMBENTUKAN KLUSTER CULTURAL PRODUCT INDUSTRIE DI KOTAGEDE
44. STUDI KESESUAIAN LAHAN BAGI ALTERNATIF PENGEMBANGAN KAWASAN KOTA BARU DRIYOREJO JAWA TIMUR
45. STUDI KELAYAKAN RENCANA INVESTASI PEMBANGUNAN KAWASAN BARU BURING SAKLIT DI KOTAMADYA MALANG
46. PERAN DAN KONSTRIBUSI MODAL SOSIAL DALAM PEMBANGUNAN PERUMAHAN MASYARAKAT MISKIN (STUDI KASUS PEMBANGUNAN PERUMAHAN KELUARGA MISKIN NON PENGUNGSI DI DESA POSO KEC. TELUK AMBON BENGUALA KOTA AMBON)
47. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN INDUSTRI KERAJINAN GERABAH KASONGAN
48. KARAKTERISTIK PEMUKIMAN PERAMBAH KAWASAN HUTAN DI KEC. LEMPUNG KAB. OGAH KOMERING
49. IMPLEMENTASI FUNGSI EVALUASI BAPPEDA (STUDI KASUS DI KOTAMADYA DATI II JAMBI)
50. SISTEM PENGELOLAAN WILAYAH HUTAN PRODUKSI DALAM KONSEP LEMBAGA MASYARAKT ADAT PAPUA (STUDI KASUS HUTAN PRODUKSI DI DAERAH ASMAT DISTRIK AKAT KAB. MERAUKE)
51. KERUSAKAN DAN PELESTARIAN HUTAN DI KEC. KEI KECIL KAB. MALUKU TENGGARA PROPINSI MALUKU
52. KONFLIK KEGIATAN PENAMBANGAN BAHAN GALIAN GOLONGAN C DI KAB. BIMA

1 PERKEMBANGAN FISIK KOTA STUDI KASUS DI KECAMATAN SUNGAI RAYA
2 FENOMENA PASAR TANAH INFORMAL DAN TERBENTUKNYA RAGAM POLA PERMUKIMAN DI KOTA TANJUNG PINANG
3 PASAR TANAH PERKOTAAN INFORMAL – SUATU SKETSA PERTANAHAN DI PINGGRIRAN KOTA METROPILITAN
4 PENGARUH PEMBANGUNAN PERUMAHAN TERHADAP PERKEMBANGAN KOTA PURWOKERTO, 01

1 KAJIAN PENERAPAN KRITERIA PENYEDIAAN SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN KELAPA GADING,05
2 PELACAKAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (STUDI KASUS KAB/KOTA DI PROVINSI BALI),05
3 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MELALUI PELAKSANAAN KEGIATAN BANTUAN DANA ALOKASI DESA (DAD) (STUDI KASUS DI DESA MERBAU KECAMATAN LUBUK BATANG KABUPATEN OGAN KOMERING ULU PROPINSI SUMATERA SELATAN),05
4 STRATEGI MEMASARKAN KOTA BEKASI BERDASARKAN DAYA TARIK INVESTASI,06

HUKUM

1 PERLINDUNGAN HUKUM KETENAGAKERJAAN DALAM SISTEM PENYELESAIAN PERSELESAIAN PERBURUHAN DI KABUPATEN PURBALINGGA/2003
2 UPAYA HUKUM PT. BANK RAKYAT INDONESIA KANTOR CABANG KLATEN DALAM MENYELESAIKAN KREDIT MACET/2004
3 PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN YANG MENGALAMI KERUGIAN AKIBAT MENGKONSUMSI MAKANAN DAN MINUMAN KEMASAN DI KOTA DENPASAR/2003
4 PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENANAMAN MODAL ASING DI PROV. RIAU/2005
5 ASAS-ASAS HUKUM PERJANJIAN DALAM PENEMPATAN TKI KE LUAR NEGERI/2004
6 PERANAN HUKUM PIDANA DALAM PENANGGULANGAN PENIPUAN VIA SHORT MESSAGE SERVICE (SMS) DARI HANDPHONE
7 IMPLEMENTASI KONVENSI KEJAHATAN PENERBANGAN DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 15 TAHUN 2003 TENTANG PEMBERANTASAN TINGDAK PIDANA TERORISME DI INDONESIA
8 PERAN DAN TANGUNG JAWAB WALI AMANAT SEBAGAI SALAH SATU LEMBAGA PENUNJANG PASAR MODAL DALAM PENERBITAN OBLIGASI
9 FUNGSI PENGAWASAN DPRD TERHADAP PEMERINTAH DAERAH DALAM MEWUJUDKAN APARATUR PEMERINTAH DAERAH YANG BERSIH DAN BEBAS DARI KORUPSI KOLUSI DAN NEPOTISME (KKN) DI KABUPATEN BANYUMAS
10 PEMBATALAN AKTA NOTARIIL DI YOGYAKARTA (STUDI KASUS DI PENGADILAN NEGERI YOGYAKARTA)
11 IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN SUATU EVALUASI TERHADAP PELAKSANAAN PPK DI KECAMATAN TEMINABUAN KABUPATEN SORONG
12 PERLINDUNGAN HUKUM HAK CIPTA TERHADAP HASIL REKAMAN SUARA DALAM BENTUK COMPACT DISCS (CD)
13 PENERAPAN DOKTRIN PIERCING THE CORPORATE VEIL DALAM PRAKTEK PERSEROAN TERBATAS DI INDONESIA
14 PERLINDUNGAN HUKUM ATAS HAK CIPTA DI BIDANG MUSIK REKAMAN SUARA DI INDONESIA
15 (kosong)
16 STUDI IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NO 19 TAHUN 2002TENTANG HAK CIPTA DALAM PEMBERANTASAN KASET VCD BAJAKAN DI SURABAYA
17 PERANAN BADAN PERWAKILAN DESA DALAM PENYUSUNAN DAN PENETAPAN PERATURAN DESA
18 PERANAN RENCANA TATA RUANG DALAM MENJAGA KELESTARIAN FUNGSI LINGKUNGAN HIDUP DI PROPINSI RIAU
19 UPAYA DAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI NOTARIS TERHADAP SANKSI-SANKSI JABATAN
20 KEDUDUKAN ANAK YANG MELAKUKAN KAWIN LARI (SILARIANG) TERHADAPD HARTA PENINGGGALAN ORANG TUA MENURUT HUKUM WARIS ADAT MAKASSAR
21 PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PIHAK KREDITUR DALAM PELAKSANAAN EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN DI KOTA YOGYAKARTA DENGAN BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG NOMER 4 TAHUN 1996
22 TINJAUAN YURIDIS AKTA PENGAKUAN HUTANG YANG DI BUAT OLEH NOTARIS DAN PELAKSANAANNYA DALAM PRAKTEK
23 PERLINDUNGAN HUKUM KARYA CIPTA ATAS BUKU DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 19 TAHUN 2002 TENTANG HAK CIPTA
24 PERANAN POLRI DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN KEKERASAN( STUDI DI POLRES WONOSOBO)
25 PERANAN PENGADILAN DALAM PENYELESAIAN SENGKETA BISNIS MELALUI MEDIASI PASCA PERMA NO 2 TAHUN 2003 DI PENGADILAN NEGERI JAKARTA BARAT
26 TINJAUAN YURIDIS TENTANG PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP UANG TUNAI DI BANK OLEH PERUSAHAAN ASURANSI
27 EKSISTENSI KEBIJAKAN DAERAH YANG DEMOKRATIS DALAM SISTEM PEMERINTAHAN YANG BERSIH BEBAS DARI KORUPSI KOLUSI DAN NEPOTISME
28 TUGAS DAN FUNGSI KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN /KOTA DALAM RANGKA PELAKSANAAN SISTEM SELF ASSESSMENT UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2000 TENTANG BPHTB DITINJAU DARI OBYEKNYA
29 PELAKSANAAN FUNGSI PELAYANAN PEMERINTAH DALAM MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KABUPATEN SUMBA BARAT
30 PERANAN RESERSE DALAM MENGUNGKAP TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA (STUDI DI POLTABES YOGYAKARTA
31 PERLINDUNGAN HUKUM KONSUMEN BIDANG PERUMAHAN DI KOTA SAMARINDA, 03
32 PERLINDUNGAN MEREK TERHADAP TAS YANG DIPRODUKSI MASSAL PADA PENGRAJIN DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA, 03
33 PRAKTEK MONEY LAUNDERING DALAM HUBUNGANNYA DENGAN SISTEM PERBANKAN ON-LINE
34 PENYELESAIAN GUGATAN WANPRESTASI MELALUI MEDIASI, 06
35 UPAYA HUKUM PENANGGULANGAN PEMBOBOLAN KARTU KREDIT MELALUI INTERNET, 04
36 HUKUM WARIS ADAT DAN HUKUM WARIS ISLAM DALAM MASYARAKAT (SUATU STUDI TENTANG OPERASIONALISASI HUKUM KEWARISAN ISLAM DI TENGAH-TENGAH MASYARAKAT MUSLIM TANGERANG, 07
37 PELAKSANAAN PENANDATANGANAN AKTA OLEH PENERIMA KUASA DALAM AKTA SKMHT YANG DIBUAT OLEH NOTARIS, 07
38 TINJAUAN TERHADAP PELAKSANAAN BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN (BPHTB) YANG TIMBUL KARENA ADANYA PEMBAGIAN WARISAN, 04
39 TINJAUAN YURIDIS PENATAGUNAAN TANAH DALAM RANGKA PENGEMBANGAN WILAYAH KOTA BAGI PEMBANGUNAN KAWASAN PERUMAHAN DAN PEMUKIMAN BUKIT SEMARANG BARU (BSB) DI KOTA SEMARANG, 05
40 TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PRAKTEK PEMBUATAN PERJANJIAN KAWIN DI KOTA BANDUNG, 05
41 PEMBATALAN PERKAWINAN SERTA AKIBAT HUKUMANNYA DI PENGADILAN AGAMA SLAWI, 06
42 JAMINAN FIDUSIA TERHADAP BARANG PERSEDIAAN DI PT. BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK KANTOR WILAYAH 05 SEMARANG, 07
43 PERANAN NOTARIS DALAM PERUBAHAN ANGGARAN DASAR PERSEROAN TERBATAS MENJELANG PROSES EMISI SAHAM, 06
44 WEWENANG NOTARIS DALAM PEMBUATAN AKTA PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI HAK MILIK ATAS TANAH DI KOTA MAGELANG, 06
45 PERANAN BADAN AMIL SEBAGAI PENGELOLA DALAM UPAYA MENGUBAH STATUS MUSTAHIK MENJADI MUZAKKI MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR. 38 TAHUN 1999, 05
46 PELAKSANAAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP LESSOR DALAM PERJANJIAN LEASING (SEWA GUNA USAHA), 04
47 JENIS-JENIS PERJANJIAN SEBAGAI DASAR HUKUM DALAM PENGGALIAN HAK GUNA BANGUNAN OBYEK HAK TANGGUNGAN, 07
48 PEMBENTUKAN BALAI LELANG SEBAGAI UPAYA PEDAYAGUNAAN LELANG DI INDONESIA, 07
49 PELAKSANAAN PERKAWINAN SUKU DAYAK BAKATI DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN, 07
50 PENGGUNAAN TANAH ADAT UNTUK KEPENTINGAN PEMBANGUNAN DI KECAMATAN LANGOWAN KABUPATEN MINAHASA PROPINSI SULAWESI UTARA, 07
51 PERJANJIAN PENANGGUNGAN (BORGTOCHT) SEBAGAI SALAH SATU BENTUK PENGIKATAN JAMINAN KREDIT BANK PADA KANTOR PUSAT PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK, 08
52 PERTANGGUNGJAWABAN DAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP NOTARIS DALAM MENJALANKAN TUGAS PROFESINYA, 07
53 PELAKSANAAN PERKAWINAN BAGI PENGHAYATAN KEPERCAYAAN SETELAH BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN DI KOTA SEMARANG, 07
54 PELAKSANAAN PERJANJIAN KREDIT DENGAN JAMINAN SURAT KEPUTUSAN PENGANGKATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) CABANG SALATIGA, 07
55 PEMUNGUTAN BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN DI KABUPATEN WONOGIRI, 07
56 PELAKSANAAN PERJANJIAN LEASING KENDARAAN BERMOTOR PADA PT. MITRA DANA PUTRA UTAMA FINANCE CABANG SEMARANG, 06
57 TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENGAKUAN HUTANG DALAM PERJANJIAN KREDIT BANK, 04
58 EKSEKUSI TERHADAP BARANG JAMINAN YANG DIIKAT DENGAN FIDUSIA DI BANK PAPUA YAPEN WAROPEN SERUI, 07
59 TINJAUAN HUKUM ISLAM DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM (KHI) TERHADAP PENGANGKATAN ANAK SERTA AKIBAT HUKUMNYA TERHADAP PEMBAGIAN WARIS (STUDI DI PENGADILAN AGAMA SEMARANG), 07
60 PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 1960 TENTANG PERJANJIAN BAGI HASIL (TANAH PERTANIAN) DI DESA PAKOPEN KECAMATAN BAWEAN KABUPATEN SEMARANG
61 TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PEMBUATAN SURAT KUASA MEMBEBANKAN HAK TANGGUNGAN (SKMHT) DI KOTA SEMARANG, 07
62 PELAKSANAAN PENCATATAN PERKAWINAN UMAT KHONGHUCU DI KABUPATEN JEPARA, 07
63 PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM KASUS MALAPRAKTEK MEDIK DAN PENYELESAIANNYA DI PENGADILAN NEGERI CIBINONG (STUDI KASUS PERKARA NOMOR: 126/PDT.G/2003/PN.CBN), 08
64 KEDUDUKAN WASIAT DALAM SISTEM PEMBAGIAN HARTA PENINGGALAN MENURUT HUKUM ISLAM DALAM TATA HUKUM INDONESIA
65 PELAKSANAAN PERMOHONAN PEMBERIAN HAK BARU ATAS TANAH BEKAS HAK GUNA BANGUNAN ASAL HAK BARAT DI KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN PURWOREJO, 05
66 PELAKSANAAN PENDAFTARAN PERALIHAN HAK ATAS TANAH DASAR HIBAH WASIAT DI KECAMATAN PURWOKERTO SELATAN KOTA PURWOKERTO, 07
67 PERUBAHAN KELAMIN BAGI TRANSSEKSUAL DALAM KAITANNYA DENGAN PERKAWINAN MENURUT HUKUM ISLAM, 05
68 PELAKSANAAN PENDIRIAN YAYASAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2001 DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2004 DI DENPASAR
69 PELAKSANAAN PEMBEBANAN HAK TANGGUNGAN DALAM PERJANJIAN KREDIT DI PT BANK NIAGA TBK CABANG BANDUNG, 07
70 KAJIAN HUKUM TENTANG POLIGAMI DAN PERMOHONAN POLIGAMI YANG DITOLAK DI PENGADILAN AGAMA KABUPATEN SEMARANG, 07
71 PELAKSANAAN BEDA AGAMA DAN AKIBAT HUKUMNYA DALAM HUBUNGANNYA DENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN, 07
72 PENYELESAIAN UTANG DEBITOR TERHADAP KREDITOR MELALUI KEPAILITAN, 07

1. PENGGUNAAN KREDIT BERDOKUMEN/LETTER OF CREDIT [L/C] DI DALAM PELAKSANAAN PEMBAYARAN PADA PRAKTEK PERBANKAN DI BANK EXIM [BANK MANDIRI] KOTA MADYA PONTIANAK KALBAR / 2001
2. ASPEK YURIDIS PELAKSANAAN TITIK BERAT OTONOMI DAERAH MENURUT PERATURAN PEMERINTAH NO 45 1992. STUDI KASUS DI KABUPATEN DAERAH TINGKAT II SLEMAN / 1997
3. NEGARA HUKUM DALAM PERSPEKTIF CIVIL SOCIETY [TELAAH KRITIS TERHADAP NEGARA HUKUM INDONESIA] / 2001
4. PERKEMBANGAN SISTEM PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA DAN RELEVANSI BAGI USAHA PEMBAHARUAN HUKUM PIDANA NASIONAL / 1997
5. PERAN DAN TANGGUNG JAWAB WALI AMANAT SEBAGAI SALAH SATU LEMBAGA PENUNJANG PASAR MODAL DALAM PENERBITAN OBLIGASI / 1998
6. BISNIS E.COMMERCE WWW.SANUR.CO.ID [STUDI PEMBATASAN JAMINAN, SYARAT, DAN PERJANJIAN KONDISI PRODUK] / 2003
7. KEBERADAAN HUKUM ADAT DALAM PENEGAKAN HUKUM STUDI TENTANG KEDUDUKAN DAN PENGARUH HUKUM DELIK ADAT PADA PUTUSAN HAKIM DALAM KASUS PERZINAAN DI LUAR KUHP DI LOMBOK DAN BALI / 1998
8. PENYELENGGARAAN PERTANIAN LAHAN PANTAI DAN DAMPAKNYA TERHADAP LINGKUNGAN DI PROPINSI DIY / 2003
9. IJTIHAD MAHMUD SYALTUT TENTANG HUKUM KELUARGA DALAM AL-FAT AWA
10. PERANAN BADAN PERWAKILAN DESA DALAM PENYUSUNAN DAN PENETAPAN PERATURAN DESA / 2003
11. MASALAH PENCEMARAN AKIBAT USAHA INDUSTRI KECIL [TELAAH KASUS DI BEBERAPA INDUSTRI KECIL] / 1999
12. TUGAS AKHIR : PERAN ORANG KATU [TOI KATU] DALAM KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM HAYATI DI TAMAN NASIONAL LORE LINDU SULAWESI TENGAH / 1999
13. KARYA TULIS : UPAYA PEMERINTAH DAN PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM PERKEMBANGAN KEPENDUDUKAN DAN PEMBANGUNAN KELUARGA SEJAHTERA PADA KELOMPOK MISKIN DI KELURAHAN PABUWARAN KECAMATAN PURWOKERTO UTARA KOTIP PURWOKERTO / 1999
14. PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP DI SD, SMP, SMA DI LINGKUNGAN MUHAMMADIYAH KODYA YOGYAKARTA / 1996
15. PEMBANGUNAN PERUMAHAN BERWAWASAN LINGKUNGAN DI KAB. DATI II KLATEN / 1996
16. SIGNIFIKANSI PERANAN BALAI LATIHAN KERJA KHUSUS PARIWISATA YOGYAKARTA DALAM MENGATASI EKSISTENSI PENGANGGURAN YANG BERKUALIFIKASI LULUSAN SMTA DI DIY / 2000
17. PAPAER : EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI PEMBERIA N INFORMASI LINGKUNGAN HIDUP KOTAMADYA YOGYAKARTA / 1998
18. PENEGAKAN HUKUM TERHADAP EKSPLOITASI PEKERJA ANAK OLEH PEGAWAI PENGAWAS KETENAKERJAAN DI KAB. BOGOR / 2002
19. ADAT KAWIN LARI MASYARAKAT SASAT DITINJAU DARI SEGI HUKUM ISLAM / 2002
20. TUGAS DAN FUNGSI KANTOR PERTANAHAN KAB/KOTA DALAM RANGKA PELAKSANAAN PASAL 10 AYAT 1 UU NO. 20 THN 2000 TENTANG BPHTB DITINJAU DARI OBJEKNYA / 2003
21. KEDUDUKAN ANAK YANG MELAKUKAN KAWIN LARI [SILARIANG] TERHADAP HARTA PENINGGALAN ORANG TUA MENURUT HUKUM WARIS ADAT MAKASAR / 2003
22. KEDUDUKAN ANAK ANGKAT DI DALAM PEWARISAN MENURUT HUKUM WARIS ADAT BALI [STUDI KASUS DI KELURAHAN SESETAN, KECAMATAN DENPASAR SELATAN] / 20002
23. KEBIJAKAN BANK INDONESIA BAGI PENGEMBANGAN PERBANKAN SYARIAH [TELAAH ATAS KEBIJAKAN BI SEBELUM DAN SESUDAH KRISIS EKONOMI] / 1992 – 2002
24. UPAYA HUKUM PENANGGULANGAN PEMBOBOLAN KARTU KREDIT MELALUI INTERNET / 2004
25. PRAKTEK MONEY LAUNDREING DALAM HUBUNGANNYA DENGAN SISTEM PERBANKAN ON-LINE / 2004
26. UPAYA HUKUM PT. BANK RAKYAT INDONESIA KANTOR CABANG KLATEN DALAM MENYELESAIKAN KREDIT MACET / 2004
27. PERLINDUNGAN HUKUM PIHAK KETIGA DALAM HUBUNGANNYA DENGAN PERUSAHAAN KELOMPOK [GROUP COMPANY] / 2003
28. PERAN DEALER DAN BROKER DALAM TRANSAKSI JUAL- BELI VALUTA ASING [FOREIGN EXCHANGE] KAITANNYA TERHADAP PERLINDUNGAN HUKUM INVESTOR DALAM LINGKUP HUKUM BISNIS DI WILAYAH SURAKARTA / 2004
29. DIVESTASI SEBELUM JATUH TEMPO PADA PERJANJIAN PEMBIAYAAN MODAL VENTURA / 2004
30. HAMBATAN-HAMBATAN DALAM PELAKSANAAN PUTUSAN KEPAILITAN / 2003
31. PENERAPAN KLAUSULA EKSONERASI DASAR PERJANJIAN JUAL BELI PERUMAHAN DI KOTAMADYA DENPASAR PROPINSI BALI / 2003
32. PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP USAHA KECIL DI BIDANG DESAIN INDUSTRI DI WILAYAH SUKOHARJO PADA ERA GLOBALISASI / 2003
33. KAITAN HUKUM TENTANG PROGRAM REKAPITULASI BANK UMUM / 2003
34. EKSPLOITASI KETENAGAKERJAAN DALAM SISTEM PERLINDUNGAN HUKUM PEKERJA ANAK DI KABUPATEN BANYUMAS / 2003
35. PENGATURAN PERUBAHAN PEMERINTAHAN MENJADI KELURAHAN MENJADI PEMERINTAH DESA DALAM SISTEN OTONOMI DAERAH DI KABUPATEN BANYUMAS / 2002
36. INFLASI DAN RIBA / 2004
37. EKSISTENSI LEMBAGA PERKREDITAN DESA DALAM PEMBANGUNAN DESA PAKRAMAN DI BALI / 2003
38. PERLINDUNGAN HAK EKONOMI PENCIPTA TERHADAP KARYA CIPTA MUSIK DAN LAGU DI BALI / 2003
39. UPAYA PENCEGAHAN TINDAK KECURANGAN PERBANKAN DI BANK DKI JAKARTA / 2002
40. PENYELENGARAAN KEWENANGAN BIDANG PERHUBUNGAN DI KABUPATEN TEGAL SETELAH BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHN 1999 TENTANG PEMERINTAH DAERAH / 2003
41. PENGATURAN PERUBAHAN PEMERINTAH KELURAHAN MENJADI PEMERINTAH DESA DALAM SISTEM OTONOMI DAERAH DI KABUPATEN BANYUMAS / 2002
42. PENENTUAN NILAI JUAL OBJEK PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DALAM SISTEM OTONOMI DAERAH DI KABUPATEN BANYUMAS [SUATU TINJAUAN YURIDIS] / 2002
43. PERLINDUNGAN HUKUM KETENAGAKERJAAN DALAM SISTEM PENYELESAIAN PERSELISIHAN PERBURUHAN DI KABUPATEN PURBALINGGA / 2003
44. LEGALITAS DEKRIT PRESIDEN DALAM SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA / 2003
45. IMPLEMENTASI NIATAN POLITIK EKSEKUTIF DAERAH DALAM PEMBENTUKAN PRANATA HUKUM DAERAH YANG LEGAL DAN BAIK SERTA DEMOKRATIS / 2003
46. EKSISTENSI KEBIJAKAN DAERAH YANG DEMOKRATIS DALAM SISTEM PEMERINTAHAN YANG BERSIH DARI KORUPSI KOLUSI DAN NEPOTISME / 2002
47. TINJAUAN PERLINDUANGN HAK ASASI MANUSIA DALAM KEHIDUPAN BERNEGARA DI INDONESIA / 2002
48. IMPLEMENTASI NIATAN POLITIK EKSEKUTIF DAERAH DALAM PEMBENTUKAN PRANATA HUKUM DAERAH YANG LEGAL DAN BAIK SERTA DEMOKRATIS / 2003
49. EKSISTENSI PENGATURAN RETRIBUSI DAERAH DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN BANYUMAS / 2003
50. LEGALITAS DEKRIT PRESIDEN DALAM SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA / 2003
51. TANGUNGJAWAB BADAN PERWAKILAN DESA DALAM SISTEM PERADILAN DI INDONESIA / 2003
52. PELAKSANAAN PENGAWASAN DPRD TERHADAP DANA PERIMBANGAN DAERAH BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 25 TAUN 1999 / 2003
53. PERLINDUNGAN HUKUM KARYA CIPTA ATAS BUKU DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 19 TAHUN 2002 TENTANG HAK CIPTA / 2004
54. PENERAPAN DOKTRIN PIERCING THE CORPORATE VEIL DALAM PRAKTEK PERSEROAN TERBATAS DI INDONESIA / 2004
55. KEDUDUKAN HUKUM PASIEN DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN / 2004
56. ASAS-ASAS HUKUM PERJANJIAN DALAM PENEMPATAN TKI KE LUAR NEGERI / 2004
57. KONSEP BENTUK USAHA TETAP DI ERA TRANSAKSI ELEKTRONIK / 20003
58. MASALAH PERDAMAIAN DALAM HUKUM PERDATA PADA UMUMNYA DAN HUKUM KEPAILITAN PADA KHUSUSNYA / 2003
59. PENGERTIAN SUMIR DI DALAM HUKUM KEPAILITAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMO 4 TAHUN 1998 / 2002
60. TINJAUAN HUKUM TENTANG KONTRAK JUAL BELI KAPAL ANTARA PEMERINTAH KABUPATEN MERAUKE DENGAN PT. PALINDO JAYA UTAMA SURABAYA / 2004
61. MODAL VENTURA SEBAGAI LEMBAGA PEMBIAYAAN BAGI PENGUSAHA KECIL DAN MENENGAH DI PROPINSI PAPUA / 2004
62. ASPEK YURIDIS KEPEMILIKAN SAHAM PEKERJA PADA PERSEROAN TERBATAS PERUSAHAAN PERS / 2004
63. SOLUSI HUKUM BAGI KONSUMEN DALAM BISNIS PERUMAHAN DI KABUPATEN SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA / DIY / 2003
64. PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN DALAM BISNIS PERUMAHAN DI KABUPATEN SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA / 2003
65. PERKEMBANGAN SISTEM PIRAMIDA PADA MULTI LEVEL MARKETING [MLM] DAN PENGATURANNYA DI INDONESIA
66. PERLINDUNGAN HUKUM KONSUMEN BIDANG PERUMAHAN DI KOTA SAMARINDA / 2003
67. PERLINDUNGAN MEREK TERHADAP TAS YANG DIPRODUKSI MASSAL PADA PENGRAJIN DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA / 2003
68. TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PERUBAHAN KATEGORI PELANGGARAN MEREK DARI DELIK BIASA MENJADI DELIK ADUAN DALAM UNDANG-UNDANG MEREK DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA / 2003
69. PENGAJUAN HAK MEMINTA KETERANGAN [INTERPELASI] OLEH DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROPINSI RIAU KEPADA GUBERNUR RIAU DALAM HAL PERMASALAHAN PEMERINTAH DI KABUPATEN KAMPAS [PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 1999] / 2003
7O. PERANAN UNDANG-UNDANG PENANAMAN MODAL ASING DALAM PENYELESAIAN KONFLIK PADA PERUSAHAAN PENANAMAN MODAL ASING DI BALI / 2003
71. PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN YANG MENGALAMI KERUGIAN AKIBAT MENGKONSUMSI MAKANAN DAN MINUMAN KEMASAN DI KOTA DENPASAR / 2003
72. POLA HUBUNGAN PENANAMAN MODAL OLEH ORANG ASING DALAM PEMBANGUNAN HOTEL DI BALI / 2003
73. PENYELESAIAN KREDIT MACET PADA PT. BANK BUKOPIN CABANG KLATEN / 2005
74. TINJAUAN HUKUM PELAKSANAAN PERKAWINAN ANTARA WANITA TIONGHOA INDONESIA DENGAN PRIA TAIWAN MELALUI PERANTARA AGEN [MAK COMBLANG] DI KOTA SINGKAWANG / 2005
75. TINJAUAN HUKUM ATAS PERMASALAHAN DAN KESULITAN PENERAPAN PEMBUKTIAN SEDERHANA [SUMIR] DALAM PERKARA KEPAILITAN / 2005
76. PEMBAGIAN HAK-HAK BAGI PARA PEMEGANG POLIS PERUSAHAAN ASURANSI JIWA YANG DINYATAKAN PAILIT / 2005
77. PERAN PRINSIP MENGENAL NASABAH DALAM MENUNJANG PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 15 TAHUN 2002 TENTANG TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG / 2005
78. PEMBERDAYAAN BADAN PENANAMAN MODAL DAERAH DI KALIMANTAN TIMUR DALAM RANGKA MENINGKATKAN INVESTASI LANGSUNG DILIHAT DARI HUKUM INVESTASI / 2004
79. DASAR HUKUM PEMBIAYAAN KREDIT SEPEDA MOTOR YAMAHA DI SAMARINDA DALAM RANGKA MENDUKUNG RODA PEREKONOMIAN DI SAMARINDA DI LIHAT DARI HUKUM PERJANJIAN / 2004
80. PERLINDUNGAN KONSUMEN KREDIT PEMILIKAN RUMAH BANK TABUNGAN NEGARA KOTA HIJAU BALIKPAPAN [KPR BTN KHB] / 2004
81. PERANAN POLRI DALAM MENANGGULANGI TINDAK PENCURIAN DENGAN KEKERASAN / STUDI KASUS DI POLRES WONOSOBO / 2004
82. MASALAH PERDAMAIAN DALAM HUKUM PERDATA PADA UMUMNYA DAN HUKUM KEPAILITAN PADA KHUSUSNYA / 2003
83. UPAYA DAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI NOTARIS TERHADAP SANKSI-SANKSI / 2004
84. TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENYELESAIAN TUDUHAN PRAKTEK MONOPOLI OLEH GROUP 21 CINIPLEX DALAM INDUSTRI FILM / 2005
85. PERWUJUDAN OTONOMI DI BIDANG PERTANAHAN DI KABUPATEN BANYUMAS / 2005
86. PRAKTEK PENGANGKATAN ANAK DALAM HUKUM ADAT TIONG HOA DI KOTA SINGKAWANG PROPINSI KALIMANTAN BARAT / 2005
87. TANGGUNG JAWAB PT. POS INDONESIA [PERSERO] DALAM MENYELENGGARAKAN LAYANAN JASA PAKET POS DENGAN TEPAT, CEPAT, DAN AMAN SEBAGAI WUJUD PERLINDUNGAN KONSUMEN DI YOGYAKARTA / 2002
88. FUNGSI PENGAWASAN DPRD TERHADAP PEMERINTAH DAERAH DALAM MEWUJUDKAN APARATUR PEMERINTAH DAERAH YANG BERSIH DAN BEBAS DARI KORUPSI, KOLUSI, DAN NEPOTISME DI KABUPATEN BANYUMAS /
89. TINJAUAN YURIDIS AKTA PENGAKUAN HUTANG YANG DIBUAT OLEH NOTARIS DAN PELAKSANAANNYA DALAM PRAKTEK / 2004
90. PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP BRI CABANG YOGYAKARTA SEBAGAI PEMEGANG JAMINAN FIDUCIA BENDA PERSEDIAAN / 2004
91. PENJUALAN MELALUI LELANG ATAS BENDA YANG DIJAMINKAN PADA BANK PEMERINTAH OLEH PEJABAT LELANG KELAS I DI KOTA MAKASAR / 2004
92. PELAKSANAAN FUNGSI PELAYANAN PEMERINTAH DALAM MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KABUPATEN SUMBA BARAT / 2005
93. PERLINDUNGAN HUKUM BAGI DISTRIBUTOR INDEPENDEN DALAM EZUINO BISNIS NETWORK MARKETING DI JAKARTA / 2005
94. PERLINDUNGAN HUKUM KONSUMEN BIDANG PERUMAHAN DI KOTA SAMARINDAH / 2003
95. PENERAPAN DOKTRIN PERCING THE CORPORATE VEIL DALAM PRAKTEK PERSEROAAN TERBATAS DI INDONESIA / 2004
96. GUGATAN PELANGGARAN MEREK BERDASARKAN PASAL 1365 KUH PERDATA DAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG MEREK / 2003
97. PENYIDIKAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA / STUDI DI POLRES BOYOLALI / 2004
98. PERANAN RESERSE DALAM MENGUNGKAP TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA / 2004
99. ANALISIS HUKUM PERJANJIAN BELI SEWA MOBIL DENGAN CARA KREDIT PADA PT. TUNAS FINANCINDO DI MAKASAR / 2005
100. KAPAL LAUT SEBAGAI JAMINAN HIPOTIK DALAM PERJANJIAN KREDIT PADA PT. BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK CABANG MAKASAR / 2006
101. PERANAN NOTARIS DALAM PEMBUATAN AKTA SURAT KUASA MEMBEBANKAN HAK TANGGUNGAN (SKMUT) / 2005
102. DEPOSITO PIHAK KETIGA SEBAGAI JAMINAN KREDIT PADA PT. BANK LIPPO CABANG MAKASAR / 2005
103. UPAYA DINAS PERHUBUNGAN DAN LLAJ DALAM MENGATASI PRAKTEK MONOPOLI DAN PERSAINGAN USAHA TIDAK SEHAT PENYELENGGARA ANGKUTAN KOTA DAN PEDESAAN DI KAB. BANYUMAS / 2003
104. PERANAN RENCANA TATA RUANG DALAM MENJAGA KELESTARIAN FUNGSI LINGKUNGAN HIDUP DI PROPINSI RIAU / 2006
105. HAK MEWARIS ANAK LUAR KAWIN WARGA NEGARA INDONESIA KETURUNAN TIONGHOA DALAM PRAKTEKNYA DI KOTA SINGKAWANG / 2005
106. KEDUDUKAN HAK PENGELOLAAN ATAS TANAH MENURUT PASAL 33 AYAT 3 UUD 1945 / 1995yyyyyyyyyyyyy
107. PERANAN UNIT IDENTIFIKASI DALAM PROSES PENYIDIKAN UNTUK MENGUNGKAP SUATU TINDAK PIDANA / STUDI DI POLRES PURWOREJO / 2003
108. PELAKSANAAN PEMBAGIAN WARISAN SEHUBUNGAN DENGAN ADANYA PENARIKAN HIBAH DI PENGADILAN AGAMA BANTUL / 2006
109. PENYELESAIAN GUGATAN WANPRESTASI MELALUI MEDIASI / 2006
110. PIDANA MATI DI INDONESIA, TELAAH KONSEPSI DAN APLIKASINYA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HAM / 2005
111. KETENTUAN-KETENTUAN TENTANG ALIH TEKNOLOGI DALAM HUBUNGANNYA DENGAN USAHA PENGEMBANGAN INDUSTRI DI PT. COLA-COLA BOTTLING INDONESIA JAWA TENGAH , SEMARANG / 2005
112. PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENANAMAN MODAL ASING DI PROPINSI RIAU / 2005
113. BISNIS E-COMERCE WWW.SANUR.CO.ID STUDI PEMBATASAN JAMINAN SYARAT DAN PERJANJIAN KONDISI PRODUK / 2003
114. AUTENTIKASI DOKUMEN ELEKTRONIK DALAM TRANSAKSI BISNIS SECARA ELEKTRONIK [SUATU KAJIAN NORMATIF TERHADAP PENGGUNAAN TANDA TANGAN ELEKTRONIK DALAM PERSPEKTIF HUKUM PEMBUKTIAN INDONESIA] / 2002
115. PERANAN BADAN PERWAKILAN DESA DALAM PENYUSUNAN DAN PENETAPAN PERATURAN DESA /
116. PENERAPAN KLAUSA EKSONERASI DALAM PERJANJIAN JUAL-BELI PERUMAHAN DI KOTA MADYA DENPASAR PROPINSI BALI / 2003
117. PERAN DEALER DAN BROKEN DALAM TRANSAKSI JUAL BELI VALUTA ASING (FOREIGS EXCHANGE ) KAITANNYA TERHADAP PERLINDUNGAN HUKUM INVESTOR DALAM LINGKUP HUKUM BISNIS DI WILAYAH SURAKARTA /2004
118. HAMBATAN – HAMBATAN DALAM PELAKSANAAN PUTUSAN KEPAILITAN / 2003
119. PERLINDUNGAN HAK EKONOMI PENCIPTA TERHADAP KARYA CIPTA MUSIK DAN LAGU DI BALI / 2003
120. ASAS HUKUM PERJANJIAN DALAM PENEMPATAN TKI KE LUAR NEGERI / 2004
121. AKIBAT PEMBATALAN AKTA HIBAH TANAH YANG DIBUAT OLEH PEJABAT AKTA TANAH (PPAT) DI LUAR WILAYAH KEWENANGANNYA – STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI NO 11 / PDT.G / 2002 PN. KALIANDA
122. KOSONG
123. TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PELAKSANAAN AKAD MASYARAKAT PADA BANK SYARIAH MANDIRI DI KOTA CILEGON / 2006
124. PELAKSANAAN AKAD HAWALAH PADA PT. BANK SYARIAH MUAMALAT INDONESIA CAB YOGYAKARTA / 2007
125. KONSEKUENSI YURIDIS BAGI PARA KREDITUR TERHADAP PERNYATAAN PAILIT YANG DIMOHON OLEH SALAH SATU KREDITUR YANG TERKAIT DENGAN PERJANJIAN KREDIT SINDIKASI / 2003

1. PRAKTEK UNCOVERED SHORT SALE/NAKED SHRT SAHAM-SAHAM YANG DIPERDAGANGKAN DENGAN WARKAT DI BEJ – 02
2. TANGGUNG GUGAT BADAN PERWAKILAN DESA DALAM SISTEM PERADILAN DI INDONESIA – 00
3. PENGATURAN PERUBAHAN PEMERINTAH KELURAHAN MENJADI PEMERINTAH DESA DALAM SISTEM OTODA DI KAB. BANYUMAS – 03
4. PENEGAKAN HUKUM TERHADAP EKPLOITASI PEKERJA ANAKA OLEH PEGAWAI PENGAWAS KETENAGAKERJAAN DI KAB. BOGOR – 02
5. PENENTUAN NIALI JUAL OBJEK PBB DALAM SISTEM OTODA DI KABUPATEN (SUATU TINJAUAN YURIDIS) – 02
6. PENGAJUAN HAK MEMNITA KETERANGAN ANTERPELASI OLEH DPRD PROP RIAU KEPADA GUBERNUR RIAU DALAM HAL PERMASALAHAN PEMERINTAHAN DI KAB. KAMPAR (PERSPEKTIF UU NO. 22 TH 1999) – 03
7. PELAKSANAAN PENGAWASAN DPRD TERHADAP DANA PERIMBANGAN DAERAH BERDASARKAN UU NO. 25 TH 1999 – 03
8. IMPLEMENTASI NOIRTAN POLITIK EKSEKUTIF DAERAH DALAM PEMBENTUKAN PRANTA HUKUM DAERAH YANG GAGAL DAN BAIK SERTA DEMOKRATIS – 03
9. EKSISTENSI KEBIJAKAN DAERAH YANG DEMOKRATIS DALAM SISTEM PEMERINTAHAN YANG BERSIH BEBAS DARI KORUPSI KOLUSI DAN NEPOTISME – 03
10. LEGALITAS DEKRIT PRESIDEN DALAM SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA – 03
11. PERLINDUNGAN HUKUM KETENAGAKERJAAN DALAM SISTEM PENYELESAIAN PERSELISIHAN PERUBAHAN DI KAB. PURBALINGGA – 03
12. KOSONG
13. EKSISITENSI PENGATURAN RETRIBUSI DAERAH DALAM MENINGKATKAN PAD DI KAB. BANYUMAS – 03
14. PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PENJUAL VCD BAJAKAN DI YK (DITINJAU DARI UU NO. 19 TH 2002 TENTANG HAK CIPTA) – 03
15. KEDUDUKAN HUKUM USAHA KLINIK KESEHATAN BERSAMA SEHUBUNGAN DENGAN PELAYANAN SWASTA DI BIDANG MEDIK (STUDI PADA USAHA KLINIK KESEHATAN BERSAMA DI PROP. BALI) – 02
16. PERANAN POLRI DALAM MENANGANI TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN KEKERASAN (STUDI KASUS PADA POLRES WONOSOBO) – 04
17. PENGGUNAAN KREDIT BERDOKUMEN/LETTER OF CREDIT (L/C) DI DALAM PELAKSANAAN PEMBAYARAN PADA PRAKTEK PERBANKAN DI BANK EXIM (BANK MANDIRI) KOTAMADYA PONTIANAK KALBAR – 01
18. PERANAN RETRIBUSI DASAR TERHADAP PAD DI KAB. SLEMAN – 01
19. PEMBAGIAN HAK BAGI PARA PEMEGANG POLIS PERUSAHAAN ASURANSI JIWA YANG DINYATAKAN PAILIT – 04
20. TINJAUAN HUKUM PELAKSANAAN KAWIN KONTRAK ANTARA WANITA TIONGHOA INDONESIA DENGAN PRIA TAIWAN DI KOTA SINGKAWANG – 04
21. PERLINDUNGAN HUKUM KONSUMEN BIDANG PERUMHAN DI KOTA SAMARINDA – 04
22. PERKEMBANGAN SISTEM PIRAMIDA PADA MULTI LEVEL MARKETING (MLM) DAN PENGATURANNYA DI INDONESIA – 03
23. KAJIAN HUKUM TENTANG PROGRAM REKAPITULASI BANK UMUM – 04
24. HAMBATAN-HAMBATAN DALAM PELAKSANAAN PUTUSAN KEPAILITAN – 04
25. PRAKTEK MONEY LAUNDERING DALAM HUBUNGAN DENGAN SISTEM PERBANKAN ON LINE – 03
26. PERLINDUNGAN HAK EKONOMI PENCIPTA TERHADAP KARYA DIPTA MUSIK DAN LAGU BALI – 03
27. PENYELENGGARAAN KEWENANGAN BIDANG PERHUBUNGAN DI KAB. TEGAL SETELAH BERLAKUNYA UU NO. 22 TH 1999 TENTANG PEMERINTAH DAERAH – 04
28. KEDUDUKAN HUKUM PASIEN DALAM PERSPEKTIF UU NO. 6 TH 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN – 04
29. UPAYA HUKUM PT. BRI KANTOR CABANG KLATEN DALAM MENYELESAIKAN KREDIT MACET – 04
30. TINJAUAN HUKUM TENTANG KONTRAK JUAL BELI KAPAL ANTARA PEMERINTAH KAB. MERAUKE DENGAN PT. PALINDO JASA UTAMA SURABAYA – 04
31. PEMBAGIAN HAKK-HAK BAGI PARA PEMEGANG POLIS PERUSAHAAN ASURANSI JIWA YANG DINYATAKAN PAILIT – 05
32. PERANAN SIDIK JARI DALAM PENGUNGKAPAN SUATU TINDAK PIDANA (SUATU STUDI DI POLRES KLATEN) – 04
33. REKONSTRUKSI DALAM PROSES PENYIDIKAN GUNA MENGUNGKAP KEJAHATAN (STUDI DI POLRES SLAWI) – 02
34. SOLUSI HUKUM DALAM PENYELESAIAN KREDIT MACET DI BPD KALTIM – 02
35. UPAYA HUKUM PENANGGULANGAN PEMBOBOLAN KARTU KREDIT MELALUI INTERNET – 03
36. PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP USAHA KECIL DI BIDANG DESAIN IDUSTRI DI WILAYAH SUKOHARJO PADA ERA GLOBALISASI – 03
37. EKSISTENSI LEMBAGA PERKREDITAN DESA (LPO) DALAM PEMBANGUNAN DESA DI BALI – 03
38. PERAN DEALER DAN BROKER DALAM TRANSAKSI JUAL BELI VALUTA ASING (FOREIGN EXCHANGE) KAITANNYA TERHADAP PERLINDUNGAN HUKUM INVESTOR DALAM LINGKUP HUKUM BISNIS DI WILAYAH SURAKARTA – 04
39. DIVESTASI YURIDIS PERLINDUNGAN HAM DALAM KEHIDUPAN BERNEGARA DI INDONESIA – 02
40. TINJAUAN YURIDIS PERLINDUNGAN HAM DALAM KEHIDUPAN BERNEGARA DI INDONESIA – 03
41. PENERAPAN DOKTRIN PIERCING THE CORPORATE VEIL DALAM PRAKTEK PERSEROAN TERBATAS DI INDONESIA – 03
42. TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PERUBAHAN KATEGORI PELANGGARAN MERK DARI ADUAN DELIK BIASA MENJADI ADUAN DALAM UU MERK DI DIY – 03
43. PERANAN UNIT IDENTIFIKASI ALAM PROSES PENYIDIKAN UNTUK MENGUNGKAP SUATU TINDAK PIDANA (STUDI DI POLRES PURWOREJO) – 03
44. PENYIDIKAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA (SUATU STUDI DI POLRES BOYOLALI) – 03
45. PERANAN RESERSE DALAM MENGUNGKAP TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA (STUDI DI POLRES YK) – 04
46. PERANAN UU PENANAMAN MODAL ASING DALAM PENYELESAIAN KONFLIK PADA PERUSAHAAN PENANAMAN MODAL ASING DI BALI – 03
47. PERLINDUNGAN HUKUM KARYA CIPTA ATAS BUKU DARI UU NO. 19 TH 2002 TENTANG HAK CIPTA – 04
48. MODAL VENTURA SEBAGAI LEMBAGA PEMBIAYAAN BAGO PENGUSAHA KECIL DAN MENENGAH DI PROP PAPUA – 03
49. PERLINDUNGAN MERK TERHADAP TAS YANG DIPRODUKSI MASAL PADA PENGRAJIN DI DAERAH YOGYAKARTA – 03
50. UPAYA PENEGAKAN TINDAK KECURANGAN PERBANKAN DI BANK DKI JAKARTA – 03
51. MASALAH PERDAMAIAN DALAM HUKUM PERDATA PADA UMUMNYA DAN HUKUM KEPAILITAN PADA KHUSUSNYA
52. POLA HUBUNGAN PENANAMAN MODAL OLEH ORANG ASING DALAM PEMBANGUNAN HOTEL DI BALI – 03
53. PENGERTIAN SUMIR DI DALAM HUKUM KEPAILITAN BERDASARKAN UU NO. 4 TH 1998 – 02
54. PENERAPAN KLAUSAULA EKSONERISASI DALAM PERJANJIAN JUAL BELI PERUSAHAAN DI KOTAMADYA DENPASAR PROP. BALI – 03
55. ASPEK YURIDIS KEPEMILIKAN SAHAM PEKERJA PADA PERSEROAN TERBATAS PERUSAHAAN PENERBITAN PERS – 04
56. PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN YANG MENGALAMI KERUGIAN AKIBAT MENGKONSUMSI MAKANAN DAN MINUMAN KEMASAN DI KOTA DENPASAR – 03
57. DASAR HUKUM PEMBIAYAAN KREDIT SEPEDA MOTOR YAMAHA DI SAMARINDA DALAM RANGKA MENDUKUNG RODA PEREKONOMIAN DI SEMARANG DILIHAT DARI HUKUM PERJANJIAN – 04
58. PELAKSANAAN PENYALURAN KREDIT USAHA TANI MELALUI BRI DI KAB. BANYUMAS – 04
59. PEMBERDAYAAN BADAN PENANAMAN MODAL DAERAH DI KALTIM DALAM RANGKA MENINGKATKAN INVESTASI LANGSUNG DILIHAT DARI HUKUKM INVESTASI – 04
60. KONSEP BENTUK USAHA TETAP DIER TRANSAKSI ELEKTRONIK – 03
61. ASAS-ASAS HUKUM PERJANJIAN DALAM PENEMPATAN TKI KELUAR NEGERI – 04
62. PERAN PRINSIP MENGENAL NASABAH DALAM MENUNJANG PELAKSANAAN UU NO. 15 TH 2002 TENTANG TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG – 05
63. PERLINDUNGAN HUKUM KETIGA DALAM HUBUNGAN DENGAN PERUSAHAAN KELOMPOK (GROUP COMPANY) – 03
64. GUGATAN PELANGGARAN MERK BERDASARKAN PASAL 1365 KUH PERDATA DAN BERDASARKAN UU MERK – 05
65. PERLINDUNGAN KONSUMEN KREDIT PEMILIKAN RUMAH BANK TABUNGAN NEGARA KOTA HIJAU BALIKPAPAN (KPR BTN KHB) – 05
66. PERLINDUNGAN HUKUM NASABAH TERHADAP PEMBUATAN SYARAT-SYARAT BARU PADA PERUM PEGADAIAN DI KOTA MAKASAR
67. TANGGUNGJAWAB DIREKSI YANG BERTINDAK SEBAGAI PENANGGUNG UTANG PERSEROAN JIKA PERSEROAN DINYATAKAN PAILIT – 04
68. ANALISIS KORELASI MANAJEMEN LIKUIDITAS DENGAN TINGKAT KEPERCAYAAN NASABAH (STUDI EMPIRIS PADA BANK SYARIAH MANDIRI YK) – 05
69. METODE PENAFSIRAN DALAM UPAYA PENYELESAIAN SENGKETA YANG DIAMBIL DARI KETIDAKJELASAN SUATU PASAL DALAM PERJANJIAN DI PN YK – 04
70. PRAKTEK PENGANGKATAN ANAK DALAM HUKUM ADAT TIONGHOA DI KOTA SINGKAWANG PROP KALBAR – 05
71. PERANANA BADAN PERWAKILAN DESA DALAM PENYUSUNAN DAN PENETAPAN PERATURAN DESA – 03
72. KEDUDUKAN ANAK ANGKAT DALAM PEWARISAN MENURUT HUKUM WARIS ADAT BALI (STUDI KASUS DIKELUARKAN SESELAN KEC. DENPASAR DAN PN DENPASAR) – 02
73. PEMBATALAN AKTA MATERIIL DI YK (STUDI KASUS DI PN YK) – 05
74. PELAKSANAAN FUNGSI PELAYANAN PEMERINTAH DALAM MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAAN MASYARAKAT DI KAB. SUMBER BARAT – 05
75. FUNGSI PENGAWASAN DPRD TERHADAP PEMERINTAH DAERAH DALAM MEWUJUDKAN APARATUR PEMDA YANG BERSIH DAN BEBAS DARI KORUPSI, KOLUSI DAN NEPOTISME DI KAB. BANYUMAS – 02
76. PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELANGGARAN LALU LINTAS OLEH KENDARAAN BERMOTOR DI DIY – 05
77. PERANAN NOTARIS DALAM PEMBUATAN AKTA SURAT KUASA MEMBEBANKAN HAK TANGGUNGAN (SKMHT) – 05
78. DEPOSITO PIHAK KETIGA SEBAGAI JAMINAN KREDIT PADA PT. BANK LIPPO CABANG MAKASSAR – 05
79. PELAKSANAAN PERJANJIAN KREDIT DENGAN JAMINAN FIDUSIA PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA (LPD) DESA DKRMAN PEMOGAN KEC. DENPASAR SELATAN – 05
80. PERANAN NOTARIAT DALAM PEMBUATAN AKTA SURAT KUASA MEMBEBANKAN HAK TANGGUNGAN (SKMHT) – 05
81. PELAKSANAAN PERJANJIAN BAGI HASIL MASSIMA GALUNG ANTARA PEMILIK TANAH DAN PETANI PENGGARAP DALAM MASYARAKAT BUGIS DI DESA ROMPEGADING KEC. LILIRIAJA KAB. SOPPENG – 05
82. KAPAL LAUT SEBAGAI JAMINAN HIPOTEK DALAM PERJANJIAN KREDIT PADA PT. BNI (PERSERO) TBK CABANG MAKASAR – 06
83. PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP BRI CABANG YK SEBAGAI PEMEGANG JAMINAN FIDUSIA BENDA PERSEDIAAN – 05
84. UPAYA REHABILITASI LAHAN PASCA PENAMBANGAN EMAS PT. KELIAN EQUATORIAL MINING DI KAB. KUTAI BARAT – 05
85. PELAKSANAAN EKSEKUSI DI BAWAH TANGAN JAMINAN FIDUSIA SEBAGAI UPAYA MELINDUNGI KEPENTINGAN BANK DALAM HAL TERJADINYA KREDIT MACET DALAM KREDIT KEPEMILIKAN MOBIL (KPM) PADA BANK UMUM SWASTA NASIONAL DIKOTA MAKASAR – 05
86. PENERAPAN BAKU MUTU KUALITAS AIR DAN BAKU MUTU LIMBAH CAIR DALAM USAHA PELESTARIAN FUNGSI LINGKUNGAN SUNGAI MUSI DI KOTA PALEMBANG SUMSEL – 01
87. REKAYASA TEKNOLOGI SARINGAN DENGAN MEDIA TANAH GAMBUT SEBAGAI PENYEDIAAN AIR BERSIH DARI AIR SUNGAI KAINGAN KAB. KATINGAN PROP KALTENG SKALA RUMAH TANGGA – 05
88. KEDUDUKAN ANAK YANG MELAKUKAN KAWIN LARI (SILARIANG TERHADAP HARTA PENINGGALAN ORANG TUA MENURUT HUKUM WARIS ADAT MAKASAR) – 03
89. AKIBAT HUKUM PUTUSAN PERNYATAAN PAILIT BAGI KREDITOR PEMEGANG HAK TANGGUNGAN – 05
90. PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PRODUSEN PRODUK SARUNG SAMARINDA DITINJAU DARI SEGI INDIKASI GEOGRAFIS DI KOTA SAMARINGA – 04
91. TINJAUAN YURIDIS TANGGUNG JAWAB PERUM PEGADAIAN TERHADAP BARANG GADAI DI KOTA MAKASAR – 06
92. TANGGUNG JAWAB PRIBADI DIREKSI SEKALIGUS PEMEGANG SAHAM DALAM PERKARA UTANG PIUTANG PT. SUBAGIO SAWMILL BANJARMASIN – 06
93. AKIBAT HUKUM PENCABUTAN IZIN USAHA BANK BERDASARKAN UU PERBANKAN DAN UU PERSEROAN TERBATAS – 06
94. PERLINDUNGAN HUKUM HAK CIPTA TERHADAP HASIL REKAMAN SUARA DALAM BENTUK COMPACT DISK (CD) – 02
95. PERLINDUNGAN HUKUM HAK CIPTA PENERBIT MUSIK DI INDONESIA – 03
96. PELAKSANAAN SISTEM BAGI HASIL PADA BANK SYARIAH DIBANDING SISTEM BUNGA PADA BANK KONVENSIONAL – 02
97. PERJANJIAN YURIDIS PERJANJIAN REKAPITULASI PERBANKAN – 99
98. KEWENANGAN PEJABAT LELANG KELAS I UNTUK MEMBELI BARANG BERGERAK DALAM LELANGA NON EKSEKUSI DI KPALN DENPASAR – 06
99. PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENANAMAN MODAL ASING DI PROP RIAU – 05
100. KONSEP PERSAMAAN HAK DAN KEWAJIBAN DALAM HUBUNGAN KERJA OUTSOURICH – 05
101. TINJAUAN TERHADAP PERLINDUNGAN KONSUMEN MENGALAMI KERUGIAN AKIBAT MENGKONSUMSI MAKANAN DAN MINUMAN DALAM KALENG DARI DAERAH WONOSOBO – 05
102. TINJAUAN YURIDIS TENTANG PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP UANG TUNAI DARI BANK OLEH PERUSAHAAN ASURANSI -= 05
103. PENJAMIN KREDIT MACET USAHA KECIL DAN MENENGAH OLEH LEMBAGA PENJAMIN KREDIT – 05
104. UPAYA PENYALURAN DAN PENDAYAGUNAAN TENAGA KERJA PENYANDANG CACAT FISIK DI KOTA YK – 05
105. STUDI IMPELEMNTASI UU NO. 19 TH 2002 TENTANG HAK CIPTA DALAM PEMBERANTASAN KASET VCD BAJAKAN DI SURAKARTA – 05
106. PELAKSANAAN THE FILEC’S OF CREDIT ”ANALISIS DALAM PEMBERIAN KREDIT SEBAGAI SALAH SATU UPAYA MENGURANGI KEMUNGKINAN TERJADINYA KREDIT MACET PADA BANK UMUM DI MOJOKERTO – 05
107. PEMBERDAYAAN BADAN PENANAMAN MODAL DAERAH JATENG DALAM RANGKA MENINGKATKAN INVESTASI LANGSUNG
108. PERANAN PERS DALAM PELAYANAN INFORMASI DITINJAU DARI HUKUM BISINIS (STUDI DI PROP KALTIM) – 05
109. PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KREDITOR TERHADAP JAMINAN HAK TANGGUNGAN ATAS TANAH DALAM PERJANJIAN KREDIT ANTARA PT. TATA GRAHA ASRI DENGAN PT. BANK NIAGA TBK – 05
110. TINJAUAN TENTANG PERJANJIAN KREDIT MODAL KERJA DENGAN JAMINAN FIDUCIA PADA BANK JATENG CABANG SURAKARTA – 05
111. PELAKSANAAN PERJANJIAN KREDIT KEPEMILIKAN RUMAH DAN TATA CARA PENYELESAIAN JIKA TERJADI KREDIT MACET DI BRI CABANG SIDOARJO – 05
112. PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK TEMUAN INVENTOR DI BIDANG KESEHATAN PADA DEPARTEMEN KESEHATAN RI JAKARTA DALAM HAL ADANYA PENGAMBILAN PIHAK LAIN – 05
113. TINJAUAN YURIDIS TERHADAP KEWENANGAN BUPATI MENGELUARKAN KEPUTUSAN PENARIKAN RETRIBUSI JEMBATAN MAHAKAM II DI KAB. KUTAI – 05
114. PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK CIPTA DI BIDANG PROGRAM KOMPUTER DI INDONESIA – 05
115. PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PIHAK KREDITUR DALAM PELAKSANAAN EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN DI KOTA YK DENGAN BERLAKUNYA UU NO. 4 TH 1996 – 05
116. PERANAN PENGADILAN DALAM PENYELESAIAN SENGKETA BISNIS MELALUI MEDIASI PASCA PERMA NO. 20 TH 2003 DI PN JAKBAR – 05
117. FUNGSI DINAS PENDIDIKAN DI KAB. SLEMAN DALAM RANGKA PELAKSANAAN WAJAR 9 TH – 05
118. PERLINDUNGAN HUKUM ATAS HAK CIPTA DI BIDANG MUSIK REKAMAN SUARA DI INDONESIA – 05
119. PERLINDUNGAN HUKUM PENERIMA FIDUCIA DALAM PERJANJIAN FIDUCIA YANG DIBUAT DI BAWAH TANGAN (STUDI KASUS DI BRI CABANG WATES) – 05
120. PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP INDUSTRI PEREKAMAN SUARA DARI TINDAK PIDANA PEMBAJAKAN KASET – 05
121. PELAKSANAAN KLIRING ANTAR BANK ATAS WARKAT YANG BERBENTUK CEK PADA BANK INDONESIA DI WILAYAH SURAKARTA – 05
122. PENGAWASAN PERBANKAN DALAM AKTIVITAS PENGGUNAAN LETTER OF CREDIT (L/C) STUDI KASUS PENCARIAN DANA L/C EFEKTIVITAS PADA PT. BNI TBK – 05
123. UPAYA DAN KENDALA UNTUK MENARIK KEMBALI KENDARAN BERMOTOR AKIBAT KREDIT MACET PADA BANK PEMBANGUNAN DAERAH DI KALTIM DI SAMARINDA – 05

1 ANALISIS RESPON MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN:STUDI TENTANG RENCANA PEMBANGUNAN KAWASAN WISATA ENERGI ALTERNATIF DI PANTAI BARONG GUNUNG KIDUL
2 FUNGSI MAHKAMAH KONSTITUSI DALAM MENGAWAL UNDANG-UNDANG DASAR REPUBLIK INDONESIA 1945
3 IMPLEMENTASI PENGAWASAN PEMERINTAH DAERAH TERHADAP EKSPORTIR PERUSAHAAN COLD STORAGE DI KOTA TARAKAN
4 “ASPEK YURIDIS PEMILIHAN ANGGOTA BADAN PERWAKILAN DESA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMERINTAHAN DESA
DI KABUPATEN BLORA “
5 IMPLIKASI PELAKSANAAN SISTEM PEMILIHAN PRESIDEN SECARA LANGSUNG DALAM SISTEM KETATANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA
6 KONSEKWENSI LOGIS YURIDIS BERLAKUNYA UNDANG UNDANG TENTANG PERS TERHADAP KEBEBASAN PERS
7 PENGAJUAN GUGATAN SECARA CLASS ACTION DALAM RANGKA PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN : PROBLEMATIKA DAN PEMECAHANNYA
8 PERANAN SEJARAH PERADILAN ADAT DALAM PERADILAN NEGARA DI INDONESIA
9 KESADARAN HUKUM MASYARAKAT KOTA TARAKAN TERHADAP IJIN MENDIRIKAN BANGUNAN (IMB) (Kajian Yuridis Sosiologis Dalam Kerangka Rencana Tata Ruang Wilayah)
10 PENGARUH MEDIA KOMUNIKASI DALAM MEMBENTUK KESADARAN LINGKUNGAN HIDUP DALAM KELUARGA
11 PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM PENGAMANAN HUTAN JATI DAN PENINGKATAN PENDAPATAN PENDUDUK
12 EFEKTIVITAS PENGENDALIAN DAMPAK LINGKUNGAN MELALUI PERIZINAN PADA PERUSAHAAN KUNINGAN DI JUWANA, KABUPATEN PATI
13 FUNGSI MAHKAMAH KONSTITUSI DALAM MENGAWAL UNDANG-UNDANG DASAR REPUBLIK INDONESIA 1945
14 HAK PREROGATIF PRESIDEN DALAM KONSTITUSI INDONESIA (Analisis Yuridis Terhadap Pasal 10 UUD 1945)
15 PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN JASA TELEPON RUMAH TANGGA DI KOTA MAKASSAR
16 PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PRODUSEN PRODUK SARUNG SAMARINDA DITINJAU DARI SEGI INDIKASI GEOGRAFIS DI KOTA SAMARINDA
17 TINJAUAN HUKUM PELAKSANAAN HAIRCUT KREDIT BERMASALAH PADA PT. BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk. KANTOR CABANG MAKASAR
18 TUGAS DAN WEWENANG PANITIA PENGAWAS PEMILU DALAM SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA (Studi Kasus di Kabupaten Blora)
19 PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 1999 (Studi di Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora)
20 PROBLEM HUKUM TENDER (STUDI KASUS DI KABUPATEN BLORA)
21 PENGATURAN HUKUM KREDITOR PREFEREN DALAM UNDANG-UNDANG KEPAILITAN
22 TINJAUAN YURIDIS SISTEM PARLEMEN INDONESIA BERDASAR AMANDEMEN KETIGA UNDANG UNDANG DASAR 1945 DAN IMPLIKASINYA TERHADAP SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA
23 PELELANGAN PENGADAAN BARANG DAN JASA YANG DILAKUKAN OLEH BADAN USAHA MILIK NEGARA
24 PERANAN PENGADILAN DALAM PENYELESAIAN SENGKETA BISNIS MELALUI MEDIASI PASDA PERMA NO 2 TAHUN 2003 DI PENGADILAN NEGERI
25 EKSISTENSI KEBIJAKAN DAERAH YANG DEMOKRATIS DALAM SISTEM PEMERINTAH YANG BERSIH BEBAS DARI KORUPSI KOLUSI DAN NEPOTISME,03
26 PERANAN PPAT DALAM INTENSIFIKASI PEMUNGUTAN BPHPB DI KABUPATEN PATI, 06
27 TRANSAKSI EFEK DALAM SISTEM PERDAGANGAN TANPA WARKAT DI BURSA EFEK JAKARTA, 04
28 ASPEK YURIDIS KEPEMILIKAN SAHAM PEKERJA PADA PERSEROAN TERBATAS PERUSAHAAN PENERBITAN PERS, 04
29 UPAYA HUKUM PENANGGULANGAN PEMBOBOLAN KARTU KREDIT MELALUI INTERNET, 04

1 ASPEK YURIDIS PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA DI UNIVERSITAS INDONESIA PASCA DITETAPKANNYA UI SEBAGAI BADAN HUKUM MILIK NEGARA, 04
2 KEDUDUKAN HUKUM ISLAM DALAM TATA HUKUM INDONESIA (STUDI MENGENAI KEDUDUKAN HUKUM PERDATA ISLAM DALAM TATA HUKUM INDONESIA), 04
3 PERLINDUNGAN TERHADAP PEKERJA PEREMPUAN DAN HAK ASASI MANUSIA DALAM PERSPEKTIF GENDER, 99
4 PEMBERDAYAAN BERKELANJUTAN SUMBER DAYA HAYATI DI ZEE-INDOESIA: IMPLEMENTASI KONVENSI HUKUM LAUT 1982, 98
5 ZAKAT DAN USAHAWAN KECIL STUDI KASUS PENDAYAGUNAAN ZAKAT UNTUK MODAL USAHA PRODUKTIF USAHAWAN KECIL DI KOTAMADYA BOGOR, 98
6 HAK ASASI MANUSIA DALAM ISLAM, 98
7 UPAYA PENINGKATAN EKSPOR NONMIGAS MELALUI FASILITAS PEMBEBASAN DAN PENGEMBALIAN BEA MASUK MEMERLUKAN PRANATA HUKUM YANG BERKUALITAS, 97
8 PIDANA PENJARA JANGKA PENDEK DALAM KONTEKS HAK ASASI MANUSIA,05
9 PENGGELEDAHAN MENURUT HUKUM ACARA PIDANA DALAM PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA,05
10 HUKUM PIDANA ADAT SEBAGAI SALAH SATU SUMBER HUKUM PIDANA DAN BEBERAPA MASALAH DALAM PENERAPANNYA DI LOMBOK ,85
11 GANTI KERUGIAN BAGI KORBAN PERKOSAAN,06
12 EUTHANASIA DITINJAU DARI HUKUM PIDANA DAN HAK ASASI MANUSIA,05
13 PENAHANAN DALAM PROSES PENANGANAN PERKARA DIKAITKAN DENGAN PERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA,06
14 PERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA TERSANGKA/TERDAKWA,06
15 IMPLEMENTASI RENCANA AKSI NASIONAL HAK ASASI MANUSIA DI DAERAH (STUDI KASUS DI PROPINSI BANTEN),06
16 BIOPROSPEKSI SEBAGAI SARANA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP POTENSI PEMANFAATAN SUMBER DAYA HAYATI,03
17 PERDAGANGAN MANUSIA TERSELUBUNG DALAM PENGIRIMAN TENAGA KERJA INDONESIA KELUAR NEGERI,06
18 PERLINDUNGAN HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL BAGI SUMBER DAYA HAYATI,04
19 PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM HAYATI DI INDONESIA (STUDI KASUS: PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN TERUMBU KARANG DI BATAM),06
20 PEMANFAATAN ALAT BUKTI ELEKTRONIK DALAM PEMBUKTIAN PELANGGARAN BERAT HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA (STUDI KASUS PERSIDANGAN PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA DI TIMOR-TIMUR),05
21 PERANAN BADAN USAHA MILIK DAERAH DAN BADAN USAHA MILIK NEGARA (PERSERO) SEBAGAI SUMBER PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN DAERAH,05
22 ANALISIS TERHADAP KEPUTUSAN PENDAPAFTARAN MEREK BERDASARKAN KRITETIA “PERSAMAAN PADA POKOKNYA”,06
23 PENERAPAN DEBITOR PAKSA BADAN ATAS KREDIT MACET TERHADAP DEBITOR YANG BERIKTIKAD TIDAK BAIK DALAM KAITAN PERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA,01
24 BEBERAPA PERMASALAHAN PRANATA JAMINAN HIPOTIK KAPAL LAUT SERTA PELAKSANAANNYA DALAM HUKUM MARITIM INDONESIA,88
25 PERLINDUNGAN SAKSI DAN KORBAN DI INDONESIA DITINJAU DARI PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA,06
26 PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM BERAT (ANALISIS YURIDIS PENERAPAN ASAS RETOAKTIF DALAM UU NO.26 TAHUN 2000),06
27 KENDALA DALAM IMPLEMENTASI OTONOMI DAERAH DI SEKTOR ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL STUDI KASUS PT.INCO,06
28 PERTANGGUNGJAWABAN KORPORASI DALAM TINDAK PIDANA PELANGGARAN HAM BERAT,07
29 KAJIAN TEORETIS KEBIJAKAN KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM HAYATI DENGAN PEMBANGUNAN EKONOMI BERKELANJUTAN DALAM BIDANG KEHUTANAN,07
30 DIAJUKAN SEBAGAI SALAH SATU SYARAT GUNA MEMPEROLEH GELAR MAGISTER HUKUM (M.H.),07
31 EFEKTIFITAS IMPLEMENTASI KEPUTUSAN PRESIDEN RI NO.88 TAHUN 2002 TENTANG RENCANA AKSI PENGHAPUSAN PERDAGANGAN PEREMPUAN DAN ANAK,05
32 PERLINDUNGAN DAN PENEGAKAN HAK ASASI MANUSIA ATAS RAKYAT PADA LINGKUNGAN ABRI,99
33 ASAS PRADUGA TIDAK BERSALAH DAN HAK-HAK ASASI MANUSIA DI DALAM KUHAP,85
34 KEDUDUKAN HUKUM ISLAM DALAM TATA HUKUM INDONESIA (STUDI MENGENAI KEDUDUKAN HUKUM PERDATA ISLAM DALAM TATA HUKUM INDONESIA), 04
35 ZAKAT DAN USAHAWAN KECIL STUDI KASUS PENDAYAGUNAAN ZAKAT UNTUK MODAL USAHA PRODUKTIF USAHAWAN KECIL DI KOTAMADYA BOGOR,98
36 kosong
37 PROSES PERADILAN PIDANA DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA (STUDI KHUSUS TENTANG PELAKSANAAN PERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA BAGI TERSANGKA DALAM PROSES PEMERIKSAAN PENDAHULUAN), 96
38 HAK ASASI MANUSIA DI NEGARA PANCASILA: SUATU TINJAUAN YURIDIS NORMATIF TENTANG SEJARAH HAK ASASI MANUSIA DALAM HUBUNGANNYA DENGAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945,97
39 PEMERIKSAAN TERHADAP TUBUH MANUSIA MENURUT KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM ACARA PIDANA, 98
40 BANTUAN HUKUM: SUATU HAK ASASI MANUSIA BUKAN BELAS KASIHAN, 98

1 SINKRONISASI HORIZONTAL UNDANG-UNDANG NOMOR 44 TAHUN 2008 TENTANG PORNOGRAFI DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 39 TAHUN 1999 TENTANG HAK ASASI MANUSIA KAITANNYA DENGAN KEBEBASAN PRIBADI DAN PENGEMBANGAN DIRI, 09 (PDF)
2 SINKRONISASI HORIZONTAL UNDANG-UNDANG NOMOR 44 TAHUN 2008 TENTANG PORNOGRAFI DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 39 TAHUN 1999 TENTANG HAK ASASI MANUSIA KAITANNYA DENGAN KEBEBASAN PRIBADI DAN PENGEMBANGAN DIRI,09 (PDF)
3 IMPLEMENTASI PASAL 50 AYAT 3 HURUF E, F DAN H Jo PASAL 78 AYAT (5) DAN (7) UNDANG-UNDANG NO. 41 TAHUN 1999 TENTANG KEHUTANAN DI PENGADILAN NEGERI NGAWI, 09 (PDF)

1 EKSISTENSI KEBIJAKAN DAERAH YANG DEMKORATIS DALAM SISTEM PEMERINTAHAN YANG BERSIH BEBAS DARI KORUPSI, KOLUSI, DAN NEPOTISME, 03 (Ms. Word)PSIKOLOGI

PSIKOLOGI

1 PENGARUH TEAMBUILDING TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN
2 HUBUNGAN ANTAR PERSEPSI GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN KOMITMEN KERJA

HUBUNGAN ANTARA KEPEMIMPINAN KIAI DENGAN KECERDASAN EMOSI DAN MOTIVASI BERPRESTASI SANTRI – 03
2. HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL DAN KOMUNIKASI INTERNASIONAL DENGAN KOMITMEN KERJA (STUDI KASUS PADA PERAWAT DI RS SITI KHODIJAH SEPANJANG SIDOARJO JATIM ) – 02
3. PERILAKU AGRESIF PADA REMAJA DITINJAU DARI PENGELOLAAN DIRI DAN PERSEPSI TERHADAP POLA ASUH ORANG TUA – 06
4. KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I SD DITINJAU DARI KESADARAN FONOLOGIS DAN INTELEGENSI – 02
5. STATUS IDENTITAS EGO REMAJA TENGAH DITINJAU DARI PERSEPSI POLA ASUH DEMOKRATIS DAN PERAN JENIS – 03
6. PERLAKU COPING DAN DEPRESI ANAK JALANAN DI KOTA BANDUNG DITINJAU DARI DUKUNGAN SOSIAL DAN LAMANYA MENDAPATKAN PELAYANAN DI RUMAH SINGGAH – 02
7. STRATEGI COPING ANAK TERLANTAR DALAM MENGHADAPI LINGKUNGAN FISIK PANTI ASUHAN SEBAGAI SUATU STRESOR – 02
8. HUBUNGAN ANTARA MINAT REMAJA AWAL DAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA INTERAKTIF DENGAN EFILASI DIRI DAN KECENDERUNGAN PERILAKU AGRESIF – 06
9. HUBUNGAN KEPERCAYAAN DIRI DAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA UNV MUHAMMADIYAH METRO TA 2002/2003 – 04
10. HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI REMAJA TERHADAP POLA ASUH PADA ETNIS JAWA DENGAN KECENDERUNGAN PERILAKU AGRESIF – 07
11. POLA PENGASUHAN DAN NILAI ANAK PADA WANITA PEKERJA YANG BERPERAN SEBAGAI KEPALA KELUARGA DI KEC RUNGKUT SURABAYA – 99
12. PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN JOB SECURITY TERHADAP KOMITMEN ORGANISASIONAL PADA KARYAWAN BANK MANDIRI – 01
13. HUBUNGAN ANTARA SISTEM IMBALAN PRODUKTIVITAS KERJA DAN KEPUASAN KERJA BIDAN DI DESA DI KAB. PEMALANG PROP. JATENG – 00
14. PERILAKU AGRESIF PADA BUDAYA CARUK DITINJAU DARI KEMATANGAN EMOSI DAN KONTROL DIRI – 07
15. HUB. ANTARA KECERDASAN SPIRITUAL DAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA DALAM BERPACARAN DI SMA NEGERI 4 PALU – 07
16. PERILAKU AGRESIF PADA BUDAYA CAROK DITINJAU DARI KEMATANGAN EMOSI DAN KONTROL DIRI – 06

1 PERAN PERSEPSI KEHARMONISAN KELUARGA DAN KONSEP DIRI TERHADAP KECENDERUNGAN KENAKALAN REMAJA,07
2 HUBUNGAN ANTARA “LEADER POWER” DENGAN KOMITMEN PADA ORGANISASI, 95
3 HUBUNGAN GAYA PENGASUHAN ORANG TUA AUTHORITARIAN DENGAN KEMANDIRIAN EMOSIONAL REMAJA, 07
4 HUBUNGAN KONTROL DIRI DAN PERSEPSI REMAJA TERHADAP PENERAPAN DISIPLIN ORANGTUA DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK, 03
5 PROGRAM BIMBINGAN BAGI ORANG TUA DALAM PENERAPAN POLA ASUH UNTUK MENINGKATKAN KEMATANGAN SOSIAL ANAK
6 HUBUNGAN ANTARA EMOTIONAL INTELLIGENCE (EI) INTELIGENSI (IQ) DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMU METHODIST DI JAKARTA, 99
7 VARIABEL-VARIABEL INDIVIDUAL PERAMAL KEBERHASILAN SARJANA PENGGERAK PERMBANGUNAN PEDESAAN DALAM PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI PEDESAAN (STUDI PADA KELOMPOK SARJANA PENGGERAK PEMBANGUNAN PEDESAAN DI JAWA-TENGAH),97
8 TINJAUAN TEORI REASONED ACTION DAN PLANNED BEHAVIOR MENGENAI TINGKAH LAKU TERLIBAT DALAM PERKELAHIAN PADA SISWA SLTA DAN STM DI JAKARTA,92
9 PERBEDAAN ANTARA PEMIMPIN DAN AKTIVIS DALAM GERAKAN PROTES MAHASISWA,78
10 MEMBANGUN ORGANIZATION KNOWLEDGE CREATION UNTUK MENGINGKATKAN PERFORMANCE DI PERUSAHAAN POST MERGER PT. INDOSAT, TBK, 06
11 MEMPERTAHANKAN DAN MENINGKATKAN KEUNGGULAN PERUSAHAAN MELALUI PENGELOLAAN TALENTA SDM (STUDI KASUS DI PT TELEKOMUNIKASI SELULAR), 06
12 PENGARUH INTENSITAS RIYADHAH DAN INTENSITAS IQRA’ TERHADAP PENINGKATAN KECERDASAN SPIRITUAL (SQ) (STUDI PADA JAMAAH KAJIAN DAARUL MUWAHID SRENGSENG-JAKARTA BARAT), 07
13 USULAN RANCANGAN PENYEMPURNAAN SISTEM PENGELOLAAN KELOMPOK BERBAKAT PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA, TBK, 05
14 USULAN RANCANGAN ASSESSMENT CENTRE UNTUK KADER PEMIMPIN BANK B,05
15 PELATIHAN MENGIDENTIFIKASI SUMBER-SUMBER RESILIENSI,06
16 ANALISIS PENDEKATAN KNOWLEDGE MANAGEMENT DI DEPARTEMEN SUMBER DAYA MANUSIA BANK INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL HASEN ET AL. (1999), 05
17 IDENTIFIKASI FUNGSU MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA YANG SIGNIFIKAN DALAM MEMBENTUK BUDAYA BERBAGAI PENGETAHUAN DI DIREKTORAT SUMBER DAYA MANUSIA BANK INDONESIA, 06
18 PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA MELALUI PENERAPAN SISTEM PENILAIAN KINERJA BERBASIS KNOWLEDGE MANAGEMENT DI PT.X, 06
19 IDENTIFIKASI CORE COMPETENCY DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEUNGGULAN KOMPETITIF ORGANISASI (STUDI KASUS BIRO KONSULTANSI DAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA PT. BINA POTENSIA INDONESIA), 05
20 HUBUNGAN SIKAP, NORMA SUBJEKTIF DAN PERCEIVED BEHAVIOR CONTROL DENGAN INTENSI MENGHINDARI PAJAK (STUDI PADA WAJIB PAJAK PENGHASILAN PERORANGAN DI KODIA SEMARANG),99
21 SUMBER STRES, STRATEGI COPING DAN TNGKAT STRES PADA REMAJA AWAL DAN MADYA,06
22 UPAYA MENINGKATKAN PERAN FUNGSI SUMBER DAYA MANUSIA SEBAGAI MITRA STRATEGIS PERUSAHAAN MELALUI IMPLEMENTASI HUMAH RESOURCES SCORECARD, 06
23 RANCANGAN PELATIHAN SERVICE EXCELLENCE,05
24 PENGARUH KONSELING ISLAMI TERHADAP KECERDASAN ADVERSITAS DAN KECERDASAN SPIRITUAL ODHA (STUDI KASUS DI YAYASAN TRUE HOPE PAMULANG, TANGERANG),07
25 PENGARUH KEBUDAYAAN SUKU BANGSA TERHADAP HUBUNGAN ANTARA PERILAKU PEMIMPIN DENGAN KEPUASAN KERJA BAWAHAN KAJIAN PADA KELOMPOK KEBUDAYAAN SUKU JAWA DAN MINANG,03
26 HUBUNGAN POLA KEPRIBADIAN DLAM LINGKUNGAN KERJA DENGAN KEPUASAN PARA MANAGER BUMN (SUATU STUDI PENERAPAN TEORI HOLLAND),90
27 KAITAN KONSEP DIRI PENYALAHGUNA ZAT PSIKOAKTIF DENGAN DAYA TAHAN TERHADAP STRES DAN PERSEPSI TERHADAP ORANGTUA, 95
28 HUBUNGAN ANTARA MINAT TERHADAP MATEMATIKA DENGAN PRESTASI MATEMATIKA SISWA SMA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DENGAN INTELIGENSI DI ATAS RATA-RATA, 94
29 PENGARUH PRAGRAM PELATIHAN HUBUNGAN ANTAR MANUSIA KEPERCAYAAN DIRI, DAN PEMANTAUAN DIRI, TERHADAP PENGEMBANGAN KETERAMPILAN HUBUNGAN ANTAR MANUSIA,93

TEKNIK

TEKNIK LINGKUNGAN

1 SIKAP DAN PARATISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM PENDIDIKAN LINGKUNGAN TINGKAT DASAR
2 PERSEPSI MASYARAKAT KOTA KUPANG TERHADAP KEBISINGAN SUARA MUSIK DALAM ANGKUTAN KOTA, 02

1 ANALISIS KEBUTUHAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KOTA PEKANBARU
2 ANALISIS TEKNOLOGI PENGOLAHAN SAMPAH DENGAN PROSES HIRARKI ANALITIK DAN METODA VALUASI KONTINGENSI (Studi Kasus Di Jakarta Timur)
3 ANALISIS TIPOLOGI DAN PENGEMBANGAN DESA-DESA PESISIR KOTA BANDAR LAMPUNG
4 PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEBERADAAN SITU (STUDI KASUS KOTA DEPOK)
5 KONDISI DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERDASARKAN KEMAMPUAN SUMBERDAYA AIR (STUDI KASUS DI SEBELAH UTARA GUNUNG SALAK, BOGOR, JAWA BARAT), 03
6 PENGELOLAAN LIMBAH CAIR RUMAH SAKIT (STUDI KASUS RUMAH SAKIT SUMBER WARAS JAKARTA BARAT), 04
7 VALUASI EKONOMI SUMBER DAYA AIR TANAH (STUDI KASUS: PERUMALUAN ANTAPANI KELURAHAN ANTAPANI KIDUL KOTA BANDUNG JAWA BARAT),03
8 PENATAAN KELEMBAGAAN DALAM PENGELOLAAN SUMBERDAYA PESISIR DAN KELAUTAN (STUDI KASUS DI TELUK AMBON DALAM, KOTAMADYA DAERAH TINGKAT II AMBON),97
9 EVALUASI PERILAKU PENGHUNI GOLONGAN MENENGAH DI PERUMAHAN BINTARO JAYA,93
10 PERSEPSI PETANI TERHADAP ALOKASI WAKTU ,90
11 PENGELOLAAN SUMBERDAYA LAUT PADA NELAYAN KAILI DI TELUK PALU SULAWESI TENGAH SUATU KAJIAN ETNOEKOLOGI,89
12 STRATEGI ADAPTASI MASYARAKAT PETANI TERHADAP EKOSISTEM SAVANA STUDI KASUS DI KECAMATAN AMARASI KABUPATEN KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR,91
13 LINGKUNGAN PERMUKIMAN TRANSMIGRASI DAN ADAPTASI TRANSMIGRAN (STUDI KASUS DI UNIT PERMUKIMAN TRANSMIGRASI MARABAHAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN),01
14 POLA PEMANFAATAN SUMBERDAYA PERIKANAN LAUT (STUDI KASUS: PULAU WAWONII,SULAWESI TENGGARA),01
15 EVALUASI KRITERIA LINGKUNGAN DALAM PEMILIHAN IBUKOTA BARU (STUDI KASUS PEMINDAHAN IBUKOTA KABUPATEN BIMA),07
16 EVALUASI KONDISI DAYA DUKUNG LINGKUNGAN HIDUP WILAYAH JAKARTA,05
17 KEARIFAN LINGKUNGAN MASYARAKAT KAMPUNG KUTA BAGI KELESTARIAN SUMBER DAYA ALAM DAN LINGKUNGAN (STUDI KASUS: DESA KARANGPANINGAL, KECAMATAN TAMBAKSARI, KABUPATEN CIAMIS, JAWA BARAT),07
18 KEARIFAN LINGKUNGAN MASYARAKAT KAMPUNG KUTA BAGI KELESTARIAN SUMBER DAYA ALAM DAN LINGKUNGAN (STUDI KASUS: DESA KRANGPANINGAL, KECAMATAN TAMBAKSARI, KABUPATEN CIAMIS, JAWA BARAT),07
19 PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI YANG BERKELANJUTAN DAN BERBASIS MASYARAKAT (STUDI KASUS: HAK PENGELOLAAN KAWASAN EKOSISTEN LEUSER),02
20 PERANAN PIMPINAN DESA DALAM PELESTARIANFUNGSI KEWANG (STUDI TENTANG PRANATA SOSIAL DALAM PENGELOLAAN SUMBERDAYA ALAM DAN LINGKUNGAN DI PULAU SAPARUAN, KABUPATEN MALUKU TENGAH, PROPINSI MALUKU,89
21 ASPEK ERGONOMI PADA PEKERJAAN LAS (SUATU STUDI TENTANG PENGARUH ERGONOMI TERHADAP PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PEKERJAAN KONSTRUKSI DI GALANGAN KAPAL),90
22 FUNGSI RUANG TERBUKA UNTUK KESEHATAN MANUSIA DI LINGKUNGAN PERMUKIMAN PADAT (STUDI KASUS PENGARUH KONDISI RUANG TERBUKA HIJAU TERHADAP BALITA PENDERITA INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT DI KELURAHAN DURIPULO, 93

1 “KAJIAN DAMPAK PENTING PEMBUANGAN LIMBAH KILANG MINYAK CEPU KE DAERAH ALIRAN SUNGAI BENGAWAN SOLO DI CEPU
JAWA TENGAH”
2 KAJIAN DAMPAK FISIK PENTING KEGIATAN EKSPLORASI DAN PRODUKSI MINYAK TERHADAP DAERAH ALIRAN SUNGAI BENGAWAN SOLO DITINJAU DARI PENYEBARAN HYDROCARBON DI CEPU KABUPATEN BLORA JAWA TENGAH
3 ANALISIS PERBEDAAN PENGELOLAAN PELAYANAN AIR BERSIH AKIBAT PROSES URBANISASI

1 ANALISIS PENDUGAAN POTENSI AKIFER DENGAN METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS SOUNDING DAN MAPPING DI KAWASAN KARST KECAMATAN GIRITONTRO KABUPATEN WONOGIRI, 09 (PDF)

1 APLIKASI QUALITY CONTROL DALAM TINGKAT EFISIENSI PERUSAHAAN KAYU LAPIS DI PT KODECO BATULICIN PLYWOOD KALIMANTAN SELATAN
2 ASSOCIATION RULES DALAM DATA MINING PADA MEDICAL-RECORD DATA/2003
3 KAJIAN PENGEMBANGAN PANTAI LOSARI SEBAGAI KAWASAN WISATA DI MAKASAR SULAWESI SELATAN/2002
4 BIOAKUMULASI RAKSA PADA MAKROZOOBENTOS DI PERAIRAN SUNGAI KALIGARANG-SEMARANG/2003
5 PENGARUH PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP VOLUME LIMPASAN LANGSUNG DI KALI BOYONG – LERENG MERAPI/2001
6 PENGARUH PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP EROSI DAERAH TANGKAPAN HUJAN DAN PENDANGKALAN WADUK WAY RAREM/2005
7 FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PROYEK PADA PROYEK CIPTA KARYA (STUDI KASUS PADA PROYEK APARATUR PEMERINTAH DI KABUPATEN KAMPAR)/2006
8 PENGGUNAAN HASIL PENILAIAN TECHNOLOGY CONTENT ANALYSIS DAN SWOT ANALYSIS SEBAGAI ACUAN GUNA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DENGAN STUDI KASUS PADA PT. “G”/2000
9 EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM INISIATIF MASYARAKAT SETEMPAT (IMS) SULAWESI AGRICULTURE AREA DEVELOPMENT PROJECT DI KAB. KENDARI/2005
10 STUDI OPTIMASI DAYA REAKTIF PADA SISTEM TENAGA LISTRIK DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA GENETIK/2001
11 APLIKASI JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK PENGENALAN SUARA PADA LINGKUNGAN BERDERAU/2001
12 PUSAT KEBUGARAN DAN KESEHATAN DI YOGYAKARTA
13 PENGARUH LAMA PENUTUPAN PINTU LINTASAN KERETA API TERHADAP TUNDAAN DAN PANJANG ANTRIAN KENDARAAN
14 PENGARUH PENGGUNAAN PERANGKAT LUNAK MANAJEMEN PROYEK TERHADAP KINERJA WAKTU PROYEK KONSTRUKSI PADA TAHAP PELAKSANAAN
15 STUDI MENGEANAI KESIAPAN PERUSAHAAN KONTRAKTOR DI JAWA TENGAH DAN DIY UNTUK MELAKSANAKAN RE – ENGINEERING
16 PENGEMBANGAN MODEL SISTEM LOGISTIK DENGAN PENDEKATAN DINAMIKA SISTEM
17 PENGARUH ASPEK-ASPEK MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP PENINGKATAN PRODUKTIVITAS BURUH PADA PROYEK KONSTRUKSI
18 PENGARUH KUALITAS MANAJER PROYEK TERHADAP KINERJA WAKTU PELAKSANAAN PROYEK KONTRUKSI BANGUNAN BERTINGKAT DI JABOTABEK
19 PENGARUH KERAGAMAN BUDAYA BURUH KONSTRUKSI TERHADAP PENURUNAN KINERJA WAKTU DAN BIAYA PROYEK DI JABOTABEK
20 ANALISIS PENATAAN PARKIR DI LINGKUNGAN KAMPUS UGM ( STUDI KASUS FAKULTAS TEKNIK UGM)
21 KAJIAN UNTUK KERJA INSTALASI PENJERNIHAN AIR PDAM KABUPATEN BANTUL UNIT KALIPUTIH GUASARI

1. PENGARUH LAMA PENUTUPAN PINTU LINTASAN KERETA API TUNDAAN DAN PANJANG ANTRIAN KENDARAAN
2. PENGARUH PENGGUNAAN PORTLAND CEMENT PADA CAMPURAN SMA GRADING 0/11 TERHADAP DURABILITAS DAN PERMEABILITAS CAMPURAN
3. ISTIMASI BIAYA POLUSI KENDARAAN BAI PENUMPANG BIS KOTA DENGAN METODE STATED PREFERENCE
4. ANALISIS TIME SERIES LALU LINTAS ANGKATAN UDARA INTERNASIONAL DI INDONESIA
5. MODEL PEMILIHAN MODEL ANGKUTAN UDARA BARANG ANTAR KOTA (STUDI KASUS ANGKUTAN SEMEN NUSANTARA)
6. ANALISIS TEMPAT HENTI ANGKUTAN UMUM DI KAWASAN KAMPUS UGM YOGYAKARTA
7. PENGARUH DUST PROPARTIONIS SIDANG DAN LAMA PENDALAMAN BENDA UJI TERHADAP KARAKTERISTIK CAMPURAN PANAS BETON ASPAL KADAR FILLER RENDAH BERDASAR UJI MARSHALL
8. PENGARAUH PROSES PENUAAN ASPAL PADA KEKUATAN CAMPURAN BETON ASPAL
9. PENGARUH DISTORBUSIDIAMETER FILLER TERHADAP KARAKTERISTIK VISCOSITAS MASTIK PADA HOT MIX ASPAL (ASPAL CONCRETE)
10. STUDI MENGENAI KESIAPAN PERUSAHAAN KONTRAKTOR DI JATENG DAN DIY UNTUK MELAKSANAKAN RE-ENGINEERING
11. ANALISIS PENGARUH VARIABEL SIKAP KEAHLIAN DAN PENGETAHUAN TERHADAP KOMPETISI MANAJEMEN PERUSAHAAN KONSTRUKSI DARI SUDUT PANDANG OWBER. KUMPULAN DAN SUB KONTRAKTOR (STUDI KASUS 4 PERUSAHAAN KONSTRUKSI GOLONGAN A DI SURABAYA)
12. UJI REABILITAS CARA-CARA DALAM MEMPERKIRAKAN DATA YANG HILANG DAN BERBAGAI KEMUNGKINAN PERBAIKANNYA
13. OPTIMASI LUAS AREAL TANAM SISTEM SERMO
14. ANALISIS GAP ACCEPTANCE DI BUNDARAN (STUDI KASUS BUNDARAN BULAKSUMUR YOGYAKARTA)
15. KERAGAMAN SPESIAL PERKAMPUNGAN PECINAN DI SURAKARTA (STUDI KASUS DI KAMPUNG PECINAN SEKITAR PASAR GEDE SURAKARTA)
16. DETERMINA DAN DAMPAK SOSIAL BUDAYA MIGRAN ETNIS MINAHASA ASAL PROPINSI SULUT DI DKI JAKARTA
17. DAMPAK PEMBUKAAN HUTAN UNTUK TRANSMIGRASI TERHADAP PERILAKU GAJAH DI KEC. MESUSI LAMPUNG UTARA (ELEPHANT MAXIMUS SUMATRANUS TEMMINCK, 1847)
18. RUMAH TINGGAL TRADISIONAL DAN LINGKUNGANNYA DI DESA ADAT PENGOTAN, BANGU (KAJIAN HUBUNGAN SISTEM SOSIAL BUDAYA DENGAN ARSITEK)
19. ARAHAN RANCANGAN PENATAAN SEKTOR INFORMAL DI KAWASAN TAMAN RIAU PALU
20. ANALISIS KEPEKAAN PENGGUNAAN HIDROGRAF SATUAN SISTETIK GAMA I DALAM PENENTUAN DEBIT BANJIR RANCANGAN
21. KAJIAN JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH PDAM TIRTA MARTA YOGYAKARTA (STUDI KASUS JARINGAN PERUMAHAN BANTENG)
22. PERENCANAAN STRATEGIK DENGAN ANALISI SWOT DALAMPROSPEK PENYELENGGARAAN TRANSPORTASI BERKELANJUTAN KOTA YOGYAKARTA
23. PENGARUH PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP VOLUME LIMPASAN LANGSUNG DI KALI BOYONG LERENG MERAPI
24. ANALISA KARAKTERISTIK DAERAH RAWAN KECELAKAAN LALU LINTAS KOTA PALANGKARAYA
25. PERAN PERENCANAAN PELAKSANAAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA BIAYA LABOUR INTENSIVE CONSTRUCTION DI JABOTABEK
26. PENGARUH KETERLIBATAN KONTRAKTOR PADA TAHAP PERANCANGAN PENGADAAN TERHADAP KINERJA BIAYA PROYEK KONSTRUKSI
27. PENGARUH ASPEK-ASPEK MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP PENINGKATAN PRODUKTIVITAS BURUH PADA PROYEK KONSTRUKSI
28. PERAN KONSULTAN PENGAWAS TERHADAP PENINGKATAN KINERJA PROYEK PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA AIR DI INDONESIA (STUDI KASUS PROYEK PLTA DI LINGKUNGAN NIPPON KOFI CO, LTD)
29. PENDEKATAN WILLINGNESS TOPAS DALAM PENENTUAN TARIF TOL
30. PENGARUH PENGADAAN PELAKSANAAN KONSTRUKSI BENDUNGAN DAN BANGUNAN AIR PADA PROYEK IRIGASI TERHADAP KRITERIA WAKTU DAN BIAYA
31. PENGARUH ISO 9000 TERHADAP KRITERIA BIAYA DALAM MENGURANGI REFORK KHUSUSNYA PADA PEKERJAAN STRUKTUR SAAT PELAKSANAAN KONSTRUKSI
32. PERAN KETERLIBATAN MANAJEMEN PROYEK UNTUK BANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT DI JABOTABEK PADA TAHAP PELAKSANAAN KONSTRUKSI
33. PENGARUH FREKUENSI RENDAH TERHADAP POTENSI LIKUI FAKSI PASAR KWARSO MENGGUNAKAN TRANSAKSI SAKLAR
34. PENGARUH KERAGAMAN BUDAYA BURUH KONSTRUKSI TERHADAP PENURUNAN KINERJA WAKTU
35. PERANAN KUALITAS DOKUMEN PELAKSANAAN TERHADAP KINERJA PROYEK KONSTRUKSI DI BANK BNI
36. STUM FAKTOR KRITIS KESUKSESAN PART NESUNG PADA PROYEK KONSTRUKSI
37. PENGEMBANGAN MODEL SISTEM LOGISTIK PANGAN PENDEKATAN DINAMIKA SISTEM
38. KAJIAN PENURUNAN KECEPATAN (DROP SPEED) PADA TANJAKAN SEBAGAI EVALUASI KINERJA DAN PENGEMBANGAN JALAN DI PROPINSI LAMPUNG
39. EVALUASI EFISIENSI ALAT BERAT PEKERJAAN PANGASPALAN PROYEK JALAN
40. PENGARUH KUALITAS MANAJER PROYEK TERHADAP KINERJA WAKTU PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN BERTINGKAT DI JABOTABEK
41. PANJANG PELAKSANAAN OPTIMUM DARI JALUR RFI KERETA API LISTRIK. WILAYAH STUDI : BOGOR, TANGERANG, DAN BEKASI
42. PERAN INPUT PERSONIL KONSTRUKSI PADA TAHAP PERENCANAAN KONSEPTUAL DALAM MENINGKATKAN KINERJA BIAYA PROYEK KONSTRUKSI DI INDONESIA
43. PENGARUH PENGGUNAAN PERANGKAT LUNAK MANAJEMEN PROYEK TERHADAP KINERJA WAKTU PROYEK KONSTRUKSI PADA TAHAP PELAKSANAAN
44. STUDI PERSEPSI VISUAL KOMPOSISI SIGNS PADA FASADE BANGUNAN DI JALUR KOMERSIAL KAWASAN HISTORIS MALIOBORO
45. PENGARUH JENIS SAMBUNGAN BALOK LAMINASI GALAR DAN BILAH BAMBU PETUNG TERHADAP KERUNTUHAN BESAR
46. KARAKTERISTIK PASKA ELASTIK DINAMIS BAN MERAH DENGAN PENAMBAHAN TULANGAN HORISONTAL AKIBAT BEBAN BLOK BALIK
47. PEMANFAATAN BETON STYROFOAM PADA RAFT KODMODI ATAS TANAH LUNAK
48. FUNGSI DAN MAKNA RUMAH DALAM LINGKUNGAN PEMUKIMAN ADDI TORAJO
49. PENGARUH PEMBANGUNAN PC PADA CAMPURAN SMA GRADIN 6/5 TERHADAP DURABILITAS
50. . ANALISIS MANAJEMEN OPERASIONAL PEMELIHARAAN JALAN KERIKIL SISTEM SWAKELOLA DI KAB. ROKAN HUSU
51. KARAKTERISTIK ARSITEKTUR PEMUKIMAN BUGIS DI KEL. MATA DAN PUUNGGALOBA KENDARI
52. PROSES PEMBUATAN SERBUK LOGAM DENGAN METODE ATOMINASI ARSI-ASIT TILEN
53. ANALISIS KUALITAS PELYANAN BIS PERKOTAAN BERDASARKAN PERSEPSI PENUMPANG YANG DIINGINKAN DI KOTA YOGYAKARTA ( tidak ada daftar pustaka)
54. ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM E. OFFICE DI FAKULTAS TEKNIK UGM YOGYAKARTA
55. IDENTIFIKASI TINGKAT KETUAAN DAN MUTU BUAH MANGGA ARUMMANIS MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN
56. PENGURANGAN HARMONIK PADA KONVERTER INVERTER DENGAN MENGGUNAKAN FILTER PASIF
57. EVALUASI PERKERASAAN JALAN PADA JALAN MATARM GAS KOTA TEGAL
58. MANAJEMEN PEMELIHARAAN PERALATAN RUMAH SAKIT (STUDI KASUS RUMAH SAKIT DAERAH RADEN MATARAM JAMBI)
59. KETELITIAAN DEBIT BANJIR RANCANGAN DENGAN PERBEDAAN KERAPATAN JARINGAN STASIUN HUJAN
60. KAJIAN KESESUAIAN GEOFISIK LAHAN UNTUK PEMBANGUNAN PERUMAHAN DAN PEMUKIMAN DI KOTA WATES KAB. KULON PROGO
61. FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PROYEK PADA PROYEK CIPTA KARYA (STUDI KASUS PADA PROYEK APARATUR PEMERINTAH DI KAB. KAMPAR)
62. ANALISIS PERENCANAAN WAKTU DAN BIAYA TERHADAP POLA KONTRAK TAHUN JAMAK DAN TAHUN TUNGGAL DENGAN METODE TIMU-COSTRADE-OFF PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN PELINBURG SEPAHAT SEI PAKNING DI PROPINSI RIAU
63. TINJAUAN TERHADAP INDUK PEMBESIAN DAN BEKISHING BOW UNTUK PEKERJAAN BETON BERTULANG PADA BANGUNAN SEKOLAH DI PROPINSI RIAU
64. KAJIAN NERACA AIR (STUDI KASUS DI DAERAH ALIRAN SUNGAI WINONGO DAN GAJAH WONG D.I.Y)
65. PENURUNAN KIDROGRAF SATUAN TANPA DATA HUJAN
66. KAJIAN UNTUK KERJA INSTALASI PENJERNIHAN AIR PDAM KAB. BANTUL UNIT KALI PUTIH GUASARI
67. IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR PENENTU TATA VEGETASI UNTUK RUANG TERBUKA HIJAU (STUDI KASUS ALUN-ALUN MERDEKA MALANG)
68. ESTIMASI BIAYA POLUSI KENDARAAN BAGI PENUMPANG BIS KOTA DENGAN METOSE STATED PREFERENCE
69. PENGARUH KERAPATAN TUMPUKAN BAHAN BAKU NILAM TERHADAP KINERJA DESTILATOR PADA PENYULINGAN DENGAN UAP (SISTEM DISTILLATION)
70. SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERSURATAN DAN KEARSIPAN TEKNOLOGI INFORMASI DI UNIVERSITAS UDAYANA
71. KARAKTERISTIK ARSITEKTUR PEMUKIMAN BUGIS DI KEL. MATA DAN PUUNGGALOBA KENDARI
72. ANALISIS PENATAAN PARKIR DI LINGKUNGAN UGM (STUDI KASUS FAKULTAS TEKNIK UGM)
73. EVALUASI KINERJA BIS DARA BIMA (STUDI KASUS DI KAB. BIMA)
74. PENGARUH PANJANG CAKAR TERHADAP PERILAKU SISTEM CAKAR AYAM (MODEL SISTEM CAKAR AYAM DARI PELAT BAJA)

TEKNIK ELEKTRO

PENGEMBANGAN BISNIS LAYANAN TELEPON FICED MOBILE BERBASIS TEKNOLOGI CDMA TELKOM DIVRE V JAWA TIMUR (SEBUAH STUDI KELAYAKAN)2000
2. STRATEGI BISNIS TELKOM DALAM RANGKA PENCIPTAAN KURVA KEDUA (2ND CURVE) MELALUI JASA SELULER.2000
3. STRATEGI BISNIS TELKOM IMEMASUKI BISNIS SAMBUNGAN LANGSUNG INTERNASIONAL (SLI)2000
4. STRATEGI BANGUN DUAL FREQUENCES BAND ANTENA MIKRO STRIP AKTIF2000
5. UNTUK KERJA SLOTTED ALAOHA-CDMA PADA SATELIT LEO DENGAN EFEK CAPTURE PADA KANAL BER FADING2000
6. ANALISA SIMULASI PERFORMASI ARUS DRAIN SUATU GRADED CHANNEL MOSFET DENGAN MEMPERGUNAKAN PERANGKAT LUNAK S-PISCES 2B2000
7. STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS LAYANAN MULTI PURPOSE SMART CARD DI PT TELKOM TBK2000
8. ANALISA PENGGABUNGAN PT. INDOSAT DAN PT. TELKOM TBK DALAM RANGKA PERSIAPAN MENGHADAPI PASAR BEBAS2000
9. STUDI KELAYAKAN BISNIS POWERLINE COMMUNICATIONS (PLC) DI INDONESIA2000
10. STRATEGI BISNIS PT. INDOSAT TBK SEBAGAI PENYELENGGARA JARINGAN TELEKOMUNIKASI2000
11. STRATEGI PENERAPAN TEKNOLOGI VOICE OVER INTERNET PROTOKOL (VOIP) DI DIVISI REGIONAL II JAKARTA2000
12. STRATEGI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN BISNIS E-COMMERCE (ANALISA STRATEGIS PT. TELKOM DIVRE II) 2000
13. ANALISA UNJUK KERJA PENGGUNAAN DUA SKEMA KEPTROL EXPLISIT RATE (FR) DALAM SATU JARINGAN ATM UNTUK LAYANAN ABR2000
14. ANALISIS PENERAPAN MT 2000 / UMTS DI INDONESIA2000
15. STUDI KERUSAKAN TRANSFORMATOR ANTAR BUS SATU FASA 500 KV / 150 KV 166.67 MVA2000
16. ANALISA STRATEGI BISNIS INDOSAT MEMASUKI BISNIS TELEKOMUNIKASI DOMESTIK (LOKAL DAN SLJJ)2001
17. STRATEGI PENGEMBANGAAN LAYANAN CALL CENTER DI INDONESIA STUDI KASUS DIVRE II PT. TELKOM TBK2000
18. KOMPRESI GAMBAR MENGGUNAKAN KLASIFIKASI KUANTISASI VEKTOR BERBASIS TRANSFORMASI WAVELET2000
19. RANCANG BANGUN ANTENA MIKROSTRIP CINCIN DICATU OLEH COPLANAR WAVEGUIDE SECARA APERTURE COUPLING2000
20. OPTIMASI KUANTITASI KOEFISIEN TRANSFORMASI WAVELET UNTUK KOMPRESI GAMBAR2000
21. OPTIMALISASI SISTEM PEMBANGKITAN TENAGA LISTRIK DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM MATLAB2000
22. SIMULATOR SISTEM PENGENDALIAN DENGAN TEKNIK PENGENDALIAN PID, SELF TUNING DAN FUZZS2001
23. ANALISIS PENGARUH SISTEM MANAJEMEN PADA OPERASI JARINGAN DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN JARINGGAN TELEKOMUNIKASI POTS PT. TELKOM DIVRE II JAKARTA2001
24. MEKANISME PENCEGAHAN LOOP COLORED TIRFAD PADA JARINGAN MDLS DENGAN PROSEDUR PEMBEBASAN LOOP DILAYER 22001
25. STIMULASI UNJUK KERJA PENDEKTESIAN MIKRO KLASIFIKASI MENGGUNAKAN TRANSFORMASI WAVELET DAN METODE STATISTIK2000
26. STIMULASI PERFORMASI INTEROPERABILITAS SEKFIDA EFEI DENGAN KEPENTINGAN PADA TRAFIK ABR DALAM JARINGAN ATM2000
27. ANALISA EFISIENSI DAN KELAYAKAN INVESTASI PENERAPAN E-PRO CUREMENT DI PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA TBK2001
28. APLIKASI KENDALI KOKOH PADA MOTOR SERVO TANPA SIKAT DENGAN TEKNIK SLIDING MODE2001
29. RANCANG BANGUN SISTEM BERBASIS MIKRO PROSESOR 8088 DENGAN ENPROM 2064 SEBAGAI FASILITAS DOWNLOANDING DATA DARI KOMPUTER2000
30. STUDI PERANCANGAN PANDU GELOMBANG BERSTRUKTUR TAPER DENGAN MATERILA LINBO3 UNTUK KOPLING CAHAYA2000
31. PENGGUNAAN WEB ENABLED DEVICES BERBASIS MIKRO KONTROLER A 8905 DALAM SISTEM PENJUALAN SECARA OTOMATIS MELALUI INTERNET2000
32. PENALAAN PARAMETER MD PADA SISTEM KENDALI DIGITAL BERDASARKAN MEKANISME KENDALI FUZZ52000
33. APLIKASI GELOMBANG ULTRASONIK: PENGEMBANGAN TRANSDUSER UNTUK TREDIUM UDARA, PADAT DAN CAIR, SERTA PERANCANGAN DAN REALISASI ALAT UKUR KETEBALAN BENDA PADAT, KEDALAMAN DAN LEVEL AIR DENGAN METODE TIME OF FLIGHT1996
34. PENGARUH GELOMBANG SURYA DUA ARAH PADA KEGAGALAN MINYAK ISOLASI TRAFO2006
35. SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERSURATAN DAN KEARSIPAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DI UNIVERSITAS UDAYANA MALANG2005
36. STUDI OPTIMISASI DAYA REAKTIF PADA SISTEM TENAGA LISTRIK DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA GENETIK2001
37. KAJIAN PENERAPAN ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) DI RUMAH SAKIT (STUDI DI RSUP DR. SOENARDJI TIRTONEGORO KLATEN)2007
38. PERANCANGAN DAN PEMBUATAN APLIKASI PEGOPTIMAL SQL QUERY2007

1 EFEK PENGENDALIAN DAYA DAN SEKTORISASI TAK SEMPURNA PADA KAPASITAS CDMA DENGAN VARIABLE SPREADING GAIN,01
2 PENYADAPAN DAYA DARI SALURAN UDARA TEGANGAN EKSTRA TINGGI ATAU TEGANGAN TINGGI DENGAN SISTEM KOPLING KAPASITIP, 02
3 STUDI OPTIMALISASI CADANGAN DAYA SISTEM JAWA-BALI,95
4 PENGARUH PENGENDALIAN DAYA DAN SEKTORISASI TAK SEMPURNA PADA KAPASITAS SISTEM MULTICLASS CDMA DENGAN BEAMFORMING,05
5 ANALISIS RUGI-RUGI DAYA PADA TRANSFORMATOR DISTRIBUSI AKIBAT PENGARUH HARMONISA,06
6 OPTIMASI PEMBEBANAN PEMBANGKIT PADA SISTEM TENAGA LISTRIK DENGAN MINIMALISASI BAHAN BAKAR DAN RUGI DAYA SALURAN,00
7 STUDI BATAS STABILITAS TEGANGAN MELALUI PENEMPATAN KOMPENSATOR DAYA REAKTIF DENGAN ANALISIS EIGEN,01
8 ANALISA KARAKTERISTIK RANGKAIAN OPTIK PEMBAGI 1X3 UNTUK DAERAH PANJANG GELOMBANGA 0,63 MIKRO M,99
9 ANALISA LINIERITAS SENSOR MEDAN MAGNIT ARRAY CMOS DENGAN MEMAKAI SIMULASI SPPICE DAN PERANCANGAN LAYOUTNYA, 95
10 ANALISIS BIAYA PENGIRIMAN ATAU PENERIMAAN DAYA DARI UNIT PEMBANGKIT DALAM SISTEM INTREKONEKSI, 95
11 UNTUK DIAJUKAN SEBAGAI SALAH SATU SYARAT UNTUK MEMPEROLEH GELAR MAGISTER BIDANG ILMU TEKNIK PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO, 95
12 ANALISA PEMILIHAN KOMPENSAOR VAR STATIK SEBAGI PENGENDALI TEGANGAN, PERBAIKAN STABILITAS TRANSIEN DAN PEREDAMAN OSILASI DAYA,96
13 ANALISIS PENERAPAN KONSEP OPERASI MATRIK PADA STUDI ALIRAN DAYA DENGAN MENGGUNAKAN EXTERNAL EQUIVALENT MODELLING, 97
14 STUDI MENGENAI KEMAMPUAN DAYA REAKTIF SUATU GENERATOR SINKRON PADA OPERASI KONTINYU, 98
15 PEMBUATAN SISTEM PENENTUAN DAN PELACAKAN SUMBER GAS DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR SEMIKONDUKTOR, 97
16 PEMBANGKIT SINYAL PWM SINUSOIDA DUA FASA BERBASIS FPGA, 04

TEKNIK MESIN

1 ANALISA BACK PRESSURE HEADER 4-1 UNTUK PUTARAN DAYA MAKSIMUM PADA MOTOR BAKAR 4 LANGKAH, 02
2 PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERENCANAAN PEMASARAN DINAS ALIANSI DAN PENGEMBANGAN PEMASARAN PT. GARUDA INDONESIA, 98
3 SEBUAH MODEL PAKET INSENTIF UNTUK PENGEMBANGAN LAPANGAN MINYAK DAN GAS YANG MARJINAL,95
4 PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMERIKSAAN BARANG MASUK (INCOMING INSPECTION) PADA INDUSTRI ELEKTRONIKA SEBAGAI PENUNJANG PEMAJEMUKAN SUMBER,94
5 PEMODELAN SISTEM PENYERAPAN ENERGI UNTUK PEMANFAATAN EFEK PERLAMBATAN KENDARAAN PADA ‘SARANA PEMBATAS KECEPATAN’ LALU LINTAS DI JALAN RAYA,03
6 PENGGUNAAN METODE PERAMALAN DALAM MENENTUKAN FAKTOR-FAKTOR CACAT PRODUK YANG DOMINAN HASIL PROSES CANAI DINGIN DI PT. KRAKATAU STEEL,03
7 USULAN PERBAIKAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PEMELIHARAAN KILANG STUDI KASUS: PT.EPT,00
8 ANALISA SISTEM PENGERINGAN SOLAR FRUITS DRYER TIPE INTEGRATED TUNNEL,00
9 ASPEK ERGONOMI DALAM PERANCANGAN KURSI UNTUK SISWA YANG BELAJAR DENGAN POSISI DUDUK BERSILA,02
10 MENENTUKAN KARAKTERISTIK OPERASI ALAT PENUKARAN KALOR DENGAN METODE GRAFIK,03
11 PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN PROTOTIPE KURSI UNTUK PENJAHIT,03
12 PENGGUNAAN METODE PERAMALAN DALAM MENENTUKAN FAKTOR-FAKTOR CACAT PRODUK YANG DOMINAN HASIL PROSES CANAI DINGIN DI PT.KRAKATAU STEEL, 03
13 PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN PROTOTIPE KURSI UNTUK PENJAHIT, 03
14 OPTIMASI PRODUKSI SHIP BUILDING PLANT 30.000 DWT. DENGAN FASILITAS GOLIATH CRANE SWL 300 TON, 95
15 ANALISIS WAKTU OPERASI DALAM PROSES MANUFAKTUR UNTUK MENENTUKAN BIAYA PRODUKSI PRESSURE VESSEL, 94
16 OPTIMASI PRODUK SHIP BUILDING PLANT 30.000 DWT. DENGAN FASILITAS GOLIATH CRANE SWL 300 TON, 95
17 PENGENDALIAN EMISI PENCEMARAN UDARA MELALUI OPTIMASI SUMBER DAYA ENERGI, 98
18 MENENTUKAN KRAKTERISTIK OPERASI ALAT PENUKARAN KALOR DENGAN METODE GRAFIK, 03
19 PENGARUH TEMPERATUR, WAKTU CELUP DAN KADAR ALUMINIUM TERHADAP DAYA LEKAT, KETEBALAN DAN STRUKTUR MIKRO PADA GALVANISASI CELUP PANAS KAWAT BAJA,94

TEKNIK SIPIL

1 PERAN SUMBER DAYA MANUSIA PADA PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN MUTU (QUALITY MANAGEMENT SYSTEM) ISO 9002 DALAM MANAJEMEN PROYEK KONSTRUKSI DI INDONESIA PADA STUDI KASUS PT “X”, 01
2 TANGGUNG JAWAB PEMIMPIN PROYEK (PIMPRO) TERHADAP KENDALA-KENDALA YANG TERJADI PADA PROYEK KONSTRUKSI, 03
3 VALIDASI TEORITIS MODEL PENYEBARAN PENCEMARAN TERLARUT DI SALURKAN TERBUKA PADA ALIRAN TAK TUNAK,03
4 FAKTOR EKSTERNAL TERHADAP DAYA SAING ATAU COMPETITIVENESS PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI (KONTRAKTOR) DI INDONESIA,06
5 IDENTIFIKASI SELEKSI JASA KONSULTANSI DI DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM TERHADAP KETERBATASAN TENAGA AHLI,06
6 ANALISIS MASALAH HAMBATAN DALAM PENCAPAIAN KOMPETENSI KERJA TENAGA TERAMPIL PADA PROYEK KONSTRUKSI JALAN,06
7 ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN PEMBERIAN INSENTIF KEPADA PELAKSANA LAPANGAN TERHADAP KINERJA STUDI KASUS DI PT.X,06
8 IDENTIFIKASI SUMBER RISIKO DAN TINDAKAN KOREKSI TERJADINYA COST OVERRUN DALAM PENGELOLAAN SUBKOTRAKTOR PEKERJAAN STRUKTUR PADA BANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT,04
9 PENGARUH KUALITAS MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP PENINGKATAN KINERJA PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI INDONESIA,04
10 IDENTIFIKASI SUMBER RISIKO DALAM MANAJEMEN ALIANSI STRATEGIS PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI BUMN,04
11 PENGARUH KRITERIA PEMILIHAN KONTRAKTOR OLEH PEMILIK PROYEK TERHADAP KINERJA MUTU,04
12 STABISASI TANAH DASAR DENGAN BAHAN CLEAN SET CEMENT UTUK STRUKTUR BANGUNAN,94
13 ANALISIS KEBERHASILAN PENGELOLAAN IRIGASI KECIL OLEH PERKUMPULAN PETANI PEMAKAI AIR (P3A) DI JAWA BARAT,01
14 PENGARUH REGANGAN AWAL DAN WAKTU TAHAN PADA TEMPERATUR PAINT BAKING TERHADAP SIFAT BAKE HARDENABILITY DAN SIFAT MAMPU STRETCHING DAN DEEP DRAWING PADA BAJA KARBON RENDAH SPESIAFIKASI CQ 3 EN,04
15 VALIDASI TEORITIS MODEL PENYEBARAN PENCEMARAN TERLARUT DI SALURAN TERBUKA PADA ALIRAN TAK TUNAK,03
16 ANALISA KEBERHASILAN PENGELOLAAN TRIGASI KECIL OLEH PERKUMPULAN PETANI PEMAKAI AIR (P3A) DI JAWA BARAT,01
17 PENGARUH TEKNOLOGI DAN LINGKUNGAN KERJA PADA PRODUKTIVITAS SUMBER DAYA MANUSIA PADA SEKTOR KONSTRUKSI, 97

1 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PILIHAN KONSUMEN PADA JENIS KAPAL ANGKUTAN LAUT SEMARANG – PONTIANAK
2 STUDI PEMEKARAN KECAMATAN BUKIT BATU KOTA PALANGKA RAYA

1 ANALISIS KEKUATAN ELEMEN BALOK DAN KOLOM PASCA BAKAR PADA GEDUNG TEATER ATRIUM SOLO BAR, 09 (PDF)

TEKNIK INDUSTRI

1 PENENTUAN PRIORITAS KRITERIA PADA EVALUASI PROGRAM PELATIHAN DENGAN METODE PROSES HIRARKI ANALITIK DI BADAN DIKLAT ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL, 02
2 PENERAPAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN DONASI DARAH DI UNIT TRANFUSI DARAH DAERAH PMI DKI JAKARTA, 03
3 PERENCANAAN SISTIM INFORMASI UNTUK PEMANFAATAN MATERIAL SURPLUS DI KPS-KPS, 99
4 PERANCANGAN METODE PEMBOBOTAN KRITERIA PEMILIHAN PEMASOK DENGAN METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (AHP) DAN FUZZY AHP (STUDI KASUS PEMILIHAN PEMASOK JASA PEMELIHARAAN FASILITAS OFF SHORE DI PT.X),05
5 STRATEGI PENGAMBILAN KEPUTUSAN KONTRAK HULU MIGAS DI INDONESIA BERDASARKAN KRITERIA KONDISI GEOLOGI,99
6 PENERAPAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN DONASI DARAH DI UNIT TRANSFUSI DARAH DAERAH PMI DKI JAKARTA,03
7 PENGARUH CARBON EQUIVALEN TERHADAP SIFAT MEKANIS DAN MAMPU BENTUK PADA “AL KILLED STEEL SHEETS” SISTEM ABTCH ANIL TIPE CQ, 97
8 IMPLEMENTASI ORGANISASI SISTEM INFORMASI BARU DALAM RANGKA MENUNJANG STRATEGI PERTAMINA DI ERA PERSAIANGAN BEBAS, 98
9 STUDI KRITERIA POTENSIAL PROTEKSI NACE DAN RAPAT ARUS PADA METODE ARUS PAKSA UNTUK MELINDUNGI STRUKTUR BAJA KARBON RENDAH DARI KOROSI DI SELAT LALANG, RIAU, 97

TEKNIK KIMIA

1 PENGARUH RUANG CYBER TERHADAP PERUBAHAN KONDISI DAN RUANG KEHIDUPAN MANUSIA,03
2 STABILISASI TANAH DASAR DENGAN BAHAN CLEAN SET CEMENT UNTUK STRUKTUR BANGUNAN, 94
3 PEROLEHAN PANAS PADA DINDING LUAR DAN PENGARUHNYA TERHADAP TINGKAT KONSUMSI ENERGI PADA BANGUNAN, 05

ARSITEKTUR

1 PENGARUH RUANG CYBER TERHADAP PERUBAHAN KONDISI DAN RUANG KEHIDUPAN MANUSIA,03
2 STABILISASI TANAH DASAR DENGAN BAHAN CLEAN SET CEMENT UNTUK STRUKTUR BANGUNAN, 94
3 PEROLEHAN PANAS PADA DINDING LUAR DAN PENGARUHNYA TERHADAP TINGKAT KONSUMSI ENERGI PADA BANGUNAN, 05

INFORMATIKA/KOMPUTER

1 PERENCANAAN SISTEM INFORMASI (STUDI KASUS: PERENCANAAN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI AKADEMIK DAN KEMAHASISWAAN STMIK BINA DARMA), 99
2 PENERAPAN METODOLOGI INFORMATION ECONOMICS UNTUK MENGUKUR NILAI EKONOMIS IMPLEMENTASI PROYEK CENTRALIZED OPERATION PERBANKAN (STUDI KASUS PADA BANK “U”),99
3 ANALISIS PERENCANAAN UNTUK PENYUSUNAN STRATEGI BISNIS DAN STRATEGI SISTEM INFORMASI DALAM MENINGKATKAN KEUNGULAN BERSAING, 99
4 RENCANA STRATEGIS SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA (STUDI KASUS DI SEBUAH FAKULTAS), 99
5 SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF (EIS) (STUDI KASUS PADA STMIK BINA DARMA PALEMBANG), 99
6 RANCANGAN DAN STUDI AWAL ENTERPRISE NETWORK UNTUK BANK DAYA, 98
7 PENERAPAN METODOLOGI INFORMATION ECONOMICS DALAM MENGKAJI KELAYAKAN INVESTASI CALL CENTER UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN KEPADA NASABAH (STUDI KASUS DI SENTRA KARTU KREDIT BANK DANAMON),99
8 KOLABORASI PENELITIAN BIDANG ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI DI INDONESIA TAHUN 1989-1992: STUDI KASUS PADA 4 LEMBAGA PEMERINTAH NONDEPARTEMEN BIDANG RISET DAN TEKNOLOGI,95
9 ANALISIS KEBUTUHAN SUMBER INFORMASI UNTUK PENGEMBANGAN SISTEM PENDUKUNG EKSEKUTIF PADA UNIVERSITAS TRISAKTI,98
10 REVERSE ENGINEERING: OBSERVASI-STRUKTUR BERJENJANG TERHADAP PROGRAM SUMBER FORTRAN, 94
11 PENERAPAN METODOLOGI INFORMATION ECONOMICS UNTUK MENGUKUR NILAI EKONOMIS PENGIMPLEMENTASIAN JARINGAN SISTEM INFORMASI GARUDA MAINTENANCE FACILITY, 98
12 ANALISIS UNTUK MODEL SISTEM INFORMASI MANAJAMEN PEMANTAUAN KREDIT BANK, 98
13 ANALISIS KEBUTUHAN SUMBER INFORMASI UNTUK PENGEMBANGAN SISTEM PENDUNGKUNG EKSEKUTIF PADA UNIVERSITAS TRISAKTI,98
14 ANALISIS FLEKSIBILITAS RANCANGAN STRUKTUR TABEL DATABASE (SEBUAH KRITISI RANCANGAN STRUKTUR TABEL DATABASE HASIL-HASIL PENELITIAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK), 06
15 SISTEM PENDETEKSI WAJAH MANUSIA PADA CITRA DIGITAL, 04
16 APLIKASI SISTEM PAKAR MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING UNTUK PENELUSURAN ORGANISME PENGGANGU TUMBUHAN KARANTINA (STUDI KASUS STASIUN KARANTINA TUMBUHAN PULAU BAAI BENGKULU), 08

KESEHATAN

KEDOKTERAN

1 EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA PADA RAWAT INAP DENGAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN BAWAH DI RUMAH SAKIT PANTI RAPIH YOGYAKARTA PERIODE JANUARI- JUNI 2005
2 KEGOYAHAN GIGI PADA PENDERITA DIABETES MELITUS (PENGARUH KADAR GLUKOSA DARAH YANG TERKONTROL TERHADAP PENURUNAN DERAJAT KEGOYAHAN GIGI)
3 PERBANDINGAN KOMPLIKASI DAN KELUARAN PERINATAL DARI IBU HAMIL NULLIPARA UMUR <20 TAHUN DENGAN UMUR 20-24 TAHUN, 03
4 PENGARUH LAMA PEMASANGAN KATETER TERHADAP KEJADIAN INFEKSI SALURAN KEMIH, 03
5 HASIL GUNA TERAPI KOMBINASI GLIBENKLAMID- PIOGLITAZONE DIBANDINGKAN GLIBENKLAMID-METFORMIN TERHADAP RESISTENSI INSULIN BERDASARKAN INDEKS HOMA PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN OBESITAS, 03
6 INDEKS ANTROPOMETRI SEBAGAI ALAT SKRINING DIABETES MELITUS TIPE 2, 03
7 MODEL PENGOBATAN FILARIASIS MALAYI DENGAN DIETHYL CARBAMAZINE CITRATE (DEC) DOSIS BERTAHAP DI KABUPATEN TABALONG KAL-SEL TAHUN 2001, 01
8 HUBUNGAN VERIFIKASI RESEP DENGAN TINDAKAN PETUGAS APOTEK TERHADAP RESEP YANG TIDAK RASIONAL, 03
9 SURVIVAL PENDERITA PASCAINFARK MIOKARD AKUT DENGAN GAMBARAN EKG Q WAVE DAN NON Q WAVE DI RSUP DR HASAN SADIKIN DAN RSU IMMANUEL DI BANDUNG, 02
10 STUDI POTENSI ANOPHELES SUBPICTUS (DIPTERA:CULICIDAE) SEBAGAI VEKTOR MALARIA DI DESA WAIHURA KECAMATAN WANOKAKA KABUPATEN SUMBA BARAT, 09

1 PENGARUH PEMBERIAN PENTOKSIFILIN TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA DAN AKTIVITAS ATPase PADA SEMEN ASTENOZOOSPERMIA, 98
2 PEMERIKSAAN TELORANSI GLUKOSA ORAL, HbA 1 DAN FRUKTOSAMIN PADA WANITA HAMIL ,91
3 MIKROALBUMINURIA PADA PENDERITA DIABETES MELITUS,90
4 DARAH CURAH PERSALINAN SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER ANTIBODI HLA,90
5 LEVAMISOL SEBAGAI SPERMISTATIK TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA MANUSIA IN VITRO,88
6 EFEK EKSTRAK PHASEOLUS VULGARIS DALAM MENURUNKAN ABSORPSI KARBOHIDRAT SETELAH MAKAN NASI,06
7 MUTASI GEN hvdac3 (human vOLTAGE-DEPENDENT ANION CHANNEL) EXON 7 PADA SPERMA PASIEN ASTENOZOOSPERMIA,06
8 KORELASI ASIMETRI BILATERAL POLA DERMATOGLIFI PADA UJUNG JARI TANGAN MANUSIA,95
9 TES DAYA DENGAR SEBAGAI UJI TAPIS TERHADAP KEMUNGKINAN GANGGUAN PENDENGARAN PADA ANAK DENGAN KETERLAMBATAN BICARA,05
10 PERBANDINGAN KADAR AST, ALT DAN KOLESTEROL TERHADAP PANJANG HEPAR PADA PERTUMBUHAN JANIN TERHAMBAT,04
11 PENGKAJIAN BEBAN, KEBUTUHAN DAN SUMBER DAYA KELUARGA DALAM MERAWAT PENDERITA SKIZOFRENIA (SEBUAH STUDI KASUS),06
12 EFEK SUPLEMENTASI VITAMIN A TERHADAP SENSITIVITAS KONTRAS PENDERITA DEFISIENSI VITAMIN A,04
13 PEMERIKSAAN TOLERANSI GLUKOSA ORAL, HbA 1 DAN FRUKTOSAMIN PADA WANITA HAMIL,91
14 MAKALAH AKHIR PROGAM STUDI PATOLOGI KLINIK PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS 1 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS INDONESIA,90
15 EFEK SUPLEMENTASI VITAMIN A TERHADAP SENSITIVITAS KONTRAS PENDERITA DEFISEIENSI VITAMIN A, 04
16 NILAI AgNOR SEBAGAI PETUNJUK UNTUK MENENTUKAN RESIDIF PADA BASALIOMA DI BAGIAN PATOLOGI ANOTOMIK FKUI/RSCM JAKARTA, 93
17 UKURAN RATA-RATA RAHANG KELOMPOK DEUTERO MELAYAU PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS DALAM HUBUNGANNYA DENGAN UKURAN SENDOK CETAK ANATOMIK YANG SESUAI, 90
18 PENGUJIAN PENERAPAN BATAS SEHAT PEMAPARAN KERJA KEPADA TIMBAL PADA PABRIK AKI, 86
19 LAPAROSKOPI PADA PEMERIKSAAN KLINIK INFERTILITAS WANITA – LAPAROSCOPY IN THE CLINICAL INVESTIGATION OF INFERTILE WOMEN,83
20 PENGARUH PAPAVERIN TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA MANUSIA IN VITRO, 89
21 ASIMETRI BILATERAL POLA DERMATOGLIFI PADA UJUNG JARI TANGAN MANUSIA, 95
22 PENGARUH POLIESTER (POLYETHYLENE TEREPHTHALATE) PEMBUNGKUS SKROTUM MANUSIA TERHADAP UJI FUNGSI SPERMATOZOA, 96
23 UKURAN RATA-RATA RAHANG KELOMPOK DEUTERO MALYU PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS INDONESIA DALAM HUBUNGANNYA DENGAN UKURAN SENDOK CETAK ANATOMIK YANG SESUAI, 90
24 EFEK TEH TERHADAP DAYA KELARUTAN EMAIL, 98

1 EFEKTIVITAS VCD DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN ASUHAN PERSALINAN NORMAL DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL MAHASISWA DI STIKES AISYIAH SURAKARTA, 09 (PDF)
2 PENGARUH METODE ROLE PLAY TERHADAP PENCAPAIAN HASIL UJIAN ASUHAN KEBIDANAN I DENGAN METODE OSCA, 09 (PDF)
3 PENGARUH METODE ROLE PLAY TERHADAP PENCAPAIAN HASIL UJIAN ASUHAN KEBIDANAN I DENGAN METODE OSCA, 09 (PDF)
4 PENGARUH MINAT MASUK PROGRAM STUDI TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI KEBIDANAN MAGELANG, 09 (PDF)
5 PENGARUH EPILEPSI TERHADAP TERJADINYA GANGGUAN DAYA INGAT PADA PENDERITA EPILEPSI ANAK DI RSUD DR MOEWARDI SURAKARTA, 09 (PDF)
6 HUBUNGAN PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PEMBELAJARAN KLINIK DAN PENGETAHUAN TENTANG DOKUMENTASI PERAWATAN DENGAN KINERJA MAHASISWA DALAM PENDOKUMENTASIAN ASUHAN PERAWATAN ( Di Prodi Keperawatan Magelang ), 09 (PDF)

KEPERAWATAN

1 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN EFEKTIFITAS KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT PELAKASANAAN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT SUMBER WARAS JAKARTA TAHUN 2002, 03
2 HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN SISTEM PENGHARGAAN DENGAN KINERJA PERAWAT MENURUT PERSEPSI PERAWAT PELAKSANA DI RS SUMBER WARAS JAKARTA,06

KESEHATAN MASYARAKAT

1 EVALUASI PROGRAM PEMBERANTASAN PENYAKIT INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (P2 ISPA) BALITA PADA PUSKESMAS UJI COBA MTBS DI KOTA BANJARMASIN/2001
2 PERENCANAAN KEBUTUHAN TENAGA PUSKESMAS STUDI KASUS DI DINAS KESEHATAN KOTA SURAKARTA/2001
3 KEBUTUHAN TENAGA KEPERAWATAN DAN PENERAPAN STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN DI RSUD SANGGAU/2004
4 HUBUNGAN PERSEPSI DAN SIKAP REMAJA TENTANG MEROKOK DENGAN PERILAKU MEROKOK REMAJA DI SMU KOTA MASOHI MALUKU TENGAH/2004
5 PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI DISKUSI KELOMPOK DAN CERAMAH UNTUK PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU MAKAN PENDERITA HIPERTENSI/2002
6 HUBUNGAN ANTARA STRES DAN MOTIVASI DENGAN KINERJA DOSEN TETAP PADA AKPER SORONG/2004
7 ANALISIS UNIT COST PELAYANAN GAWAT DARURAT SEBAGAI DASAR PENETAPAN TARIF DI RSUD DR. T.C HILLERS MAUMERE KAB. SIKKA PROP. NTT/2001
8 HUBUNGAN KEMAMPUAN DAN KINERJA PERAWAT PUSKESMAS DALAM PERAWATAN KESEHATAN MASYARAKAT DI KOTA JAMBI/2002
9 PENGARUH PENYAKIT INFEKSI TERHADAP PERUBAHAN STATUS GIZI ANAK UMUR BAWAH DUA TAHUN DI KAB. HULU SUNGAI SELATAN/2003
10 EVALUASI DETEKSI DINI KARIES DENTIS DI PUSKESMAS BUKIT HINDU KOTA PALANGKARAYA
11 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN BIDAN DESA TERHADAP STANDAR PELAYANAN ALTENATAL DI DATI 11 BANTUL PROPINSI D. I . YOGYAKARTA
12 FAKTOR-FAKTOR YANG BEHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PERAWAT MENERAPKAN STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN PADA PUSKESMAS RAWAT INAP DI KABUPATEN SLEMAN
13 KESEHATAN LINGKUNGAN RUMAH DAN KEJADIAN PENYAKIT TUBERKULOSIS PARU DI KABUPATEN AGAM SUMATERA BARAT
14 STRATEGI PENINGKATAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN BERBASIS PERSEPSI PASIEN RAWAT INAP DI RSU DOKTER SOEDARMO PONTIANAK
15 PENGARUH PELATIHAN STANDAR PELAYANAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU DOKTER DALAM PENGISIAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH
16 HUBUNGAN KEPUASAN KERJA DAN PERTIMBANGAN KEADILAN DENGAN KOMITMEN ORGANISASIONAL KARYAWAN PUSKESMAS DI KABUPATEN MUSI RAWAS
17 EVALUASI PENGOBATAN ISPA-PNEMONIA BALITA DI PUSKESMAS KABUPATEN SUMBA TIMUR
18 EVALUASI PROSES KOORDINASI PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PROYEK PENYEDIAAN AIR BERSIH PENYEHATAN LINGKUNGAN PEMUKIMAN UNTUK MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH (PROYEK PABPL MPR) DI KABUPATEN SEMARANG
19 HUBUNGAN PERILAKU PEMIMPIN, KOMITMEN ORGANISASI DAN MOTIVASI PERAWAT DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RSUD KENDARI SULAWESI TENGGARA
20 HUBUNGAN ANTARA STRES DAN MOTIVASI DENGAN KINERJA DOSEN PADA JURUSAN KESEHATAN GIGI BANDA ACEH PASCA TSUNAMI
21 UMPAN BALIK TERSTRUKTUR TERHADAP PELAPORAN OBAT OLEH PUSKESMAS UNTUK MENINGKATKAN MUTU KETERSEDIAAN DAN PENGGUNAAN OBAT, 02
22 ANALISIS BIAYA SATUAN SECTION CAESARIA DENGAN METODE ACTIVITY BASED COSTING (ABC) DAN DOUBLE DISTRIBUTION (DD) SEBAGAI DASAR PENETAPAN TARIF DI RSUD. A.W. SJAHRANIE, 01
23 ANALISIS KINERJA PERAWAT DITINJAU DARI BEBAN KERJA DAN KARAKTERISTIK INDIVIDU DI INSTALASI RAWAT INAP RSD RADEN MATTAHER JAMBI, 06
24 EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PEMBERANTASAN PENYAKIT MALARIA DI KABUPATEN MALUKU TENGAH PROPINSI MALUKU, 03
25 KINERJA KEPALA BIDANG KEPERAWATAN RSU Dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH: KAJIAN STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN, 02
26 ANALISIS STRATEGI PENERAPAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH CUT MEUTIA LHOKSEUMAWE, 02
27 FAKTOR-FAKTOR YANG MENENTUKAN KEPESERTAAN JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN MASYARAKAT PADA BADAN PENYELENGGARA JASMA ANGSANA SINGKAWANG, 04
28 PENGARUH IMPLEMENTASI MODEL PRAKTIK KEPERAWATAN PROFESIONAL (MPKP) TERHADAP MUTU ASUHAN KEPERAWATAN DI RSUP DR SARDJITO YOGYAKARTA, 00
29 PSIKOGRAFI PASAR UTAMA RUMAH SAKIT HAJI JAKARTA STUDI KASUS UNTUK PENGEMBANGAN RENCANA PEMASARAN YANG DILAKUKAN DI RUMAH SAKIT HAJI JAKARTA, 99
30 PELATIHAN KADER POSYANDU DALAM MENDETEKSI DINI GIZI BURUK DI KECAMATAN SUNGAI PINYUH KABUPATEN PONTIANAK, 09
31 FAKTOR RISIKO INFEKSI SALURAN KEMIH PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN SLEMAN YOGYAKARTA, 09
32 PENGARUH PEER EDUCATION TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA SMA DALAM PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DAN PSIKOTROPIKA DI KOTA SIBOLGA PROVINSI SUMATRA UTARA, 05
33 PERSEPSI, BUDAYA, DAN PRAKTIK PEMBERIAN AIR SUSU IBU EKSKLUSIF DI KECAMATAN SITIUNG KABUPATEN DHARMASRAYA PROPINSI SUMATERA BARAT, 08
34 PROMOSI KESEHATAN DENGAN METODE PEER EDUCATION TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA SMU DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN HIV/AIDS DI KABUPATEN BELU-NTT, 07
35 PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENYAKIT KUSTA STUDI KASUS DI KECAMATAN CAMBAI PRABUMULIH, 07
36 PERSEPSI IBU TENTANG MENYUSUI HUBUNGANNYA DENGAN PERILAKU PEMBERIAN ASI DI KECAMATAN PAHANDUT KOTA PALANGKA RAYA, 09
37 PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENYALAHGUNAAN NAPZA MELALUI PEER EDUCATION DAN CERAMAH INTERAKTIF TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA SMA DI KOTA PADANGSIDIMPUAN, 09
38 PERSEPSI DAN AKTIVITAS KADER PSN DBD TERHADAP PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI KOTA BANJARBARU, 09
39 HUBUNGAN ASUPAN GIZI, KADAR HEMOGLOBIN DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR KECAMATAN PONDOK KELAPA BENGKULU UTARA, 09
40 PENGARUH KOMPENTENSI TERHADAP KEPATUHAN BDAN DALAM KONSELING DI PUSKESMAS KABUPATEN PURWOREJO,09
41 STUDI KASUS PENGGUNAAN INDIKATOR KINERJA DI BERBAGAI ORGANISASI PELAYANAN KESEHATAN PEMERINTAHAN, 00

1. PENGARUH PENGAWASAN MINUM OBAT TERHADAP KEBERHASILAN PENGOBATAN MALARIA DI KAB. JEPARA
2. PROSES PENYUSUNAN DAN SOSIALISASI FORMULARIUM RUMAH SAKIT DI RSUD BATU SANGKAR SUMBAR
3. PENGARUH KENAIKAN TARIF TERHADAP UTILISASI PELAYANAN DI RUMAH SAKIT UMUM SINTANG KALBAR
4. ANALISIS PENERAPAN TARIF PAKET PELAYANAN SEKSIO SESAREA BERDASARKAN UNIT COST DI RSUD SLEMAN
5. EVALUASI PENGOBATAN ISPA-PNEMONIA BALITA DI PUSKESMAS KAB. SAMBA TIMOR
6. ANALISIS BIAYA SATUAN SECTIO CAESARIA DENGAN METODE ACTIVITY BASED COSTING (ABC) DAN DOUBLE DISTRIBUTION (DD) SEBAGAI DASAR PENETAPAN TARIF DI RSUD A.W. SJAHRANIE
7. EVALUASI PELAKSANAAN PROYEK LEC (LEPROSY ELIMINATION CAMPAIGN) PADA PROGRAM PEMBERANTASAN PENYAKIT KUSTA DI KAB. BANJAR PROP. KALSEL
8. PENILAIAN EFIKASI KOMBINASI KLOROKUIN DAN PRIMAKUIN SERTA SULFADOKSIN PIRIMETAMIN DAN PRIMAKUIN PADA PENGOBATAN PLASMODIOM FALCIPATRUM SERTA DAMPAKNYA TERHADAP SIKLUS SPOROGONI DI KE. PITURUH KAB. PURWOREJO
9. ANALISIS MUTU PELAYANAN KALIBRASI PERALATAN KESEHATAN DI BALAI PENGAMANAN FASILITAS KESEHATAN JAKARTA
10. ANALISIS UNIT COST PELAYANAN GAWAT DARURAT SEBAGAI DASAR PENETAPAN TARIF DI RSUD T.C. HILERS MAUMERE KAB. SIKKA PROP. NTT
11. UMPAN BALIK TERSTRUKTUR TERHADAP PELAPORAN OBAT OLEH PUSKESMAS UNTUK MENINGKATKAN MUTU KETERSEDIAAN DAN PENGGUNAAN OBAT
12. PENYUSUNAN RENCANA STRATEGIK PENGEMBANGAN AKADEMI KEPERAWATAN DEPARTEMEN KESEHATAN SEMARANG
13. ANALISIS KUALITATIF DAN KUANTITATIF FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPERCAYAAN DAN KETERGANTUNGAN KLIEN DI RSK NGESTI WALUYO TERHADAP RUMAH SAKIT
14. SIKAP WISATAWAN ASING TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN DI BALI
15. ANALISIS SIKAP PASIEN RAWAT INAP TERHADAP MUTU ASUHAN KEPERAWATAN SEBAGAI DASAR STRATEGI
16. ANALISIS PEMANFAATAN UNIT PELAYANAN KESEHATAN GIGI DI RUMAH SAKIT (KAJIAN DI RS. SARDJITO DAN RS. BETHESDA)
17. PENGARUH STANDARISASI TERHADAP KEWAJARAN PELAYANAN BEDAH RAWAT JALAN DI RSUD TARAKAN JAKARTA
18. PSICOGRAFI PASAR UTAMA UNTUK PENGEMBANGAN RENCANA PEMASARAN (STUDI KASUS RUMAH SAKIT HAJI JAKARTA)
19. ANALISIS KEPUTUSAN INVESTASI PAVILIUN RAWAT INAP RSUD A. WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA
20. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA SISA MAKANAN PADA PASIEN YANG DIRAWAT INAP DI RS. DR. ACHMAD MOCHTAR BUKITTINGGI
21. PENAMBAHAN BANGSAL DAN TEMPAT TIDUR UPF KESEHATAN JIWA RSU DAERAH BANYUMAS
22. EVALUASI KEPUASAN PENGGUNA JASA LAYANAN RAWAT INAP DAN HARAPAN SERTA MINAT MASYARAKAT DI RS. PERTAMINA UP II PLAJU
23. TELAAH REKAM MEDIS SEBELUM DAN SESUDAH PELATIHAN DALAM PENINGKATAN MUTU REKAM MEDIS PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS ANAK DI IRNA II RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA (SUATU PENELITIAN EKSPERIMEN SEMU)
24. IMPLEMENTASI INFORMET CONSERTE OLEH TENAGA MEDIK PARAMEDIK DAN PASIEN DALAM PELAYANAN KESEHATAN DI BAGIAN BEDAH UMUM, BEDAH TULANG DAN BEDAH OBSGYN RSU ULIN BANJARMASIN
25. HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN IBU HAMIL DENGAN SIKAP PENCEGAHAN ANEMIA GIZI BESI PADA IBU HAMIL DI KEC. BAMBANGLIPURO BANTUL YOGYAKARTA
26. DAMPAK UMPAN BALIK TERSTRUKTUR TERHADAP KECEPATAN WAKTU DAN ISI PELAPORAN OBAT OLEH PUSKESMAS
27. EVALUASI PROSES KOORDINASI PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PROYEK PENYEDIAAN AIR BERSIH PENYEHATAN LINGKUNGAN PEMUKIMAN UNTUK MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH (PROYEK PABPL MPR) DI KAB. SEMARANG
28. BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA PENYAKIT DEMAM TEFOID DI KAB. SLEMAN
29. EVALUASI PERENCANAAN PROGRAM PUSKESMAS DI DINAS KESEHATAN KOTAMADYA DATI II PALEMBANG
30. EVALUASI INOVASI KOMPENSASI DOKTER SPESIALIS DENGAN STUDI KASUS APENDISITIS DI RSUD ACHMAD MOCHTAR BUKITTINGGI
31. PENGGUNAAN INDIKATOR PROGRAM KESEHATAN IBU DAN ANAK SERTA PROGRAM PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT UNTUK PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN DI DINAS KESEHATAN DATI II SE KABUPATEN/KOTAMADYA PROP D. I . Y
32. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PERAWAT MENERAPKAN STÁNDAR ASUHAN KEPERAWATAN PADA PUSKESMAS RAWAT INAP DI KAB. SLEMAN
33. EVALUASI PROSES PERENCANAAN PROGRAM PUSKESMAS DI KAB DATI II MAGELANG
34. MUTU PENGGUNAAN DAN TINGKAT KECUKUPAN OBAT DI 10 PUSKESMAS KOTA AMBON
35. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SISA MAKANAN PADA PASIEN YANG DIRAWAT INAP DI RS. DR. ACHMAD MOCHTAR BUKITTINGGI
36. STATUS GIZI ANAK DAN CIRI SOSIO DEMOGRAFI IBU (STUDI KASUS SISWA SD KELAS I DI WATES KULON PROGO)
37. ANALISIS PERENCANAAN PROGRAM PUSKESMAS DI KAB DATI II MAGELANG
38. ANALISIS PENURUNAN PESERTA DAN SEHAT DI KEC. WONOGIRI
39. EVALUASI EKONOMI PELAYANAN KESEHATAN GIGI PUSKESMAS DENGAN POSYANDU PARIPURNA DI KEC. MEDAN SELAYANG KOTAMADYA MEDAN
40. PELAKSANAAN TUGAS PERAWAT GIGI PUSKESMAS DAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH PADA KEPATUHAN TERHADAP PEDOMAN KERJA
41. PERAN SERTA KADER SASAWISMA DALAM PELAKSANAAN IMUNISASI TT IBU HAMIL DI DESA SEGOROYOSO DAN BAWURAN KEC. PLERET BANTUL
42. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS PENERIMAAN TABLET BESI DAN ANEMIA GIZI PADA IBU HAMIL DI KAB. KLATEN
43. ANALISIS PROSES PERENCANAAN KESEHATAN DI DINAS KESEHATAN DATI II PROP RIAU
44. DETERMINAN GANGGUAN AKIBAT KEKURANGAN IODIUM (GAKI) PADA WANITA BERUSIA 20-35 TAHUN DI KEC. SRUMBUNG, KAB. MAGELANG, PROP JATENG
45. PENGARUH PELATIHAN STANDAR PELAYANAN MEDIS TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU DOKTER DALAM PENGISIAN REKAM MEDIS DI RSU DR. ZAINAL ABIDIN BANDA ACEH
46. STUDI EVALUASI PROGRAM MAKANAN TAMBAHAN ANAK SEKOLAH (PMT AS) DI KEC. PATI KOTAMADYA SEMARANG
47. POLA KEGIATAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT (LSM) PEDULI AIDS DI PROP BALI
48. DAMPAK PELATIHAN TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RSUD BANYUMAS
49. PENILAIAN KINERJA RAWAT JALAN DI PUSKESMAS KOTA PALU DENGAN MENGGUNAKAN BALANCES SCORECARD – (Stok kosong)
50. KINERJA KEPALA BIDANG KEPERAWATAN RSU DR. ZAINAL ABIDIN BANDA ACEH (KAJIAN STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN)
51. PSIKOGRAFI PASAR UTAMA UNTUK PENGEMBANGAN RENCANA PEMASARAN (STUDI KASUS RS. HAJI JAKARTA)
52. IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA OLEH BADAN NARKOTIKA NASIONAL INDONESIA DAN AGENSI DADAH KEBANGSAAN MALAYSIA
53. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUTUSAN MEMANFAATKAN KEMBALI PELAYANAN KESEHATAN OLEH PASIEN NAPZA DI RUANG RAWAT INAP INSTALASI NAPZA RSJ PUSAT MEDAN
54. PERBANDINGAN KADAR ALBUMIN PROTEIN TOTAL, UREA ASAM URAT DARAH DAN RASIO UREA/KREATININ URIN SEBELUM DAN SEWAKTU PUASA RAMADHAN
55. ANALISIS FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN BIDAN DESA TERHADAP STANDAR PELAYANAN ANTENATAL DI DATI II BANTUL PROP D. I . Y
56. AUDIT PRAKTEK ASUHAN KEPERAWATAN DAN PEMBELAJARAN LAPANGAN MAHASISWA AKPER WAINGAPU DI RSUD UMBU RARA MEHA
57. DAMPAK PENERAPAN SISTEM PEMBAYARAN PAKET TERHADAP MUTU PELAYANAN PASIEN RAWAT INAP DENGAN TINDAKAN OPERASI DI RS. NIRMALA SARI SUKOHARJO
58. EVALUASI PROGRAM PEMBERANTASAN PENYAKIT INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (P2ISPA) BALITA PADA PUSKESMAS UJI COBA MTBS DI KOTA BANJARMASIN
59. EVALUASI KEPUASAN PENGGUAN LAYANAN RAWAT INAP DAN HARAPAN SERTA MINAT MASYARAKAT DI RS. PERTAMINA UP II PLAJU
60. HUBUNGAN BEBERAPA FAKTOR LINGKUNGAN DENGAN Hg TOTAL DALAM URINE PENAMBANG EMAS RAKYAT (DI KALIREJO, KOKAP, KULON PROGO, D. I . Y)
61. UJI RESISTENSI MYCOBACTERIUM TUBERCOLOSIS TERHADAP OBAT ANTI TUBERCOLOSIS DI KAB. DONGGAL SULTENG
62. HUBUNGAN ANTARA KUALITAS DOSEN DAN PENDIDIKAN PELATIHAN SELAMA BEKERJA DI POLTEK KESEHATAN AMBON
63. ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA KESEHATAN DI DINAS KESEHATAN KOTA PALU PROP SULTENG
64. HUBUNGAN ANTARA GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA PUSKESMAS DENGAN MOTIVASI KERJA, KINERJA DAN KEPUASAN DOKTER GIGI PUSKESMAS DI KAB PEMALANG, PEKALONGAN, BATANG
65. POLA MAKAN GIZI DAN KESEHATAN LANJUT USIA DI RUMAH PANJANG SUKU DAYAK KANAYANI (KAJIAN SOSIAL BUDAYA)
66. KESEHATAN LINGKUNGAN RUMAH DAN KEJADIAN PENYAKIT TUBERCOLOSIS PARU DI KAB AGAM SUMBAR
67. PENGARUH SUHU DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KUALITAS AIR SUSU IBU
68. EVALUASI PELATIHAN MANAJEMEN TERPADU BAYI MUDA TERHADAP KOMPETENSI BIDAN DALAM KUNJUNGAN NEONATUS DI KAB. BUTON PROP SULTRA
69. EVALUASI PROGRAM PENYELENGGARAAN PELAYANAN POJOK GIZI DI PUSKESMAS DI KOTA PONTIANAK
70. OTONOMI DAN AKUNTABILITAS KINERJA DINAS KESEHATAN KAB KULON PROGO
71. PERAN STAKEHOLDER DALAM PENGELOLAAN LIMBAH CAIR RS DI KOTA YOGYAKARTA
72. POLA PENCARIAN PENGOBATAN DAN PEMELIHARAAN KESEHATAN ANAK JALANAN DI KOTAMADYA YOGYAKARTA
73. FAKTOR-FAKTOR YANG MENENTUKAN KEPERSERTAAN JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN MASYARAKAT PADA BADAN PENYELENGGARA JASMA ANGSANA SINGKAWANG
74. PENGARUH KEPUASAN KOMPENSASI MONETER LANGSUNG NON GAJI TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RSUD SLEMAN
75. HUBUNGAN DUKUNGAN FASILITAS KESEHATAN, KETERPADUAN PETUGAS DAN RESPONS IBU BALITA SAKIT PADA PUSKESMAS YANG MENERAPKAN MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT DI SAMARINDA
76. PENGARUH PENYAKIT INFEKSI TERHADAP PERUBAHAN STATUS GIZI PADA ANAK UMUR BAWAH DUA TAHUN DI KAB HULU SUNGAI SELATAN
77. PERSEPSI IBU TERHADAP PERMAINAN VIDEO GAME DITINJAU DARI KARAKTERISTIK INDIVIDUAL DAN LINGKUNGAN
78. ANALISA TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP MUTU PELAYANAN KESEHATAN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS BERDASARKAN KARAKTERISTIK SISTEM PEMBIAYAAN PASIEN
79. HUBUNGAN PERILAKU PEMIMPIN, KOMITMEN ORGANISASI DAN MOTIVASI PERAWAT DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RSUD KENDARI SULTRA
80. PERSEPSI IBU TERHADAP PERMAINAN VIDEO GAME DITINJAU DARI KARAKTERISTIK INDIVIDUAL DAN LINGKUNGAN
81. EFIKASI INSEKTISIDA BERBAGAI EKSTRA EKSTANOL DAUN TUMBUHAN TERHADAP LARVA NYAMUK AEDES AEGYPTI DAN LARVA NYAMUK ANOPHELES ACONITUS DI LABORATORIUM
82. KARAKTERISTIK INDIVIDU, KEMAMPUAN MANAJERIAL KEPALA PUSKESMAS DAN KINERJA PUSKESMAS DI KAB. ACEH TENGAH DAN KAB BENER MERIAH
83. EVALUASI PENYUSUNAN ANGGARAN BERBASIS KINERJA DI DINAS KESEHATAN KAB TAPANULI UTARA
84. PERUBAHAN PERILAKU MEROKOK MELALUI DAKWAH PADA AKTIVIS DAKWAH DIMASJID AL-ITTIHAD KAB SLEMAN PROP
85. WAKTU PEMBEKUAN DAN WAKTU PENDARAHAN PADA PREKLAMASIA BERAT BATAU EKLAMASIA SEBAGAI FAKTOR PROGNOSIS TERJADINYA SINDROM HELP
86. SURVIVAL PENDERITA PASKAINPARK MIOKARD AKUT DENGAN GAMBARAN EKG WAVE DAN NON WAVE DI RSUP DARIB HASAN SADIKIN DAN RSUP IMANUEL DI BANDUNG
87. KEGOYAHAN PADA PENDERITA DIABETES MELITUS PENGARUH KADAR GLUKOSA DARAH YANG TERKONTROL TERHADAP PENURUNAN DERAJAT KEGOYAHAN GIGI
88. UJI DIAGNOSIS APAPUSAN BUFFI DENGAN PERKIANAAN PADA SEPSIS NEONATORUM
89. HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, PERSPEKSI DAN SIKAP IBU BALITA KADER POSYANDU DAN TOKOH MASYARAKAT TERHADAP KONSEP MONITOR DAN PROMOSI PERTUMBUHAN DENGAN NILAI PENAMPILAN POSYANDU DI KEC TEGALREJO DAN GODEAN
90. KEMAMPUAN VISUAL MOTORIK DAN NUMERIK MURID TAMAN KANAK-KANAK TERPADU DI YOGYAKARTA
91. BERAT BADAN LAHIR RENDAH SEBAGAI FAKTOR TERJADINYA SUBNORMAL PADA ANAK SAAT USIA 7 TAHUN
92. INDEKS ANTROPOMETRI SEBAGAI ALAT SEKERING DIABETES MELITUS TIPE 2
93. PERBANDINGAN KEBUTUHAN PENAMBAHAN VENTAHIL IV PADA BLOK KOUDAL ANESTESIA DENGAN BUFIKASAIN 0,25% DAN BUFIKAFAIN 0,125% PADA OPERASI PASIEN PEDIATRIK
94. KARAKTERISTIK AWAL BANGKITKAN KONVULSIP SEBELUM TERAPI PUTIH OBAT ANTI EPILEPSI SEBAGAI FAKTOR PREDIKATOR PROGNOSIS PADA PENDERITA EPILEPSI ONSET ANAK-ANAK
95. STUDI DAMPAK PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) TERHADAP TINGKAT PERTUMBUHAN ANAK UMUR 5-9 BULAN DI KAB BOGOR
96. FAKTOR TERJADINYA AKSPIKSIA BERATAB DAN GAWAT JANIN PADA BAYI DENGAN PERSALINAN YANG MENDAPATKAN INDUKSI STIMULASI OKSITOSIN
97. TUMBUH KEMBANG ANAK PADA ANAK YANG LAHIR PREMATUR
98. HARAPAN HIDUP PENDERITA ADENOKARSINOMA SERVIKIKS UTERI ”ANALISIS FAKTOR PROGNOSTIK”
99. KESUDAHAN PERSALINAN JANIN BESAR DI RSUP DR. SARDJITO
100. PERBANDINGAN KEAMANAN DAN KEEFEKTIVAN ANTARA SATU KALI DENGAN DUA KALI PEMBERIAN PELET KUINAKRIN INTRA UTERIN SEBAGAI CARA SETERILISASI UNTUK WANITA
101. RESIKO MORBIDITAS DAN MORTALITAS PERINATAL PADA PENANGANAN KONSERVATIF KEHAMILAN POST-TERM
102. EFEKTIVITAS PEMBERIAN METILERGONOVIN MALEAT PADA PERDARAHAN PASKA KUREVASE ABORTUS
103. PERBANDINGAN PEMBERIAN ANTIBIOTIKA PROFILAKSIS INJEKSI OKSITETRASIKLIN DOSIS TUNGGAL DENGAN TETRASIKLIN ORAL SELAMA 5 HARI PADA STERELISASI MINILAPAROTOMI
104. EFEKYIVITAS ALILESTRENOL UNTUK PENGOBATAN ABORTUS IMENENS
105. EFEKTIVITAS EKSTRA THE HIJAU 2,5% DIBANDING KRIM KOJIC ACID 2% PADA PENCERAHAN KULIT
106. PERBANDINGAN KONFLIKASI IBU DAN KELUARAN PERINATAL DARI IBU HAMIL NULIPARA UMUR 20 TAHUN DENGAN UMUR 20-24 TAHUN
107. DETEKSI JANIN TUMBUH LAMBAT : KESEPAKATAN DIAGNOSIS ANTARA CARA PENGUKURAN TINGGI FUNDUS UTERI DAN PENGUKURAN BIOMETRIK JANIN SECARA ULTRASONO GRAFIK
108. EVALUASI DAMPAK PROGRAM MAKANAN TAMBAHAN ANAK SEKOLAH (PMTAS) TERHADAP STATUS GIZI DI KEC KRETEK KAB BANTUL
109. PAPARAN DEBU GAMPING DAN GANGGUAN PENGLIHATAN TENAGA KERJA PADA INDUSTRI PEMBAKARAN BATU GAMPING DI KAB SLEMAN YOGYAKARTA
110. PELAKSANAAN PROYEK HETHERLAND LEPSONI RELIEF (NLR) DAN CAKUPAN PROGRAM PEMBERANTASAN PENYAKIT BATU GAMPING DI KUSTA DIKOTA KENDARI SULTRA
111. AUDIT MEDIS DALAM MENJAGA MUTU PELAYANAN RUMAH SAKIT SUATU KAJIAN REKAM MEDIS ENDOSKOPI TERAPI SFINGTEROTOMI DI UNIT HEPATOBILIZER RS HUSADA JAKARTA PERIODE JANUARI-DESEMBER 1991
112. HUBUNGAN PERSEPSI DAN SIKAP REMAJA TENTANG MEROKOK DAN PERILAKU MEROKOK REMAJA DI SMA KOTA MAHOSI MALUKU TENGGARA
113. HUBUNGAN KONDISI SANITASI LINGKUNGAN RUMAH TANGGA DENGAN KEBERADAAN JENTIK VECTOR DENGUE (AEDES AEGYPTI DAN AEDES ALBOPIKZUZ) DIDAERAH RAWAN ”DB” DENGUE KOTA LUBUK LINGAU TAHUN 2005
114. PERBANDINGAN EFEK ANTI KEJANG ANTARA SULFAS MAGNESIKRUS DAN DIAZEFAM PADA PENGELOLAAN PREKLAMASIA
115. A DOUBLE BLIND COMPARISON OF ORAL CLONIDING AND DIAZIFAM AS PREMEDIKATIONS
116. THE IMMUNOGENICITY OF LOW DOSE INTRA DELMAL ROKOMBINANT HEPATITIS B VACCINATION, COMPARED TO STANDAR DOSE
117. KONDISI LINGKUNGAN DAN PERILAKU YANG BERHUBUNGAN DENGAN KERACUNAN PADA TENAGA KERJA TOKO PENJUALAN PESTISIDA DI KOTA JAMBI TAHUN 2005
118. HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN PENGENDALIAN KADAR GLUKOSA DARAH PENGIDAP DIABETES MELITUS TIPE 2 RAWAT JALAN DI RSU GUNUNG JATI CIREBON
119. PERBANDINGAN MORBIDILITAS DEMAM PASCA BEDAH SESAR EMERGENCY ANTARA PEMBERIAN ANTI BIOTIKA PROFILAKSI CEFTRIAXON Zg DENGAN CEFRIAXON Lg DAN METRONUDAZOLE 500 mg
120. KESEHATAN LINGKUNGAN RUMAH DAN KEJADIAN PENYAKIT TUBERCOLOSIS PARU DI KAB AGAM SUMBAR
121.PERANAN KUALITAS DATA DAN INFORMASI TERHADAP EFEKTIVITAS PROGRAM KESEHATAN MATERIAL DI KAB TIMOR TENGAH UTARA
122. EKSPRESI DAN AKTIVITAS GELANTINASE TISSUE IN HIBITORS OF MATRIA METAL LAROTEINASE ”TEMP 1 DAN TEMP 2” DI GINGIVA SERTA REKONSTRUKSI ALVEOLUS PADA PENYEMBUHAN LUKA PENCABUTAN GIGI SETELAH AUGMENTASI DEMINERALIZED BONE MATRIX (KAJIAN IN VIVO PADA KELINCI)
123. HUBUNGAN ANTARA STRESS DAN MOTIVASI DAN KINERJA DOSEN PADA JURUSAN KESEHATAN GIGI BANDA ACEH PASCA TSUNAMI
124. PENGARUH KINERJA KOORDINATOR KIA, KETERBUKAAN KOMUNIKASI PEMECAHAN CARA KONFLIK TERHADAP KEPUASAN BIDAN DI KAB LOMBOK BARAT, LOMBOK TENGAH, DAN LOMBOK TIMUR PRO NTB
125. HUBUNGAN TINGGI BADAN DAN LINGKAR KEPALA DENGAN PRESTASI BELAJAR ANAK SD KELAS I DI KOTA MATARAM
126. HUBUNGAN POLA MENYUSUI DENGAN DIARE PADA BAYI USIA 0-24 BULAN DI RSUP DR. SARDJITO
127. EVALUASI PENGGUNAAN PERANGKAT LUNAK PADA KONSULTASI GIZI DI PUSKESMAS PONTIANAK
128. UJI KLINIS EFIKASI TERAPI OLIUM OLIVLIUM TOPIKAL PASCA FOTOCOFI LIVB PITYRIASIR ROSEA
129. HUBUNGAN JENIS KELAMIN DAN TEMPAT TINGGAL PENGETAHUAN SIKAP PERILAKU PENCEGAHAN DAN DUKUNGAN ORANG TUA DENGAN STATUS KESEHATAN GIGI SISWA SD DI KAB SLEMAN
130. PERSEPSI PEJABAT KANTOR PELAYANAN PAJAK DAERAH DAN DINAS PEMUKIMAN, PRASARANA DAN WILAYAH TENTANG IKLAN ROKOK DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEHATAN MASYARAKAT DI KOTA YOGYAKARTA
131. EVALUASI BIAYA PELAYANAN KESEHATAN GAKIN DI RSU PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL DAN RSU WATES PROP D.I.Y
132. UTILISASI PELAYANAN KESEHATAN PASCA TSUNAMI DI BPK RSU DR. ZAINAL AIDIN BANDA ACEH
133. HUBUNGAN LOKASI TUMOR OTAK DENGAN GANGGUAN KOGNITIF
134. KEJANG SEBAGAI FAKTOR PREDIKTOR PROGNOSIS STROKE AKUT
135. PENGARUH IMPLEMENTASI MODEL PRAKTEK KEPERAWTAN PROFESIONAL (MPKP) TERHADAP MUTU ASUHAN KEPERAWATAN DI RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA
136. PENGAJARAN, PENELITIAN DAN PELAYANAN FARMAKOLOGI KLINIK DI FAKULTAS KEDOKTERAN NEGARA BERKEMBANG
137. HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI PERAWAT MENGENAI PELAKSANAAN MODEL PRAKTEK KEPERAWATAN PROFESIONAL DENGAN NILAI POTENSI MOTIVASI DAN TINGKAT KEPUASAN KERJA PERAWAT DI RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA
138. PENYAKIT JARINGAN PENDUKUNG GIGI (PERIODONTAL DISEASE) SEBAGAI FAKTOR RESIKO STROKE ISKEMIK
139. PENERIMAAN SISTEM PELAYANAN GRATIS OLEH DOKTER DAN PERAWAT DI PUSKESMAS KAMPAR
140. PERBEDAAN KADAR MMP-8 HASIL PERAWATAN SKALING TAMPA DAN DENGAN PEMBERIAN TETRASIKLIN PADA PERIODONTFIS KRONIS
141. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR RESIKO DEHISENSI PADA LUKA OPERASI OBSTETRI DAN GINEKOLOGI DI BADAN PELAYANAN KESEHATAN RUMAH SAKIT UMUM MUNTILAN
142. HUBUNGAN MUTU PELAYANAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN NON ASKES DI INSTALASI RAWT JALAN RS ACHMAD MOCHTAR BUKITTINGGI
143. PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NAPZA MELALUI MEDIA LEAFLET DAN DISKUSI KELOMPOK PADA SISWA SMP DIKOTA PONTIANAK
144. EVALUASI PERFORMANCE DAN MANAJEMEN KEUANGAN PUSKESMAS MUAN BODI UNIT SWADANA DI KAB SAWALUNTO SIJUNJUNG
145. UJI KLINIS BUTA GANDA : EFEKTIVITAS KRIM BUTENAFIN 1% DIBANDING KRIM BIFONAS 1% PADA PENGOBATAN TINEA KRONIS
146. EVALUASI PROSES DONASI KESEHATAN DIKOTA BANDAACEH PASCA TSUNAMI
147. PERSEPSI DAN PERILAKU IBU HAMIL TERHADAP PENCEGAHAN KURANG ENERGI KRONIS DI BARAK PENGUNGSIAN KAB ACEH BESAR PROP NANGROE ACEH DARUSSALAM
148. SISTEM DISTRIBUSI DAN CAKUPAN SUPLEMENTASI TABLET BESI IBU HAMIL PASCA TSUNAMI 2004 DI KAB ACEH BESAR PROP NAD
149. PENGELOLAAN KESEHATAN REPRODUKSI PENGUNGSI PASCA TSUNAMI DI KOTA LHOKSEUMAWE
150. EVALUASI PENGGUNAAN ALBUMIN DIBANGSAL RAWT INAP RSAL DR. RAMELAN SURABAYA PERIODE SEPTEMBER- OKTOBER 2006
151. ANALISIS KINERJA PERAWAT DITINJAU DARI BEBAN KERJA DAN KARAKTERISTIK INDIVIDU DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD RADEN MATTAHER JAMBI
152. DRUG-RELATED PROBLEM. DALAM TATA LAKSANA KERACUNAN OBAT PADA PASIEN RAWAT INAP DI RS PANTI RAPIH YOGYAKARTA PERIODE JANUARI 2003 – JUNI 2005
153. EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA PADA PASIEN RAWAT INAP DAN ISPA DI RS PANTI RAPIH YOGYAKARTA PERIOSE JANUARI-JUNI 2005
154. ANALISIS PENETAPAN TARIF PAKET PELAYANAN SEKSIO SESAREA BERDASARKAN UNIT COST DI RSUD SLEMAN
155. PERUMUSAN PERENCANAAN STRATEGI PELAYANAN BALAI LABORATORIUM KESEHATAN YOGYAKRTA DIERA DESENTRALISASI
156. PENGARUH PENYULUHAN DAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN SIKAP DAN PERILAKU IBU BALITA GIZI KURANG/BURUK DI KAB KOTAWARINGIN BARAT
157. ANALISIS BIAYA SEBAGAI DASAR PENGKAJIAN TARIF PELAYANAN DI RUANG ICU RS. HONORIS TANGERANG
158. IDENTIFIKASI BIAYA KEGIATAN PELAYANAN KESEHATAN DI BALAI KESEHATAN MATA MASYARAKAT PROP SUMBER MTODE ACTIVITY BASED COSTING
159. KONDISI LINGKUNGAN DAN PERILAKU YANG BERHUBUNGAN DENGAN KERACUNAN TENAGA KERJA TOKO PENJUAL PESTISIDA DI KOTA JAMBI TAHUN 2005
160. EVALUASI PERFORMANCE DAN MANAJEMEN KEUANGAN PUSKESMAS MUARO BAJI UNIT SWADAYA DI KAB SAWALUNTO/SIJUNJUNG
161. KEBUTUHAN BIAYA UNTUK PENERAPAN STRATEGI DOTS DI KAB BANGKA
162. SUMBER DAYA KELUARGA DAN PENGGUNAAN PELAYANAN KESEHATAN PROFESIONAL PENDUDUK LANJUT USIA DI INDONESIA
163. PENGARUH PENYAKIT INFEKSI TERHADAP PERUBAHAN STATUS GIZI PADA ANAK UMUR BAWAH DUA TAHUN DI KAB HULU SUNGAI SELATAN
164. ISO 9001 DAN INDIKATOR MUTU PELAYANAN PUSKESMAS DI KOTA YOGYAKARTA
165. IMPLEMENTASI PROGRAM PENANGGULANGAN TUBERCOLOSIS DENGAN STRATEGI DOTS DI KAB TAPANULI SELATAN
166. HUBUNGAN BERAT LAHIR RENDAH DENGAN PERKEMBANGAN ANAKK USIA 13-35 BULAN DI RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA
167. SUPERVISI KEPERAWATN DI RSUD DR. ABDUL AZIZ SINGKAWANG
168. EKSTRAK ETANOL BIJI MAHKOTA DEWA (PHALERIA MACRO CARSCHEFF PENGHAMBAT PROLIFERASI SEL KANKER PAYUDARA T47D MELALUI PENGAHAMBATAN EKSPRESI SIKLO OK SIGENASE 2
169. ANALISIS KERJASAMA KELOMPOK DALAM PENYUSUNAN PERENCANAAN PADA DINAS KESEHATAN DAERAH TINGKAT II DI PROP D.I.Y

1. PERBANDINGAN PELAKSANAAN PROGRAM KOMPETISI PENGURANGAN SUBSIDI BAHAN BAKAR MINYAK (PKPS-BBM) BIDANG KESEHATAN DI RSP ANUTAPURA DENGAN RS SWASTA WOOD WART DI KOTA PALU PROP SULTENG – 04
2. PENGEMBANGAN BUKLET SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA CACAT NETRAL – 04
3. EVALUASI SISTEM DISTRIBUSI, TINGKAT KETERSEDIAAN DAN TINGKAT KONSUMSI GARAM BERYODIUM PADA DAERAH GONDOK ENDEMIK DI WILAYAH DINAS KESEHATAN DATI II KAB. BANGLI PROP. BALI – 99
4. HUBUNGAN ANTARA GAYA KEPEMIMPINAN DAN KINERJA PARA PIMPINAN AKADEMIK KESEHATAN DEPKES DI JATENG – 98
5. HUB. STATUS PEKERJAAN IBU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK DI INDONESIA – 04
6. HUB. ANTARA KEPEMILIKAN KARTU SEHAT DAN PENGGUNAAN PELAYANAN KESEHATAN PADA BALITA ISPA (STUDI KELUARGA MISKIN DI BATAM) – 04
7. HUB. PEKERJAAN IBU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK DI INDONESIA – 04
8. HUB. MONITORING PARENTAL DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA PADA SALAH SATU SMU DI KAB. PURWOREJO – 04
9. FAKTOR INSTRINSIK DAN EKSTRINSIK YANG MEMPENGARUHI KADAR FENOL DALAM URIN TENAGA KERJA DI INDUSTRI MEBEL PT. MATERINDO KAB. SLEMAN YK – 02
10. EVALUASI PELATIAH KOMUNIKASI TERAUPEUTIK PERAWAT PUSKESMAS DI KOTA GORONTALO – 04
11. EVALUASI PROSES PENYUSUNAN PERENCANAAN PROGRAM DINAS KESEHATAN KOTA GORONTALO – 04
12. CAKUPAN PROGRAM GIZI DAN MEKANISME KOORDINASI PADA KELOMPOK KERJA KEWASPADAAN PANGAN DAN GIZI DIKOKTA GORONTALO – 04
13. PENGETAHUAN REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DALAM HUBUNGAN DENGAN SIKAP TERHADAP HUBUNGAN SEKSUAL PRANIKAH PADA SISWA SMUN 1 KOTAMADYA TERNATE PROP. MALUKU UTARA – 03
14. HUBUNGAN PERSEPSI DAN SIKAP REMAJA TENTANG MEROKOK DENGAN PERILAKU MEROKOK REMAJA DI SMU KOTA MASOHI MALUKU TENGAH – 04
15. KESEHATAN LINGKUNGAN RUMAH DAN KEJADIAN PENYAKIT TUBERKOLOSIS PARU DI KAB. AGAM SUMBAR – 04
16. KADAR MERKURI RAMBUT KEPALA DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PADA PENDUDUK KELURAHAN TANGKILING KEC. BUKIT BATU KOTA PALANGKARAYA – 04
17. HUBUNGAN LINGKUNGAN FISIK RUMAH DENGAN STATUS PENDERITA TUBERKOLOSIS PARU KISTA POSITIF DI KAB. MAJALENGKA – 02
18. PERILAKU PEREWANG, FASILITAS SANITASI SISA KLOR DAN KOLIFORM TOTAL AIR KOLAM RENANG DI KOTA YK TH 2004 – 04
19. FAKTOR INTRINSIK DAN EKSTRINSIK YANG MEMPENGARUHI KADAR FENOL DALAM URIN TENAGA KERJA DI INDUSTRI MEBEL (PT. MATERINDO SLEMAN DIY) – 05
20. HUBUNGAN DUKUNGAN FASILITAS KESEHATAN KETERPADUAN PETUGAS DAN RESPON IBU BALITA SAKIT PADA PUSKESMAS YANG MENERAPKAN MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT DI SAMARINDA – 03
21. SIKAP DUKUNGAN MANAJEMEN TERHADAP KESEHATAN KETERPADUAN PETUGAS DAN RESPON IBU BALITA SAKIT PADA PUSKESMAS YANG MENERAPKAN MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT DI SAMARINDA – 04
22. TINGKAT PENGETAHUAN KESEHATAN KESELAMATAN KERJA PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DAN DUKUNGAN MANAJEMEN TERHADAP DERMATITIS AKIBAT KERJA PADA TENAGA KERJA PT. ELITE PRESTIGE FURNITURE YK – 04
23. ANALISIS KINERJA PEMBIMBING KLINIK BERDASARKAN PERSEPSI MAHASISWA POLTEKES TERHADAP BIMBINGAN DI TSU DR. HAULUSY AMBON – 03
24. PROSES SUPERVISI DINAS KESEHATAN KOTA KE PUSKESMAS DIKOTA BENGKULU – 05
25. HUBUNGAN PENCAHAYAAN DENGAN KELELAHAN MATA PENGRAJIN SULAMAN DI EMPAT ANGKAT CANDUNG KAB. AGAM PROP. SUMBAR – 04
26. KOSONG
27. PENINGKATAN KINERJA PENGELOLAAN OBAT PUSKESMAS MELALUI PENERAPAN STANDAR KOMPETENSI DISERTAI DISKUSI KELOMPOK KECIL (DKK) DAN UMPAN BALIK DI KOTA KENDARI – 05
28. EVALUASI PELATIAHAN MANAJEMEN TERPADU BAYI MUDA TERHADAP KOMPETENSI BIDAN DALAM KUNJUNGAN NEONATUS DI KAB. BUTON PORP. SULTRA – 05
29. FAKTOR RISIKO KEJADIAN DIARE PADA ANAK TUBERKOLOSIS DI INSTALASI KESEHATAN ANAK DI RS DR. SARDJITO – 04
30. PERANAN PENDIDIKAN KESEHATAN PADA IBU TERHADAP REINFEKSI PENYAKIT CACING PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR – 01
31. SISTEM MANAJEMEN PELAYANAN BALAI LABORATORIUM KESEHATAN SEBELUM DAN SESUDAH DESENTRALISASI DI DIY – 05
32. kosong
33. ANALISIS LINGKUNGAN INTERNAL DAN EKSTERNAL UNTUK PENYUSUNAN RENCANA STRATEGIK UNIT GAWAT DARURAT RSU WONOGIRI – 04
34. ANALISIS FAKTOR PENGHAMBAT PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PEMBANGUNAN KELUARGA SEJAHTERA (STUDI KASUS DI KANTOR BKKBN KAB. SERANG) – 99
35. MANFAAT PEMAKAIAN MASKER TERHADAP PERUBAHAN KADAR FENOL DALAM URIN AKIBAT PAJENA BENZEN DI UNIT PENATALAKSANAAN LIMBAH PT. V KALIMANTAN TIMUR – 01
36. EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PEMBERANTASAN PENYAKIT MALARIA DI KAB. MALUKU TENGAH PROP MALUKU – 03
37. KONDISI DAN SINERGISME KOMITE MEDIK DAN KOMITE KEPERAWATAN PADA RSUD DI PROP. JAMBI – 05
38. PENILAIAN STRATEGI PENGEMBANGAN PUSKESMAS AMPAH SEBAGAI LEMBAGA SWADANA DI KEC. DUSUN TENGAH KAB. BARITO SELATAN – 02
39. PENGARUH KESEDIAAN OBAT TERHADAP POLA PENGGUNAAN OBAT PADA LIMA PENYAKIT DI PUSKESMAS KOTA PALANGKARAYA – 01maaf k
40. HUBUNGAN KEPUASAN KERJA DAN PERTIMBANGAN KEADILAN DENGAN KOMITMEN ORGANISASIONAL KARYAWAN PUSKESMAS DI KAB. MUSI RAWAS – 01
41. PENGARUH PROGRAM USAHA KESEHATAN SEKOLAH TERHADAP KESEHATAN PRIBADI SISWA SEKOLAH DASAR DI KEC. DEPOK YK – 9
42. ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA KESEHATAN DI DINKES KOTA PALU PROP. SULTENG – 01
43. SISTEM MANAJEMEN PELAYANAN BALAI LABORATORIUM KESEHATAN SEBELUM DAN SESUDAH DESENTRALISASI DI DIY – 05
44. FAKTOR-FAKTOR RESIKO YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN DEMAM TIFOID PADA PENDUDUK DI KAB. WONOGIRI – 97
45. PENGARUH KONSELING GIZI TERHADAP PENGETAHUAN GIZI IBU DAN PERBAIKAN STATUS GIZI BURUK YANG MENDAPATKAN PMT PEMILIHAN DI KOTA SORONG IRIAN JAYA BARAT – 04
46. KOSONG
47. EVALUASI PENATALAKSANAAN KASUS ISPA ANAK DI UNIT RAWAT JALAN RSUD BRIGJEN HASAN BASRY KANDANGAN KALSEL – 04
48. PENGARUH PENYAKIT INFEKSI TERHADAP PERUBAHAN STATUS GIZI PADA ANAK UMUR DI BAWAH DUA TAHUN DI KAB. HULU SUNGAI SELATAN – 03
49. HASIL GUNA TERAPI KOMBINASI GLIBER KLAMID PIOLATIZONE DIBANDING GLIBEN KLAMID METFORMIN TERHADAP RESISTENSI INSULIN BERDASARKAN INDEKS HOMO PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE Z DENGAN OBESITAN – 03
50. EVALUASI PENGOBATAN ISPA PUEMONIA BALITA DI PUSKESMAS KAB. SUMBA TIMUR – 02
51. PETA KETENAGAAN PUSKESMAS DAN UPAYA REDISTRIBUSI TENAGA KABUPATEN LOMBOK TENGAH PROP. NTB – 05
52. DUKUNGAN MANAJEMEN DALAM PELAKSANAAN MTBS DI PUSKESMAS KAB. JAYAPURA – 05
53. ANALISIS KEBUTUHAN DAN DISTRIBUSI TENAGA PUSKESMAS DI KAB. ACEH BESAR – 04
54. RUJUKAN RAWAT JALAN TINGKAT PERTAMA PESERTA WAJIB PT. ASKES DI KAB. BANYUMAS – 02
55. PENGARUH INFEKSI TERHADAP PERUBAHAN STATUS GIZI PADA ANAK BAWAH DUA TAHUN DI KAB. HULU SUNGAI SELATAN – 03
56. EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PEMBERANTASAN PENYAKIT MALARIA DI KAB. MALUKU TENGAH PROP. MALUKU – 03
57. KOSONG
58. EVALUASI DINI KARIES DENTIS DI PUSKESMAS BUKIT HINDU KOTA PALANGKARAYA – 02
59. EVALUASI PENATALAKSANAAN KASUS ISPA ANAK DI UNIT RAWAT JALAN RSUD BRIGJEN HASAN BASRY KANDANGAN KALSEL – 04
60. KESEDIAAN DOKTER SPESIALIS BEKERJA DI DAERAH RAWAN KONFLIK – 05
61. STRATEGI PENINGKATAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN BERBASISI PERSEPSI PASIEN RAWAT INAP DI RSU DOKTER SOEDARSO PONTIANAK – 04
62. PENGARUH STATUS GIZI MENYUSUI TERHADAP EKSKLUSIFITAL PEMBERIAN ASI DAN PERTUMBUHAN BAYI DI RSUD PROF. DR. WZ JOHANNES KUPANG – 05
63. STRATEGI PENINGKATAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN BERBASISI PERSEPSI PASIEN RAWAT INAP DI RSU DOKTER SOEDARSO PONTIANAK – 04
64. KADAR MALONDIAL DEHIDA DAN VITAMIN E PLASMA DARAH PADA KELOMPOK LANSIA YANG MEMPUNYAI KEBIASAAN MENGKONSUMSI IKAN – 00
65. KOSONG
66. ANALISIS KEBUTUHAN DAN DISTRIBUSI TENAGA PUSKESMAS DI KAB. ACEH BESAR – 04
67. KEBUTUHAN TENAGA KEPERAWATAN DAN PENERAPAN STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN DI RSUD SONGGOU – 04
68. KOSONG
69. BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TTG TOTAL DALAM URINE PENAMBANG EMAS RAKYAT DI KALIREJO KOKAP KULON PROGO DIY – 03
70. HUBUNGAN STRUKTUR KELUARGA, PEKERJAAN DAN PENDIDIKAN IBU DENGAN PEMBERIAN ASI DAN MAKANAN PENDAMPING ASI PADA BAYI USIA KURANG ENAM BULAN DI INDONESIA (ANALISIS DATA SDKI 2002-2003) – 05
71. PERSEPI PENGGUNA TERHADAP PERFORMASI FISIK UGD BERDASARKAN EVALUASI PASKA HUNI DI RSUD KAB. BANDUNG
72. PENENTUAN PRODUK UNGGULAN DAN KARAKTER PELAYANAN DI RSUD WANBAYO PAN PASAR BALI – 06
73. PEMBERIAN LARUTAN GULA PASIR SECARA ORAL SEBAGAI ANALGETIK PADA IMUNISASI BAYI
74. HUBUNGAN LOKASI TUMOR OTAK DENGAN GANGGUAN KOGNITIF – 04
75.HASIL GUNA PEMBERIAN NUTRISI SUPLEMEN (ROYAL JELLY) PADA PENDERITA STROK INFARK AKUT – 04
76. PENYAKIT JARINGAN PENDUKUNG GIGI (PERSODONTOL DISEASE) SEBAGAI FAKTOR STROKE ISKEMIK – 04
77. EVALUASI KEGIATAN PENGAJARAN PENELITIAN DAN PELAYANAN FARMAKOLOGI KLINIK DI FAKULTAS NEGARA BERKEMBANG
78. PENGGUNAAN ALGORITMA DALAM PENGEMBANGAN DIAGNOSTIK MALARIA DI DAERAH HIGH CASE INCIDENCE (HCI) BANJARNEGARA
79. ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA PUSKESMAS BERDASARKAN BEBAN KERJA DI KAB. REJANG LEBONG PROPINSI BENGKULU.
80. FAKTOR- FAKTOR RESIKO PENEUMONIA PADA BALITA DI KEBUPATEN MAGELANG TAHUN 2006 – 06
81. PROMOSI KESEHATAN IBU HAMIL UNTUK MENINGKATKAN PERAN SERTA SUAMI DALAM PERSIAPAN PERSALINAN AMAN DI KECAMATAN GADING CEMPAKA. – 04
82. HUBUNGAN PERSEPSI PELAKASANAAN TERHADAP PENGAWASAN KEPALA RUANG RAWAT INAP BADAN RSU TABANAN BALI. – 05
83. PERSEPESI HUBUNGAN PRILAKU KONSUMEN DENGAN ANGGOTA ORGANISASI DI RSUD KAB. BADUNG PROPINSI BALI.
84. PROMOSI KESEHATAN MELALUI METODE DEMONSTRASI DAN MODAL UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETRAMPILAN BIDAN PUSKESMAS TENTANG UNIVERSAL PRECAUTION HIV/AIDS DI KOTA MEDAN. – 06
85. PENGARUH SUPLEMENTASI Fe TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN DAN KAPASITAS AEOREGIK PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNY ANGKATAN TH 1999-2000.
86. PENERIMAAN SISTEM PELAYANAN GRATIS OLEH DOKTER DAN PERAWATAN DI PUSKESMAS KAMPAR. – 05
87. PERUBAHAN STATUS GIZI PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK (PGK) DENGAN HEMODIALISIS YANG MENDAPAT KONSELING GIZI BERKESINAMBUNGAN DI RS SARJITO YGYAKARTA. – 05
88. ANALISIS BIAYA AIDS BERDASARKAN PERSEPEKTIF PASIEN DI RUMAH SAKIT DR SARJITO YOGYAKARTA.
89 DUKUNGAN MANAJERIAL KEPADA BIDAN DALAM KINERJA PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT. – 06
90. HUBUNGAN POLA MENYUSUI DENGAN DIARE PADA BAYI USIA 0-24 BULAN DI RS UMUM PUSAT DR. SARJITO YOGYAKARTA. – 06
91. SAMA NO 88
92. COMPETENSY LEADERSHIP MIDDLE MANAGER DALAM MELAKSANAKAN KEGIATAN STRATEGIK DI RSUD H. ADAM MALIK MEDAN. – 05
93. EVALUASI PELATIHAN PENGEMBANGAN MANAJEMEN KINERJA (PMK) PERAWATA DAN BIDAN (STUDI KASUS DI KEBUPATEN KULON PROGO DAN KOTA YOGYAKARTA). – 07
94. PROSES PELAYANAN HOME CARE RUMAH SAKIT PANTI RAPIH YOGYAKARTA. – 03
95. PENGUKURAN KINERJA PELAYANAN RESEP BAGI PASIEN RAWAT JALAN DI INSTALASI FARMASI RSUD LUBUK LINGGAU DAN PENDEKATAN BALANED SCORCAD. – 04
96. KUALITAS PELAYANAN KB DAN TINGKAT KEGAGALAN KONSTRASEPSI PADA PUSKESMAS DI KAB. PURWOKERTO. – 04
97. PERANCANGAN SISTEM BIAYA BERBASIS AKTIFITAS DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD WONOSARI SEBAGAI PERSIAPAN UNIT SWADAYA. – 02
98. HUBUNGAN PERSEPSI GAYA KEPEMIMPINAN DAN PERSEPSI ATAS STRUKTUR ORGANISASI RUMAH SAKIT PELABUHAN CIREBON TERHADAP KEPUASAN KERJA PERAWAT.
99 PERENCANAAN STRATEGIS RUMAH SAKIT BERSALIN SAYANG IBU BALIKPAPAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PERUBAHAN FISIK.
100. KINERJA TENAGA PERAWATAN DALAM BERSALIN MEMERIKAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RUAMAH SAKIT PARU SIDAWANGI CIREBON.
101. CITRA RUMAH SAKIT KANKER DHARMAIS JAKARTA.
102. HUB. PERSEPSI TERHADAP SISTEM PENGGAJIAN PROGRAM PENGEMBANGAN PELATIHAN SERTA KARAKTERISTIK INDIVIDU DENGAN KINERJA PERAWAT DAN PRAKARYA DI RUMAH SAKIT ST. ELISABET-LELA.
103. FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERLAMBATAN DIMULAINYA PEMBEDAHAN DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RS KOJA JAKARTA UTARA.
104. PERENCANAAN STRATGIK BERBASIS RESOURSE BASED VIEW DI RUMAH SAKIT SAKINA IDAMAN.
105. IDENTIFIKASI SUMBER DANA DAN STRATEGI PEMBAYARAN BAGI PASIEN MISKIN DI RUMAH SAKIT SWASTA KEAGAMAAN NON PROFIT. (STUDI KASUS DI RUMAH SAKIT ST. CAROLUS DAN RUMAH SAKIT KGI CIKINI). – 07
106. PERILAKU PENCEGAHAN MALARIA PADA IBU HAMIL DI KECAMATAN KOKOP KAB. KULON PROGO YOGYAKARTA. – 05
107. POLA PENCEGAHAN DAN PENULARAN DAN PERILAKU PENGOBATAN MASYARAKAT TERHADAP MALARIA DI DESA ENDEMIS WILAYAH KAB. PURWOREJO. – 05
108. ALUR PENDISTRIBUSIAN OBAT UNTUK PENDERITA RAWAT INAP DI BENGKALIS GRAND HOSPITAL. – 07
109. STRES DAN KOPING PEREMPUAN DENGAN MASALAH INFENTILITAS, STUDI FENOMENOLOGI PADA MASYARAKAT YGYAKARTA.
110. HARAPAN STAKEHOLDER TERHADAP PERENCANAAN PROGRAM KESEHATAN COMMUNITY DEVELOPMENT (COMDEV) (STUDI KASUS DT TOTAL E X P INDONESIA DIKABUPATEN KUTAI KARTANEGARA). – 06
111. ASPEK DONATUR KEMANUSIAN DALAM PEMBIAYAAN PEREWATAN PASIEN TIDAK MAMPU DI RUMAH SAKIT SWASTA KEAGAMAAN YOGYAKARTA. – 00
112. HUBUNGAN INTERVAL ANTAR KELAHIRAN DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR SESUDAH DI KABUPATEN PURWOREJO ANLISIS DATA 21 BALITA TAHUN 1955-1999. – 05
113. UPAYA MENURUNKAN PERESAPAN ANTIBIOTIKA PADA PENGOBATAN ISPA DENGAN EDUKASI MELALUI INTERVENSI FACE TO FACE TERHADAP DOKTER DAN PARAMEDIS DI PUSKESMAS KABUPATEN KARO. – 07
114. PENGARUH KETERSEDIAN OBAT TERHADAP POLA PENGGUNAAN OBAT PADA LIMA PENYAKIT DI PUSKESMAS KOTA PALANGKARAYA. – 01
115. MEKANISME PENGENDALIAN INTERN DISTRIBUSI PENYIMPANGAN OBAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN JAKARTA. – 98
116. EVALUASI DAMPAK PENERAPAN PEDOMAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI RUMAH SAKIT BETHESDA TOMOHON SULAWESI UTARA. – 96
117. PENGAWASAN PELAKSANAAN PROGRAM POSYANDU DI KOTA PONTIANAK. – 07
118. FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUASAN KERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT PROF HB PADANG. – 09
119. KEPUASAN KERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT PROF HB PADANG. – 08
120. MOTIVASI GRATIFIRATION, AND PRESCRIPTION BY DOCTORS IN PERTAMEDIKA MEDICAL CENTRE.
121. SEGMENTASI PASAR JASA PELAYANAN KESEHATAN KARYAWAN DI BANDARA SOEKARNO HATTA.
122. INDENTIFIKASI MODEL MANAJEMEN PUSKESMAS PERAWATAN DAN PONED ( PENANGANAN ONSTETRI NEONATAL EMERGENSI DASAR).
123 PENILAIAN TERHADAP BUDAYA PATIENT SAFETY DI DEPARTMENT BEDAH DAN NON BEDAH DI RSMTH PELAYANAN KESEHATAN. – 08
124. PEMANFAATAN PERTOLONGAN PERSALINAN TENAGA KESEHAAN OLEH PESERTA PROGRAM JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN MASYARAKAT MISKIN (JPKMM) DI KABUPATEN HALMAHERA SELATAN. – 07
125. PELAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA WANITA PERIODE MENOPAUSE DI KOTA YOGYAKARTA. – 08
126. HUBUNGAN PENDIDIKAN PRENATAL MELALUI KELAS IBU HAMIL DAN PERSALINAN TENAGA KESEHATAN DI KABUPATEN TANAH DATAR SUMATRA BARAT. – 07
127. MINAT PEMANFAATAN TEKNOLOGI TELEMEDICINE DI BALIKPAPAN. – 07
128. MOTIVASI, GRATIFIKASI DAN PERSEPSI OLEH DOKTER DI PERTAMADIKA MEDICAL CENTRE. – 08
129. EVALUASI PENGADAAN OBAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PROPINSI SULAWESI TENGGARA. – 04
130. ANALISIS PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG MALARIA TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEMRAJEN I KAB BANYUMAS POLA PENDEKATAN HEALTH BELIEF MODEL. – 07
131. HUBUNGAN ASUPAN ENERGI DENGAN KEBUGARAN JASMANI PESERTA SENAM AEROBIK WANITA DI SANGGAR SENAM KOTA MEDAN. – 04
132. POLA MAKAN, ASUPAN ZAT GIZI DAN STATUS GIZI ANAK BALITA SUKU ANAK DALAM DI NYOGAN KABUPATEN MUARO JAMBI PROVINSI JAMBU. – 08
133. PERSEPSI STAKEHOLDER TERHADAP KEBIJAKAN PROGRAM PENYULUHAN KESEHATAN PENCEGAH MALARIA PADA MASYARAKAT DI KABUPATEN PERIGI MOUTONG PROPINSI SULAWESI TENGAH.
134. DETERMINAN KEMATIAN IBU DI PROPINSI BALI TAHUN 2006-2007.
135. ANALISIS PENGEMBANGAN PELAYANAN UMUM DI RUMAH SAKIT JIWA MADANI DAERAH PROPINSI SULAWESI TENGAH. – 08
136. KEPUASAN KERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT JIWA PROP HB SA’ANIN PADANG. – 08
137. ANALISIS KESIAPAN PUSKESMAS UNTUK MENJADI PUSKESMAS SWADAYA DI KOTA BANGKULU. – 01
138. MANAGEMENT SUPPORT YANG MEMPENGARUHI STOK OBAT DI DSPO FARMASI DAN ALAT KESEHATAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN LIMA PULUH KOTA SUMATRA BARAT – 08

1 ANALISIS KEBUTUHAN PELANGGAN DALAM PENGEMBANGAN PELAYANAN RAWAT INAP DI PUSKESMAS PIJOAN BARU PROPINSI JAMBI
2 ANALISIS KINERJA PERAWAT DITINJAU DARI BEBAN KERJA DAN KARAKTERISTIK INDIVIDU DI INSTALASI RAWAT INAP RSD RADEN MATTAHER JAMBI
3 “ANALISIS MINAT KONSUMEN UNTUK MENGGUNAKAN ULANG PELAYANAN RUMAH SAKIT UMUM MITRA KELUARGA HUSADA
PEDAN KLATEN”
4 HUBUNGAN PAPARAN DEBU KARBON HITAM DENGAN GEJALA SALURAN PERNAPASAN DAN GANGGUAN VENTILASI PARU PEKERJA DI PT. ANEKA SINENDO KABUPATEN KULONPROGO PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
5 HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DAN PERTIMBANGAN KEADILAN DENGAN KOMITMEN ORGANISASI KARYAWAN PUSKESMAS DI KABUPATEN MUSI RAWAS
6 STRATEGI PENINGKATAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN BERBASIS PERSEPSI PASIEN RAWAT INAP DI RSU DOKTER SOEDARSO PONTIANAK
7 HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA, PERTIMBANGAN KEADILAN DENGAN KOMITMEN ORGANISASI KARYAWAN PUSKESMAS DI KABUPATEN MUSI RAWAS
8 STRATEGI PENINGKATAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN BERBASIS PERSEPSI PASIEN RAWAT INAP DI RSU DOKTER SOEDARSO PONTIANAK
9 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PERAWAT MENERAPKAN STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN PADA PUSKESMAS RAWAT INAP DI KABUPATEN SLEMAN YOGYAKARTA
10 PERSEPSI DAN AKTIVITAS KADER PSN DBD TERHADAP PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN DEMAN BERDARAH DENGUE DI KOTA BANJARBARU, 09

1 PENGARUH PEMANASAN BERULANG TERHADAP KANDUNGAN GIZI “SIE REUBOH” SEBAGAI MAKANAN TRADISIONAL ACEH
2 PENGARUH PEMBERIAN MIE INSTAN FORTIFIKASI PADA IBU MENYUSUI TERHADAP KADAR ZINK DAN BESI ASI SERTA PERTUMBUHAN LINIER BAYI
3 PENGARUH PEMBERIAN SUSU BERKALSIUM TINGGI TERHADAP KADAR KALSIUM DARAH DAN KEPADATAN TULANG REMAJA PRIA
4 PERENCANAAN STRATEGIS SUMBER DAYA MANUSIA DI RSUD UJUNG BERUNG KOTA BANDUNG PROPINSI JAWA BARAT DALAM PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH TAHUN 2003-2007, 02
5 SUMBER-SUMBER STRESS, STRATEGI COPING DAN DUKUNGAN SOSIAL PADA WANITA YANG MENGALAMI MASALAH INFERTILITAS (SUATU STUDI KKUALITATIF), 00
6 PENGARUH PEMBIMBINGAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PADA SISWA SMU SANTO FRANSISKUS ASISI DI KECAMATAN TEBET, JAKARTA SELATAN TAHUN 1999, 01
7 ANALISA SISTEM PENGENDALIAN LOGISTIK UMUM RUMAH SAKIT SUMBER WARAS, 02
8 ANALISIS KEPUASAN KERJA TENAGA KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RSU BHAKTI YUDHA DEPOK TAHUN 2002, 02
9 PERSEPTI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP SISTEM TANGGAP DARURAT DI UNIT PENGOLAHAN IV CILACAP, 03
10 PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN KEUANGAN ANTARA SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN KEBIJAKAN UNIT SWADANA (STUDI KASUS DI PUSKESMAS BUKIT KEMUNING KABUPATEN LAMPUNG UTARA TAHUN 2002, 02
11 ANALISIS KEPUASAN KERJA KARYAWAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LUBUKLINGAU KABUPATEN MUSI RAWAS PROPINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2003, 03
12 HUBUNGAN SUMBER PENULAR SERUMAH DAN FAKTOR LAIN DENGAN KEJADIAN PENYAKIT TB PARU BTA POSITIF DI KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2002, 03
13 HUBUNGAN KARAKTERISTIK PASIEN DENGAN KEPUASAN TERHADAP PELAYANAN POLIKLINIK UMUM RUMAH SAKIT SUMBER WARAS TAHUN 2003, 03
14 PENGEMBANGAN SISTEM MONITORING DAN EVALUASI KETERSEDIAAN OBAT DAN PENGGUNAAN OBAT SECARA RASIONAL DENGAN KASUS KABUPATEN TANGGERANG TAHUN 2000, 02
15 EFFECTS OF VITAMIN A AND IRON FORTIFIED SUPPLEMENTARY FOOD ON VITAMIN A AND IRON STATUS OF RURAL PRESCHOOL CHILDREN IN VIETNAM,97
16 PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI KESEHATAN TENTANG PENGOBATAN RASIONAL DI PUSKESMAS DI KABUPATEN CIREBON, 99
17 PEMBUATAN ANTIBODI MONOKLONAL TERHADAP IMUNOGLOBULIN M(Igm) MANUSIA, 98
18 HUBUNGAN KARAKTERISTIK PERAWAT DAN KEPUASAN KERJA DENGAN HARAPAN PERAWAT TERHADAP GAYA KEPEMIMPINAN DAN KEGIATAN MANAJERIAL, KEPALA RUANGAN RAWAT INAP PAVILIUM KARTIKA RSPAD GATOT SOEBROTO, 98
19 PERENCANAAN PENGEMBANGAN KEBUTUHAN TENAGA KESEHATAN PADA DINAS KESEHATAN KABUPATEN INDRAGIRI HILIR TAHUN 2004-2008, 03
20 KAJIAN PERSEPSI RESPONDEN TENTANG MUTU ORGANISASI BERDASARKAN KRITERIA MALCOLM BALDRIGE PADA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS INDONESIA TAHUN 2004, 04
21 ANALISIS KEPUASAN KERJA PEGAWAI TERHADAP PROGRAM PELATIHAN, PEMBERIAN KESEJAHTERAAN DAN PELAKSANAAN PROMOSI JABATAN DI RUMAH SAKIT PERTAMINA KLAYAN CIREBON TAHUN 2004, 04
22 PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI RAWAT JALAN BERBASIS REKAM MEDIS DI RS. SALAK BOGOR TAHUN 2004, 04
23 ANALISIS PROSES PERENCANAAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA TENAGA KESEHATAN DI PROPINSI JAWA BARAT, 98
24 STUDI KASUS PEMBIAYAAN BERDASARKAN DRG’S APENDEKTOMI DI RUMAH SAKIT SUMBER WARAS JAKARTA 2003, 04
25 STUDI KUALITATIF KEPENTINGAN PEMILIK OBLIGASI TERHADAP KEBIJAKAN PEMASARAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAYA MAKASSAR, 03
26 ANALISIS FUNGSI REKRUTMEN PADA MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA BIDANG KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH BANDUNG, 97
27 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN CAKUPAN DISTRIBUSI KAPSUL VITAMIN A DOSIS TINGGI DI DESA TLOGOPROGOTO DAN DESA KERTODESO KECAMATAN MIRIT KABUPATEN KEBUMEN, 96
28 PEMANFAATAN REKAM MEDIK SEBAGAI SUMBER INFORMASI UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJEMEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT PURI CINERE,96
29 PENGARUH DIMENSI STRUKTURAL TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN KEPERAWATAN RSUP Dr. KARIADI,96
30 PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TANGGERANG (SUATU KAJIAN TERHADAP PENERAPAN MODEL),96
31 KAJIAN POLA PENYAKIT TAHUN 1990-1994 SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA UNTUK PENINGKATAN PELAYANAN RUMAH SAKIT PANTI WALUYI SOLO,95
32 EFEKTIVITAS DAYA LINDUNG PAKAIAN KERJA TERHADAP KERACUNAN PESTISIDA PADA PETANI TANAMAN KEDELAI (PENELITIAN LAPANGAN DI DESA PANDANSARI KECAMATAN SUKOHARJO KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 1994),94
33 PEMANFAATAN PELAYANAN ANTENATAL: FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGUHI, DAN HUBUNGANNYA DENGAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH,92
34 DAYA LINDUNG PEMAKAIAN HELM BAGI PENGEMUDI SEPEDA MOTOR DI SURABAYA,90
35 PROFIL LIPID DAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DI KALANGAN TENAGA KERJA PTE PLUMPANG JAKARTA UTARA TAHUN 2000,00
36 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN DI BALAI BESAR LABORATORIUM KESEHATAN PALEMBANG TAHUN 2006,06
37 ANALISIS KEBUTUHAN SUMBER DAYA MANUSIA UNTUK BIDANG ADMINISTRASI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BUDHI ASIH, 2006,06
38 STUDI KONSUMSI KAPSUL VITAMIN A DOSIS TINGGI IBU NIFAS TERHADAP STATUS GIZI BAYI 3 BULAN DI KOTA PARIAMAN TAHUN 2005,06
39 ANALISIS PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN PUSKESMAS DI KOTA PANGKALPINANG TAHUN 2006-2010,06
40 PENGEMBANGAN DATABASE TUGAS BELAJAR SUMBERDAYA MANUSIA KESEHATAN DI LINGKUNGAN DEPARTEMEN KESEHATAN,07
41 BEBERAPA FAKTOR RISIKO INFEKSI SALURAN REPRODUKSI PADA WANITA HAMIL DI POLIKLINIK KEBIDANAN RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO JAKARJA TAHUN 1998,01
42 HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN LINGKUNGAN SOSIAL DENGAN PERILAKU SEKSUAL MAHASISWA BARU UNIVERSITAS KATALIK ATMA JAYA JAKARTA TAHUN 2000,01
43 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DIANTARA MAHASISWA AKADEMI KESEHATAN DI KOTA BENGKULU TAHUN 2001,01
44 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI PADA LANJUT USIA DI KOTA BENGKULU TAHUN 2001,02
45 ANALISIS KOMPETENSI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PENGAWASAN KEGIATAN PENYEDIAAN TENAGA LISTRIK DI PT PLN (PERSERO),02
46 PELAYANAN KESEHATAN BERKUALITAS: MASIH JAUH DARI HARAPAN IBU HAMIL DAN BERSALIM (STUDI KASUS TENTANG PELAYANAN KEGAWATDARURATAN OBSTETRI DI RSUD KELAS C, KABUPATEN KALIMALANG DAN SUKA MAJU PROVINSI JAWA TENGAN),01
47 SISTEM INFORMASI KETERPADUAN KELUARGA BERENCANA-KESEHATAN,90
48 PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI WEBSITE MEDIA PENDIDIKAN KESEHATAN DI PUSAT PROMOSI KESEHATAN TAHUN 2002,03
49 RANDANGAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK DI POLITEKNIK KESEHATAN TANJUNGKARANG LAMPUNG TAHUN 2003,03
50 RAANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN BAGI MANAJER RSUD PASAR REBO UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN INFORMASI CAKUPAN, MUTU DAN EFISIENSI PELAYANAN RUMAH SAKIT,98
51 HUBUNGAN KARAKTERISTIK INFORMASI DENGAN JABATAN, FUNGSI MANAJEMEN DAN BIDANG TUGAS DI KANWIL DEP.KES. PROVINSI TIMOR TIMUR ,89
52 FERTILITAS DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA DI SULAWESI SELATAN,89
53 ANALISIS KEPAUSAN KERJA TENAGA KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RSU BHAKTI YUDHA DEPOK TAHUN 2002,02
54 ANALISIS KEPUASAN KERJA PEGAWAI TERHADAP PROGRAM PELATIHAN, PEMBERIAN KESEJAHTERAAN DAN PELAKSANAAN PROMOSI JABATAN DI RUMAH SAKIT PERTAMINA KLAYAN CIREBON TAHUN 2004 , 04
55 HUBUNGAN KARAKTERISTIK PERAWAT DAN KEPUASAN KERJA DENGAN HARAPAN PERAWAT TERHADAP GAYA KEPEMIMPINAN DAN KEGIATAN MANAJERIAL KEPALA RUANGAN RAWAT INAP PAVILYUN KARTIKA RSPAD GATOT SOEBROTO,98
56 PENGARUH DIMENSI STRUKTURAL TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN KEPERAWATAN RSUP Dr. KARIADI, 96
57 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN DI BALAI BESAR LABORATORIUM KESEHATAN PALEMBANG TAHUN 2006, 06
58 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DNEGAN STATUS GIZI LANJUT USIA DI KOTA BENGKULU TAHUN 2001, 03
59 ANALISIS KOMPENTENSI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PENGAWAS KEGIATAN PENYEDIAAN TENAGA LISTRIK DI PT PN (PERSERO), 02
60 ANALISIS KEPUASAN KERJA KARYAWAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LUBUKLINGGAU KABUPATEN MUSI RAWAS PROPINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2003, 03
61 PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEKURANGAN ENERGI PROTEIN PADA BALITA DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANJARNEGARA,02
62 DAYA BUNUH EKSTRAK-AIR DAUN, BUAH DAN KULIT BATANG TUMBUHAN MINDI(MELIA AZEDARACH LINN.) TERHADAP LARVA AEDES AEGYPTI, 95
63 PENGARUH LATIHAN FISIK DAYA TAHAN GENAIDY TERHADAP PENINGKATAN WAKTU DAYA TAHAN, KEKUATAN OTOT DAN DENYUT NADI PADA PEKERJA WANITA BAGIAN POTONG PERAPIHAN DI PABRIK SEPATU TANGERANG, 97
64 ANALISIS EFEKTIFITAS KEPEMIMPINAN MANAJER MENENGAH DI RSPAD GATOT SOEBROTO, TAHUN 2004 (BERDASARKAN PENDEKATAN KESESUAIAN PEMIMPIN), 04
65 FAKTOR EKSTERNAL YANG BERHUBUNGAN DENGAN DAYA TERIMA MAKAN PASIEN RAWAT INAP DEWASA DI RUMAH SAKIT UMUM TANGERANG, TAHUN 1998, 98
66 ANALISIS ALTERNATIF STRATEGI PEMASARAN PELAYANAN BEDAH RUMAH SAKIT SUMBER WARAS, 98

1 MODEL TARIF PELAYANAN KESEHATAN RAWAT JALAN PUSKESMAS DI KABUPATEN MUNA, 05 (Ms. Word)

AGAMA ISLAM

SYARIAH

1 SISTEM KREDIT MOTOR DI DEALER MERPATI MOTOR DITINJAU DARI HUKUM ISLAM
2 KONSEP KOPERASI KONSUMTIF MUHAMMAD HATTA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM, 09
3 PREFERENSI NASABAH DALAM MEMILIH PRODUK DAN JASA BANK SYARIAH DI PT BANK MUAMALAT TBK CABANG DENPASAR (KOMPARASI ANTARA NASABAH MUSLIM DAN NASABAH NON MUSLIM), 09

TARBIYAH

1 DIMENSI PEMIKIRAN KEISLAMAN BJ HABIBIE DALAM MENGEMBANGKAN SUMBER DAYA MANUSIA (sTUDI KOMPARASI DENGAN ISMAIL RAJI AL-FARUQI DIKAITKAN DENGAN PERGERAKAN ISLAM KULTURAL INDONESIA), 04

SASTRA

1 TRANSKRIPSI FONETIS BAHASA JAWA KABUPATEN BANJARNEGARA DAN WONOSOBO/1995
2 WARNA DAERAH DALAM TRILOGI RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI

BAHASA DAN SASTRA

1 THE SIGNIFICANCE OF IRONY IN CONRAD’S LORD JIM : PLOT AND MAIN CHARAKTER STUDY, 01
2 MAX HAVELAAR DAN CITRA ANTIKOLONIAL SEBUAH TINJAUAN POSTKOLONIAL, 07
3 ALASAN DAN KRITERIA DALAM MENYITIR DOKUMEN: STUDI PADA BEBERAPA MAHASISWA PASCASARJANA BIDANG PERTANIAN DI INSTITUT PERTANIAN BOGOR,01
4 ANALISIS KONTRASTIF ONOMATOPE GERAKAN MANUSIA BAHASA JEPANG DAN BAHASA INDONESIA,07
5 PENGARUH KEASPEKAN IMPERFEKTIF TERHADAP CORAK PERISTIWA TELIS DALAM BAHASA PERANCIS, 95
6 PENGARUH KEASPEKAN IMPERFEKTIF TERHADAP CORAK PERISTIWA TELIS DALAM BAHASA PRANCIS, 95

1 HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN DAN SIKAP BAHASA DENGAN KEMAMPUAN MENGAPRESIASI CERITA PENDEK (Sebuah Survei di Sekolah Dasar Negeri Se–Gugus Yudistira Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri), 09 (PDF)
2 A TRANSLATION ANALYSIS OF RHETORICAL QUESTIONS IN THE NOVEL “SHOPAHOLIC AND SISTER” AND ITS INDONESIAN VERSION “SI GILA BELANJA PUNYA KAKAK”, 09 (PDF)
3 A TRANSLATION ANALYSIS OF CULTURAL TERMS IN THE FILM “RATATOUILLE”, 09 (PDF)
4 AN ANALYSIS OF REPAIRS IN THE INTERACTIVE ENGLISH PROGRAM BROADCAST BY RADIO PTPN SURAKARTA (A Pragmatics Study), 07 (PDF)
5 THE USE OF REQUEST EXPRESSIONS IN THE FILM ENTITLED “PRINCESS DIARIES” (A Socio-pragmatics Approach), 09 (PDF)
6 IMPROVING STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY USING BEYOND CENTERS AND CIRCLE TIME METHOD ( A Classroom Action Research in the Islam Kindergarten of Fahimna Surakarta in the Academic Year 2008/2009 ), 09 (PDF)
7 A COMPARATIVE STUDY OF INTERPERSONAL MEANING OF TEXTS EXPOSING CARTOON ISSUE IN OTHER OPINION COLUMN AND YOUR LETTERS COLUMN IN THE JAKARTA POST (Based on Systemic Functional Linguistics), 06 (PDF)
8 TINJAUAN SOSIOLINGUISTIK TERHADAP RAGAM BAHASA IKLAN ANAK-ANAK DI TELEVISI (PDF)
9 VERBA N-D-AKE BERVALENSI TIGA DALAM BAHASA JAWA, 09 (PDF)
10 SOCIAL CRITIQUE IN MUSTOFA BISRI’S POEMS: The Interplay of Religion, Modernity and the Ancestral Culture, 07 (PDF)

ILMU SOSIAL

1 ANALISIS FRAMING TERHADAP PEMBERITAAN KOMPAS DAN REPUBLIKA SELAMA ENAM BULAN DARURAT MILITER DI NAD (19 MEI – 19 NOVEMBER 2003)/2005
2 kosong
3 ANALISIS STRATEGI KUALITAS PELAYANAN DAN KINERJA BANK-BANK BPR DI JAWA TENGAH/2001
4 kosong
5 PELAKSANAAN KOORDINASI PENYUSUNAN APBD TINGKAT I KALIMANTAN BARAT (STUDI IMPLEMENTASI BEBERAPA FAKTOR PENDUKUNG: SINKRONISASI, KEWENANGAN DAN TUJUAN)
6 LAPORAN PENELITIAN : IMPLIKASI GLASS CEILING DAN KEADILAN DI TEMPAT KERJA (STUDI PADA PENGEMBANGAN KARIER WANITA BEKERJA)/2002
7 LAPORAN PENELITIAN : TANAH KARATON SURAKARTA/2001
8 LAPORAN PENELITIAN : KEKERASAN TERHADAP JURNALIS (STUDI TENTANG KASUS UDIN DAN PENGARUHNYA TERHADAP GERAKAN SOSIAL JURNALIS DI KOTA YOGYAKARTA)/2001
9 LAPORAN PENELITIAN : KEMISKINAN PEDESAAN (STUDI TENTANG PERANAN KELOMPOK DALAM MENGATASI KEMISKINAN PEDESAAN DALAM RANGKA MENGHADAPI OTONOMI DAERAH)/2002
10 kosong
11 ANALISIS ORGANISASI DINAS PENDAPATAN DAERAH PROPINSI DIY (STUDI TTG PERAN FAKTOR KEPEMIMPINAN, KOMUNIKASI/TATA HUBUNGAN DAN REWARD PADA KEBERHASILAN ORGANISASI)/1996
12 PENGARUH PARTISIPASI PEJABAT STRUKTURAL DALAM PENYUSUNAN ANGGARAN TERHADAP KINERJA MANAJERIAL PADA PEMERINTAH KABUPATEN MAGETAN DENGAN MENGGUNAKAN STRUKTUR ORGANISASI SEBAGAI MODERATING VARIABLE/2002
13 USULAN : STUDI TENTANG TANGGAPAN MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN ANAK-ANAK SEBAGAI MODEL IKLAN/2002
14 BUDAYA ORGANISASIONAL, KOMITMEN ORGANISASIONAL, KEPUASAN KERJA, DAN KOHESI KELOMPOK KERJA/2000
15 IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROMOSI JABATAN STRUKTURAL DI KANTOR BAPPEDA KABUPATEN JAYAWIJAYA/2001
16 ANALISIS PENERAPAN GAP MODEL DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVQUAL UNTUK MENGEVALUASI KUALITAS PELAYANAN PT. TELKOM DIVRE IV JATENG DAN DIY/2000
17 INDEKS CUACA DAN FARTOR -FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PERTANIAN TANAMAN PANGAN KOMUDITAS PADI DI INDONESIA
18 DAMPAK BANTUAN MODAL USAHA EKONOMI PRODUKTIFPROGRAM PENGEMBANGAN KECAMATAN (PPK) TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI KECAMATAN RAMBAH KABUPATEN ROKAN HULU
19 EFEKTIFITAS KEBIJAKAN PARTAI KADIMA DALAM PENGGUNAAN KEKUATAN MILITER TERHADAP PALESTINA
20 PELAKSANAAN PROGRAM BERAS MISKIN (RASKIN) DI DESA BALECATUR, KECAMATAN GAMPING, KABUPATEN SLEMAN, YOGYAKARTA
21 DAMPAK BANTUAN MODAL USAHA EKONOMI PRODUKTIFPROGRAM PENGEMBANGAN KECAMATAN (PPK) TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI KECAMATAN RAMBAH KABUPATEN ROKAN HULU

1 EVALUASI ATAS KEBIJAKAN PROGRAM BERAS BAGI KELUARGA MISKIN DALAM RANGKA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN KELUARGA DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL (Studi kasus di Kecamatan Wonosari)

1 PERANAN PEREMPUAN TANI DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA PETANI MISKIN ( STUDI KASUS KELUARGA PETANI SAWAH TADAH HUJAN DI DESA BONTO MATE’NE KECAMATAN MANDAI KABUPATEN MAROS )
2 PENGARUH MOTIVASI KERJA APARAT TERHADAP KUALITAS LAYANAN CIVIL (Studi Mengenai Pelayanan Kartu Tanda Penduduk di Dua Kecamatan Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara)
3 ANALISIS TERHADAP KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM BIROKRASI PEMERINTAHAN (Studi Terhadap Kepemimpinan Perempuan di Kabupaten Tuban Jawa Timur)
4 PERANAN ETHICS OF CARE DAN OTHER MOTHER WANITA AFRO-AMERIKA DALAM MEMPERJUANGKAN PERSAMAAN HAK DI AMERIKA SERIKAT PADA TAHUN 1950-1960AN SEPERTI TERCERMIN PADA TOKOH WANITA ELLA BAKER DAN ROSA PARKS, 02
5 PEMBERDAYAAN PEMUDA MELALUI PENDEKATAN “HUMAN POWER” ALINSKY (STUDY EVALUASI KASUS DI RUMAH SUSUN APRON, KEMAYORAN, JAKARTA PUSAT),01
6 KESIAPAN SUMBER DAYA MANUSIA NELAYAN DESA SUNGSANG III DALAM MENGHADAPI PEMBANGAUNAN PELABUHAN TANJUNG API-APAI, 01
7 LEMBAGA PENDIDIKAN PESANTREN (STUDI TENTANG MODAL SOSIAL DI PESANTREN ALHAMIDIYAH DAN PESANTREN DARUL ARQOM DEPOK), 02
8 KAJIAN TENTANG PARTISIPASI MASYARAKAT SEKITAR SETU DALAM KEGIATAN KONSERVASI (sTUDI KASUS PELAKSANAAN KONSERVASI DI SETU RAWA BESAR KELURAH DEPOK KECAMATAN PANCORAN MAS KOLA DEPOK), 03
9 PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA DI ORGANISASI SOSIAL (SUATU STUDI KEGIATAN PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA DI YKAI PUSAT DAN PKBI PUSAT), 02
10 PEREMPUAN RIMBA DALAM ALAM (PENELITIAN TENTANG PENEBANGAN HUTAN DAN IMPLIKASINYA PADA PEREMPUAN TERHADAP AKSES DAN KONTROL DI TAMAN NASIONAL BUKIT DUA BELAS, JAMBI, 04
11 REPRESENTASI IDENTITAS PEREMPUAN: KONSTRUKSI KESADARAN IDENTITAS OLEH MAJALAH PEREMPUAN (ANALISIS TEKS FEARTURE DALAM MAJALAH FEMINA, KARTINI, DAN COSMOPOLITAN PADA BULAN APRIL 2002), 03
12 GERAKAN SOSIAL DI KABUPATEN MIMIKA (STUDI KASUS TENTANG KONFLIK PEMBANGUNAN PROYEK PERTAMBANGAN FREEPORT), 02
13 PEMIMPIN PEREMPUAN DALAM ORGANISASI PELAYANAN MASYARAKAT (STUDI KASUS DI PERGURUAN DINIYYAH PUTERI PADANG PANJANG), 04
14 PELESTARIAN BANGUNAN CAGAR BUDAYA DI WILAYAH DKI JAKARTA: TINJAUAN KRITIS ATAS KRITERIA PENILAIAN PENCAGARBUDAYAAN, 04
15 KECENDERUNGAN ANGKATAN KERJA DI INDONESIA DARI BERBAGAI SUMBER, 97
16 SOSIALISASI BUDAYA PERUSAHAAN: PERANANNYA DALAM PENCIPTAAN IKLIM PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA (STUDI KASUS DI PT. POS INDONESIA), 96
17 KETERLIBATAN MASYARAKAT DI DAERAH PENYANGGA DALAM KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM (STUDI KASUS PADA PROGRAM PEMBENTUKAN KADER KONSERVASI DI KAWASAN TAMAN NASIONAL TANJUNG PUTING KECAMATAN KUMAI KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT),04
18 BUDAYA ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA (STUDI KASUS DI PT. KRAKATAU STEEL-CILEGON),94
19 PEMIMPIN PEREMPUAN DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN (STUDI KASUS DALAM ORGANISASI PEMERINTAHAN DI PEMERINTAH DAERAH PROPINSI DKI JAKARTA),04
20 STUDI DAYA DUKUNG SOSIAL MASYARAKAT DI SEKITAR LOKASI PEMBANGUNAN TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH: STUDI KASUS PADA MASYARAKAT DESA PASIR MUNCANG DAN DESA JAYANTI DI SEKITAR PROYEK PEMBANGUNAN TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH KECAMATAN JAYANTI KABUPATEN TANGERANG,04
21 PELAKSANAAN PROGRAM SLTP TERBUKA DALAM RANGKA PEMBANGUNAN SUMBER DAYA MANUSIA (STUDI KASUS DI KECAMATAN MARAM KABUPATEN KETAPANG PROPINSI KALIMANTAN BARAT),04
22 TINJAUAN FEMINISME POSKOLONIAL TENTANG KESADARAN KRITIS DAN OTONOMI PEREMPUAN INDONESIA: STUDI KASUS PENDIDIKAN FEMINISME KAPAL PEREMPUAN UNTUK PEMIMPIN LOKAL DI MANADO, SULAWESI UTARA,05
23 SOSIALISASI NILAI PADA KOMUNITAS PENGEMIS (STUDI KASUS DI DESA PRAGAAN DAYA SUMENEP MADURA),03
24 SISTEM PELAYANAN KELOMPOK BINA KELUARGA LANJUT USIA (BKL) (SUATU STUDI PADA KELOMPOK BKL BOUGENVILLE DI KELURAHAN BATUNNGGAL KECAMATAN BANDUNG KIDUL KOTA BANDUNG),00
25 KEBERADAAN SOCIAL CAPITAL PADA KELOMPOK-KELOMPOK SOSIAL (KASUS PADA KELOMPOK TANI “MARDI UTOMO” DAN KELOMPOK PKK) DI DESA BAKALAN, KECAMATAN JUMAPOLO KABUPATEN KARANGANYAR, JAWA TENGAH,03
26 PENGARUH SOSIALISASI KELUARGA, SEKOLAH, TEMAN SEBAYA (PEERGROUPS) TERHADAP PERILAKU BUDI PEKERTI ANAK (STUDI KASUS MENGENAI PENGARUH SOSIALISASI KELUARGA, SEKOLAH, TEMAN SEBAYA (PEERGROUPS) TERHADAP PERILAKU BUDI PEKERTI ANAK DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 123 JAKARTA),04
27 KEMAMPUAN KOPERASI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA (STUDI KASUS D DAERAH KOTADYA DAN KABUPATEN MALANG),91
28 BUDAYA ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA (STUDI KASUS DI PT.KRAKATAU STEEL-CILEGON),94
29 SISTEM PELAYANAN KELOMPOK BINA KELUARGA LANJUT USIA (BLK) (STUDI KASUS PADA KELOMPOK BKL BOUGENVILLE DI KELURAHAN BATUNUNGGAL KECAMATAN BANDUNG KIDUL KOTA BANDUNG),00
30 KEBERADAAN SOCIAL CAPITAL PADA KELOMPOK-KELOMPOK SOSIAL (KASUS PADA KELOMPOK TANI “MARDI UTOMO” DAN KELOMPOK PKK) DI DESA BAKALAN, KECAMATAN JURNAPOLO KABUPATEN KARANGANYAR, JAWA TENGAH, 03

ILMU POLITIK

1 PENGARUH ANALISIS JABATAN TERHADAP KINERJA APARATUR PADA BADAN PENGAWASAN DAERAH KABUPATEN KULON PROGO
2 E-GOVERMENT (KAJIAN TENTANG EFEKTIVITAS INTERNET DAN SMS DALAM MEWUJUDKAN DOMOCRATIC E-GOVERMANCE DI YOGYAKARTA
3 ASEAN SECURITY COMMUNITY MOTIF DAN PROSPEK
4 IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REHABILITASI HUTAN DAN LAHAN PADA WILAYAH DAS JENEBERENG

1 GOLKAR DAN PEREMPUAN (STUDI KASUS PROSES REKRUTMEN KEPENGURUSAN DAN POSISI PEREMPUAN DI DPD I PARTAI GOLKAR PROPINSI SULAWESI SELATAN), 06
2 EVALUASI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BUPATI MANOKWARI TENTANG PENINGKATAN KUALITAS SDM APARATUR PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN MANOKWARI SEBAGAIMANA TERTUANG DALAM PERDA No. 2 TAHUN 2002, 05
3 PENEGAKAN HAK ASASI MANUSIA (STUDI KASUS PERDEBATAN TENTANG HAK ASASI MANUSIA DALAM SIDANG UMUM MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1998), 01
4 PENEGAKAN HAK ASASI MANUSIA (STUDI KASUS PERDEBATAN TENTANG HAK ASASI MANUSIA DALAM SIDANG UMUM MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1998), 01
5 PENDIDIKAN HAM DI SECAPA POLRI SUKABUMI, 00
6 MILITER DAN PENYELESAIAN PELANGGARAN HAM ERA SOEHARTO (STUDI KASUS TANJUNG PRIOK DAN KASUS 27 JULI 1996), 03
7 KEBIJAKAN PEMERINTAH PROVINSI DKI JAKARTA TERHADAP MASYARAKAT MULTIKULTURAL DI DKI JAKARTA (1998-2005),05

1 WAJAH BAWASDA DI TENGAH PERGOLAKAN ELIT LOKAL

ILMU KOMUNIKASI

1 PROXIMITY DAN KANDUNGAN SOSIOEMOSI ISI PESAN ELECTRONIC MAIL (E-MAIL) di MAILING LIST UNHAS-ML

1 DAYA TARIK TAYANGAN INFOTAINMENT DI TELEVISI SEBAGAI SARANA UNTUK MEMBANGUN CITRA PRODUK (SUATU STUDI SURVEI EXPLANATORI DAYA TARIK TAYANGAN PROGRAM IMPRESARIO 008 DI RCRTI SEBAGAI SARANA UNTUK MEMBANGUN CITRA PRODUK SLI 008),02
2 VOYEURISME TERHADAP WANITA DI CYBERPORN (SUATU DISCOURSE PRACTICE/KONSUMSI TEKS UNTUK MEREPRODUKSI IDEOLOGI PATRIARKI), 00
3 ORIENTASI PEMBERITAAN MEDIA MASSA NASIONAL DALAM ISU PEREMPUAN SEBAGAI PEMIMPIN POLITIK (SUATU STUDI DESKRIPTIF DENGAN TEKNIK ANALISIS ISI PESAN TENTANG PEREMPUAN SEBAGAI PEMIMPIN POLITIK PADA HARIAN UMUM KOMPUS DAN RAKYAT MERDEKA SELAMA KURUN WAKTU JUNI S/D NOPEMBER 1999),00
4 CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT, KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN DHL WORLDWIDE EXPRESS, 03
5 SISTEM KOMUNIKASI DI DALAM ORGANISASI DI LINGKUNGAN BUDAYA JAWA (PERAN NILAI-NILAI BUDAYA JAWA, BUDAYA BISNIS TIONGHOA PERANAKAN, DAN ORGANISASI MODERN DALAM PEMBENTUKAN SISTEM KOMUNIKASI DI DALAM ORGANISASI PT. GOPEK CITRA UTAMA DI SLAWI, JAWA TENGAH, 02
6 HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KEPUASAN KOMUNIKASI KARYAWAN DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA (STUDI KASUS PADA KANTOR BERITA RADIO 68H), 03
7 HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TENTANG IKLIM KOMUNIKASI DENGAN SIKAP TERHADAP PELAYANAN DARI PENGUMPUL TOL PADA PERUSAHAAN PT CITRA MARGA NUSAPHALA PERSADA, 96
8 SEGMENTASI RELIGIUS DALAM PASAR MEDIA: STUDI TENTANG SEGMENTASI PERS ISLAM DI INDONESIA,02
9 IKLIM KOMUNIKASI ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA,05
10 STRATEGI PEMENANG PEMILU PARTAI POLITIK (KASUS KEMENANGAN PARTAI KEADILAN SEJAHTERA (PKS) DALAM PEMILU LEGISLATIF 2004 DI JAKARTA),05
11 KONSUMSI MAJALAH DAN TABLOID ANAK PADA ANAK-ANAK USIA SEKOLAH (STUDI DENGAN PENDEKATAN USES AND GRATIFICATIONS PADA MURID-MURID SEKOLAH DASAR (SD) DI WILAYAH DKI JAKARTA),00
12 STRATEGI KOMUNIKASI PEMIMPIN PASAR (STUDI KASUS: STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN JASA LEASING SEWA MOBIL PT. SERASI AUTORAYA),04
13 VOYEURISME TERHADAP WANITA DI CYBERPORN (SUATU DISCOURSE PRACTICE/KONSUMSI TEKS UNTUK MEREPRODUKSI IDEOLOGI PATRIARKI),00
14 CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT, KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN DHL WORLWIDE EXPRESS,03
15 HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KEPUASAN KOMUNIKASI KARYAWAN DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA (STUDI KASUS PADA KANTOR BERITA RADIO 68H), 03
16 SEGMENTASI RELIHIUS DALAM PASAR MEDIA: STUDI TENTANG SEGMENTASI PERS ISLAM DI INDONESIA, 02
17 IKLIM KOMUNIKASI ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA, 05
18 STRATEGI PEMENANGAN PEMILU PARTAI POLITIK (KASUS KEMENANGAN PARTAI KEADILAN SEJAHTERA (PKS) DALAM PEMILU LEGISLATIF 2004 DI JAKARTA), 05
19 KONSUMSI MAJALAH DAN TABLOID ANAK PADA ANAK-ANAK USIA SEKOLAH (STUDI DENGAN PENDEKATAN USES AND GRATIFICATIONS PADA MURID-MURID SEKOLAH DASAR (SD) DI WILAYAH DKI JAKARTA), 00
20 IKLIM KOMUNIKASI SEBAGAI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEPUASAN KERJA (SUATU STUDI KORELASIONAL ANTARA IKLIM KOMUNIKASI DENGAN TINGKAT KEPUASAN KERJA PADA KARYAWAN P2G MADUBARU PT YOGYAKARTA), 95
21 IKLIM KOMUNIKASI SEBAGAI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEPUASAN KERJA (SUATU STUDI KORELASIONAL ANTARA IKLIM KOMUNIKASI DENGAN TINGKAT KEPUASAN KERJA PADA KARYAWAN P2G MADUBARU PT YOGYAKARTA), 95
22 REPRESENTASI INDENTITAS PEREMPUAN: KONSTRUKSI KESADARAN IDENTITAS OLEH MAJALAH PEREMPUAN (ANALISIS TEKS FEATURE DALAM MAJALAH FEMINA, KARTINI, DAN COSMOPOLITAN PADA BULAN APRIL 2002),03
23 KECENDERUNGAN ISU DAN ARAH ISU DILIHAT DARI SUMBER BERITANYA ANALISIS ISI KASUS BUPATI KAMPAR DALAM PEMBERITAAN HARIAN KOMPAS, 04
24 IKLIM KOMUNIKASI SEBAGAI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEPUASAN KERJA (SUATU STUDI KORELASIONAL ANTARA IKLIM KOMUNIKASI DENGAN TINGKAT KEPUASAN KERJA PADA KARYAWAN P2G MADUBARU PT YOGAKARTA), 95
25 IKLIM KOMUNIKASI SEBAGAI PREDIKTOR TERDAHAP KEPUASAN KERJA PARA PRAKTISI PUBLIC RELATIONS (SUATU STUDI KOMUNIKASI ORGANISASI DIKALANGAN PRAKTIS PUBLIC RELATIONS DI JAKARTA), 94

1 PERAN PROGRAMA SEKSOLOGI DI RADIO ROMANSA FM DALAM MEMBENTUK PERSEPSI KESEHATAN REPRODUKSI DI KALANGAN REMAJA PONOROGO,08 (PDF)

1 ANALISIS KONEKSITAS KOMUNIKASI ORGANISASI KAWASAN PENGEMBANGAN EKONOMI TERPADU PAREPARE TERHADAP PERCEPATAN PEMBANGUNAN EKONOMI KAWASAN HINTERLAND,05 (Ms. Word)
2 STRATEGI MEMENANGKAN PERSAINGAN DALAM PEMASARAN SURAT KABAR HARIAN DI MAKASSAR KASUS FAJAR, TRIBUN TIMUR DAN PEDOMAN RAKYAT,05 (Ms. Word)
3 PESAN KOMUNIKASI POLITIK ABDURRAHMAN WAHID (GUS DUR) DALAM GERAKAN DEMOKRASI DI INDONESIA DAN PENGARUHNYA TERHADAP KALANGAN NAHDLIYIN DI SAMARINDA ,05 (Ms. Word)
4 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMBELIAN TELEPON SELULER DI MAKASSAR (SUATU UJI KEMAMPUAN IKLAN MEDIA CETAK), 05 (Ms. Word)

SEJARAH

1 DAERAH MALANG SELATAN PADA MASA PERANG KEMERDEKAAN 1947-1949, 04
2 SAPATHA DALAM PRASASTI SIMA DARI MASA MAJAPAHIT: SEBUAH TINJAUAN TENTANG FUNGSI,05
3 NEGARA-NEGARA EROPA TIMUR DAN BEKAS UNISOVYET PASCA PERANG DINGIN: STUDI AWAL TENTANG INFORMASI STUDI SEJARAH, KEHIDUPAN SOSIAL, EKONOMI, POLITIK DAN BUDAYA,99
4 SAPATHA DALAM PRASASTI SIMA DARI MASA MAJAPAHIT: SEBUAH TINJAUAN TENTANG FUNGSI, 05
5 NEGARA-NEGARA EROPA TIMUR DAN BEKAS UNISOVYET PASCA PERANG DINGIN: STUDI AWAL TENTANG INFORMASI STUDI SEJARAH, KEHIDUPAN SOSIAL, EKONOMI, POLITIK, DAN BUDAYA, 99

KETAHANAN NASIONAL

1 HUBUNGAN MILITTER DENGAN MEDIA DALAM MENGHADAPI PERANG INFORMASI, 04
2 PENAMBANGAN PASIR TIMAH INKONVENSIONAL (TI) ILEGAL DI DUSUN JEBU LAUT, DESA KELABAT,KECAMATAN, JEBUS, AKBUPATEN BANKA BARAT,04
3 DAMPAK KELEBIHAN DAYA TAMPUNG DAN PENGAMANAN DI RUMAH TAHANAN NEGARA JAKARTA PUSAT,05
4 PERDAGANGAN PEREMPUAN DAN ANAK (TRAFIKING) DI WILAYAH KALIMANTAN BARAT (sUATU ANALISIS STRATEGIK KETAHANAN WILAYAH),06
5 PERANAN SMK KELAUTAN DAN PERIKANAN DALAM MENINGKATKAN SUMBER DAYA MANUSIA KAITANNYA DENGAN KETAHANAN KELUARGA,06
6 PENATAAN SISTEM KEAMANAN LAUT INDONESIA DALAM PERSPEKTIF KETAHAN NASIONAL, 06
7 ALIANSI MASYARAKAT ADAT NUSANTARA: PERJUANGAN REVITALISASI HAK-HAK MASYARAKAT ADAT NUSANTARA,07
8 KEWAJIBAN NEGARA DALAM MENGHORMATI,MELINDUNGI, DAN MEMENUHI HAK ASASI MANUSIA TENAGA KERJA INDONESIA,07
9 PEMBERLAKUAN PIDANA MATI DITINJAU DARI SUDUT PANDANG HAK ASASI MANUSIA,07
10 PERLINDUNGAN HAK ANAK PELAKU KENAKALAN DALAM PROSES PENYIDIKAN DI POLRES METROPOLITAN JAKARTA BARAT,07
11 PERANAN POLITEKNIK DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DITINJAU DARI PERSPEKTIF KETAHANAN NASIONAL (STUDI KASUS DI POLITEKNIK UNIVERSITAS INDONESIA),01
12 UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA OLEH YAYASAN PONDOK PESANTREN SUMBER PENDIDIKAN MENTAL AGAMA ALLAH (SPMAA) (TINJAUAN KETAHANAN NASIONAL),99
13 PERANAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENDUKUNG PEMBANGUNAN INDONESIA BAGIAN TIMUR PADA PELITA VI DITINJAU DARI KETAHANAN NASIONAL,93
14 FAHAM IDIOLOGI PANCASILA MENGENAI MANUSIA DALAM PERSPEKTIF KETAHANAN NASIONAL, 96
15 KEDUDUKAN DAN PERAN PEMIMPIN INFORMAL DALAM MENGGALANG KETAHANAN NASIONAL: STUDI KASUS DI KECAMATAN KOTO TANGAH KOTAMADYA PADANG PROVINSI SUMATERA BARAT, 97

FILSAFAT

1 RASIONALITAS DAN KEHENDAK BEBAS DALAM KESADARAN SEBAGAI SYARAT KETERBUKAAN MANUSIA (SEBUAH KAJIAN FILSAFAT), 02
2 KEBEBASAN HAKIM REFLESI TERHADAP MANUSIA SEBAGAI HOMO RELIGIOSUS, 03
3 EKSISTENSI MANUSIA ABSURB: REFLEKSI TERHADAP PEMIKIRAN ALBERT CAMUS, 04
4 KONSEPSI ERICH FROMM MENGENAI MANUSIA DAN MASYARAKAT DALAM TRADISI PSIKOLOGI SOSIAL MATERIALIS, 04
5 KEBEBASAN MANUSIA MENURUT SARTRE SUATU KAJIAN FILSAFAT MANUSIA, 04
6 PENEGAKAN HAK-HAK ASASI MANUSIA OLEH PRAJURIT TNI AD DAN DOKTRIN IMPERATIF KATEGORIS DARI IMMANUEL KANT, 04
7 UNIVERSALISME HAK ASASI MANUSIA DAN RELATIVISME BUDAYA (TELAAH KONSEP HAK ASASI MANUSIA DALAM PERSPEKTIF BARAN DAN ISLAM),06
8 AKU YANG AMBIGU: SISTESA ANTARA PEMIKIRAN MAURICE MERLEAU-PONTY DENGAN JEAN JACQUES LACAN,05
9 PAHAM MORAL SASANGKA JATI SEBAGAI POLA MANUSIA YANG BERKUALITAS, 96
10 RELASI MANUSIA DENGAN ALAM SUATU KAJIAN FILSAFAT LINGKUNGAN HIDUP,96
11 MANUSIA DAN HAK-HAKNYA (SUATU PENELUSURAN FILOSOFIS TERHADAP JOHN LOCKE, JOHN STRUART MILL DAN ABRAHAM MASLOW), 98

HUBUNGAN INTERNASIONAL

1 KEBIJAKAN LUAR NEGERI AMERIKA SERIKAT TERHADAP PELAKSANAAN HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA (1993-1997), 00
2 PENGARUH TEKANAN INTERNASIONAL TERHADAP KEBIJAKAN INDONESIA DALAM RANGKA PENGHORMATAN HAK ASASI MANUSIA, 01
3 PENATAAN INDONESIA PADA STANDAR-STANDAR HAK ASASI MANUSIA INTERNASIONAL DALAM KURUM WAKTU 1991-2002, 03
4 TIGER WOODS SEBAGAI REPRESENTASI MASYARAKAT MULTIKLTURAL AMERIKA,03
5 FAKTOR PERS DALAM POLITIK LUAR NEGERI AUSTRALIA TERHADAP INDONESIA DALAM KASUS TIMOR TIMUR PASCA JAJAK PENDAPAT, 00
6 KEBIJAKAN PEMERINTAH JOHN HOWARD TERHADAP HAK ASASI KAUM ABORIGIN PERIODE 1998-1999, 03
7 KONSEP MISI, HAK ASASI MANUSIA DAN SIKAP AMERIKA TERHADAP PEMERINTAHAN ORDE BARU (1967-1997), 98
8 KEBIJAKASANAAN HAK ASASI MANUSIA DAN MISI AMERIKA DALAM POLITIK LUAR NEGERI AMERIKA SERIKAT DIBAWAH PEMERINTAHAN PRESIDEN JIMMY CARTER (1977-1981),93
9 PERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA PADA MASA PERANG NABI MUHAMMAD (STUDI FENOMENOLOGI ATAS PERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA PADA MASA PERANG NABI MUHAMMAD DITINJAU DARI SUDUT HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL),05
10 HAK ASASI MANUSIA DALAM ISLAM (STUDI TERHADAP FAHAM JARINGAN ISLAM LIBERAL TENTANG KEBEBASAN BERAGAMA),07
11 KONSEP MANUSIA UTUH EMERSON YANG TERCERMIN PADA KEBIJAKSANAAN POLITIK PRESIDEN JOHN F.KENNEDY,88
12 TIGER WOOD SEBAGAI REPRESENTASI MASYARAKAT MULTIKULTURAL AMERIKA,03
13 FAKTOR PERS DALAM POLITIK LUAR NEGERI AUSTRALIA TERHADAP INDONESIA DALAM KASUS TIMOR-TIMUR PASCA JAJAK PENDAPAT, 00

ANTROPOLOGI

1 BERKUBANG LUMPUR MERAWAT ALAM (PENGEMBANGAN INSTITUSI SOSIAL DALAM PROSES KONSERVASI BAKAU DI TONGKE-TONGKE, SINJAI TIMUR, KABUPATEN SINJAI SULAWESI SELATAN), 01
2 KAWASAN HUTAN DAN MASYARAKAT LOKAL: PROSES PENGAMBILAN KEPUTASAN DALAM PEMANFAATAN LAHAN KAWASAN HUTAN OLEH MASYARAKAT SUMBER AGUSNG, GUNUNG BETUNG, LAMPUNG, 00
3 PERGANTIAN PEMIMPIN TRADISIONAL PADA MASYARAKAT SENTANI: STUDI KASUS DI KAMPUNG PUAY, KECAMATAN SENTANI TIMUR, KABUPATEN JAYAPURA-PAPUA, 02
4 PENTINGNA XING/SHE BAGI MASYARAKAT TIONGHOA DI JAKARTA DALAM RANGKA MENUNJUKKAN IDENTITAS KESUKUBANGSAAN, 03
5 VARIASI SKEMA NELAYAN PULAU PANGGANG DALAM PENANGKAPAN SUMBER DAYA LAUT, 03
6 KONFLIK ATAS SUMBERDAYA KEMUNAL DAN PENGELOLAANNYA PADA KOMUNITAS DESA HUTAN DI IRIAN JAYA (AKASUS DESA HOMLIKYA, KECAMATAN EDERA, MERAUKE),98
7 KAKAWIN SUMANASANTAKA SEBAGAI SUMER PENGETAHUAN TENTANG PERSEPSI DAN APRESIASI ORANG JAWA ABAD KE XII TERHADAP LINGKUNGAN, 96
8 PRAKTIK DAN PRANATA TRADISIONAL PEMANFAATAN DAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA HUTAN DI DAERAH SUNGAI BAHAU KALIMANTAN TIMUR, 96
9 ATURAN-ATURAN ADAT ATAS PENGUASAAN, PEMANFAATAN DAN KONFLIK SUMBER DAYA LAUT DI DESA SAMATE SALAWATI UTARA, KEPULAUAN RAJA AMPAT KABUPATEN SORONG,95
10 ORAG-ORANG MUSEUM (SUATU KAJIAN MENGENAI KEBUDAYAAN ORGANISASI DI MUSEUM NUSANTARA JAKARTA),00
11 PUNK,PUNKER, NGEPUNK: MASALAH IDENTITAS DALAM METODOLOGI ANTROPOLOGI,01
12 PENTINGNYA XING/SHE BAGI MASYARAKAT TIONGHOA DI JAKARTA DALAM RANGKA MENUNJUKKAN IDENTITAS KESUKUBANGSAAN, 03
13 PUNK, PUNKER, NGEPUNK: MASALAH IDENTITAS DALAM METODOLOGI ANTROPOLOGI, 01
14 PEMANFAATAN SUMBER DAYA LAUT OLEH NELAYAN TRADISIONAL DI KECAMATAN KENJERAN KELURAHAN KEDUNG COWEK KOTA MADYA SURABAYA PROPINSI JAWA TIMUR,98

PENDIDIKAN

1 PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, MOTIVASI BERPRESTASI, DAN KOMPENSASI TERHADAP KEDISIPLINAN GURU SEKOLAH DASAR/2005
2 PENDIDIKAN SEKS REMAJA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM/2004
3 EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PELATIHAN PAMONG BELAJAR SKB DI BPKB PROPINSI DIY/2000
4 KEEFEKTIFAN MANAJEMEN LABORATORIUM SMP NEGERI DI KABUPATEN BANTUL/2006
5 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA GURU SLTP NEGERI DI KECAMATAN BANTUL/2006
6 BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFEKTIVITAS MANAJEMEN PEMBELAJARAN GURU IPA DI SMP SWASTA KABUPATEN BANTUL/2006
7 EFEKTIVITAS PROGRAM PELATIHAN DALAM MEMBERDAYAKAN CALON TENAGA KERJA INDONESIA DI BALAI LATIHAN KERJA (BLK) MATARAM/2005
8 MANAJEMEN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENDIDIKAN DI SMU MATHLA’UL ANWAR PUSAT MENES KABUPATEN PANDEGLANG/2001
9 UPAYA PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN PUSAT PENGEMBANGAN PENATARAN GURU KESENIAN YOGYAKARTA DALAM MENYONGSONG ERA GLOBAL/2002
10 PERAN KEPALA SEKOLAH, GURU, DAN DUNIA USAHA DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMK NEGERI KARAWANG/2002
11 KERJASAMA INSTITUSI PASANGAN (TINGKAT KESIAPAN SISWA UNTUK MEMASUKI PEKERJAAN PADA PROGRAM KERJASAMA ANTARA STM PERKAPALAN SIDOARJO DENGAN PT. PAL INDONESIA DI SURABAYA)/1993
12 PERAN TUAN GURU DALAM PEMBANGUNAN MASYARAKAT DESA/2005
13 BIMBINGAN KARIR TERHADAP KARYAWAN DALAM RANGKA PENGEMBANGAN SDM DI PC. GKBI MEDARI YOGYAKARTA/2002
14 HUBUNGAN CARA BELAJAR PESERTA DIDIK DAN PERAN GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR PAI SISWA KELAS III SMK MA’ARIF 2 SLEMAN TAHUN DIKLAT 2002/2003
15 KONTRIBUSI KESEJAHTERAAN GURU, IKLIM KERJA DAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU IPS SMP DI KOTA YK
16 KONSTRUKSI GENDER (STUDI FEMINISME TERHADAP SISTEM MATRILINEAL DI MINANGKABAU SUMBAR)/2005
17 PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS III MAN 2 WATES KOLUN PROGO 2003/2004
18 KINERJA PENGAWAS DALAM PELAKSANAAN SUPERVISI PENDIDIKAN PADA SEKOLAH LANJUTAN TINGKAT PERTAMA DAN SEKOLAH LANJUTAN TINGKAT ATAS DI KOTA KABUPATEN FAKFAK
19 OPTIMALISASI PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI SMAN 1 GERUNG LOMBOK BARAT
20 PENGARUH PELAKSANAAN SUPERVISI TERHADAP KINERJA GURU PADA SEKOLAH MENENGAH UMUM DI KABUAPTEN BANTUL
21 PENERAPAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN MUTU BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 1 YOGYAKARTA
22 LANDASAN ILMU PENDIDIKAN NUBUWAH
23 PERANAN PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI PROSES PEMBEBASAN MANUSIA DARI BERBAGAI PROBLEM KEHIDUPAN
24 EFEKTIVITAS PROGRAM AKSELERASI PENDIDIKAN DI SMU KOTA YOGYAKARTA
25 HUBUNGAN ANTARA HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN PENGALAMAN IBADAH SISWA KELAS VI SD SE GUGUS 4 DINAS PENDIDIKAN KECAMATAN PANJATAN KABUPATEN KULON PROGO TAHUN AJARAN 2002/2003
26 ANALISIS KESIAPAN FUNGSI DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN BLORA DALAM UPAYA PENUNTASAN WAJIB BELAJAR PENDIDIKAN DASAR SEMBILAN TAHUN
27 EVALUASI PENUNTASAN WAJIB BELAJAR PENDIDIKAN DASAR 9 TAHUN DI KECAMATAN PANGGANG KABUPATEN GUNUNGKIDUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
28 PERAN DEWAN SEKOLAH SMP NEGERI 1 PIYUNGAN DI KABUPATEN BANTUL
29 PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, SUPERVISI DAN PARTISIPASI KOMITE SEKOLAH TERHADAP KINERJA SEKOLAH
30 USAHA GURU MENINGKATKAN MINAT SISWA DALAM BELAJAR IPS DI SEKOLAH DASAR KEMANDANG CABANG DINAS PENDIDIKAN KECAMATAN TANJUNGSARI KABUPATEN GUNUNGKIDUL
31 UPAYA PENINGKATAN KUALITAS KELULUSAN DI SLTP NEGERI 11 PANJI KABUPATEN SITUBONDO JAWA TIMUR
32 PENILAIAN PORTOFOLIO PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM KONTEKS PELAKSANAAN KELAS DI SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KECAMATAN MUNTILAN MAGELANG
33 ETOS KERJA GURU DAN KARYAWAN SLTP NEGERI SE KOTA PALU PROVINSI SULAWESI TENGAH
34 EFEKTIVITAS MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU BERBASIS SEKOLAH DI SLTP NEGERI KECAMATAN KECAMATAN BANGUNTAPAN BANTUL , 2004
35 PENINGAKTAN PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DENGAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN KOMPUTER PADA SISWA KELAS V DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI KEBANAGUNG IMOGIRI, 2008

1. RENCANA KARIR DIKAITKAN DENGAN KONSEP DIRI DAN INFORMASI KARIR (STUDI ANALITIK TERHADAP SISWA KELAS III SMA NEGERI DIKOTAMADYA MANADO DAN KAB SANGIR TALUD), 88
2. MANAJEMEN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENDIDIKAN DI SMU MATHLA’UL ANWAR PUSAT MENES KAB. PANDEGLANG
3. PENGARUH PENGGUNAAN MACAM KALIMAT DAN BENTUK ILUSTRASI LEMBAR INFORMASI PERTANIAN (LIPTAN) PADA PENINGKATAN PENGETAHUAN PPL DI KAB. BOGOR
4. EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PELATIHAN PAMONG BELAJAR SKB DI BPKB PROPDIY
5. KOSONG
6. STATUS GIZI ANAK UMUR 4-5 TAHUN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DI PEDESAAN KAB SLEMAN PROP DIY
7. EFEKTIVITAS PENATARAN GURU BIDANG STUDI TEORI KEJURUAN RUMPUN LISTRIK DAN ELEKTRONIKA PADA STM NEGERI DI DIY
8. PENGARUH KARAKTERISTIK PSIKOLOGIK MAHASISWA DAN NILAI TES MASUK TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM S1 FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN INSTITUT KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN PADANG
9. UPAYA MENINGKATKAN KUANTITAS DAN KUALITAS MAHASISWA FPIPS IKIP SURABAYA TAHUN AKADEMIK 2000/2001
10. ANALISA KESIAPAN FUNGSI PADA SLTP ISLAM KLEPEK BOJONEGORO DALAM UPAYA PENINGKATAN JUMLAH SISWA BARU
11. UPAYA MENINGKATKAN JUMLAH SISWA SLTP NEGERI 12 RAAS KAB SUMENEP
12. UPAYA MENJADIKAN SMUN 9 SURABAYA SEBAGAI SEKOLAH PILIHAN UTAMA (FAVORIT) DI KOTAMADYA SURABAYA
13. PENINGKATAN PENDAPATAN UNIVERSITY PRESS IKIP SURABAYA
14. ANALISA KESIAPAN PENDIDIKAN MASYARAKAT KANTOR DEPDIKBUD KAB BOJONEGORO DALAM MENINGKATKAN JUMLAH KELOMPOK BELAJAR USAHA POLA BRI PADA TAHUN 1999/2000
15. UPAYA PENINGKATAN NILAI EBTANAS MURNI KELAS III SLTP N 1 BUNNEH KAB BANGKALAN
16. KESIAPAN WIDYASWARA DALAM UPAYA MENINGKATKAN PESERTA DIKLAT AKAMIGAS
17. UPAYA PENINGKATAN KUALITAS KELULUSAN DI SLTP N II PANJI KAB SITUBONDO JATIM
18. KESIAPAN FAKULTAS HUKUM UCY DALAM MENINGKATKAN JUMLAH LULUSAN STRATA 1
19. KESIAPAN AKADEMIK TEKNOLOGI KULIT DALAM MENINGKATKAN JUMLAH LULUSAN AHLI MADYA JURUSAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN KULIT
20. EVALUASI HASIL PELATIHAN PUSAT PENGEMBANGAN PENATARAN GURU TEKNOLOGI MALANG BAGI GURU-GURU SEKOLAH MENENGAH DAN INDUSTRI SE PROPINSI DIY
21. MENINGKATKAN JUMLAH MURID SLTP MOJOPAJIT 1 JETIS KAB MOJOKERTO
22. PENINGKATAN JUMLAH MAHASISWA BARU STT INDUSTRI TUREN MALANG
23. HUBUNGAN INTENSITAS MENDENGARKAN CERAMAH, PEMAHAMAN BUKU, TEKS, DAN PARTISIPASI BERORGANISASI DENGAN KETRAMPILAN BERPIDATO DALAM BAHASA INDONESIA PADA SISWA MAN YOGYAKARTA
24. RANCANGAN INSTRUMEN PENELITIAN UNTUK VARIABEL TERIKAT (Y): KETRAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN
25. HUBUNGAN ANTARA KEPEMIMPINAN KIAI DENGAN KECERDASAN EMOSI DAN MOTIVASI BERPRESTASI SANTRI (PSIKOLOGI)
26. HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL DAN KOMUNIKASI INTERNASIONAL DENGAN KOMITMEN KERJA (STUDI KASUS PADA PERAWAT DI RS SITI KHODIJAH SEPANJANG SIDOARJO JATIM PSIKOLOGI)
27. ANALISIS KESIAPAN FUNGSI DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KAB BLORA DALAM UPAYA PENUNTASAN WAJIB BELAJAR PENDIDIKAN DASAR SEMBILAN TAHUN
28. PENINGKATAN MANAJEMEN PENDIDIKAN DALAM RANGKA PENINGKATAN MUTU SMU 7 SURAKARTA
29. PENGARUH BENTUK LATIHAN KEKUATAN DAN KELENTURAN SENDI PANGGUL TERHADAP HASIL LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK (OR)
30. ANALISIS KESIAPAN INSTITUT KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN PERSATUAN GURU INDONESIA (IKIP PGRI) TUBAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN JUMLAH LULUSAN
31. EVALUASI PELAKSANAAN MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU BERBASIS SEKOLAH (MPMBS) PADA SLTP RINTISAN DI KOTA BANJARMASIN
32. KREATIVITAS GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN SLTP DI KOTA SAMARINDA
33. ASPEK-ASPEK KINERJA GURU IPS SLTP N DI KOTA BANJARMASIN
34. KEMAMPUAN GURU MENGGUNAKAN MEDIA PENGAJARAN IPS KELAS V SD N KEC PROPO KAB PAMEKASAN
35. MENINGKATKAN PROSENTASE ANGKA TRANSISI (AT) SD KE SLTP DALAM RANGKA WAJAR DIKNAS 9 TAHUN DI KAB DATI II BOJONEGORO
36. FORMULASI STRATEGI PENGGUNAAN TINGGI UNTUK MENINGKATKAN JUMLAH MAHASISWA (STUDI KASUS SEKOLAH TINGGI PERGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN CATUR SAKTI BANTUL YOGYAKARTA)
37. ANALISA KESIAPAN INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA DALAM MENINGKATKAN JASA PENDIDIKAN (TINJAUAN PENINGKATAN JUMLAH MAHASISWA BARU)
38. PERANAN KEPALA SEKOLAH DAN GURU DAN DUNIA USAHA DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMK NEGERI KARAWANG
39. ANALISA KESIAPAN INSITUT AGAMA ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA DALAM MENINGKATKAN JASA PENDIDIKAN (TINJAUAN PENINGKATAN JUMLAH MAHASISWA BARU)
40. PENGARUH BENTUK LATIHAN KEKUATAN DAN KELENTURAN SENDI PANGGUL TERHADAP HASIL LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK (OR)
41. PERILAKU AGRESIF PADA REMAJA DITINJAU DARI PENGELOLAAN DIRI DAN PERSEPSI TERHADAP POLA ASUH ORANG TUA (PSIKOLOGI)
42. PENERAPAN MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU BERBASIS SEKOLAH DI SMU NEGERI TENGGARONG
43. PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN GAYA BERPIKIR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR MOTOR OTOMOTIF (STUDI EKSPERIMEN PADA SISWA SMK KELAS II DI DIY)
44. KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I SD DITINJAU DARI KESADARAN FONOLOGIS DAN INTELEGENSI (PSIKOLOGI)
45. STATUS IDENTITAS EGO REMAJA TENGAH DITINJAU DARI PERSEPSI POLA ASUH DEMOKRATIS DAN PERAN JENIS (PSIKOLOGI)
46. PENGUKURAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA GURU SD KELAS VI DI DAERAH TERPENCIL DISTRIK NIMBORAN KAB JAYAPURA PROPINSI PAPUA
47. PERLAKU COPING DAN DEPRESI ANAK JALANAN DI KOTA BANDUNG DITINJAU DARI DUKUNGAN SOSIAL DAN LAMANYA MENDAPATKAN PELAYANAN DI RUMAH SINGGAH (PSIKOLOGI)
48. STRATEGI COPING ANAK TERLANTAR DALAM MENGHADAPI LINGKUNGAN FISIK PANTI ASUHAN SEBAGAI SUATU STRESOR (PSIKOLOGI)
49. HUBUNGAN KEPERCAYAAN DIRI DAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO TAHUN AKADEMIK 2002/2003
50. EFEKTIVITAS PEMBERDAYAAN PEKERJA PEREMPUAN PERAJIN GERABAH DI DESA BANYU MULEK KEC KEDIRI KAB LOMBOK BARAT NTB
51. BIMBINGAN KARIR TERHADAPA KARYAWAB DALAM RANGKA PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI PC. YOGYAKARTA
52. PERAN SOSIAL EKONOMI PEREMPUAN DALAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT (STUDI KASUS DI KOPERASI WANITA RESTU ANNISA DASAN GUNUNG AGUNG MATARAM)
53. MODEL STRUKTURAL RELIGIUS TERHADAP AKTUALISASI PERILAKU RELIGIUS SISWA SMUN KOTA YOGYAKARTA
54. SISTEM UJIAN BERKELANJUTAN MATA PELAJARAN AKUNTANSI DI SMU MUHAMMADIYAH MATARAM
55. HUBUNGAN KEPERCAYAAN DIRI DAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO TA 2002/2003
56. EFEKTIVITAS DIKLAT KELOMPOK KERJA MADRASAH (KKN) KEPALA MADRASAH TSANAWIYAH DI KOTA MATARAM
57. PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH MOTIVASI BERPRESTASI DAN KOMPENSASI TERHADAP KEDISIPLINAN GURU SD ( STUDI KASUS DI KEC SLEMAN DIY)
58. IMPLEMENTASI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SMK NEGERI DI KAB BANTUL
59. DAMPAK INDUSTRI MEBEL ASING TERHADAP PERUBAHAN MASYARAKAT DI DESA NGABUL KEC TAHUNAN KAB JEPARA JATENG
60. PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU SMK DALAM EVALUASI KOMPETENSI KEJURUAN JASA BOGA DENGAN PELATIHAN KHUSUS DI JURUSAN PENDIDIKAN TEKNOLOGI KEJURUAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SARJANA WIYATA TAMAN SISWA YK
61. PENGARUH MOTIVASI PEMBELAJARAN DAN FASILITAS TERHADAP KEMAMPUAN KERJA LAS SMK MUHAMMADIYAH 3 YK
62. EFEKTIVITAS PROGRAM PELATIHAN DALAM MEMBERDAYAKAN CTKI DI BLK KOTA MATARAM
63. EFEKTIVITAS MANAJEMEN PROGRAM AKSELERASI PENDIDIKAN DI SMU KOTA YK
64. KONSTRUKSI GENDER (STUDI FEMINISME TERHADAP SISTEM MATRILIREAL DI MINANGKABAU SUMBAR)
65. PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PENINGKATAN AKHLAK SISWA (STUDI KASUS PEMBINAAN SISWA SMP N 2 GIRIWOYO)
66. KINERJA LULUSAN DIKLAT ADMINISTRASI UMUM PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KANWIL DEPDIKBUD PROP DIY TAHUN 1998
67. HUBUNGAN ANTARA MINAT REMAJA AWAL DAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA INTERAKTIF DENGAN EFILASI DIRI DAN KECENDERUNGAN PERILAKU AGRESIF
68. HUBUNGAN KEPERCAYAAN DIRI DAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA UNV MUHAMMADIYAH METRO TA 2002/2003
69. KONTRIBUSI KESEJAHTERAAN GURU, IKLIM KERJA DAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU IPS SMP DI KOTA YK
70. SUMBANGAN KETRAMPILAN LUAS PENGUASAAN LAHAN DAN PENDAPATAN DI DAERAH ASAL TERHADAP MOBILITAS ULANG ALIK PETANI (KASUS DESA PONORONO KEC BANGUNTAPAN KAB BANTUL)
71. KEBERADAAN PEDAGANG ASONGAN PADA OBJEK WISATA DI DIY
72.EFEK PELATIHAN GURU MATA PELAJARAN IPS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA
73. PELAKSANAAN PROGRAM BERAS MISKIN (RASKIN) DI DESA BALE CATUR KEC GAMPING KAB SLEMAN YK
74. PERILAKU SEKSUAL DI KALANGAN SISWA SMUN NEGERI DI KOTA SEMARANG
75.MANAJEMEN PENDIDIKAN AKHLAK DALAM MENGANTISIPASI DEKADENSI MORAL SISWA (STUDI KASUS SMAN I DAN SMA PIRI 2 YK)
76. KINERJA KARYAWAN LULUSAN SLTA PADA INDUSTRI TEKSTIL DI SURAKARTA
77. PENGARUH PELAKSANAAN SUPERVISI TERHADAP KINERJA GURU PADA SMU DI KAB BANTUL
78. WAWASAN VOKASIONAL SISWA SLTP NEGERI DI KAB BOYOLALI
79. DUKUNGAN INDUSTRI TERHADAP PELAKSANAAN PENDIDIKAN SISTEM GANDA SMK TEKNOLOGI DI KOTAMADYA UJUNG PANDANG
80. KETRAMPILAN PRAKTEK KERJA MESIN SISWA STM NEGERI SUMBAR
81. PROYEKSI PERSEDIAAN DAN KEBUTUHAN TENAGA KERJA TINGKAT ,MENENGAH PADA SEKTOR INDUSTRI KAB SERANG JABAR TAHUN 2000
82. KERJASAMA INSTITUT PASANGAN (TINGKAT KESIAPAN SISWA UNTUK MEMASUKI PEKERJAAN PADA PROGRAM KERJASAMA ANTARA STM PERKAPALAN SIDOARJO DENGAN PT PAL INDONESIA DI SURABAYA)
83. TINGKAT KESIAPAN KERJA WARGA BELAJAR PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH SEBAGAI CALON TENAGA MONTIR MOBIL DI KOTAMADYA MEDAN
84. TINGKAT PEMANFAATAN TENAGA LISTRIK OLEH MASYARAKAT PEDESAAN
85. KESIAPAN BERWIRASWASTA SISWA SMK JURUSAN TEKNOLOGI PENGERJAAN LOGAM DI SUMBAR
86. ETOS KERJA GURU DAN KARYAWAN SLTP NEGERI SEKOTA PALU PROP SULTENG
87. PROFIL PENGELOLAAN UNIT PRODUKSI DI SMK MUHAMMADIYAH KELOMPOK TEKNOLOGI INDUSTRI PROP DIY
88. DAYA PREDIKSI NILAI RAPOR DAN STTB TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA JALUR PMDIK DI FPTK UNV PENDIDIKAN INDONESIA
89. KINERJA KARYAWAN LULUSAN SLTA PADA INDUSTRI TEKSTIL DI SURAKARTA
90. PERAN KEPALA SEKOLAH, GURU DAN DUNIA USAHA DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMK NEGERI KARAWANG
91. PENGEMBANGAN KARIER KARYAWAN LULUSAN STM DI BALAI YASA PERUMKA YK
92. TINGKAT PEMANFAATAN TENAGA LISTRIK OLEH MASYARAKAT PEDESAAN DI KAB MAGELANG
93. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETRAMPILAN KEJURUAN SISWA STM DI D.I.Y
94. PEMBELAJARAN COOPERATIF LEARNING BERPIJAK PADA KECERDASAN GANDA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI SAINS SISW KELAS IV SD MUHAMMADIYAH SIDOARUM GODEAN SLEMAN
95. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PENDEKATAN EXPERIENTIAL LEARNING PADA MATA PELAJARAN SAINS KELAS IV DI SDIT ALAM NURUL ISLAM GAMPING YK
96. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEMATIK DIKELAS 2 SD ISLAM TERPADU SALMAN AL FARISI DEPOK SLEMAN YK
97. KEKUASAAN MENURUT IBNU KHALDUN
98. KEKERASAN TERHADAP ISTRI PADA KELUARGA MAPAN DI YK
99. PERANAN PESANTREN AL ASY ’ARIYAH DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI MASYARAKAT DESA KALI BEBER WONOSOBO
100. PENGARUH PRESTASI PELAJARAN AGAMA TERHADAP SIKAP KEAGAMAAN SISWA MADRASAH ALIYAH NEGERI KAB BANTUL
101. MANAJEMEN KELAS BAHASA INGGRIS (STUDI KASUS DI SLTP PANGUDI LUHUR WEDI KLATEN)
102. EFEKTIVITAS PELAKSANAAN KEPEMIMPINAN TRANFORMATIONAL KEPALA SEKOLAH SMAN SE KOTA YK
103. ANALISIS OF VEGETABLES CONSUMPTION AT HOUSEHOLD LEVEL IN YOGYAKARTA PROVINCE
104. CYCLE AND UNIFIED EQUATION OF STATE
105. EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI PENDIDIKAN SISTEM GANDA DI JURUSAN ELEKTRONIKA KOMUNIKASI SMK ST. LUOIS SURABAYA
106. PERANAN FAKTOR EKSTERNAL TERHADAP PELAKSANAN PROGRAM PRAKTEK KETRAMPILAN PADA AKADEMI KEBIDANAN KLATEN
107. KUALITAS PEMBELAJARAN TATA BOGA DI SMK KELOMPOK PARIWISATA DIY
108EVALUASI IMPLEMENTASI KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI (KBK) DI PROGRAM TATA BOGA SMKN 4 YK
109. KARAKTERISTIK SEKOLAH TINGGI MENENGAH YANG BAIK (STUDI KASUS DI STM NIKAEL SOLO DAN STMIK DIKA SEMARANG)
110. PENERAPAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN MUTU BELAJAR SISWA DI SMA N 1 YK
111. KESIAPAN BERWIRAUSAHA MAHASISWA FPTK VETERAN SEMARANG
112. SIKAP KEWIRAUSAHAAN SISWA BIDANG KEAHLIAN TATA BUSANA DI SMK N 6 YK
113. KEPEMIMPINAN DIREKTUR GENERAL ENGLISH COURSE (GEC) DALAM MENGEFEKTIFKAN LEMBAGA PENDIDIKAN PRIMA SURABAYA
114. PENGEMBANGAN KARIR KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI PT. MATARAM TUNGGAL GARMEN YK
115. EVALUASI KINERJA KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN KEPALA SLTP N KOTA MAGELANG DALAM PELAKSANAAN MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU BERBASIS SEKOLAH
116. PROFIL PENGELOLAAN UNIT PRODUKSI DI SMK MUHAMMADIYAH PROP DIY
117. KEEFEKTIFAN PELAKSANAAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMATIONAL KEPALA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI SE KOTA YK
118. PENGGUNAAN MEDIA PENGAJARAN DALAM PELAKSANAAN PENGAJARAN FIQH DI MTsN
119. MODEL MENGATASI KEKERASAN SISWA MELALUI PENDIDIKAN AGAMA (STUDI DESKRIPTIF ANALITIK DI MTsN I YK)
120. PERANAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM PENGEMBANGAN SDM ”PANDANGAN ISLAM TENTANG MANUSIA, SIFAT, TUJUAN, PENCIPTAAN DAN PERANAN AKALNYA”
121. MANAJEMEN MADRASAH ALIYAH ”STUDI KOMPARATIF MANAJEMEN MAN 3 YK DAN MA SUNAN PADANARAN KAB SLEMAN”
122. PARTISIPASI PONDOK PESANTREN DALAM MENCEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI KAB MAGELANG
123. PENGARUH PENDIDIKAN AKHLAK MULIA TERHADAP PELAKSANAAN IBADAH SHOLAT SISWA ”STUDI KASUS DI SLTP N I DLINGO BANTUL”
124. STUDI KORELASI SIKAP DENGAN PRESTASI BELAJAR BAHASA ARAB KELAS II SISWA MAN 2 WATES TH PELAJARAN 2002/2003
125. HUBUNGAN CARA BELAJAR PESERTA DIDIK DAN PERAN GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA KELAS III SMK MA’ARIF 2 SLEMAN TH DIKLAT 2002/2003
126. STUDI TENTANG PENERAPAN METODE PENGAJARAN DALAM PEMBELAJARAN AL QUR’AN HADIST DI MTsN BABADAN BARU SLEMANUIM 2003
127. PERUBAHAN PERILAKU KEAGAMAAN SANTRI MANULA (STUDI KASUS DI PONDOK PESANTREN JOMO KAUMAN PAYAMAN)
128. LANDASAN ILMU PENDIDIKAN NUBUWA (SEBUAH STUDI EKSPLORATIF DARI KITAB SUCI AL QUR’ AN)
129. METODE PENUGASAN DALAM PENGAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SLTP TAMAN SISWA BANTUL YK
130. STUDI TENTANG PENERAPAN METODE PENGAJARAN DALAM PEMBELAJARAN AL QUR’AN HADIST DI MTsN BBABDAN BARU SLEMAN
131. PENILAIAN PORTOFOLIO PAI DALAM KONTEKS PELAKSANAAN KELAS DI SD DI WILAYAH KEC MUNTILAN MAGELANG
132. VISI PENDIDIKAN ETIKA LINGKUNGAN ALAM DALAM AL QUR’AN
133. MANAJEMEN PENDIDIKAN DI SLTP N 2 BERBAH SLEMAN DALAM RANGKA MENINGKATKAN SDM TUNGGAL
134. PENERAPAN MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU BERBASIS SEKOLAH DI SMA N I SLEMAN
135. STRATEGI PENUNTASAN PEMBELAJARAN MEMBACA AL QUR’AN DI SMU MA’ARIF WATES KAB KULON PROGO
136. PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS III MAN 2 WATES KULON PROGO 2003/2004
137. PENDIDIKAN SEKS REMAJA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM
138. PENINGKATAN PEREMPUAN DALAM PRESPEKLTIF PENDIDIKAN ISLAM
139. PERANAN PONDOK PESANTREN DALAM MEMBINA SANTRI MANDIRI
140. SISTEM PEMBIAYAAN PENDIDIKAN SMA PASCA DESENTRALISASI PENDIDIKAN DI KOTA BIMA
141. KERJASAMA ANTARA GURU BIMBINGAN KONSELING DENGAN WALI KELAS DALAM USAHA MENANGGULANGI KENAKALAN SISWA DI MAN MAGUWOHARJO DEPOK SLEMAN YK
142. PERANAN PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI PROSES PEMBEBASAN MANUSIA DARI BERBAGAI PROBLEM KEHIDUPAN
143. PENDIDIKAN KESEHATAN MANUSIA MENURUT PENDEKATAN AJARAN ISLAM
144. HUBUNGAN ANTARA HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN PENGAMALAN IBADAH SISWA KELAS VI SD SEGUGUS 4 DINAS PENDIDIKAN KEC PANJATAN KULON PROGO TH AJARAN 2002/2003
145. EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBLEJARAN TERPADU CONNECTED DAN WEBBEDA PADA PEMBELAJARAN KERAJINAN TANGAN DAN KESENIAN (KTK) MOZAIK DI KELAS IV SD
146. SOSIALISASI SUKU NIAS DI KEC PADANG SELATAN KODYA PADANG
147. THE LIFE AND DEATH OF THE CHARACTER IN TH FIND THREE OF PRAMOEDYA ANANTA TOUR’S BUM TETNALA THIS EARTH OF MAN KIND CHILD OF ALL NATIONS AND FOOT STEPS
148. EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM BELAJAR PAKET B SETARA SMP KAB BUTON
149. HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI REMAJA TERHADAP POLA ASUH PADA ETNIS JAWA DENGAN KECENDERUNGAN PERILAKU AGRESIF
150. TARI KREATIF : KONSEP PEMBELAJARAN DI SD (DARI ANAK, OLEH ANAK DAN UNTUK ANAK)
151. POLA PENGASUHAN DAN NILAI ANAK PADA WANITA PEKERJA YANG BERPERAN SEBAGAI KEPALA KELUARGA DI KEC RUNGKUT SURABAYA
152. MANAJEMEN SDM DALAM PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH DI KANTOR PEMERINTAH DAERAH KAB DOMPU NTB
153. IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU BERBASIS SEKOLAH DI SMU N 1 PATUK KAB GUNUNG KIDUL
154. PERANAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT (LSM) UNITY SERVICE COOPERATION (USC) SANWAMA YOGYAKARTA DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI RAKYAT MELALUI PENGUATAN MANAJEMEN ORGANISASI STUDI KASUS PADA KELOMPOK SWADAYA MASYARAKAT (KSM) KAKTI DI DESA PIRAK MERTOSUTAN GODEAN
155. KINERJA PENGAWAS DALAM PELAKSANAAN SUPERVISI PADA SLTP DAN SLTA DI KOTA KAB FAK-FAK
156. MANAJEMEN PENDIDIKAN NILAI-NILAI MORAL PADA ANAK (STUDI KASUS DI SDIT LOQMAN AL HAKIM YK)
157. EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM KEJAR PAKET B SETARA SLTP BINAAN SKB DI KAB GUNUNG KIDUL
158. EVALUASI PENUNTASAN WAJAR PENDIDIKAN DASAR 9 TAHUN DI KEC PANGGANG KAB GUNUNG KIDUL YK
159. KONTIBUSI PENGUASAAN KONSEP EKONOMI SISWA, STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA DAN POLA PENDIDIKAN EKONOMI DALAM KELUARGA TERHADAP POLA PERILAKU KONSUMSI SISWA SMU KOTA MADIUN
160. ANTRIBUSI KEKERASAN, KESADARAN TERHADAP KESETARAAN GENDER DAN STRATEGI MENGHADAPI MASALAH PADA PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA
161. KESIAPAN KEPALA SMA N DI KAB KEBUMEN DALAM MELAKSANAKAN OTONOMI DAERAH
162. KEBERAGAMAN OTENTIK DALAM EKSISTENSIALME RELIGIUS (KAJIAN ATAS PEMIKIRAN KLEY KEGUARD DAN IQBAL SERTA APLIKASINYA BAGI KEBERAGAMAN KONTEMPORER
163. KINERJA OTONOMI DAERAH DITINJAU DARI BUDAYA ORGANISASI RESTRUKTURISASI DAN SIKAP APARATUR PEMDA DAN ANGGOTA DPRD DI PROP RIAU
164. FAKTOR-FAKTOR YANG MENDORONG TIMBULNYA KENAKALAN REMAJA DI SMA N 9 YK
165. ANAK TINGGAL KELAS SD DI DESA KEMIRI KIDUL KEC KEMIRI KAB PURWOREJO JATENG
166. KREATIFITAS GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN SLTP N DI KOTA SAMARINDA
167. GERAKAN KELUARGA SAKINAH (STUDI PELAKSANAAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM KELOMPOK KELUARGA SAKINAH DI KAB TEMANGGUNG)
168. KINERJA TAMATAN SKMA DAN PERAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA DI LINGKUP DEPARTEMEN KEHUTANAN DI PROP RIAU
169. REKONSTRUKSI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DI MADRASAH ALIYAH KEAGAMAAN NEGEI SURAKARTA (PENDEKATAN TQM)
170.. PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPS DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DI SLTP N I ALAS SUMBAWA NTB
MAP 3. STRATEGI PENINGKATAN KINERJA DIREKTORAT SARANA PENDIDIKAN DALAM UPAYA PENUNTASAN PROGRAM WAJAR PENDIDIKAN DASAR 9 TAHUN
MAP 158 PERAN DEWAN SEKOLAH SMP N I PIYUNGAN DI KAB BANTUL
MAP 160 KEISTIMEWAAN PENDIDIKAN PROP NAD
MAP 168 STRATEGI PENGEMBANGAN IAIN SUNAN KALIJAGA YK DALAM MENGHADAPI KEBIJAKAN PENDIDIKAN TINGGI DEPARTEMEN AGAMA
MAP 186 KOMITE SEKOLAH DAN GOOD GOVERNANCE (STUDI PENGELOLAAN SEKOLAH PADA JENJANG PENDIDIKAN DASAR DI KEC KOTBU KAB MUNA PROP SULTRA
MAP 189 STUDI IMPELENTASI KEBIJAKANPEMBERIAN TANDA KEHORMATAN SATYA LENCANA PENDIDIKAN (PP NOMOR 5 TAHUN 1984)
MAP 27 EVALUASI KEBIJAKAN KENAIKAN PANGKAT MELALUI SISTEM KREDIT POINT BAGI GURU SD, SLTP DAN SMU (STUDI KASUS DI KOTA BANDA ACEH)
MAP 198 PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP GOOD GOVERNANCE DALAM PELAYANAN PENDIDIKAN
MAP 87 AKSES PENDUDUK MISKIN KENDALA PENUNTASAN PROGRAM WAJAR 9 TAHUN (STUDI EVALUASI KINERJA KEBIJAKAN WAJAR PENDIDIKAN DASAR 9 THN DI PROP JATENG)
MAP 107 ANALISIS PROBLEMA PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN SMU DI DAERAH DIY
MAP 111STUDI IMPELENTASI KEBIJAKAN PEMBERIAN TANDA KEHORMATAN SATYA LENCANA PENDIDIKAN (PP NO 5 TH 1984)
MAP 124 KONTIUNITAS TRADISI DAN MODERNISASI PESANTREN (ANALISA PENDIDIKAN PESANTREN)

1 HUBUNGAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN SIKAP GURU TERHADAP PEKERJAAN DENGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU MATEMATIKA SMP NEGERI DI KABUPATEN PANDEGLANG
2 ANALISIS KEBUTUHAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL BERBASIS KOMPETENSI PADA SISWA SEKOLAH LANJUTAN TINGKAT PERTAMA (SLTP) DI KOTA MATARAM
3 IMPLEMENTASI MODEL BELAJAR KONSTRUKTIVIS DALAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENGUBAH MISKONSEPSI DITINJAU DARI PENALARAN FORMAL SISWA
4 ANALISIS JALUR HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI BERDASARKAN KECERDASAN, STRATEGI-STRATEGI METAKOGNITIF, DAN PENGETAHUAN AWAL
5 PENGARUH PENGGUNAAN PERALATAN KIT IPA DALAM PEMBELAJARAN IPA TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA SD NEGERI DI KECAMATAN PURWOREJO KOTA PASURUAN
6 PENGEMBANGAN MODEL PENDIDIKAN BERBASIS KOMPETENSI DI PONDOK PESANTREN SUNAN DRAJAT LAMONGAN

1 ANALISIS KEBUTUHAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL BERBASIS KOMPETENSI PADA SISWA SEKOLAH LANJUTAN TINGKAT PERTAMA (SLTP) DI KOTA MATARAM
2 ANALISIS KEPEMIMPINAN ORANG TUA TERHADAP KEDISIPLINAN ANAK DI LINGKUNGAN ANAK DIDIK SD MEGALUH I JOMBANG
3 ANALISIS KESIAPAN FUNGSI DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN BLORA DALAM UPAYA PENUNTASAN WAJIB BELAJAR PENDIDIKAN DASAR SEMBILAN TAHUN
4 PERANAN WAYANG KULIT SEBAGAI MEDIA PENANAMAN NILAI PADA MASYARAKAT KABUPATEN BANTUL
5 PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ANTARA SISWA DARI SEKOLAH DASAR (SD) DENGAN SISWA DARI MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) DI SLTP 1 PLAYEN, GUNUNGKIDUL
6 PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, MOTIVASI BERPRESTASI DAN KOMPENSASI TERHADAP KEDISIPLINAN GURU SEKOLAH DASAR (STUDI KASUS DI KECAMATAN SLEMAN, KABUPATEN SLEMAN, PROPISI DIY)
7 PENGARUH KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN DALAM UPAYA PENANGGULANGAN KENAKALAN REMAJA PADA MTs NEGERI CAWAS
8 KONSEP PENDIDIKAN KI HAJAR DEWANTORO DITINJAU DARI PRESPEKTIF ISLAM
9 PENGARUH PELAKSANAAN SUPERVISI TERHADAP KINERJA GURU PADA SEKOLAH MENENGAH UMUM DI KABUPATEN BANTUL
10 PERILAKU KRISTIANI PEMIMPIN KRISTEN DI RUMAH SAKIT PANTI RAHAYU PURWODADI (Dalam Pengendalian Keuangan)
11 PENGARUH BIMBINGAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 8 YOGYAKARTA
12 PERAN KEPALA SEKOLAH, GURU, DAN DUNIA USAHA DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMK NEGERI KERAWANG
13 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KEPALA SMP NEGERI DI KABUPATEN BANTUL,04

1 IMPROVING STUDENTS’ READING COMPREHENSION THROUGH ROLE PLAY (An Action Research at the Eighth Grade of SMPN 16 Surakarta 2008/2009), 09 (PDF)
2 KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN THINK–TALK–WRITE (TTW) DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI JURUSAN MESIN, LISTRIK, ELEKTRO DAN BANGUNAN SMK NEGERI KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2008/2009, 09 (PDF)
3 PENGARUH PENGGUNAAN METODE DISCOVERY MELALUI TANYA JAWAB PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KONSEP GEOMETRI DITINJAU DARI TINGKAT AKTIVITAS BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR ( Pada Siswa SMP Kabupaten Karanganyar Tahun Pelajaran 2008/2009) (PDF)
4 EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN REALISTIK DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA KELAS V SD DI KECAMATAN LEUWISARI TASIKMALAYA TAHUN PELAJARAN 2008 / 2009, 09 (PDF)
5 PEMBELAJARAN BIOLOGI DENGAN GROUP INVESTIGATION MELALUI HANDS ON ACTIVITIES DAN ELEARNING DITINJAU DARI KREATIVITAS DAN GAYA BELAJAR SISWA (Studi Kasus Pada Siswa Kelas X SMA Taruna Nusantara Kabupaten Magelang T.P 2008/2009 Materi Ekosistem), 09 (PDF)
6 PEMBELAJARAN REMEDI MENGGUNAKAN MODUL DAN ANIMASI PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA DITINJAU DARI TINGKAT KESULITAN BELAJAR SISWA ( Studi Pembelajaran Remedi Kimia Kelas XI Semester 1 SMA Taruna Nusantara Magelang ), 09 (PDF)
7 HUBUNGAN MINAT MEMBACA DAN PENGUASAAN KOSAKATA DENGAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS VI SEKOLAH DASAR NEGERI 2 BULUSULUR DI KECAMATAN WONOGIRI KABUPATEN WONOGIRI, 09 (PDF)
8 PENINGGALAN SEJARAH DI KABUPATEN KUDUS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IPS SEKOLAH DASAR Studi Kasus di SD Se Gugus Pangeran Cendono Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus, 09 (PDF)
9 UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA DENGAN MEDIA GAMBAR (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas V SD Negeri II Nambangan, Selogiri, Wonogiri), 09 (PDF)
10 PENGARUH PEMANFAATAN MEDIA LINGKUNGAN DAN MEDIA GAMBAR TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA (Penelitian Eksperimen di SMP Negeri Wilayah Ngawi Barat) 09 (PDF)
11 PENGARUH PENDEKATAN QUANTUM LEARNING DAN EKSPOSITORI TERHADAP PRESTASI BELAJAR DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN TAHUN PELAJARAN 2008/2009 ( Sebuah Penelitian SMP Negeri di Kecamatan Ngrambe), 09 (PDF)
12 PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN DAN MOTOR EDUCABILITY TERHADAP KETEPATAN SEPAK MULA PADA PERMAINAN SEPAKTAKRAW (Eksperimen Metode Latihan Dengan Jarak Sesungguhnya dan Jarak Bertahap Pada Siswa Putra Kelas VII SMP Negeri 1 Parungkuda, Kabupaten Sukabumi), 09 (PDF)
13 FOLKLOR MENARA, MASJID, DAN MAKAM SUNAN KUDUS SEBAGAI PENGAYAAN MATERI PEMBELAJARAN SEJARAH (Studi Kasus di Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama Banat Kudus), 09 (PDF)
14 CERITA RAKYAT DI KABUPATEN WONOGIRI (KAJIAN STRUKTURAL DAN NILAI-NILAI EDUKATIF), 09 (PDF)
15 KAJIAN NOVEL SUPERNOVA KARYA DEWI LESTARI DAN NOVEL JENDELA-JENDELA KARYA FIRA BASUKI (Pendekatan Intertekstualitas dan Nilai Pendidikan), 09 (PDF)
16 HUBUNGAN ANTARA KESEHATAN MENTAL DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI DI KECAMATAN PURBALINGGA KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2008/2009, 09 (PDF)
17 PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS SEJARAH DITINJAU DARI KREATIVITAS BELAJAR SISWA SD NEGERI KECAMATAN DAWE KABUPATEN KUDUS TAHUN PELAJARAN 2008/2009 (Studi Eksperimen Pada SD N 1 Kuwukan dan SD N 4 Cranggang), 09 (PDF)
18 PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DENGAN METODE KUMON PADA POKOK BAHASAN KOMPOSISI FUNGSI DAN INVERS FUNGSI DI MADRASAH ALIYAH KABUPATEN NGAWI, 09 (PDF)
19 PENGGUNAAN METAFORA DALAM PEMBELAJARAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA NEGERI SURAKARTA, 09 (PDF)
20 PENINGGALAN SEJARAH DI KABUPATEN KUDUS SEBAGAI BAHAN PENGEMBANGAN MATERI IPS/SEJARAH SEKOLAH DASAR ( STUDI KASUS SD GRIBIG KECAMATAN GEBOG KABUPATEN KUDUS), 09 (PDF)
21 PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGAPRESIASI PUISI KONTEMPORER MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA SISWA KELAS XII ILMU SOSIAL-4 SMA BATIK 1 SURAKARTA, 09 (PDF)
22 PENGARUH METODE DISKUSI DALAM PEMBELAJARAN IPS SEJARAH DAN MINAT MEMBACA BUKU-BUKU SEJARAH TERHADAP SEMANGAT KEBANGSAAN SISWA KELAS V SD KECAMATAN JEKULO KABUPATEN KUDUS,09 (PDF)
23 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW DAN STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENTS DIVISION) TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI SE WILAYAH NGAWI TIMUR, 09 (PDF)
24 CERITA RAKYAT KABUPATEN WONOGIRI SUATU KAJIAN STRUKTURALISME DAN NILAI EDUKATIF, 09 (PDF)
25 EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH PADA SUB POKOK BAHASAN SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS X SMK SE-KABUPATEN BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2008/2009, 09 (PDF)
26 PEMBELAJARAN SEJARAH MODEL JIGSAW (Studi Kasus di SMA Negeri 1 Ngrambe Kabupaten Ngawi), 09 (PDF)
27 KEEFEKTIFAN PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DITINJAU DARI MINAT SISWA (Penelitian pada siswa kelas V SD Negeri Di Gugus Hayam Wuruk Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Wonogiri), 09 (PDF)
28 HUBUNGAN PENGUASAAN KALIMAT EFEKTIF DAN PERSEPSI SISWA TERHADAP CARA MENGAJAR GURU DENGAN KEMAMPUAN MENGEMBANGKAN PARAGRAF (Survai pada Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Sukoharjo), 09 (PDF)
29 USING TACTILE AND KINESTHETIC RESOURCES TO IMPROVE STUDENTS’ SPELLING ABILITY AND PRONUNCIATION AWARENESS (AN ACTION RESEARCH AT THE FIFTH GRADE OF SD NEGERI POJOK 02 TAWANGSARI IN 2008/2009), 09 (PDF)
30 IMPROVING THE STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY THROUGH INQUIRY-BASED TEACHING ( A Classroom Action Research in the Fifth Grade Students of SDIT Az Zahra Sragen Academic Year 2008/2009), 09 (PDF)
31 A STUDY ON TEACHING-LEARNING ACTIVITIES AT A DESIGNATED INTERNATIONAL STANDARD SCHOOL ( A Descriptive Qualitative Study at a Designated International Standard School, SMP Negeri I Sukoharjo in the 2008/2009 Academic Year), 09 (PDF)
32 EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DAN TIPE STAD YANG DIMODIFIKASI PADA MATERI LOGIKA MATEMATIKA TERHADAP HASIL PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KREATIVITAS BELAJAR SISWA MADRASAH ALIYAH DI KABUPATEN NGAWI, 09 (PDF)
33 EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN CTL PADA MATERI POKOK PERBANDINGAN DAN FUNGSI TRIGONOMETRI DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI DI SRAGEN TAHUN 2008-2009, 09 (PDF)
34 PELAJARAN SEJARAH ISLAMISASI MELALUI METODE RESITASI DENGAN OBJEK “MENARA KUDUS” (Studi Kasus di SMA NU Al Ma’ruf Kudus), 09 (PDF)
35 PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN METODE INKUIRI TERBIMBING DAN EKSPERIMEN BEBAS DITINJAU DARI SIKAP ILMIAH SISWA (Studi Kasus Pada Pokok Bahasan Listrik Dinamis Siswa Kelas IX Semester I di SMP Negeri 5 Surakarta Tahun Pelajaran 2008/2009) 09 (PDF)
36 PENGARUH MEDIA CD KOMPUTER INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN FISIKA DITINJAU DARI MINAT BELAJAR FISIKA (Studi Eksperimen pada Siswa Kelas X SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 1 Ngawi), 09 (PDF)
37 PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN LCD PROJECTOR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA KULIAH LANDASAN KEPENDIDIKAN DITINJAU DARI MINAT BELAJAR MAHASISWA (Studi Eksperimental pada Mahasiswa Semester I STKIP PGRI Ngawi Tahun Akademik 2008/2009), 09 (PDF)
38 KEEFEKTIFAN METODE PENEMUAN TERBIMBING DAN METODE PEMBERIAN TUGAS TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS 8 SMP NEGERI DI KECAMATAN NGAWI KABUPATEN NGAWI TAHUN PELAJARAN 2008/2009, 09 (PDF)
39 PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS V SDN TEGUHAN 2 KECAMATAN PARON MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TAHUN PELAJARAN 2008/2009 09 (PDF)
40 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR BARISAN DAN DERET DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL,08 (PDF)
41 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN IPS TERPADU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI TERAKREDITASI KABUPATEN BENGKULU UTARA, 09 (PDF)
42 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DAN TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA, 09 (PDF)
43 PERBEDAAN PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING DAN COOPERATIVE LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA ( Eksperimen Pada Siswa SD Negeri Gugus Diponegoro Kec. Ngadirojo ), 09 (PDF)
44 UPAYA PENCAPAIAN KOMPETENSI DASAR MEMBUAT DOKUMEN PENGOLAH ANGKA DENGAN VARIASI TEKS, TABEL, GRAFIK, GAMBAR DAN DIAGRAM MELALUI MODEL PENILAIAN BERBASIS PORTOFOLIO (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas XI.IPS.1 SMA Negeri 1 Gebog Kabupaten Kudus), 09 (PDF)
45 PENGARUH PENDEKATAN KONSEP DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI KECAMATAN TIRTOMOYO TAHUN PELAJARAN 2008/2009 (Eksperimen Pada Siswa Kelas VIII di SMP Negeri di Kecamatan Tirtomoyo), 09 (PDF)
46 PERJUANGAN KOMANDO DAERAH MURIA TAHUN 1948 SEBAGAI PENGEMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN IPS SEJARAH DI SMP WILAYAH KABUPATEN KUDUS, 09 (PDF)
47 PERBANDINGAN KEEFEKTIFAN METODE PENEMUAN TERBIMBING DAN METODE PEMBERIAN TUGAS TERHADAP HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA (Eksperimen di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Jatipuro, Karanganyar), 09 (PDF)
48 PROP_STUDI KOMPARASI PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME DENGAN POWER POINT DAN DENGAN ALAT PERAGA POKOK BAHASAN KELILING DAN LUAS DAERAH BANGUN DATAR DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA ,09 (PDF)
49 PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN MODEL DAN GAMBAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM DITINJAU DARI MINAT BELAJAR SISWA (Studi Komparasi pada Siswa Kelas V SDN Gugus 02 Kecamatan Ngawi Tahun Pelajaran 2008/2009), 09 (PDF)
50 PENGARUH MODEL PAKEM TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA SD NEGERI DI KECAMATAN WONOGIRI TAHUN AJARAN 2008/2009 (Studi Eksperimen pada kelas V SDN di Kecamatan Wonogiri), 09 (PDF)
51 PERBEDAAN PEGARUH METODE PEMBELAJARAN EKSPERIMEN MODEL SEQIP DAN KONVENSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA ( Eksperimen Terhadap Siswa SD Kecamatan Ngadirojo Wonogiri ), 09 (PDF)
52 ETHE IMPLEMENTATION OF GENRE-BASED APPROACH IN THE TEACHING OF ENGLISH AT SMA N 1 KARANGANYAR AND ITS EFFECTS IN PROMOTING STUDENTS’ CRITICAL THINKING (A Naturalistic Study at SMA Negeri 1 Karanganyar in 2009), 09 (PDF)
53 HUBUNGAN ANTARA SIKAP INOVATIF DAN KEDISIPLINAN DENGAN KOMPETENSI GURU SEKOLAH DASAR NEGERI GUGUS RONGGOWARSITO KECAMATAN NGADIROJO KABUPATEN WONOGIRI TAHUN 2008,09 (PDF)
54 PENERAPAN MODEL GROUP INVESTIGATION (GI) DAN JIGSAW DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DITINJAU DARI KREATIVITAS VERBAL DAN GAYA BELAJAR SISWA (Studi Kasus Pembelajaran Fisika MA Kelas X Pada Materi Pokok Dinamika Gerak Lurus di MAN Sragen I , Sragen), 09 (PDF)
55 PELAKSANAAN PEMBELAJARAN QUANTUM DI SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH 1 MAGETAN, 09 (PDF)
56 IMPROVING THE STUDENTS’ ABILITY IN UNDERSTANDING TEXT USING SMALL GROUP DISCUSSION ( A Classroom Action Research at the Third Grade Students of SMA Negeri 2 Pare Kediri in 2008-2009 Academic Year), 09 (PDF)
57 PENYELENGGARAAN KELAS UNGGULAN DI SMA NEGERI 2 NGAWI (PDF)
58 PELAKSANAAN PEMBELAJARAN QUANTUM DI SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH 1 MAGETAN 09 (PDF)
59 PENGARUH MEDIA CD KOMPUTER INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN FISIKA DITINJAU DARI MINAT BELAJAR FISIKA (Studi Eksperimen pada Siswa Kelas X SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 1 Ngawi), 09 (PDF)
60 PENERAPAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME ASSISTED LEARNING DALAM UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS SURAT RESMI (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas VI SD Negeri 1 Batuwarno Kabupaten Wonogiri), 09 (PDF)
61 PERBEDAAN PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING DAN COOPERATIVE LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA ( Eksperimen Pada Siswa SD Negeri Gugus Diponegoro Kec. Ngadirojo ), 09 (PDF)
62 PENDEKATAN PEMBELAJARAN TERPADU CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DAN KONVENSIONAL SERTA MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI DASAR MATA PELAJARAN SAINS PADA SISWA SD DI KECAMATAN NGADIROJO KABUPATEN WONOGIRI (Eksperimen Terhadap Siswa SD Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Wonogiri), 09 (PDF)
63 UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS PERMULAAN DENGAN METODE KOOPERATIF INTEGRASI MEMBACA DAN KOMPOSISI (CIRC) Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas I SD Negeri 1 Eromoko Kecamatan Eromoko Kabupaten Wonogiri,09 (PDF)
64 PRESTASI BELAJAR IPA PADA MATERI POKOK SISTEM PENCERNAAN MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS) DITINJAU DARI KEMAMPUAN MEMORI SISWA (Studi Kasus Pembelajaran IPA Menggunakan Buku Teks Terprogram dan Torso pada Materi Sistem Pencernaan Siswa Kelas V MI Sudirman Kedungjeruk Karanganyar Tahun Pelajaran 2007/2008),09 (PDF)
65 PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DENGAN DISKUSI DAN PREDICTION GUIDE DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA ( STUDI KASUS PADA POKOK MATERI DINAMIKA GERAK LURUS KELAS X SMA NEGERI 1 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2008/2009), 09 (PDF)
66 PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN PLYOMETRICS DAN POWER OTOT TUNGKAI TERHADAP PRESTASI LOMPAT JAUH ( Penelitian Eksperimen Lapangan dengan Metode Double Leg Bound dan Double Leg Box Bound Pada Siswa Peserta Kegiatan Ekstra Kurikuler Kelas VIII SMP Negeri 2 Salatiga Tahun Pelajaran 2008 / 2009 ), 09 (PDF)
67 USAHA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA MENULIS PERMULAAN MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar Negeri III Sukoharjo Kecamatan Tirtomoyo Kabupaten Wonogori), 09 (PDF)
68 KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE KOMPUTER TERHADAP HASIL BELAJAR PADA BIDANG STUDI MATEMATIKA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA SMK KABUPATEN SRAGEN, 09 (PDF)
69 PERAN BURSA KERJA KHUSUS DALAM UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA DI SMK NEGERI 1 NGAWI (STUDI NATURALISTIK), 09 (PDF)
70 HUBUNGAN ANTARA PENGUASAAN BAHASA FIGURATIF DAN MINAT MEMBACA CERITA PENDEK DENGAN KEMAMPUAN MENGAPRESIASI CERITA PENDEK (Survei pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Wonogiri), 09 (PDF)
71 PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN LCD PROJECTOR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA KULIAH LANDASAN KEPENDIDIKAN DITINJAU DARI MINAT BELAJAR MAHASISWA (Studi Eksperimental pada Mahasiswa Semester I STKIP PGRI Ngawi Tahun Akademik 2008/2009), 09 (PDF)
72 PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS V SDN TEGUHAN 2 KECAMATAN PARON MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TAHUN PELAJARAN 2008/2009, 09 (PDF)
73 PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN MODEL DAN GAMBAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM DITINJAU DARI MINAT BELAJAR SISWA (Studi Komparasi pada Siswa Kelas V SDN Gugus 02 Kecamatan Ngawi Tahun Pelajaran 2008/2009) 09 (PDF)
74 PERBEDAAN PEGARUH METODE PEMBELAJARAN EKSPERIMEN MODEL SEQIP DAN KONVENSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA ( Eksperimen Terhadap Siswa SD Kecamatan Ngadirojo Wonogiri ),09 (PDF)
75 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DAN TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA, 09 (PDF)
76 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN IPS TERPADU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI TERAKREDITASI KABUPATEN BENGKULU UTARA, 09 (PDF)
77 PENGARUH MODEL PAKEM TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA SD NEGERI DI KECAMATAN WONOGIRI TAHUN AJARAN 2008/2009 (Studi Eksperimen pada kelas V SDN di Kecamatan Wonogiri), 09 (PDF)
78 PENGARUH METODE MEMBACA SURVEY, QUESTION, READ, RECITE, DAN REVIEW (SQ3R) TERHADAP PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA SEKOLAH DASAR KELAS V DI KECAMATAN TIRTOMOYO DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR, 09 (PDF)
79 PELAKSANAAN QUANTUM LEARNING DI TK IT INSAN KAMIL KABUPATEN KARANGANYAR (Suatu Penelitian Diskripsi Naturalistik),09 (PDF)
80 HUBUNGAN ANTARA KEDISIPLINAN DAN PELATIHAN DENGAN KINERJA GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN NGADIROJO KABUPATEN WONOGIRI 09 (PDF)
81 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR BARISAN DAN DERET DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL, 08 (PDF)
82 PERBANDINGAN KEEFEKTIFAN METODE PENEMUAN TERBIMBING DAN METODE PEMBERIAN TUGAS TERHADAP HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA (Eksperimen di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Jatipuro, Karanganyar), 09 (PDF)
83 PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN METODE INKUIRI TERBIMBING DAN EKSPERIMEN BEBAS DITINJAU DARI SIKAP ILMIAH SISWA (Studi Kasus Pada Pokok Bahasan Listrik Dinamis Siswa Kelas IX Semester I di SMP Negeri 5 Surakarta Tahun Pelajaran 2008/2009), 09 (PDF)
84 HUBUNGAN ANTARA SIKAP INOVATIF DAN KEDISIPLINAN DENGAN KOMPETENSI GURU SEKOLAH DASAR NEGERI GUGUS RONGGOWARSITO KECAMATAN NGADIROJO KABUPATEN WONOGIRI TAHUN 2008, 09 (PDF)
85 PENERAPAN MODEL GROUP INVESTIGATION (GI) DAN JIGSAW DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DITINJAU DARI KREATIVITAS VERBAL DAN GAYA BELAJAR SISWA (Studi Kasus Pembelajaran Fisika MA Kelas X Pada Materi Pokok Dinamika Gerak Lurus di MAN Sragen I , Sragen), 09 (PDF)
86 PERJUANGAN KOMANDO DAERAH MURIA TAHUN 1948 SEBAGAI PENGEMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN IPS SEJARAH DI SMP WILAYAH KABUPATEN KUDUS, 09 (PDF)
87 TRADISI SEDEKAH BUMI ULER-ULER KAMBANG SEBAGAI PENGEMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA NEGERI I GEBOG KABUPATEN KUDUS, 09 (PDF)
88 EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN DENGAN MEDIA SIARAN TELEVISI EDUKASI (TVE) DAN LKS TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF SISWA ( Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas VIII di SMPN Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi tahun Pelajaran 2008/2009), 09 (PDF)
89 PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DENGAN DISKUSI DAN PREDICTION GUIDE DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA ( STUDI KASUS PADA POKOK MATERI DINAMIKA GERAK LURUS KELAS X SMA NEGERI 1 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2008/2009), 08 (PDF)
90 PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PROGRAM PENDIDIKAN JARAK JAUH (PJJ) S-1 PGSD BERBASIS ICT FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA, 09 (PDF)
91 PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN PLYOMETRICS DAN POWER OTOT TUNGKAI TERHADAP PRESTASI LOMPAT JAUH ( Penelitian Eksperimen Lapangan dengan Metode Double Leg Bound dan Double Leg Box Bound Pada Siswa Peserta Kegiatan Ekstra Kurikuler Kelas VIII SMP Negeri 2 Salatiga Tahun Pelajaran 2008 / 2009 ) 09 (PDF)
92 PENINGKATAN KEMAMPUAN APRESIASI DENGAN METODE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 02 SOCO SLOGOHIMO WONOGIRI (PENELITIAN TINDAKAN KELAS), 09 (PDF)
93 TRADISI SEDEKAH BUMI ULER-ULER KAMBANG SEBAGAI PENGEMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA NEGERI I GEBOG KABUPATEN KUDUS, 09 (PDF)
94 PENGARUH METODE LATIHAN DAN KEMAMPUAN GERAK DASAR TERHADAP KECEPATAN MENGGIRING BOLA (Eksperimen Latihan Lari Percepatan Dan Latihan Lari Interval Pada Pemain Sepakbola SSB Macan Putih U’14 Tahun, Kediri), 09 (PDF)
95 HUBUNGAN ANTARA DISIPLIN KERJA, MOTIVASI KERJA, DAN PERSEPSI GURU TENTANG GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DENGAN KINERJA GURU SLB DI KABUPATEN DAN KOTA MADIUN, 09 (PDF)
96 PENGARUH PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN INQUIRI, DAN EKSPOSITORI TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DITINJAU DARI KEMANDIRIAN SISWA (SUATU STUDI DI SMAN KABUPATEN WONOGIRI), 09 (PDF)
97 KESIAPAN GURU MATEMATIKA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DALAM MELAKSANAKAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI KOTA SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2008/2009, 09 (PDF)
98 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN EKSPOSITORI TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DITINJAU DARI MOTIVASI SISWA (STUDI EKSPERIMEN PADA SISWA SMA NEGERI KECAMATAN WONOGIRI TAHUN PELAJARAN 2008/2009), 09 (PDF)
99 PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DI MADRASAH TSANAWIYAH DARUL ULUM KECAMATAN KENDAL, KABUPATEN NGAWI, JAWA TIMUR 08 (PDF)
100 PERBEDAAN PENGARUH METODE DISCOVERY- INQUIRY DAN KONVENSIONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI (EKSPERIMEN DI SEKOLAH DASAR NEGERI KECAMATAN WONOGIRI), 09 (PDF)
101 MODEL KOOPERATIF TIPE NUMBERED-HEADSTOGETHER DAN THINK-PAIR-SHARE PADA PEMBELAJARAN FISIKA DITINJAU DARI SIKAP SOSIAL SISWA (Studi Kasus Pembelajaran Fisika Pada Pokok Bahasan Dinamika Pada Siswa Kelas X Sma Taruna Nusantara Magelang), 09 (PDF)
102 PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN PLYOMETRICS DAN FLEKSIBILITAS TOGOK TERHADAP PRESTASI LOMPAT JAUH (Studi Eksperimen Latihan Plyometrics Loncat Gawang Dan Loncat Boks Terhadap Prestasi Lompat Jauh Pada Siswa Putra Kelas VIII SMP Negeri 2 Kota Mojokerto), 09 (PDF)
103 MODEL PEMBELAJARAN CTL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA ANIMASI DAN MODUL DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA (STUDI KASUS MATERI POKOK ASAM DAN BASA PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 BARAT MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2008/2009), 09 (PDF)
104 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN COOPERATIVE LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA DITINJAU DARI TINGKAT KECERDASAN EMOSI SISWA (STUDI EKSPERIMEN PADA SISWA SMP NEGERI DI KECAMATAN WONOGIRI),09 (PDF)
105 HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DAN PENGUASAAN STRUKTUR KALIMAT DENGAN KEMAMPUAN MENULIS EKSPOSISI (Survei di SMP Negeri Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus Tahun 2008/2009), 09 (PDF)
106 HUBUNGAN PENGUASAAN KOSAKATA DAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA DENGAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS V SD KECAMATAN KENDAL KABUPATEN NGAWI TAHUN PELAJARAN 2008/2009, 09 (PDF)
107 UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS SISWA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL Penelitian Tindakan Kelas di Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 04 Gunungan, Man yaran, Wonogiri, 09 (PDF)
108 PENGARUH PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN OHP DAN KOMPUTER MENGGUNAKAN PROGRAM POWER POINT TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA KLAS XII SEKOLAH MENEGAH ATAS NEGERI DI KECAMATAN WONOSARI KABUPATEN GUNUNGKIDUL, 09 (PDF)
109 HUBUNGAN KEEFEKTIFAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN IKLIM SEKOLAH TERHADAP PROFESIONALITAS GURU PADA SEKOLAH DASAR NEGERI DI KECAMATAN NGADIROJO KABUPATEN WONOGIRI,09 (PDF)
110 PENGARUH MEDIA GAMBAR DAN VERBALIS TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS DITINJAU DARI KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR NEGERI GUGUS SUDIRMAN KECAMATAN GIRIMARTO KABUPATEN WONOGIRI TAHUN 2009, 09 (PDF)

MIPA

1 PEMODELAN GAYA BERAT TIGA DIMENSI UNTUK MELOKALISIR JEBAKAN TIMAH DI DAERAH PEMALI-BANGKA,96
2 EFEK AMPISILIN SUBKADAR HAMBAT MINIMAL PADA S.HEMOLITIK BETA GRUP A TERHADAP DAYA FAGOSITOS MAKROFAG,88
3 KUAT TARIK STATIS DAN DAYA SERAP NETRON PADA KOMPOSIT ORTHOTROPIK RESIN POLYESTER SERAT IJUK,90
4 OPTIMALISASI PEMBENTUKAN EMBRIO SOMARTIS PADA TANAMAN KACANG TANAH (ARACHIS HYPOGAEA L.) SECARA IN VITRO DENGAN MENGGUNAKAN MEDIUM PADAT DAN CAIR , 99
5 PENGEMBANGAN MODEL POTENSIAL OPTIK UNTUK PERHITUNGAN TAMPANG REAKSI: KASUS PROTON 10-30 MeV DENGAN INTI A=56 HINGGA 76, 95
6 PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BUAH PARE MOMORDICA CHARANTIA L. TERHADAP FERILITAS MENCIT JANTAN MUS MUSCULUS L. STRAIN LMR,92
7 PENGEMBANGAN MODEL POTENSIAL OPTIK UNTUK PERHITUNGAN TAMPANG LINTANG REAKSI; KASUS PROTON 10-30 MeV DENGAN INTI A=56 HINGGA 76, 95
8 FOTOPRODUKSI KAON PADA DAERAH ENERGI TINGGI
9 EFEK FAKTOR BENTUK ELEKTROMAGNETIK NEUTRINO PADA INTERAKSI NEUTRINO DENGAN MATERI MAMPAT, 04
10 CONSTRUCTION OF NAVIER-STOKES EQUATION USING GAUGE FIELD THEORY APPROACH, 05
11 APPLICATIONS OF FLUID DYNAMICS BASED ON GAUGE FIELD THEORY APPROACH, 05
12 LINTASAN BEBAS RATA-RATA NEUTRINO DI BINTANG NETRON, 24
13 KAJIAN STRUKTUR ELEKTRONIK QUANTUM DOT SIMETRIS DALAM NANOKRISTAL SILIKON DENGAN PENDEKATAN MASSA EFEKTIF k.p DAN IKATAN KUAT (TIGHT-BINDING), 07
14 PENGKUANTUMAN TAK SETARA SISTEM STRING TERTUTUP IDENTIK TAK TERAJUT DAN TAK SALING TERKAIT DALAM RUANG S1 × S2, 07
15 PEMBUATAN PERANGKAT LUNAK PEMBANTU PERANCANGAN PROTEKSI KATODIK SISTEM ANODA KORBAN, 07
16 TEORI KEMANUNGGALAN AGUNG (GRAND UNIFIED THEORY) BERBASIS GRUP SO(10) DAN NEUTRINO MASIF, 09

ILMU OLAHRAGA

1 PROFIL ANATOMIK ATLET ATLETIK PRIA INDONESIA,88

SAINS

1 ANALISIS KERAGAMAN GENETIK JARAK PAGAR (Jatropha curcas L.) BERDASARKAN PENANDA MOLEKULER RAPD (Random Amplified Polymorphic DNA), 09 (PDF)

PERTANIAN

1 ANALISIS KONSUMSI PANGAN PADA TINGKAT RUMAH TANGGA DI PROPINSI LAMPUNG
2 ANALISIS HIBUNGAN PERTUMBUHAN PENDUDUK EKONOMI DENGAN ALIH FUNGSI LAHAN SAWAH KE PENGGUNAAN NON SAWAH DI PULAU JAWA
3 EFEK TIGA MACAM PUPUK KANDANG DAN JAMUR Paecilomyces lilacinus PADA TANAMAN KEDELAI TERHADAP POPULASI Meloidogyne incognita, 91
4 SELEKSI KETAHANAN TUNAS VANILI TERHADAP FUSARIUM OXYSPORUM F.SP. VANILLAE SECARA IN VITRO MENGGUNAKAN TEKNIK DOUBLE LAYER KULTUR FILTRAT, DAN ASAM FUSARAT, 03
5 PEMURNIAN MINYAK NYAMPLUNG (CALOPHYLLUM INOPHYLLUM) DENGAN AIR SERTA KARAKTERISASINYA SEBAGAI BIOFUEL, 09
6 ANALISIS KOMODITAS DAN SUBSEKTOR UNGGULAN SEKTOR PERTANIAN PROVINSI MALUKU UTARA, 08

1 STRATEGI PEMASARAN DITINJAU DARI VOLUME EKSPOR PADA CV. PANDANUS YOGYAKARTA

1 KAJIAN EKOLOGIS DAN BIOLOGI UNTUK PENGEMBANGAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) DI KECAMATAN KUPANG BARAT KABUPATEN KUPANG PROPINSI NUSA TENGGARA TIMUR
2 KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA, POLA PENGASUHAN, KONSUMSI ZAT GIZI & PERTUMBUHAN ANAK BADUTA KELUARGA NELAYAN DI KELURAHAN LABUHAN DELI KECAMATAN MEDAN MARELAN KOTA MEDAN
3 MODEL EKONOMI SUMBERDAYA PERIKANAN TANGKAP YANG BERKELANJUTAN DI PERAIRAN KABUPATEN MOROWALI, 04
4 PERANCANGAN KEMASAN TRANSPORTASI BUAH SALAK (Salacca edulis) BERBAHAN BAKU PELEPAH SALAK
5 PURIFIKASI DAN KARAKTERISASI PROTEASE DARI EKSKRETORI/SEKRETORI STADIUM L3 Ascaridia galli DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTAHANAN DAN GAMBARAN HISTOPATOLOGI USUS HALUS AYAM PETELUR
6 ANTIGEN EKSKRETORI/SEKRETORI STADIUM L3 Ascaridia galli SEBAGAI PEMICU PEMBENTUKAN IMUNOGLOBOLIN YOLK (IgY) PADA AYAM PETELUR
7 EFEK PENCEMARAN PERAIRAN SUNGAI KAMPAR DI PROVINSI RIAU TERHADAP IKAN BAUNG (Hemibagrus nemurus)
8 EVALUASIMUTU DAN NILAI GIZI NUGGET DAGING MERAH IKAN TUNA (Thunnus sp) YANG DIBERI PERLAKUAN TITANIUM DIOKSIDA
9 POTENSI LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI PAKAN SAPI POTONG DI KABUPATEN SOPPENG SULAWESI SELATAN
10 ANALISIS EKONOMI MANFAAT EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI PULAU TERNATE PROVINSI MALUKU UTARA
11 KAJIAN KETERKAITAN ANTARA KEMANTAPAN CADANGAN OKSIGEN DENGAN BEBAN MASUKAN BAHAN ORGANIK DI WADUK IR. H. JUANDA PURWAKARTA, JAWA BARAT
12 PEMANFAATAN IKAN KAKAP MERAH (Lutjanus sp.) DENGAN BUBU DI PERAIRAN MEMPAWAH HILIR, KABUPATEN PONTIANAK
13 INDUKSI VARIAN SOMAKLON MELALUI IRADIASI SINAR GAMMA DAN SELEKSI IN VITRO UNTUK MENDAPATKAN TANAMAN NILAM TOLERAN TERHADAP CEKAMAN KEKERINGAN
14 EKSTRAKSI VANILI SECARA ENZIMATIK DARI BUAH VANILI (Vanilla planifolia ANDREWS) SEGAR
15 ANALISIS SOSIAL-EKONOMI RUMAHTANGGA INDUSTRI PRODUK JADI ROTAN DI KOTA PEKANBARU
16 KAJIAN PENAMPILAN REPRODUKSI IKAN LELE (Clarias gariepinus) BETINA MELALUI PENAMBAHAN ASCORBYL PHOSPHATE MAGNESIUM SEBAGAI SUMBER VITAMIN C DAN IMPLANTASI DENGAN ESTRADIOL-17 (BETA)
17 DIMENSI TEGAKAN DAN PENGARUH PEUBAH TEMPAT TUMBUH TERHADAP PRODUKSI DAMAR MATA KUCING (Shorea javanica K. et. V.) DI KRUI LAMPUNG BARAT
18 RESPONS RUMINAN TERHADAP PEMBERIAN HIJAUAN PAKAN YANG DIPUPUK AIR BELERANG
19 PENDEKATAN AKUSTIK DALAM STUDI TINGKAH LAKU IKAN PADA PROSES PENANGKAPAN DENGAN ALAT BANTU CAHAYA (THE ACOUSTIC APPROACH TO FISH BEHAVIOUR STUDY IN CAPTURE PROCESS WITH LIGHT ATTRACTION)
20 EKSTRAK BENALU TEH (Scurrula oortiana) SEBAGAI IMUNOMODULATOR DAN ANTITUMOR INFEKSI Marek’s Disease Virus (MDV) SEROTIPA 1 ONKOGENIK PADA AYAM
21 MODEL PENGENDALIAN PENCEMARAN PERAIRAN DI DANAU MANINJAU SUMATERA BARAT
22 ANALISIS DAN SIMULASI DISTRIBUSI SUHU UDARA PADA KANDANG SAPI PERAH MENGGUNAKAN COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS (CFD)
23 PENGARUH LINGKUNGAN BISNIS EXTERNAL DAN PERENCANAAN STRATEGI TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MANUFAKTUR
24 POLA HUBUNGAN HUKUM PADA PROGRAM KEMITRAAN USAHATANI TEMBAKAU DI PULAU LOMBOK NUSA TENGGARA BARAT
25 ANALISIS KOMPARASI TEKNOLOGI BUBU DASAR DALAM RANGKA PENINGKATAN PENDAPATAN NELAYAN DI KLUNGKUNG BALI
26 OPTIMASI UPAYA PENANGKAPAN UDANG DI PERAIRAN DELTA MAHAKAM DAN SITARNYA
27 KAJIAN KLOROFIL-A DAN NUTRIEN SERTA INTERELASINYA DENGAN DINAMIKA MASSA AIR DI PERAIRAN BARAT SUMATERA DAN SELATAN JAWA – SUMBAWA
28 PENAPISAN GENOTIPE DAN ANALISIS GENETIK KETAHANAN PEPAYA TERHADAP PENYAKIT ANTRAKNOSA
29 PERBAIKAN TANAH MEDIA TANAMAN JERUK DENGAN BERBAGAI BAHAN ORGANIK DALAM BENTUK KOMPOS
30 AHALISIS REGRESI KARAKTERISTIK MEDIA CETAK TERHADAP PENGETAHUAN, MOTIVASI, SIKAP, BETERNAK AYAM BRILER DI KOTA KENDARI
31 OPTIMASI PENGEMBANGAN USAHA PERIKANAN MINI PURSE SEINE DI KABUPATEN JENEPONTO PROVINSI SULAWESI SELATAN
32 STRATEGI PENGEMBANGAN “DANGKE” SEBAGAI PRODUK UNGGULAN LOKAL DI KABUPATEN ENREKANG SULAWESI SELATAN
33 KARAKTERISTIK KARAGINAN RUMPUT LAUT Eucheuma cottonii PADA BERBAGAI UMUR PANEN, KONSENTRASI KOH DAN LAMA EKSTRAKSI
34 TEKNOLOGI PENANGKAPAN PILIHAN UNTUK IKAN CAKALANG DI PERAIRAN SELAYAR PROPINSI SULAWESI SELATAN
35 DAMPAK KEBERADAAN IPB TERHADAP EKONOMI MASYARAKAT SEKITAR KAMPUS DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PEREKONOMIAN KABUPATEN BOGOR
36 KAJIAN PERTUMBUHAN DAN DISTRIBUSI DAGING SERTA ESTIMASI PRODUKTIVITAS KARKAS SAPI HASIL PENGGEMUKAN
37 KAJIAN TUMBUH KEMBANG KARKAS DAN KOMPONENNYA SERTA PENAMPILAN DOMBA SUNGEI PUTIH DAN LOKAL SUMATERA YANG MENGGUNAKAN PAKAN LIMBAH KELAPA SAWIT
38 PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN SAGA, SAMBILOTO DAN PARE TERHADAP DEFERENSIASI SEL-SEL LEUKOSIT, KANDUNGAN Fe, Zn dan HORMON TESTOSTERON DALAM PLASMA BURUNG PERKUTUT (Geopelia striata)
39 EFEK TEH TERHADAP REMINERALISASI EMAIL,88
40 PEMBERDAYAAAN PETANI MELALUI PROGRAM REHABILITASI DAN PENGEMBANGAN JERUK (STUDI KASUS DI KECAMATAN TEBAS KABUPATEN SAMBAS PROVINSI KALIMANTAN BARAT), 06

1 KAJIAN KETAHANAN PADA PERTUMBUHAN AWAL BEBERAPA KLON KAKAO (Theobroma cacao L.) TERHADAP CEKAMAN KEKERINGAN A Study of Drought Resistance on Early Seedlings of Several Cocoa Clones (Theobroma cacao L.), 08 (PDF)

KEPERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN

1 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MOTIVASI PEGAWAI MEMILIH JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN: STUDI KASUS DI DEPUTI BIDANG PENGEMBANGAN SUMBER DAYA PERPUSTAKAAN, PERPUSTAKAAN NASIONAL RI, 03
2 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN DAN PENYITIRAN SUMBER INFORMASI BERBASIS INTERNET OLEH PARA PENULIS DI LINGKUNGAN BADAN PENGKAJIAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI, 04
3 KOLABORASI PENELITI BIDANG ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI DI INDONESIA TAHUN 1989-1992: STUDI KASUS PADA 4 LEMBAGA PEMERINTAH NONDEPARTEMEN BIDANG RISET DAN TEKNOLOGI,95
4 PERILAKU PENCARIAN INFORMASI STAF PENGAJAR FAKULTAS PERTANIAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR, 97
5 PERILAKU PENCARIAN INFORMASI STAF PENGAJARAN FAKULTAS PERTANIAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR, 97
6 PEMANFAATAN INTERNET SEBAGAI SUMBER INFORMASI UNTUK SARANA PENUNJANG KEGIATAN ILMIAH DI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG,97
7 EVALUASI KOLEKSI PADA PUSAT DOKUMENTASI HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA: PENERAPAN METODE CHECKLIST DAN CONSPECTUS,98

UPT PERPUSTAKAAN UPN “VETERAN” YOGYKARTA (PDF)
2 TA / LAYANAN & PEMANFAATAN KOLEKSI AMERICAN CORNER DI UPU PERPUSTAKAAN PUSAT UNIVERSITAS GADJAH MADA TAHUN 2007 – 2008, 09 (PDF)
3 TA / MANAJEMEN STAF DI UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA, 09 (PDF)
4 TA / SELEKSI PENGADAAN BUKU PENGADAAN BUKU DI UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA, 09 (PDF)
5 TA / PENERAPAN SISTEM AUTOMASI NCI BOOKMAN DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 09 (PDF)
6 TA / PENGADAAN BAHAN PUSTAKA BUKU DI UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG, 09 (PDF)
7 TA / PENGELOLAAN KOLEKSI LANGKA DI BADAN PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA, 09 (PDF)
8 TA /PENGOLAHAN BAHAN PUSTAKA BUKU DI BADAN PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA, 09 (PDF)
9 TA / LAYANAN OUTLET PETA DI UPT PERPUSTAKAAN UPN ”VETERAN” YOGYAKARTA, 09 (PDF)
10 TA / PELAYANAN REFERENSI DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA, 09 (PDF)
11 TA/ SISTEM PENGADAAN (PEMBELIAN) BUKU DI BADAN PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA, 09 (PDF)
12 TA / SELEKSI PENGADAAN BUKU DI UPTPERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA, 09 (PDF)
13 TA / PROMOSI DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA, 09 (PDF)
14 TA / FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN PEMUSTAKA DI UNSUR PENUNJANG UNIVERSITAS PERPUSTAKAAN PUSAT UNIVERSITAS GADJAH MADA (PDF)
15 TA / LAYANAN INTERNET SAMPOERNA CORNER DI UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG,09 (PDF)
16 TA / PERAN SOFTWARE CDS/ISIS PADA PENGOLAHAN BAHAN PUSTAKA TESIS DI UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA, 08 (PDF)
17 TA / PROMOSI DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA DI UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG, 09 (PDF)
18 SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERPUSTAKAAN SMU NEGERI 2 SURAKARTA (PDF)
19 TA / LAYANAN & PEMANFAATAN KOLEKSI AMERICAN CORNER DI UPU PERPUSTAKAAN PUSAT UNIVERSITAS GADJAH MADA TAHUN 2007 – 2008, 09 (PDF)
20 PELAYANAN REFERENSI DI PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI YAYASAN KELUARGA PAHLAWAN NEGARA YOGYAKARTA (Ms. Word)
21 TA-PEMELIHARAAN KOLEKSI BAHAN PUSTAKA BUKU DI UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG, 09 (PDF)
22 TA-LAYANAN SIRKULASI BAHAN PUSTAKA BUKU DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA PERIODE 2008 – 2009, 09 (PDF)
23 TA-PELAYANAN PENELUSURAN INFORMASI DI UPT PERPUSTAKAAN UPN ”VETERAN” YOGYAKARTA, 09 (PDF)
24 TA-PEMANFAATAN KOLEKSI BUKU CADANGAN SEBAGAI LAYANAN PINJAMAN JANGKA PENDEK DI UPT PERPUSTAKAAN UPN ”VETERAN” YOGYAKARTA TAHUN 2008, 09 (PDF)
25 TA-PENGOLAHAN TERBITAN BERKALA JURNAL DI UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA, 09 (PDF)
26 TA-TINGKAT KETERPAKAIAN KOLEKSI BUKU PADA LAYANAN SIRKULASI DI UPT PERPUSTAKAAN UPN “VETERAN“ YOGYAKARTA, 09 (PDF)
27 TA-PENGADAAN BUKU DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA, 09 (PDF)
28 TA-PELAYANAN SIRKULASI DI BADAN PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH PROPINSI DIY ( UNIT BADRAN I ) 09 (PDF)
29 TA-PENGEMBANGAN KOLEKSI BAHAN PUSTAKA DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA, 09 (PDF)
30 GEDUNG DAN TATA RUANG DI KANTOR PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN SRAGEN (PDF)
31 TA-LAYANAN REFERENSI DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA, 09 (PDF)
32 TA-PENELUSURAN BUKU MELALUI OPAC SIPUS VERSI 3 DI UPU PERPUSTAKAAN PUSAT UNIVESITAS GADJAH MADA, 09 (PDF)
33 TA-PEMANFAATAN SOFTWARE SIPISIS DALAM PENELSURAN KOLEKSI DI UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA, 09 (PDF)
34 TA-KEGIATAN PROMOSI DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MUHAMADIYAH SURAKARTA, 09 (PDF)
35 PENELUSURAN INFORMASI MELALUI CD-ROM DI UPT PERPUSTAKAAN STIE YKPN YOGYAKARTA (PDF)

1 Comment (+add yours?)

  1. bambang hariadi
    Jan 08, 2012 @ 23:07:59

    berikan contoh lengkap tesis, dan bagaimana tata cara pemesannya ?

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 27 other followers

%d bloggers like this: